LENSA BALI: Gianyar

Hot


Tampilkan postingan dengan label Gianyar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gianyar. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Agustus 2026

𝗣𝗮𝗺𝗲𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗹𝗮𝘁 𝗞𝗲𝗹𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗽𝗮𝗻 𝗔𝗻𝗮𝗸, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗨𝗯𝘂𝗱 𝗗𝗶𝗵𝘂𝗸𝘂𝗺 𝟯,𝟱 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻

Agustus 10, 2026 0
Pamerkan Alat Kelamin di Depan Anak, Pria di Ubud Dihukum 3,5 Tahun

GIANYAR, Lensabali.id - Wahid Nursya'i dijatuhi hukuman 3 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Gianyar setelah terbukti melakukan perbuatan bermuatan pornografi terhadap anak di sebuah pemandian umum di Ubud.

Putusan tersebut dibacakan Hakim Ketua Made Adicandra Purnawan dalam sidang vonis di PN Gianyar, Senin (10/8/2026). Hukuman yang dijatuhkan lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa yang sebelumnya meminta Wahid dihukum lima tahun penjara.

"Menyatakan Wahid Nursya'i bersalah mempertontonkan diri bermuatan pornografi. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara tiga tahun enam bulan," kata Adicandra dalam persidangan.

Majelis hakim menyatakan perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Hakim juga mempertimbangkan dampak perbuatan tersebut terhadap korban dan keluarganya.

Adicandra menyebut kedua korban mengalami trauma secara psikis. Perbuatan terdakwa juga dinilai menimbulkan keresahan bagi orang tua korban.

"Perbuatan terdakwa telah meresahkan anak dan orang tua," ujar Adicandra.

Kasus tersebut terjadi di pemandian umum Pura Tirta Tawar, Kecamatan Ubud, Gianyar, pada 31 Januari 2026. Ketika itu, lokasi pemandian dalam kondisi sepi dan hanya terdapat seorang ibu bersama dua anak yang hendak mandi.

Wahid kemudian datang ke lokasi dan membuat ibu korban merasa curiga karena terlihat mondar-mandir di sekitar ruang ganti. Tak lama berselang, salah satu anak berteriak dan mengungkapkan kepada ibunya bahwa Wahid melakukan tindakan tidak senonoh di hadapan mereka.

Ibu korban kemudian meminta penjelasan kepada Wahid mengenai perbuatannya. Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan tersebut sempat membantah tuduhan sebelum akhirnya kasus dilaporkan kepada polisi.

Majelis hakim kemudian menjatuhkan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara kepada Wahid atas perbuatannya yang dinilai telah menimbulkan trauma bagi korban serta keresahan di lingkungan keluarga korban. (ap)
Read More

Minggu, 09 Agustus 2026

𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿 𝗪𝗮𝗷𝗶𝗯𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗻𝗮𝗸 𝗨𝘀𝗶𝗮 𝟱-𝟲 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗜𝗸𝘂𝘁 𝗣𝗔𝗨𝗗 𝗦𝗲𝗯𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗠𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗦𝗗

Agustus 09, 2026 0

Pemkab Gianyar Wajibkan Anak Usia 5-6 Tahun Ikut PAUD Sebelum Masuk SD

GIANYAR, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Gianyar resmi mencanangkan gerakan Gianyar Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah (Gelari Gianyar Wajar). Program ini ditujukan untuk memastikan seluruh anak usia 5-6 tahun memperoleh pendidikan anak usia dini (PAUD) sebelum melanjutkan ke jenjang sekolah dasar (SD).

Bunda PAUD Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra, mengatakan program tersebut menjadi gerakan bersama untuk memperluas akses pendidikan anak usia dini. Seluruh camat, lurah, dan perbekel diminta melakukan pendataan terhadap anak usia 5 tahun yang belum mengikuti PAUD.

"Pemerintah Kabupaten Gianyar resmi mendeklarasikan gerakan Gianyar wajib belajar satu tahun prasekolah (Gelari Gianyar Wajar) sebagai gerakan bersama untuk memastikan seluruh anak usia 5-6 tahun memperoleh layanan PAUD sebelum memasuki jenjang sekolah dasar," kata Adnyani dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

Pendataan dilakukan agar tidak ada anak yang terlewat dan seluruh anak usia dini di Gianyar telah memperoleh layanan PAUD sebelum memasuki SD. Pemkab juga mendorong setiap desa memiliki setidaknya satu satuan pendidikan PAUD.

"Supaya tidak ada yang terlewat dari layanan PAUD. Sekaligus memperkuat program Satu Desa Satu PAUD, Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, serta Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah," ujar Adnyani.

Menurutnya, masa usia dini merupakan periode penting dalam membangun fondasi moral, sosial, emosional, dan kognitif anak. Karena itu, proses perpindahan dari PAUD menuju SD diharapkan berlangsung secara bertahap dan menyenangkan tanpa memberikan tekanan kepada anak.

"Demi mewujudkan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan dan tanpa tekanan," katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Gianyar, Gusti Ngurah Putu Adnyana, mengatakan program wajib PAUD diharapkan menjadi dasar dalam membentuk generasi Gianyar yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berbudaya.

"Kami pastikan akses PAUD berkualitas dan inklusif, memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat, serta mendorong peran aktif keluarga sebagai pendidik pertama dan utama. Kami ingin mewujudkan generasi emas sejak dini," kata Putu Adnyana.

Program tersebut juga diharapkan memperkuat kesiapan anak sebelum memasuki pendidikan dasar sekaligus menjadi salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. (ap)
Read More

Jumat, 07 Agustus 2026

𝗣𝗲𝗿𝘀𝗲𝗯𝗮𝘆𝗮 𝗔𝗸𝗵𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗹𝗮𝘄𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗶𝗯, 𝗦𝗮𝗯𝗲𝘁 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗣𝗶𝗮𝗹𝗮 𝗣𝗿𝗲𝘀𝗶𝗱𝗲𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟲

Agustus 07, 2026 0
Persebaya Akhiri Perlawanan Persib, Sabet Gelar Piala Presiden 2026



GIANYAR, Lensabali.id – Persebaya Surabaya memastikan diri sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Persib Bandung melalui drama adu penalti pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026).

Kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal hingga babak tambahan waktu. Karena tak ada gol tambahan yang tercipta dalam 120 menit pertandingan, penentuan juara akhirnya dilakukan melalui adu penalti.

Persebaya tampil lebih dominan pada awal pertandingan dengan mengandalkan kreativitas Francisco Rivera di lini tengah. Tekanan yang dibangun Bajul Ijo membuahkan hasil ketika Ramadhan Sananta mencetak gol pembuka pada menit ke-20.

Keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit. Persib yang berstatus juara Super League 2025/2026 mampu menyamakan kedudukan melalui gol Matricardi pada menit ke-24 sehingga skor kembali imbang 1-1.

Setelah gol penyeimbang, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim saling bergantian melancarkan serangan, namun kokohnya pertahanan masing-masing membuat skor tetap bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tidak mengendur. Persebaya dan Persib sama-sama berupaya menekan lawan, sementara duel keras mewarnai jalannya laga demi memutus aliran serangan.

