KARANGASEM, Lensabali.id - Bahu jalan penghubung Kecamatan Selat dan Rendang, tepatnya di Banjar Dinas Padangaji Tengah, Desa Peringsari, Kecamatan Selat, Karangasem, mengalami kerusakan sejak sekitar lima bulan terakhir. Hingga kini, bagian jalan yang jebol tersebut belum mendapat penanganan.
Pantauan di lokasi, Rabu (16/9/2026), menunjukkan bahu jalan yang ambles telah diberi plang peringatan bagi pengendara. Warga juga memasang karung berisi pasir di sekitar titik kerusakan untuk menahan aliran air hujan agar tidak semakin menggerus sisi jalan.
Warga setempat, Putu Nanda, mengatakan kerusakan tersebut sudah cukup lama menjadi perhatian masyarakat. Ia yang hampir setiap hari melintas di jalur itu khawatir kerusakan bahu jalan nantinya merembet hingga ke badan jalan.
"Sudah sekitar lima bulan lalu bahu jalan ini jebol, tetapi sampai sekarang belum diperbaiki. Takutnya ruas jalan ikut amblas," kata Nanda, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, perbaikan perlu segera dilakukan sebelum kondisi semakin parah. Penanganan lebih awal dinilai dapat mencegah kerusakan meluas sekaligus menghindari kebutuhan biaya yang lebih besar jika bagian jalan yang terdampak semakin luas.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRKIM Karangasem I Wayan Artawan menjelaskan, ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Bali.
Artawan mengatakan pihaknya telah menyampaikan laporan mengenai kerusakan itu kepada Pemprov Bali sejak beberapa bulan lalu. Namun, sampai sekarang belum ada informasi mengenai waktu pelaksanaan perbaikan.
"Kami sudah sampaikan. Namun, kapan diperbaiki belum ada info. Nanti akan kami koordinasikan lagi dengan pihak provinsi," ujar Artawan.
Dinas PUPRKIM Karangasem selanjutnya akan kembali berkoordinasi dengan Pemprov Bali untuk menindaklanjuti kondisi tersebut. Warga berharap perbaikan segera dilakukan sehingga kerusakan tidak semakin meluas dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. (ap)



.jpeg)










.jpeg)





.jpeg)


