LENSA BALI: Gianyar

Hot


Tampilkan postingan dengan label Gianyar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gianyar. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 September 2026

𝗗𝗶𝗮𝗷𝗮𝗸 𝗡𝗴𝗼𝗯𝗿𝗼𝗹 𝘀𝗼𝗮𝗹 𝗘𝘂𝗿𝗼, 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗔𝗹𝗷𝗮𝘇𝗮𝗶𝗿 𝗞𝗲𝗵𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝟭𝟱𝟬 𝗘𝘂𝗿𝗼 𝗱𝗶 𝗨𝗯𝘂𝗱

September 20, 2026 0

Diajak Ngobrol soal Euro, Wisatawan Aljazair Kehilangan 150 Euro di Ubud

GIANYAR, Lensabali.id - Seorang wisatawan asal Aljazair berinisial IS (32) diduga menjadi korban pencurian saat berjalan bersama istrinya di kawasan Jalan Monkey Forest, Ubud, Gianyar, Bali. Korban kehilangan uang tunai sebesar 150 Euro setelah sempat diajak berbincang oleh dua warga asing yang tidak dikenalnya.

Kepala Seksi Humas Polres Gianyar Ipda Gusti Ngurah Suardita mengatakan laporan terkait dugaan pencurian tersebut diterima polisi pada 16 September 2026. Peristiwa disebut terjadi sekitar pukul 17.37 Wita.

"Aduan kami terima tanggal 16 September 2026, terkait dugaan tindak pidana pencurian yang dialami seorang wisatawan asal Aljazair di kawasan Jalan Monkey Forest, Ubud, pukul 17.37 Wita," kata Suardita, Jumat (18/9/2026).

Kejadian bermula ketika IS berjalan santai bersama istrinya. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan seorang pria dan perempuan yang tidak dikenalnya. Keduanya kemudian mendekati korban dan mengajaknya berbincang.

Menurut keterangan korban, dua orang tersebut juga merupakan warga asing. Percakapan awalnya membahas asal negara serta mata uang yang digunakan di Aljazair.

"Keterangan dari korban, dua orang tak dikenal ini warga asing juga. Mereka kemudian mengajak korban berbincang mengenai asal negara dan mata uang yang digunakan di Aljazair," ujar Suardita.

Obrolan berlanjut hingga korban diminta mengeluarkan uang dari dompet untuk menunjukkan bentuk lembaran uang Euro. Saat itu, IS mengaku belum menaruh curiga terhadap kedua orang tersebut.

Setelah uang diperlihatkan, dua warga asing itu kemudian meninggalkan lokasi. IS baru menyadari adanya kehilangan ketika kembali memeriksa isi dompetnya.

"Saat dompet berada di tangan orang tersebut, korban menduga telah terjadi pengambilan uang secara diam-diam. Dompet kemudian dikembalikan dan kedua orang tersebut meninggalkan lokasi," kata Suardita.

"Setelah itu, korban memeriksa kembali uang yang berada di dalam dompetnya dan mendapati uang Euro miliknya berkurang sebesar 150 Euro," imbuhnya.

Polisi kini masih menyelidiki dugaan pencurian tersebut. Identitas dua warga asing yang dilaporkan berada bersama korban saat kejadian juga belum dipastikan.

"Saat ini jajaran Satreskrim dan Polsek Ubud sedang melakukan penyelidikan. melakukan olah TKP serta mencatat dan meminta keterangan saksi-saksi," pungkas Suardita. (ap)
Read More

Sabtu, 19 September 2026

𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗧𝘂𝗸𝘀𝗲𝗱𝗼 𝗔𝘂𝘁𝗼 𝗮𝗻𝗱 𝗙𝗮𝘀𝗵𝗶𝗼𝗻 𝗚𝗮𝗹𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗶 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗻𝘂𝗻 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗧𝗲𝗺𝗯𝘂𝘀 𝗣𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗴 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮

September 19, 2026 0
Hadiri Tuksedo Auto and Fashion Gala 2026, Putri Koster Dorong Tenun Bali Tembus Panggung Dunia

GIANYAR, Lensabali.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengapresiasi penyelenggaraan Tuksedo Auto and Fashion Gala 2026 di Tuksedo Studio, Gianyar, Jumat (18/9/2026). Ajang tersebut mempertemukan kreativitas otomotif dan fesyen dalam satu panggung, sekaligus memberi ruang bagi desainer untuk mengeksplorasi kain tenun endek dan berbagai kain berciri khas Bali.