Di kubu Persebaya, Yuran Fernandez tampil solid mengawal lini pertahanan. Sementara Persib mengandalkan Mariano Peralta sebagai motor serangan untuk membongkar pertahanan Bajul Ijo. (ap)
Read More

Selasa, 04 Agustus 2026

𝗦𝗲𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝟵𝟴𝟴 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗼𝗻𝗲𝗹 𝗗𝗶𝘀𝗶𝗮𝗴𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗺𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗺𝗶𝗳𝗶𝗻𝗮𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗹 𝗣𝗶𝗮𝗹𝗮 𝗣𝗿𝗲𝘀𝗶𝗱𝗲𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶

Agustus 04, 2026 0
Sebanyak 988 Personel Disiagakan Amankan Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 di Bali

GIANYAR, Lensabali.id - Sebanyak 988 personel gabungan dari Polda Bali dan Polres Gianyar akan dikerahkan untuk mengamankan rangkaian pertandingan semifinal hingga final Piala Presiden 2026 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh laga berjalan aman dan kondusif.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, mengatakan mayoritas personel yang bertugas berasal dari Polres Gianyar dengan dukungan penuh dari Polda Bali.

"Sebanyak 988 personel dari unsur Polres Gianyar dan Polda Bali. Personel Polres Gianyar yang banyak," kata Suardita, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, personel akan ditempatkan di seluruh pintu masuk Stadion Kapten I Wayan Dipta, termasuk sejumlah persimpangan jalan dan titik strategis menuju kawasan stadion. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan pertandingan.

Selain menempatkan personel di area stadion, aparat juga mengerahkan kendaraan taktis serta tim pengamanan khusus bagi pemain dan ofisial klub yang berlaga. Pengamanan diperketat mengingat semifinal mempertemukan tim-tim dengan rivalitas tinggi di sepak bola Indonesia.

"Meskipun pertandingan nanti dilaksanakan tanpa penonton di stadion, potensi gangguan keamanan di jalanan tetap ada," terang Suardita.

Pengamanan tidak hanya dilakukan saat pertandingan berlangsung, tetapi juga dimulai sejak sehari sebelumnya. Polisi akan menggelar patroli rutin dan penyisiran di sekitar stadion serta jalur-jalur yang menjadi akses utama menuju lokasi pertandingan.

Sebelumnya, panitia memutuskan memindahkan venue semifinal hingga final Piala Presiden 2026 ke Bali. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan faktor keamanan karena dua partai semifinal mempertemukan klub-klub dengan basis pendukung yang memiliki rivalitas panjang.

Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menjelaskan Bali dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai lebih ideal untuk menjamin keamanan pertandingan.

"Tadinya maunya Surabaya, dengan pertimbangan kotanya katanya aman, bersih. Saya usulkan tempatnya di Bali. Kami putuskan semifinal dan final di Bali," ujar Maruarar dalam konferensi pers di Surabaya.

Semifinal Piala Presiden 2026 akan mempertemukan Persib Bandung melawan Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC pada Selasa (4/8/2026). Sementara laga final dan perebutan posisi ketiga dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. (ap)
Read More

𝗝𝘂𝗮𝗹 𝗚𝗮𝗱𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗮𝗷𝗮𝗵 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗥𝗽𝟲𝟬 𝗝𝘂𝘁𝗮, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿 𝗛𝗮𝗱𝗮𝗽𝗶 𝗧𝘂𝗻𝘁𝘂𝘁𝗮𝗻 𝟭 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗷𝗮𝗿𝗮

Agustus 04, 2026 0
Jual Gading Gajah hingga Rp60 Juta, Pria di Gianyar Hadapi Tuntutan 1 Tahun Penjara

GIANYAR, Lensabali.id - Seorang pedagang barang seni di Kabupaten Gianyar, I Ketut Suteja (IKS), dituntut hukuman satu tahun penjara dalam perkara dugaan perdagangan gading gajah, yang merupakan bagian tubuh satwa dilindungi. Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dayu Dian dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Gianyar, Senin (3/8/2026).

Dalam persidangan, jaksa menyatakan terdakwa terbukti melakukan perbuatan menyimpan, memiliki, mengangkut, serta memperdagangkan spesimen atau bagian tubuh satwa yang dilindungi undang-undang.

"Menyatakan terdakwa IKS terbukti bersalah atas menyimpan memiliki dan mengangkut memperdagangkan spesimen atau bagian hewan," kata JPU Dayu Dian.

Selain pidana penjara, jaksa juga meminta majelis hakim menjatuhkan denda sebesar Rp15 juta kepada terdakwa. "Supaya majelis hakim yang mengadili menjatuhi hukuman kepada terdakwa I Ketut Suteja dengan hukuman satu tahun penjara dan denda sebesar Rp15 juta," imbuhnya.

Jaksa menjelaskan, Suteja terbukti memperdagangkan lima gading gajah yang termasuk bagian satwa dilindungi sebagaimana diatur dalam ketentuan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem. Dari jumlah tersebut, dua gading telah diolah menjadi kerajinan tangan, sedangkan tiga lainnya masih dalam bentuk utuh.

Meski belum seluruhnya terjual, lima gading tersebut telah dipasarkan dengan harga yang bervariasi. Beberapa di antaranya dipatok hingga Rp60 juta dan Rp40 juta per unit.

Dalam pertimbangannya, jaksa menilai perbuatan terdakwa layak mendapat hukuman karena terbukti memperdagangkan bagian tubuh satwa yang dilindungi negara. "Hal yang memberatkan karena terbukti memperdagangkan bagian tubuh satwa yang dilindungi," ujar Dian.

Kasus ini bermula ketika Suteja menerima titipan lima gading gajah dari seseorang bernama Ida Bagus Nyoman Prawitra. Ia diminta membantu menjual barang tersebut kepada calon pembeli melalui akun media sosial miliknya.

Upaya penjualan itu kemudian berlanjut ketika Suteja memperoleh calon pembeli asal Surabaya. Keduanya sepakat bertemu di rumah Prawitra yang berlokasi di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, pada 14 April 2026.

Namun, pertemuan tersebut berakhir dengan operasi penindakan oleh petugas Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Gianyar. Dalam penggerebekan itu, Suteja diamankan dan selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka hingga perkaranya bergulir ke persidangan.

Sementara itu, Ida Bagus Nyoman Prawitra juga telah berstatus tersangka. Meski demikian, proses hukum terhadapnya masih berjalan pada tahap penyidikan dan belum memasuki persidangan. (ap)
Read More

Senin, 03 Agustus 2026

𝗧𝘂𝗺𝗽𝗲𝗸 𝗞𝗿𝘂𝗹𝘂𝘁, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗠𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗞𝗲𝗽𝗲𝗱𝘂𝗹𝗶𝗮𝗻 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗚𝗲𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗯𝗮𝗴𝗶

Agustus 03, 2026 0
Tumpek Krulut, Koster Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Lewat Gerakan Berbagi

GIANYAR, Lensabali.id - Peringatan Tumpek Krulut yang dikenal sebagai Hari Kasih Sayang dalam tradisi Bali dimanfaatkan Gubernur Bali Wayan Koster untuk mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai kepedulian, cinta kasih, dan kebersamaan. Semangat tersebut diwujudkan melalui gerakan berbagi makanan gratis yang melibatkan pelaku UMKM di seluruh kabupaten dan kota di Bali, Sabtu (1/8/2026).

Program tersebut dilaksanakan di sejumlah UMKM yang ditunjuk di masing-masing daerah. Selain menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi upaya menggerakkan roda ekonomi usaha mikro dan kuliner lokal yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali.

Salah satu lokasi yang dikunjungi langsung oleh Gubernur Koster adalah Warung Nasi Pindang Dadong Rintin di Desa Sakah, Gianyar. Sejak pagi, lokasi tersebut dipadati warga yang datang untuk menikmati sajian khas secara gratis dalam suasana penuh kebersamaan.

Dalam keterangannya, Koster menegaskan bahwa Tumpek Krulut tidak hanya dimaknai sebagai perayaan budaya, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya membangun hubungan sosial yang harmonis melalui tindakan nyata.

"Momentum Tumpek Krulut ini kita maknai sebagai Hari Kasih Sayang. Karena itu, mari kita saling mengasihi, saling menghormati, dan saling membantu. Hal-hal sederhana seperti berbagi kepada sesama akan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat Bali," ujar Koster.

Menurutnya, nilai kasih sayang yang diwariskan dalam tradisi Bali perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagi kepada sesama, sekecil apa pun bentuknya, diyakini mampu memperkuat ikatan sosial sekaligus menjaga keharmonisan masyarakat.

Koster berharap gerakan serupa tidak hanya dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali, tetapi juga dapat diinisiasi oleh pemerintah kabupaten dan kota. Dengan demikian, budaya berbagi dan kepedulian sosial dapat berkembang lebih luas dan menjadi bagian dari karakter masyarakat Bali.

Pemilik Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Wayan Suarsa, menyambut positif kegiatan tersebut. Sebagai penerus usaha keluarga yang telah berdiri sejak 1960, ia menilai program berbagi ini memberi manfaat ganda, baik bagi masyarakat maupun pelaku UMKM.

Tumpek Krulut, Koster Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Lewat Gerakan Berbagi

"Ini merupakan program yang sangat positif, baik bagi kami sebagai pelaku UMKM maupun bagi masyarakat. Bertepatan dengan Tumpek Krulut sebagai Hari Kasih Sayang, kegiatan ini mengajak kita untuk saling berbagi dan peduli. Bagi kami sendiri, ini juga menjadi promosi gratis sehingga Warung Nasi Pindang Dadong Rintin bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas," ungkapnya.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap UMKM terus diperkuat melalui komunikasi yang lebih intens dengan para pelaku usaha agar berbagai tantangan yang dihadapi dapat ditemukan solusinya secara bersama-sama.

Sementara itu, seorang warga asal Ubung Kaja, Retno Lestari, mengaku merasakan langsung manfaat dari program tersebut. Menurutnya, kegiatan berbagi yang dilaksanakan dalam momentum Tumpek Krulut mencerminkan kepedulian pemimpin kepada masyarakat sekaligus membantu memperkenalkan UMKM lokal kepada publik yang lebih luas.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap nilai kasih sayang, gotong royong, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat, sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat UMKM di berbagai daerah. (hms/ap)
Read More

Selasa, 28 Juli 2026

𝗧𝘂𝗿𝗶𝘀 𝗔𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮𝗺 𝗖𝗖𝗧𝗩 𝗖𝘂𝗿𝗶 𝗣𝗮𝗸𝗮𝗶𝗮𝗻 𝗥𝗽 𝟮,𝟱 𝗝𝘂𝘁𝗮 𝗱𝗶 𝗧𝗼𝗸𝗼 𝗨𝗯𝘂𝗱

Juli 28, 2026 0
Turis Asing Terekam CCTV Curi Pakaian Rp 2,5 Juta di Toko Ubud

GIANYAR, Lensabali.id - Aksi dugaan pencurian yang dilakukan seorang wisatawan asing perempuan di sebuah toko busana di Ubud terekam kamera pengawas (CCTV). Pelaku diduga membawa kabur empat potong pakaian dengan total nilai mencapai Rp 2,5 juta.

Peristiwa tersebut terjadi di toko Yoga Shanty, Ubud, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 16.40 Wita. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang perempuan asing datang seorang diri dan berpura-pura berbelanja sebelum diduga melancarkan aksinya.

"Kejadiannya, Senin tanggal 27 Juli 2026 pukul 16.40 Wita," ujar salah satu pegawai toko, Wangsa Kartika, saat ditemui detikBali, Selasa (28/7/2026).

Menurut Wangsa, saat kejadian terdapat lima pengunjung lain dan dua pegawai yang sedang melayani pelanggan. Pelaku datang membawa tas besar berwarna putih dan terlihat memilih sejumlah pakaian layaknya pembeli biasa.

Namun, aktivitas tersebut diduga hanya menjadi modus untuk mengalihkan perhatian pegawai toko. Dalam waktu sekitar 10 menit, perempuan itu diduga berhasil mengambil empat item pakaian tanpa melakukan pembayaran.

Barang yang hilang terdiri dari satu celana panjang, satu tanktop, satu rok mini, dan satu jumpsuit. Menariknya, seluruh pakaian yang diambil memiliki warna merah.

“Semua barang yang dicuri itu warna merah. Total barang yang dicuri senilai Rp 2,5 juta. Dia sempat mencoba celananya di kamar pas, lalu dimasukkan ke tasnya dia. Cepat sekali gerakan tangannya. Kami juga sedang melayani tamu lain waktu itu,” tutur Wangsa.

Pihak toko mengaku belum mengetahui identitas perempuan tersebut. Namun, pegawai sempat mengingat sejumlah ciri fisik pelaku, yakni berambut gelap, mengenakan atasan hijau, celana pendek, dan membawa tas putih berukuran besar.

Kasus ini telah mendapat perhatian aparat kepolisian. Petugas disebut telah mendatangi lokasi untuk meminta keterangan dari pihak toko dan meninjau rekaman CCTV yang merekam kejadian tersebut.

“Tadi sudah ada polisi yang datang dan meminta keterangan. Tetapi kami belum melayangkan laporan resmi. Hanya kami viralkan supaya tidak terjadi di tempat lain,” kata Wangsa.

Pihak toko juga mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa waktu terakhir, toko tersebut tercatat telah mengalami empat kasus pencurian pakaian, sehingga kewaspadaan terhadap pengunjung kini semakin ditingkatkan. (ap)
Read More

Jumat, 24 Juli 2026

𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗧𝗮𝗸 𝗗𝗶𝗸𝗲𝗻𝗮𝗹 𝗥𝗲𝘀𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗶𝘀𝘄𝗮 𝗦𝗗 𝗱𝗶 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗟𝗮𝗸𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗲𝗹𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻

Juli 24, 2026 0
Pria Tak Dikenal Resahkan Siswa SD di Gianyar, Polisi Lakukan Penyelidikan

GIANYAR, Lensabali.id - Polisi tengah menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap seorang siswi sekolah dasar di Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar, yang viral di media sosial. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran warga setelah korban menceritakan pengalamannya saat dihampiri pria tak dikenal di sekitar sekolah.