Menurut Ny. Putri Koster, kegiatan yang membuka ruang bagi desainer dan pelaku industri kreatif perlu terus digelar secara konsisten. Keberlanjutan agenda semacam ini dinilai penting untuk membangun ekosistem fesyen Bali sekaligus memperkuat posisi kain tenun tradisional sebagai bagian dari identitas budaya yang memiliki nilai ekonomi.

“Teruslah digaungkan, angkat juga kearifan tenun tradisional kita, hingga suatu saat Bali tidak hanya terkenal karena tariannya, tidak hanya terkenal dengan tembangnya, tetapi suatu saat nanti Bali bisa menjadi kiblat mode dunia selain negara-negara di Eropa,” ujar Ny. Putri Koster.

Ia menyebut cita-cita tersebut membutuhkan perjalanan panjang, konsistensi, serta dukungan dari berbagai pihak. Fesyen berbasis budaya tidak dapat berkembang secara instan. Karena itu, ruang untuk berkarya, berkreasi, sekaligus mempromosikan produk desainer dan kain tradisional Bali perlu terus diperluas hingga mampu menjangkau pasar nasional dan internasional.

Hadiri Tuksedo Auto and Fashion Gala 2026, Putri Koster Dorong Tenun Bali Tembus Panggung Dunia

Ny. Putri Koster kemudian mencontohkan kiprah desainer Bali, Nyoman Adi, melalui TAKSU yang telah mendapat kesempatan membawa karyanya ke berbagai agenda fesyen di luar negeri, termasuk Paris dan Jepang. Menurutnya, pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa karya kreatif Bali memiliki peluang untuk memperoleh apresiasi yang lebih luas di tingkat global.

Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik bagi lahirnya lebih banyak desainer Bali yang berani mengeksplorasi kekayaan budaya lokal. “Semoga dari acara ini akan bangkit desainer-desainer Bali lainnya,” harapnya.

Sementara itu, CEO Tuksedo Studio, Pudji Handoko, mengatakan Tuksedo Auto and Fashion Gala 2026 sekaligus menjadi momentum peluncuran First Lady. Kendaraan tersebut dirancang di Bali dengan konsep yang mengambil inspirasi dari mobil klasik era 1930-an serta sentuhan gaya Art Deco.

Peluncuran kendaraan tersebut kemudian dipadukan dengan peragaan busana yang menampilkan karya sejumlah desainer berbahan kain tenun endek dan kain khas Bali lainnya. Kolaborasi ini menghadirkan pertemuan antara dunia otomotif dan fesyen dalam sebuah panggung kreatif yang mengedepankan identitas lokal.

Dekranasda Provinsi Bali terus mendorong tumbuhnya ruang-ruang kreativitas yang mengangkat kekayaan budaya sebagai sumber inspirasi. Pemanfaatan kain tradisional dalam industri kreatif diharapkan semakin membuka peluang bagi perajin dan desainer, sekaligus meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk kerajinan Bali. (*/ap)
Read More

Sabtu, 12 September 2026

𝗝𝗮𝘀𝗮𝗱 𝗣𝗲𝗿𝗲𝗺𝗽𝘂𝗮𝗻 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝟮𝟬𝟬 𝗠𝗲𝘁𝗲𝗿 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗣𝘂𝗿𝗻𝗮𝗺𝗮 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿

September 12, 2026 0
Jasad Perempuan Ditemukan 200 Meter dari Pantai Purnama Gianyar

GIANYAR, Lensabali.id - Jasad seorang perempuan ditemukan tergeletak di bibir Pantai Purnama, Gianyar. Jenazah tersebut ditemukan sekitar 200 meter di sebelah barat pantai oleh warga yang sedang mencari batu sikat.

"Penemuan sosok jenazah perempuan 200 meter di sebelah barat pantai Purnama," kata Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Gianyar, Wayan Join Hermanto, kepada detikBali.

Join mengatakan jasad tersebut ditemukan oleh tiga orang yang sedang mengumpulkan batu sikat di kawasan pantai. Saat itu, kondisi Pantai Purnama terbilang sepi dan mereka kemudian hendak beristirahat di sebuah warung di sekitar lokasi.

Sebelum beristirahat, salah seorang dari ketiganya melihat sebuah sepeda motor terparkir di sekitar pantai tanpa diketahui pemiliknya. Merasa penasaran, saksi kemudian melihat ke arah bibir pantai.

"Lalu, saksi itu menengok ke pantai. Dia melihat ada tubuh tergeletak di bibir pantai. Lalu dilaporkan ke polisi dan BPBD Gianyar," terang Join.

Jasad perempuan yang diketahui bernama Sutiri tersebut ditemukan dalam posisi tertelungkup di bibir pantai. Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek berwarna biru tua dan kaus.

Menurut Join, tidak terlihat adanya luka maupun tanda-tanda kejanggalan pada tubuh korban saat ditemukan. Kondisi jenazah juga disebut masih relatif baru.

"Kelihatannya (jasadnya) masih baru. Ketika ditemukan, tubuhnya tertelungkup. Sekarang, jasadnya sudah dievakuasi ke RS Ganesha," terang Join.

Setelah laporan diterima, petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi. Jasad korban selanjutnya dibawa ke RS Ganesha untuk proses lebih lanjut.

Penemuan tersebut kini dalam penanganan pihak berwenang. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui identitas, penyebab, serta kronologi lengkap hingga korban ditemukan di kawasan Pantai Purnama. (ap)
Read More

Rabu, 09 September 2026

𝗥𝗲𝗸𝗮𝘆𝗮𝘀𝗮 𝗟𝗮𝗹𝗶𝗻 𝗧𝗮𝗵𝗮𝗽 𝗜𝗜𝗜 𝗱𝗶 𝗨𝗯𝘂𝗱 𝗣𝗶𝗰𝘂 𝗞𝗲𝗺𝗮𝗰𝗲𝘁𝗮𝗻 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝟰 𝗝𝗮𝗺

September 09, 2026 0
Rekayasa Lalin Tahap III di Ubud Picu Kemacetan hingga 4 Jam

GIANYAR, Lensabali.id - Rekayasa lalu lintas tahap III yang diterapkan Dinas Perhubungan Gianyar di kawasan Ubud, Selasa (8/9/2026), justru memicu kepadatan parah di sejumlah ruas jalan. Pengalihan arus yang ditujukan untuk mengurai kemacetan membuat perjalanan pengendara tersendat hingga berjam-jam.

Rekayasa diterapkan pada dua titik utama, yakni pertigaan Jalan Pengosekan-Jalan Made Lebah serta perempatan Patung Arjuna yang menghubungkan Jalan Raya Ubud, Jalan Cok Gede Rai, Jalan Gunung Sari, dan Jalan Raya Andong.

Dalam skema tersebut, arus kendaraan dialihkan menjadi satu arah. Kendaraan dari Jalan Cok Gede Rai maupun arah sebaliknya tidak diperbolehkan masuk ke Jalan Raya Ubud. Sementara kendaraan dari Jalan Raya Pengosekan juga dilarang berbelok menuju Jalan Made Lebah.

Pantauan di lapangan menunjukkan kepadatan mulai meningkat sejak sekitar pukul 12.30 Wita. Kemacetan terjadi di sejumlah ruas, mulai Jalan Monkey Forest, Jalan Raya Ubud, Jalan Hanoman hingga kawasan perempatan Patung Arjuna.

"Di Jalan Pengosekan, kami inisiatif mengalihkan arus kendaraan memutar ke Jalan Monkey Forest Ubud hingga ke Pasar Seni Ubud," ujar Petugas Lalu Lintas Dinas Perhubungan I Wayan Agus saat ditemui di persimpangan Monkey Forest.

"Karena kalau lurus ke Jalan Hanoman, macet total. Stuck lebih dari empat jam sejak pukul 12.00 Wita hingga 16.30 Wita," imbuhnya.

Agus mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut telah dimulai sejak pagi untuk mengurai kepadatan. Namun, kondisi di lapangan justru semakin padat. Ia belum dapat memastikan kapan rekayasa tahap III akan dihentikan karena masih menunggu evaluasi.

"Sejak pagi (lalin) sudah padat. Banyak yang belum tahu imbauan rekayasa lalin di media sosial. Kami belum tahu sampai kapan, tapi nanti ada evaluasi," katanya.

Keluhan Pengendara

Kemacetan juga menuai keluhan dari para pengguna jalan. Sejumlah wisatawan asing yang mengendarai sepeda motor bahkan sempat kebingungan karena perubahan arus menjadi satu arah.