Dalam video yang beredar, siswi tersebut mengaku awalnya hendak berbelanja di warung. Saat perjalanan kembali, ia dipanggil oleh seorang pria yang tidak dikenalnya.

"Tadinya saya mau belanja di warung. Pas saya mau balik, ada orang itu. 'Sini-sini', katanya," ujar siswi tersebut dalam rekaman yang beredar, Kamis (23/7/2026).

Merasa takut, siswi itu segera berlindung di dalam warung. Namun ketika mencoba kembali ke sekolah, pria tersebut masih berada di lokasi dan kembali memanggilnya.

"Pas saya mau balik ke sekolah, orang itu masih ada. Lalu, saya dipanggil-panggil lagi. Saya takut. Saya takut ketemu orang," tuturnya.

Setelah kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut kepada guru. Sejumlah guru kemudian mendatangi pria yang berada di luar gerbang sekolah untuk meminta penjelasan. Namun pria yang mengendarai sepeda motor itu tidak memberikan respons dan memilih meninggalkan lokasi.

Kapolsek Payangan AKP I Putu Budi Artama mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian tersebut dan langsung melakukan penyelidikan. Polisi telah mendatangi lokasi, meminta keterangan dari siswa, guru, serta pihak sekolah, sekaligus menelusuri rekaman CCTV di sekitar area kejadian.

"Kami melakukan penyelidikan di lokasi, meminta keterangan dari siswa, pihak sekolah, guru, sekaligus melakukan pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi," kata Budi.

Menurut hasil penelusuran awal, kejadian serupa diduga tidak hanya dialami satu siswa. Beberapa murid lain disebut pernah mendapat perlakuan yang sama dari pria tersebut, mulai dari dipanggil-panggil, ditawari permen, hingga menerima tindakan yang mengarah pada perilaku tidak senonoh.

"Kami masih menelusuri dan mengidentifikasi kendaraan yang diduga digunakan oleh laki-laki tersebut," ujar Budi.

Polisi kini terus mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap identitas pria misterius tersebut serta memastikan motif di balik aksinya. (ap)
Read More

Sabtu, 18 Juli 2026

𝗣𝗲𝗿𝗮𝗵𝘂 𝗧𝗮𝗻𝗽𝗮 𝗔𝘄𝗮𝗸 𝗧𝗲𝗿𝗱𝗮𝗺𝗽𝗮𝗿 𝗱𝗶 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗦𝗮𝗯𝗮, 𝗡𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗣𝗲𝗻𝗰𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻

Juli 18, 2026 0
Perahu Tanpa Awak Terdampar di Pantai Saba, Nelayan Masih Dalam Pencarian

GIANYAR, Lensabali.id - Seorang nelayan asal Gianyar dilaporkan hilang saat mencari ikan di laut. Hingga Jumat (17/7/2026), tim gabungan masih melakukan pencarian setelah perahu milik korban ditemukan terdampar tanpa awak di Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Kepala Seksi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, menjelaskan perahu nelayan tersebut ditemukan warga sekitar pantai pada sore hari dan langsung dilaporkan kepada pihak berwenang.

"Sebuah perahu nelayan tanpa awak ditemukan di Pantai Saba, pukul 15.15 Wita, Kecamatan Blahbatuh," kata Suardita.

Korban diketahui bernama Darin yang berangkat melaut untuk memancing sejak pukul 06.00 Wita. Namun setelah lebih dari enam jam berada di laut, ia tidak kunjung kembali ke daratan sehingga menimbulkan kekhawatiran dari pihak keluarga.

Yang ditemukan justru hanya perahu jukung miliknya dalam kondisi terdampar di bibir Pantai Saba. Temuan tersebut kemudian memicu upaya pencarian oleh aparat dan tim penyelamat.

Setelah menerima laporan dari warga, polisi bersama tim SAR Bali dan BPBD Gianyar segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengoordinasikan proses pencarian korban.

"Pencarian nelayan itu hingga kini sedang dilakukan. Basarnas, Balawista, dan paguyuban nelayan Desa Lebih, turut membantu mencari korban," ujar Suardita.

Pihak keluarga telah memastikan bahwa perahu yang ditemukan di Pantai Saba tersebut memang milik Darin. Informasi yang diperoleh petugas juga menyebutkan korban memiliki riwayat penyakit jantung.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pencarian yang terus dilakukan oleh tim gabungan di wilayah perairan sekitar lokasi penemuan perahu.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan warga pesisir yang beraktivitas di laut, untuk segera melapor apabila menemukan informasi atau tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban.

"Kami mengimbau masyarakat yang memperoleh informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada petugas guna mempercepat proses pencarian," kata Suardita.

Hingga kini, pencarian masih berlangsung dengan melibatkan unsur Basarnas, Balawista, BPBD, aparat kepolisian, serta komunitas nelayan setempat untuk memperluas area penyisiran di sekitar perairan Gianyar. (ap)
Read More

Jumat, 10 Juli 2026

𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗘𝗽𝗶𝗹𝗲𝗽𝘀𝗶 𝗞𝗮𝗺𝗯𝘂𝗵, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗕𝗹𝗮𝗵𝗯𝗮𝘁𝘂𝗵 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗮𝗸 𝗕𝗲𝗿𝗻𝘆𝗮𝘄𝗮 𝗱𝗶 𝗔𝗹𝗶𝗿𝗮𝗻 𝗧𝘂𝗸𝗮𝗱 𝗨𝗺𝗮

Juli 10, 2026 0
Diduga Epilepsi Kambuh, Pria di Blahbatuh Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Tukad Uma

GIANYAR, Lensabali.id - Seorang pria berinisial WEP ditemukan meninggal dunia di aliran sungai kawasan Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, setelah sebelumnya diduga mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor.

Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini menjelaskan, peristiwa tersebut bermula dari kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Persatuan Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.

"Terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal out of control (OC) di Jalan Persatuan Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, pukul 12.00 Wita," kata Sumartini.

Menurutnya, sejumlah warga mendatangi lokasi setelah mendengar suara benturan keras. Namun saat tiba di tempat kejadian, warga hanya menemukan sepeda motor milik korban tanpa keberadaan pengendaranya.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Polisi bersama warga setempat selanjutnya melakukan pencarian di sekitar lokasi untuk memastikan keberadaan korban.

Penyisiran dilakukan secara terpadu dengan melibatkan aparat desa, prajuru adat, dan masyarakat di sepanjang aliran Tukad Uma yang berada tidak jauh dari lokasi kecelakaan.

"Pencarian dilakukan secara terpadu bersama pemerintah desa, prajuru adat, dan warga setempat di sepanjang aliran Tukad Uma," ujar Sumartini.

Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai sekitar 500 meter dari lokasi ditemukannya sepeda motor. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. Polisi menduga kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan kejadian yang menimpa korban.

"Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi sehingga kejadian ini diduga berkaitan dengan kambuhnya penyakit tersebut saat berada di area perairan," pungkas Sumartini.

Polisi masih melakukan pendalaman guna memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. (ap)
Read More

Kamis, 09 Juli 2026

𝗜𝗻𝗱𝗼𝗺𝗮𝗿𝗲𝘁 𝗙𝘂𝗻 𝗥𝘂𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿 𝗱𝗶 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿, 𝗦𝘂𝗴𝘂𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗻𝘁𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗻𝗼𝗿𝗮𝗺𝗮 𝗔𝗹𝗮𝗺 𝗕𝗮𝗹𝗶

Juli 09, 2026 0
Indomaret Fun Run 2026 Hadir di Gianyar, Suguhkan Lintasan dengan Panorama Alam Bali

GIANYAR, Lensabali.id - Indomaret kembali menggelar ajang olahraga lari bertajuk Indomaret Fun Run 2026 sebagai bagian dari rangkaian event nasional yang berlangsung di 10 kota besar Indonesia sepanjang Juni hingga September 2026. Bali menjadi kota ketujuh yang mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

Ajang ini dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus 2026 di Bali United Training Center (BUTC), Pantai Purnama, Gianyar. Mengusung tema “Catch the Fun Run the City”, kegiatan ini menjadi wujud dukungan Indomaret terhadap semakin berkembangnya gaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat.

Branch Manager Indomaret Bali, Ridwan Syahroni, mengatakan kegiatan tersebut dirancang dengan konsep yang menyenangkan dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Olahraga lari saat ini semakin diminati berbagai kalangan. Melalui Indomaret Fun Run 2026, kami ingin menghadirkan event yang bukan hanya sehat, tetapi juga menyenangkan dan mampu menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat," ujar Ridwan Syahroni, Selasa (7/7/2026).

Pendaftaran peserta telah dibuka di seluruh gerai Indomaret. Tiket reguler dijual seharga Rp125 ribu, sedangkan anggota Indomaret Poinku dapat memperoleh harga khusus Rp100 ribu sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat, penyelenggara juga menyediakan sistem pembelian tiket secara offline. Langkah ini dilakukan agar peserta dapat mengakses pendaftaran dengan lebih mudah tanpa bergantung pada koneksi internet maupun kepadatan sistem digital.

Rute lari sejauh 5 kilometer akan dimulai dari Bali United Training Center, kemudian melintasi Jalan Ida Bagus Mantra menuju kawasan Saba. Peserta selanjutnya akan melewati Jembatan Pinda dan Pasar Sukawati Baru sebelum kembali menuju garis finis di lokasi awal.

Selain menawarkan pengalaman berolahraga, lintasan yang disiapkan juga menyuguhkan panorama khas Gianyar berupa pemandangan laut, hamparan sawah, serta suasana pedesaan yang asri. Keindahan alam tersebut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang ingin menikmati olahraga sekaligus pesona Bali pada pagi hari. (ap)
Read More

Sabtu, 04 Juli 2026

𝗡𝗮𝘀𝗮𝗯𝗮𝗵 𝗟𝗣𝗗 𝗕𝗲𝗱𝘂𝗹𝘂 𝗚𝗲𝗿𝘂𝗱𝘂𝗸 𝗗𝗣𝗥𝗗 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿, 𝗗𝗲𝘀𝗮𝗸 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗲𝗹𝗲𝘀𝗮𝗶𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗻𝗮 𝗦𝗶𝗺𝗽𝗮𝗻𝗮𝗻

Juli 04, 2026 0
Nasabah LPD Bedulu Geruduk DPRD Gianyar, Desak Penyelesaian Dana Simpanan

GIANYAR, Lensabali.id - Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Komunitas Nasabah LPD Bedulu mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Gianyar, Kamis (2/7/2026). Kedatangan mereka bertujuan meminta DPRD memfasilitasi mediasi sekaligus mengawal penyelesaian persoalan dana simpanan nasabah yang hingga kini belum memperoleh kepastian.

Audiensi berlangsung di ruang rapat DPRD Gianyar dan diterima oleh Wakil Ketua II DPRD Gianyar, I Ketut Astawa Suyasa, Ketua Komisi III I Wayan Ekayana, beserta jajaran anggota dewan. Dalam pertemuan tersebut, para nasabah menyampaikan kekecewaan karena persoalan yang telah berlangsung hampir satu tahun belum menunjukkan penyelesaian yang jelas.

Ketua Forum Komunitas Nasabah LPD Bedulu, I Wayan Setiawan, mengatakan kehadiran para nasabah bukan untuk memperkeruh keadaan, melainkan mencari solusi yang memberikan kepastian bagi masyarakat.

"Kami datang bukan untuk mencari konflik, tetapi mencari solusi yang nyata. Sudah hampir satu tahun persoalan ini berjalan dan masyarakat belum mendapatkan kepastian. Kami meminta DPRD memanggil seluruh pihak terkait dan memastikan ada penyelesaian konkret," ujar Setiawan.

Selain meminta percepatan penyelesaian, forum nasabah juga mendorong agar dugaan pelanggaran hukum, apabila ditemukan dalam proses penanganan kasus tersebut, diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami tidak ingin hanya mendengar pemaparan. Yang kami butuhkan adalah problem solving dan kepastian tindak lanjut," tegasnya.

Dalam audiensi itu, sejumlah nasabah turut menyampaikan harapan agar DPRD mengawal proses penyelesaian hingga dana simpanan masyarakat dapat dikembalikan. Mereka menilai pengawasan dari lembaga legislatif sangat diperlukan agar persoalan tidak terus berlarut.

Perwakilan nasabah, AA Gde Parwata, berharap DPRD benar-benar mengawal penyelesaian kasus tersebut hingga tuntas.

"Kami memohon DPRD mengawal persoalan ini sampai dana masyarakat bisa kembali. Kami hanya ingin hak kami dipenuhi," katanya.

Sementara itu, nasabah lainnya, Dayu Siti, meminta adanya kejelasan mengenai tanggung jawab pengurus LPD dan Bendesa Adat Bedulu. Ia juga berharap seluruh aset serta dokumen LPD dapat diamankan sebagai bagian dari proses penyelesaian perkara.

"Selama hampir setahun kami sudah mengikuti semua prosedur, tetapi belum ada kepastian. Kami berharap seluruh aset dan dokumen LPD diamankan untuk kepentingan penyelesaian," ungkapnya. (ap)
Read More

𝗔𝗸𝘀𝗶 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝗕𝗲𝗿𝗴𝗲𝗿𝗮𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗯𝗮𝗴𝗶 𝗱𝗶 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿, 𝗧𝗣 𝗣𝗞𝗞 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗱𝗮𝘆𝗮𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁

Juli 04, 2026 0
Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Gianyar, TP PKK Bali Perkuat Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat

GIANYAR, Lensabali.id – Tim Penggerak PKK Provinsi Bali terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang mudah dijangkau masyarakat melalui Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di tiga desa di Kabupaten Gianyar ini menjadi bentuk kolaborasi antara TP PKK, perangkat daerah, dan masyarakat dalam memperluas akses pelayanan sosial hingga tingkat desa.

Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Gianyar beserta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri aksi sosial yang dipusatkan di Wantilan Pura Puseh Banjar Bayar, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Wantilan Pura Dalem Sembuwuk, Desa Pejeng Kaje, serta Wantilan Desa Adat Bona, Kecamatan Blahbatuh, Jumat (3/7).

Menurut Seniasih, program Bergerak dan Berbagi merupakan implementasi nyata dari 10 Program Pokok PKK yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama kelompok yang memerlukan perhatian dan pendampingan.

“Di tengah tantangan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, diperlukan komitmen bersama antara TP PKK, pemerintah, dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberdayaan. Tujuannya agar masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih dekat, cepat, dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Gianyar, TP PKK Bali Perkuat Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat

Ia menegaskan, kader PKK memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan, mulai dari tingkat pusat hingga desa. Karena itu, semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat harus terus diperkuat.

“Kader PKK harus mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat, bekerja secara sinergis, serta menjadi jembatan antara program pemerintah dan kebutuhan riil warga,” tambahnya.

Dalam aksi sosial tersebut, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan 50 paket bantuan berisi kebutuhan pokok dan susu kepada 50 penerima manfaat yang terdiri atas ibu hamil, penyandang disabilitas, lanjut usia, balita, serta kader TP PKK desa setempat.

Selain itu, disalurkan pula 50 bibit pohon produktif berupa mangga, alpukat, dan manggis sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong penghijauan lingkungan.

Usai penyerahan bantuan, Ny. Seniasih Giri Prasta bersama Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, meninjau berbagai layanan yang diberikan kepada masyarakat, di antaranya pelatihan dan demonstrasi memasak serta pemeriksaan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Provinsi Bali berharap gerakan sosial berbasis kolaborasi mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bali.(hms/ap)
Read More

Selasa, 23 Juni 2026

𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗞𝗲𝗵𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗻𝗱𝗮𝗹𝗶, 𝗣𝗲𝗿𝗲𝗺𝗽𝘂𝗮𝗻 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗞𝗲𝗰𝗲𝗹𝗮𝗸𝗮𝗮𝗻 𝗧𝘂𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹 𝗱𝗶 𝗕𝘆𝗽𝗮𝘀𝘀 𝗜𝗕 𝗠𝗮𝗻𝘁𝗿𝗮

Juni 23, 2026 0
Diduga Kehilangan Kendali, Perempuan Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Bypass IB Mantra

GIANYAR, Lensabali.id - Seorang perempuan lanjut usia meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Kabupaten Gianyar, Selasa (23/6/2026). Korban diduga kehilangan kendali atas sepeda motor yang dikendarainya hingga terjatuh dan mengalami cedera fatal di bagian kepala.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.45 Wita.

"Korban mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra pukul 09.45 Wita," kata Suardita dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Korban diketahui merupakan warga Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, yang saat itu mengendarai sepeda motor bernomor polisi DK 6347 LU dari arah timur menuju barat. Perjalanan awal berlangsung normal sebelum kecelakaan terjadi.

Saat melintasi lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban mendadak oleng. Polisi menduga korban tidak mampu mengendalikan kendaraannya sehingga motor keluar dari kendali dan terjatuh.

"Pengendara diduga tidak dapat menguasai kendaraannya sehingga sepeda motor yang dikemudikannya mengalami out of control dan terjatuh," terang Suardita.

Akibat terjatuh, kepala korban yang tidak mengenakan helm membentur permukaan aspal. Benturan keras menyebabkan luka serius di bagian kepala sebelah kanan hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Polisi memastikan kecelakaan tersebut tidak melibatkan kendaraan lain. Meski demikian, Satlantas Polres Gianyar masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.

"Kecelakaan tersebut tidak melibatkan kendaraan lain. Kini, petugas Satlantas Polres Gianyar melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan penanganan lainnya," jelas Suardita. (ap)
Read More

Senin, 15 Juni 2026

𝗣𝗲𝗻𝘆𝘂 𝗟𝗲𝗸𝗮𝗻𝗴 𝗟𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗜𝗿𝗶𝗴𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗲𝗿𝗮𝗺𝗮𝘀, 𝗟𝗮𝗻𝗴𝘀𝘂𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗲𝘃𝗮𝗸𝘂𝗮𝘀𝗶

Juni 15, 2026 0
Penyu Lekang Langka Ditemukan di Saluran Irigasi Keramas, Langsung Dievakuasi

GIANYAR, Lensabali.id - Seekor penyu lekang, salah satu spesies penyu yang dilindungi, ditemukan terdampar di saluran irigasi kawasan Subak Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Satwa langka tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup dan segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, menjelaskan penemuan itu pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama I Wayan Eka pada Senin pagi (15/06/2026).

"Penyu itu ditemukan seorang warga bernama I Wayan Eka pukul 06.00 Wita," ujar Sumartini dalam keterangannya.

Menurutnya, penyu tersebut ditemukan saat Eka hendak mandi di sekitar saluran irigasi. Keberadaan satwa laut itu menimbulkan kecurigaan karena habitat alami penyu tidak berada di kawasan irigasi pertanian.

Setelah memastikan temuan tersebut, warga melaporkannya kepada Bendesa Adat Keramas yang kemudian meneruskan informasi itu kepada aparat kepolisian. Petugas selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan.

Dalam proses evakuasi, penyu lekang itu ditemukan masih hidup. Satwa tersebut kemudian dibawa ke Penangkaran Penyu Saba Asri di Banjar Saba, Desa Saba, guna memperoleh perawatan dari relawan konservasi.

"Setelah melakukan pengecekan dan pengamanan, penyu jenis lekang tersebut dievakuasi menuju Penangkaran Penyu Saba Asri di Banjar Saba, Desa Saba, untuk mendapatkan perawatan dan penanganan lebih lanjut oleh para relawan konservasi," terang Sumartini.

Hingga kini, identitas pemilik penyu maupun penyebab keberadaannya di saluran irigasi masih belum diketahui. Berdasarkan penelusuran awal, tidak ditemukan warga setempat yang memelihara penyu tersebut.

Penanganan satwa itu kini melibatkan Satpolairud Polres Gianyar, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Penyu dipastikan telah diamankan di lokasi konservasi yang sesuai dengan habitatnya.