Pengemudi ojek online, Ahsyar, mengaku ikut terdampak saat mengantar penumpang di kawasan Ubud. Ia menyebut perjalanan yang seharusnya tidak terlalu lama menjadi tersendat akibat kepadatan di Jalan Raya Pengosekan.

"Macet dan padat. Makin parah ini macetnya. Saya ojol, tadi barusan nganter orang ke Ubud sini. Setelah itu, lihat arus kendaraan malah macet parah," kata Ahsyar.

Menurutnya, kemacetan turut membuat tarif perjalanan meningkat karena waktu tempuh menjadi lebih panjang. Untuk perjalanan yang biasanya bertarif sekitar Rp8 ribu per kilometer, tarifnya bisa mencapai Rp17 ribu akibat lamanya perjalanan.

"Karena kalau macet, durasi perjalanan makin lama. Tarif yang dibayar penumpang makin mahal. Untuk jarak 1 km biasanya Rp 8 ribuan. Tapi karena macet, perjalanan makin lama, jadinya Rp 17 ribu," kata pengemudi ojol asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu.

Keluhan serupa disampaikan seorang karyawan swalayan di Jalan Raya Pengosekan Ubud. Ia khawatir kemacetan membuat pekerja maupun masyarakat terlambat beraktivitas.

"Orang bisa terlambat masuk kerja kalau macet parah begini. Alih jalur katanya biar nggak macet, tapi malah parah macetnya," katanya. (ap)
Read More

Jumat, 04 September 2026

𝗝𝗲𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗨𝗻𝗶𝘁𝗲𝗱 𝗩𝘀 𝗣𝗦𝗦 𝗦𝗹𝗲𝗺𝗮𝗻, 𝟯𝟴𝟱 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗗𝗶𝗸𝗲𝗿𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲 𝗦𝘁𝗮𝗱𝗶𝗼𝗻 𝗗𝗶𝗽𝘁𝗮

September 04, 2026 0
Jelang Bali United Vs PSS Sleman, 385 Polisi Dikerahkan ke Stadion Dipta

GIANYAR, Lensabali.id - Sebanyak 385 personel kepolisian disiapkan untuk mengamankan pertandingan pembuka Super League 2026/2027 antara Bali United dan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9/2026).

Pengamanan melibatkan personel Polres Gianyar bersama Polda Bali. Polisi akan mengutamakan langkah preemtif dan preventif, sekaligus menyiapkan penegakan hukum secara terukur apabila terjadi pelanggaran.

"Dalam pengamanan pertandingan, Polres Gianyar bersama Polda Bali menyiapkan 385 personel," ungkap Wakapolres Gianyar Kompol Willa Jully Nendissa dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).

Willa mengatakan koordinasi dengan berbagai pihak telah dilakukan untuk memantau pergerakan suporter sebelum hingga pertandingan berlangsung. Pengaturan lalu lintas dan skema penyekatan juga disiapkan sebagai langkah antisipasi jika situasi membutuhkan.

"Seluruh personel juga diminta berpedoman pada SOP dan ketentuan hukum yang berlaku serta menjunjung tinggi hak asasi manusia," kata Willa.

"Termasuk pengaturan lalu lintas serta pengamanan dan penyekatan apabila diperlukan," imbuhnya.

Dalam pembagian tribun, pendukung PSS Sleman akan ditempatkan di tribun selatan dan tribun sayap selatan Stadion Dipta. Sementara tribun lainnya diperuntukkan bagi suporter Bali United.

Antusiasme menyambut pertandingan perdana musim baru tersebut terbilang tinggi. Sebanyak 15 ribu tiket dilaporkan telah terjual habis. Regulasi terbaru juga memungkinkan suporter tim tamu untuk hadir langsung saat timnya menjalani laga tandang.

Untuk pertandingan Bali United kontra PSS Sleman, gerbang Stadion Kapten I Wayan Dipta dijadwalkan mulai dibuka pada pukul 17.30 Wita. Sementara kick off pertandingan berlangsung pukul 20.00 Wita.