"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan penemuan penyu tersebut. Respons cepat yang dilakukan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan satwa liar," tutup Sumartini. (ap)
Read More

Kamis, 11 Juni 2026

𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗜𝗻𝗴𝗴𝗿𝗶𝘀 𝟴𝟱 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗮𝗸 𝗕𝗲𝗿𝗻𝘆𝗮𝘄𝗮 𝗱𝗶 𝗩𝗶𝗹𝗮 𝗨𝗯𝘂𝗱, 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗔𝗱𝗮 𝗧𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗞𝗲𝗸𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮𝗻

Juni 11, 2026 0
Pria Inggris 85 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Vila Ubud, Tidak Ada Tanda Kekerasan

GIANYAR, Lensabali.id - Seorang warga negara Inggris berinisial PHB ditemukan meninggal dunia di sebuah vila kawasan Tegallantang, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Pria lanjut usia berusia 85 tahun itu diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang menurun serta faktor usia.

Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara mengatakan korban ditemukan pada Rabu (10/06/2026) pagi oleh seorang saksi bernama Ni Wayan Munti yang datang untuk mengantarkan makanan.

"Korban ditemukan pagi tadi pukul 09.00 Wita oleh seorang saksi bernama Ni Wayan Munti," kata Antara dalam keterangannya, Rabu (10/06/2026).

Saat membuka pintu kamar korban, Munti melihat PHB sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dan tergeletak di atas sofa. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pecalang serta petugas medis setempat.

Petugas medis dari Nusa Medica Clinic Ubud yang datang ke lokasi memastikan PHB telah meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diperkirakan sudah meninggal sejak malam sebelumnya.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan korban diperkirakan meninggal dunia sekitar pukul 21.00 Wita pada Selasa (09/06/2026). Selain itu, tim medis tidak menemukan detak jantung saat pemeriksaan menggunakan alat EKG," ujar Antara.

Polisi menyebut tidak ditemukan adanya tanda-tanda mencurigakan dalam peristiwa tersebut. Hanya terdapat luka kecil pada bagian siku yang diduga akibat korban pernah terjatuh sebelumnya.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, kematian PHB diduga berkaitan dengan kondisi kesehatan yang terus menurun akibat faktor usia.

"Kedatangan pihak keluarga dari Australia sudah ditunggu. Sementara itu, kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan kami," pungkas Antara. (ap)
Read More

Senin, 08 Juni 2026

𝗔𝗻𝘁𝗶𝘀𝗶𝗽𝗮𝘀𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗮𝗽 𝗟𝗶𝗮𝗿, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗦𝗶𝘀𝗶𝗿 𝗕𝘆𝗽𝗮𝘀𝘀 𝗜𝗱𝗮 𝗕𝗮𝗴𝘂𝘀 𝗠𝗮𝗻𝘁𝗿𝗮 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗗𝗶𝗻𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗶

Juni 08, 2026 0
Antisipasi Balap Liar, Polisi Sisir Bypass Ida Bagus Mantra hingga Dini Hari

GIANYAR, Lensabali.id – Satuan Lalu Lintas Polres Gianyar menggelar patroli Lampu Biru di sepanjang Jalan Bypass Ida Bagus Mantra pada Minggu (07/06/2026) dini hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat dan membahayakan pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Gianyar, AKP Rike Astuti, menjelaskan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas, khususnya pada malam akhir pekan yang sering dimanfaatkan sejumlah kelompok untuk melakukan balap liar.

"Patroli dilakukan dalam rangka menjaga keamanan dan keselamatan berlalu lintas serta mengantisipasi aksi balap liar pada malam akhir pekan," ujar Rike, Minggu (07/06/2026).

Patroli berlangsung mulai pukul 00.00 Wita hingga 02.30 Wita dengan menyasar sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat pada malam hari.

Petugas melakukan pemantauan di area swalayan serta beberapa titik lain di sepanjang jalur Bypass Ida Bagus Mantra yang selama ini dianggap rawan digunakan sebagai lokasi balap liar.

Selama pelaksanaan patroli, tidak ditemukan adanya aktivitas balap liar maupun gangguan keamanan yang menonjol.

Meski demikian, petugas tetap memberikan imbauan kepada sejumlah warga yang masih berada di area publik agar senantiasa menjaga ketertiban serta mematuhi aturan lalu lintas.

"Kehadiran personel di lapangan juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama," kata Rike.

Menurutnya, aksi balap liar di jalur Bypass Ida Bagus Mantra kerap berakhir dengan kecelakaan lalu lintas dan sering dikeluhkan warga sekitar.

Karena itu, patroli serupa akan terus dilaksanakan secara berkala, terutama pada malam akhir pekan, guna menciptakan rasa aman dan menjaga situasi lalu lintas tetap kondusif. (ap)
Read More

Minggu, 24 Mei 2026

𝗨𝗯𝘂𝗱 𝗙𝗼𝗼𝗱 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗔𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗿𝗮𝗻 𝗣𝗲𝘁𝗮𝗻𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗡𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗠𝗮𝘀𝗮 𝗗𝗲𝗽𝗮𝗻 𝗞𝘂𝗹𝗶𝗻𝗲𝗿

Mei 24, 2026 0
Ubud Food Festival 2026 Angkat Peran Petani dan Nelayan dalam Masa Depan Kuliner

GIANYAR, Lensabali.id – Ubud Food Festival kembali hadir di Taman Kuliner Ubud, Gianyar, Bali, pada 28-31 Mei 2026. Festival kuliner yang dikenal sebagai salah satu ajang gastronomi berpengaruh di Asia Tenggara itu kembali menjadi ruang pertemuan budaya, cita rasa, hingga isu keberlanjutan pangan.

Founder dan Director Ubud Food Festival, Janet DeNeefe, mengungkapkan tema yang diangkat tahun ini adalah Farmers: Guardians of Land and Sea. Tema tersebut menempatkan petani, nelayan, dan produsen pangan sebagai bagian penting dalam menjaga masa depan kuliner Indonesia.

“Melalui tema tahun ini, kami menempatkan para petani sebagai tokoh utama,” ujar Janet DeNeefe dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (23/05/2026).

Menurut Janet, peran petani tidak sekadar menjadi pemasok bahan pangan, melainkan juga penjaga keberlanjutan alam dan warisan budaya kuliner.

“Mereka (petani) bukan sekadar pemasok. Mereka adalah penjaga keanekaragaman hayati, pembawa pengetahuan, dan perawat budaya. Setiap hidangan berawal dari kerja dan kepedulian mereka terhadap darat dan laut,” imbuhnya.

Selama festival berlangsung, pengunjung dapat menikmati beragam program mulai dari demo memasak, Food Market gratis dengan puluhan tenant pilihan, hingga pengalaman bersantap di sejumlah lokasi khas Ubud. Festival juga menghadirkan diskusi kuliner, masterclass interaktif, serta tur gastronomi dengan sajian Nusantara dan internasional.

Ubud Food Festival 2026 turut menghadirkan sederet talenta kuliner dari berbagai negara. Salah satunya adalah chef asal Thailand, Prin Polsuk, yang dikenal melalui riset resep tradisional Thailand serta restorannya yang meraih penghargaan Samrub Samrub Thai.

Selain itu, hadir pula chef asal Australia, Ben Devlin, yang dikenal lewat pendekatan kuliner berbasis hasil laut pesisir dan teknik memasak menggunakan api kayu.

Festival ini juga menghadirkan Kate Reid, pendiri Lune Croissanterie di Melbourne, serta Frank Camorra yang dikenal membawa pengaruh tapas modern Spanyol di Australia.

Dari Indonesia, chef Jovan Koraag turut meramaikan festival dengan sajian khas Manado yang kaya rempah dan cita rasa pedas. Sementara petani kakao Bali, Agung Widyastuti, akan berbagi perspektif mengenai ketahanan pangan dan keberlanjutan lintas generasi.

“Kami menghadirkan para chef, petani, produsen, dan pemikir untuk menciptakan lebih dari sekadar festival. Ini adalah perayaan seluruh ekosistem pangan,” kata Janet.

“Dengan tema Farmers: Guardians of the Land and Sea, kami juga mengingat tanggung jawab bersama untuk menjaga bahan pangan, tradisi, dan masa depan kuliner di Indonesia maupun di dunia,” pungkasnya. (ap)
Read More

Sabtu, 16 Mei 2026

𝗨𝗯𝘂𝗱 𝗙𝗼𝗼𝗱 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿 𝗟𝗮𝗴𝗶, 𝗖𝗵𝗲𝗳 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮 𝗦𝗶𝗮𝗽 𝗥𝗮𝗺𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗞𝘂𝗹𝗶𝗻𝗲𝗿 𝗕𝗮𝗹𝗶

Mei 16, 2026 0
Ubud Food Festival 2026 Hadir Lagi, Chef Dunia Siap Ramaikan Kuliner Bali

GIANYAR, Lensabali.id – Ubud Food Festival 2026 kembali digelar pada 28–31/05/2026 dengan menghadirkan sederet chef ternama dari berbagai negara. Festival kuliner tahunan yang memasuki tahun ke-11 ini akan berlangsung di Taman Kuliner Ubud dengan tema Farmers: Guardians of Land and Sea.

Ajang tersebut menjadi ruang pertemuan para chef, petani, produsen artisan, seniman, hingga pecinta kuliner dalam satu perayaan gastronomi yang meriah. Selama empat hari, pengunjung akan menikmati berbagai program seperti Demo Memasak, Food Talks, Chef’s Table, Masterclass, Special Events, hingga Food Market gratis.

Pendiri sekaligus Direktur Ubud Food Festival, Janet DeNeefe, mengatakan tahun ini festival menghadirkan lebih banyak kolaborasi internasional yang mempertemukan chef Indonesia dengan talenta kuliner terbaik Asia.

“Program tahun ini benar-benar istimewa, dengan deretan talenta internasional yang sayang untuk dilewatkan,” ujar Janet DeNeefe, Rabu (13/05/2026).

Salah satu sorotan utama datang dari chef pastry asal Australia, Kate Reid, pendiri Lune Croissanterie sekaligus mantan ahli aerodinamika Formula 1. Ia dijadwalkan berbagi kisah perjalanan kariernya dalam sesi diskusi di Indus Restaurant.

Selain itu, Kate Reid juga akan menjadi co-juri dalam penilaian Best Croissant in Bali 2026 yang melibatkan sejumlah bakery di Bali.

Festival ini turut menghadirkan jamuan makan malam eksklusif di Four Seasons Resort Bali at Sayan yang mempertemukan chef Frank Camorra dan Andrés Becerra lewat sajian bercita rasa Spanyol dan Amerika Latin.

Tak hanya itu, sejumlah chef Indonesia seperti Jovan Koraag, Ragil Imam Wibowo, hingga Renatta Moeloek juga akan menampilkan eksplorasi kuliner Nusantara berbasis bahan lokal dan tradisi memasak Indonesia. (ap)
Read More

Kamis, 14 Mei 2026

𝗥𝘂𝗴𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗜𝗻𝘃𝗲𝘀𝘁𝗼𝗿 𝗥𝗽𝟵,𝟮 𝗠𝗶𝗹𝗶𝗮𝗿, 𝗪𝗡𝗔 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗻𝗱𝗶𝗮 𝗧𝗲𝗿𝗯𝘂𝗸𝘁𝗶 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗞𝗮𝘀𝘂𝘀 𝗩𝗶𝗹𝗮 𝗨𝗯𝘂𝗱

Mei 14, 2026 0
Rugikan Investor Rp9,2 Miliar, WNA Islandia Terbukti Bersalah dalam Kasus Vila Ubud

GIANYAR,
Lensabali.id - Warga Negara Asing (WNA) asal Islandia, Valur Blomsterberg (66), dijatuhi hukuman dua tahun penjara dalam kasus penipuan proyek pembangunan vila di kawasan Ubud, Gianyar, yang merugikan investor asal Amerika Serikat hingga Rp9,2 miliar. Vonis tersebut dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gianyar dalam sidang terbuka di Ruang Sidang Candra, Rabu (13/05/2026).

Sidang perkara Nomor 32/Pid.B/2026/PN Gin dipimpin Hakim Ketua Aulia Ali Reza, SH bersama hakim anggota La Rusma, SH dan Muhammad Taufiq, SH., MH. Persidangan turut didampingi Panitera Pengganti Ni Nyoman Kariani, SH.

Dalam proses persidangan, terdakwa didampingi penerjemah bahasa Inggris Cynthia Chadwick dan tim penasihat hukum dari Institute of Justice Law Firm yang dipimpin Dr Lukas Banu, SH., MH. Sementara tim Jaksa Penuntut Umum berasal dari Kejaksaan Negeri Gianyar.

Majelis hakim menyatakan Valur Blomsterberg terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta dalam penipuan sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum.

Juru Bicara PN Gianyar, Aulia Ali Reza, menjelaskan putusan itu diambil berdasarkan fakta hukum serta alat bukti yang terungkap selama persidangan.

“Majelis hakim telah menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Valur Blomsterberg yang terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan penipuan,” jelasnya.

Kasus tersebut bermula dari proyek pembangunan vila di Ubud yang menyeret investor asal Amerika Serikat, Dominic Veliko Shapko, sebagai korban. Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai tindakan terdakwa berdampak terhadap kepercayaan investor asing terhadap iklim investasi di Bali.

“Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa telah merusak kepercayaan para investor yang akan melakukan penanaman modal di Pulau Bali dan terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan selama persidangan,” ujar Hakim Ketua Aulia Ali Reza.

Adapun hal yang meringankan adalah usia terdakwa yang telah mencapai 66 tahun. Selain hukuman penjara, majelis hakim juga memutuskan merampas satu unit Iphone 15 Pro Max yang digunakan terdakwa dalam menjalankan aksinya.

Dalam perkara terpisah namun berkaitan, PN Gianyar juga menjatuhkan hukuman dua tahun penjara kepada terdakwa Legowo Wisnu Saputro yang dinyatakan bersalah dalam kasus penipuan yang sama.

Humas PN Gianyar, I Kadek Apdila Wirawan, mengatakan pihak terdakwa maupun jaksa masih menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.

“Para pihak memiliki waktu tujuh hari sejak putusan dibacakan untuk menentukan sikap, apakah menerima atau mengajukan upaya hukum,” ujarnya. (ap)
Read More