Dengan pengerahan ratusan personel dan pengaturan khusus bagi suporter kedua tim, kepolisian berharap pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh penonton. (ap)
Read More

Minggu, 23 Agustus 2026

𝗙𝗮𝘀𝗶𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗥𝘂𝘁𝗲 𝗠𝗮𝘆𝗯𝗮𝗻𝗸 𝗠𝗮𝗿𝗮𝘁𝗵𝗼𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗗𝗶𝗲𝘃𝗮𝗹𝘂𝗮𝘀𝗶, 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗿𝗶 𝗦𝗼𝗿𝗼𝘁𝗶 𝗧𝗼𝗶𝗹𝗲𝘁 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺

Agustus 23, 2026 0
Fasilitas Rute Maybank Marathon 2026 Dievaluasi, Pelari Soroti Toilet dan Air Minum

GIANYAR, Lensabali.id – Sebanyak 14.100 pelari menuntaskan Maybank Marathon 2026 yang berlangsung di Bali. Namun, di balik antusiasme peserta menyusuri rute di wilayah Gianyar, sejumlah pelari menyampaikan catatan mengenai fasilitas yang tersedia sepanjang lintasan.

Salah satu sorotan datang dari pelari kategori 42 kilometer (42K), Andi Runjani, asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia mengaku kesulitan menemukan toilet sehingga harus menggunakan fasilitas di SPBU maupun rumah warga.

"Soal toilet, kami ke SPBU dan di rumah warga. Itupun antre karena banyak orang," kata Andi saat ditemui di Bali United Training Center (BUTC), Gianyar, Minggu (23/8/2026).

Menurut Andi, dirinya bersama sejumlah pelari 42K tidak menemukan toilet portable di sepanjang rute. Padahal, fasilitas tersebut disebut tersedia dalam penyelenggaraan Maybank Marathon pada tahun sebelumnya.

Keluhan juga mencakup keberadaan tim penggembira serta ketersediaan air minum dingin. Menurut Andi, tim penggembira baru terlihat sekitar pukul 06.00 Wita, sementara air mineral dingin hanya tersedia di salah satu water station.

"Cheering team (tim penggembira) itu baru ada pukul 06.00 Wita. Air minum nggak ada yang dingin. Cuma ada di satu water station saja. Selain itu, aman saja," ujarnya.

Pelari lainnya turut menyoroti jarak antara water station yang menyediakan air mineral dan minuman isotonik. Bagi sebagian peserta, keduanya diperlukan secara bergantian selama berlari.

"Antara water station isotonik dan air mineralnya, jauh-jauhan. Karena saya butuh minum isotonik dan air mineral, supaya nggak kembung," kata pelari tersebut.

Namun, tidak semua peserta menganggap fasilitas toilet menjadi persoalan. Musa Tandi, pelari kategori 21K asal Toraja, Sulawesi Selatan, menilai toilet yang memanfaatkan rumah warga masih cukup membantu. Menurutnya, petunjuk lokasi toilet juga tersedia dengan jelas.

"Soal toilet, saya pikir sudah ada. Petunjuk arahnya ada dan lengkap. Tapi memang, (toilet) di rumah warga. Toilet portable ada beberapa di vanue BUTC. Jadi, buat saya aman saja," ungkap Musa.

Menanggapi masukan tersebut, Project Director Maybank Indonesia Bambang Andi mengatakan fasilitas dasar sepanjang rute akan menjadi bahan evaluasi. Ia mengakui masih terdapat kekurangan, terutama terkait penyediaan toilet portable.

"Terima kasih masukannya. Ini akan kami catat dan evaluasi di penyelenggaraan tahun depan," kata Andi.

Evaluasi juga akan menyasar fasilitas di area BUTC, termasuk para sponsor dan merchant. Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan ada peserta yang mengeluhkan stok barang di salah satu tenant telah habis dalam waktu singkat.

"Salah satunya tenant Adidas. Saya saja mau belanja tapi nggak jadi karena antrean panjang. Saya juga sudah bicara dengan bosnya Adidas. Katanya, memang hanya menyediakan stok terbatas karena diluar perkiraan akan cepat habis," jelas Steffano.

Steffano menegaskan kualitas penyelenggaraan Maybank Marathon akan terus ditingkatkan setiap tahun. Evaluasi terhadap berbagai masukan peserta menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas dan kepercayaan para pelari.

"Kami berkomitmen dan jaga selama ini. Kami berpikir, akan membuat perhelatan marathon ini lebih besar, lebih menarik, dan tetap mengedepankan kualitasnya," pungkasnya. (ap)
Read More

𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗠𝗮𝘆𝗯𝗮𝗻𝗸 𝗠𝗮𝗿𝗮𝘁𝗵𝗼𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗦𝗽𝗼𝗿𝘁 𝗧𝗼𝘂𝗿𝗶𝘀𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗨𝗠𝗞𝗠 𝗕𝗮𝗹𝗶

Agustus 23, 2026 0
Gubernur Koster Dukung Maybank Marathon 2026, Perkuat Sport Tourism dan UMKM Bali

GIANYAR, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Maybank Marathon 2026 yang berlangsung di Bali United Training Center, Kabupaten Gianyar, Minggu (23/8). Kehadiran ajang lari berskala internasional tersebut dinilai tidak hanya memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism, tetapi juga membuka ruang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan UMKM lokal.

Maybank Marathon 2026 diikuti lebih dari 14.000 pelari dari 46 negara. Peserta berasal dari berbagai negara, termasuk 11 pelari elite dari Kenya dan Ethiopia, yang ambil bagian dalam sejumlah kategori lomba, mulai dari Marathon 42,195 kilometer, Half Marathon 21,1 kilometer, 10K, Wheelchair, hingga Children’s Sprint.

Di sela kegiatan, Gubernur Koster menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stan UMKM yang berada di kawasan penyelenggaraan. Ia melihat langsung produk-produk lokal yang dipasarkan sekaligus turut berbelanja sebagai bentuk dukungan kepada pelaku usaha yang memperoleh kesempatan memperkenalkan produknya kepada peserta dan pengunjung dari dalam maupun luar negeri.

“Ini menjadi bagian penting dari bagaimana event internasional memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan UMKM Bali,” ujar Gubernur Koster.

Menurutnya, penyelenggaraan Maybank Marathon menunjukkan bagaimana sebuah event internasional dapat mempertemukan olahraga, pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan. Kehadiran ribuan peserta mancanegara sekaligus menjadi peluang promosi bagi berbagai potensi Bali.

Maybank Marathon sendiri memiliki posisi penting dalam kalender olahraga lari internasional. Ajang tersebut tercatat sebagai marathon pertama di Indonesia yang meraih status Elite Label dari World Athletics sejak 2020. Pada penyelenggaraan tahun ini, Maybank Marathon kembali mengantongi sertifikasi Elite Label Road Race.

Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan, Maybank Marathon telah berkembang menjadi salah satu penggerak sport tourism di Bali. Penyelenggaraan tahun ini ditargetkan memberikan perputaran ekonomi sekitar Rp300 miliar, meningkat dari dampak ekonomi regional sekitar Rp255 miliar pada tahun sebelumnya.

Gubernur Koster Dukung Maybank Marathon 2026, Perkuat Sport Tourism dan UMKM Bali

Manfaat ekonomi tersebut turut dirasakan berbagai sektor, mulai dari akomodasi, transportasi, pariwisata, ekonomi kreatif hingga UMKM. Ribuan pelari dan pendamping yang datang ke Bali memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk dan potensi lokal kepada khalayak internasional.

Selain aspek olahraga dan ekonomi, Maybank Marathon 2026 juga membawa sejumlah agenda sosial serta lingkungan. Di antaranya program “Jejak Hijau Desa Sanding” yang diarahkan pada pengembangan desa berkelanjutan, Biru Charity untuk pemberdayaan 100 generasi muda penyandang disabilitas dan anak yatim di Bali, serta Run for Charity yang melibatkan 36 pelari dengan membawa misi sosial.

Bagi Bali, Maybank Marathon menjadi lebih dari sekadar kompetisi lari. Perhelatan tersebut menghadirkan pergerakan wisatawan, mendorong aktivitas UMKM, memperkenalkan budaya dan produk lokal, sekaligus membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Dukungan Gubernur Koster menegaskan pentingnya penyelenggaraan event internasional yang tidak berhenti pada kemeriahan kegiatan, tetapi mampu menghasilkan manfaat ekonomi secara luas. Maybank Marathon menjadi salah satu contoh bahwa olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian Bali. (*/ap)
Read More

Rabu, 19 Agustus 2026

𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝘀𝗶𝗿𝗮𝗻 𝟯 𝗪𝗡 𝗜𝘀𝗿𝗮𝗲𝗹 𝗱𝗶 𝗚𝘆𝗺 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗣𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸 𝗕𝗲𝗿𝗶 𝗞𝗹𝗮𝗿𝗶𝗳𝗶𝗸𝗮𝘀𝗶

Agustus 19, 2026 0
Viral Pengusiran 3 WN Israel di Gym Bali, Pemilik Beri Klarifikasi

GIANYAR, Lensabali.id  - Video pemilik sebuah gym di Bali yang mengusir tiga warga negara asing (WNA) asal Israel viral di media sosial. Dalam video tersebut, pemilik gym terlihat terlibat adu argumen dengan salah satu WNA sebelum meminta ketiganya meninggalkan lokasi.

Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @GAZAUPDATE, pemilik gym mempertanyakan apakah ketiga pria tersebut merupakan anggota IDF. Ia kemudian menegaskan tidak ingin melanjutkan pembicaraan dan meminta mereka keluar.

"Kalian bertugas di IDF? Jadi saya tidak membahas. Kalian bahkan tidak diizinkan berada di negara ini. Dan bersyukur, karena saya tidak melibatkan polisi," ucapnya dalam video.

Pemilik gym tersebut diketahui bernama Samir (32), pengelola Ayenda. Setelah video pengusiran ramai diperbincangkan, Samir memberikan penjelasan melalui video lanjutan mengenai kronologi kejadian.

Samir mengatakan persoalan bermula ketika tiga pria datang ke gym miliknya. Menurut dia, salah satu WNA bersikap kasar terhadap staf sehingga dirinya kemudian turun tangan.

"Ketika saya tanya, mereka bilang orang Israel. Jadi saya bilang kita tidak melayani orang Israel. Kami juga tidak melayani siapa pun yang kasar ke staf kami. Anda harus menghormati penduduk lokal yang bekerja keras," kata Samir.

Ia kemudian menyebut ketiga WNA tersebut memberikan ulasan satu bintang di Google setelah diminta meninggalkan gym. Dalam ulasan itu, Samir dituding bersikap rasis dan mengusir mereka karena persoalan agama.

Samir membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan pernyataannya berkaitan dengan Israel dan IDF, bukan agama.

"Saya katakan tentang orang Israel dan IDF, bukan tentang agama. Tapi mereka selalu membingkainya sebagai masalah agama. Untung kami merekam semuanya karena saya tahu mereka akan berbohong," tegasnya.

Samir juga kembali menegaskan sikapnya setelah video tersebut viral. "Saya ingin sangat jelas. Jangan melayani IDF dan siapa pun yang kasar kepada staf kami," ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait maupun otoritas imigrasi mengenai video tersebut. Kasi Humas Polres Gianyar Iptu I Gusti Ngurah Suardita mengatakan pihaknya akan mengecek terlebih dahulu kebenaran informasi yang beredar. (ap)
Read More

Senin, 17 Agustus 2026

𝗨𝗻𝗶𝗸! 𝗘𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗕𝗼𝗻𝗱𝗼𝗹 𝗜𝗸𝘂𝘁 𝗨𝗽𝗮𝗰𝗮𝗿𝗮 𝗛𝗨𝗧 𝗥𝗜 𝗱𝗶 𝗧𝗮𝗺𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗳𝗮𝗿𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶

Agustus 17, 2026 0
Unik! Elang Bondol Ikut Upacara HUT RI di Taman Safari Bali

GIANYAR, Lensabali.id – Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Taman Safari Bali, Senin (17/8/2026), menghadirkan pemandangan berbeda. Seekor elang bondol (Haliastur indus) betina untuk pertama kalinya turut mengikuti upacara bendera bersama para karyawan.

Kehadiran burung tersebut dinilai cukup simbolis karena elang kerap dikaitkan dengan Garuda Pancasila sebagai lambang negara Indonesia.

"Ya, baru kali pertama ikut upacara dan memang lambang Garuda terinspirasi dari elang Jawa. Kebetulan juga, burungnya ready dan memang diperuntukkan bertemu dengan pengunjung," kata Life Science Manager Taman Safari Bali Ayudis Husadhi seusai upacara.

Elang bondol tersebut merupakan satu dari tiga koleksi elang yang dimiliki Taman Safari Bali. Didatangkan dari Bogor, Jawa Barat, burung itu telah berada di Bali selama sekitar satu dekade.

Namun, sebelum dibawa mengikuti upacara, elang tersebut terlebih dahulu menjalani proses pembiasaan. Selama sepekan, satwa itu dilatih berinteraksi dengan manusia serta dikenalkan dengan lingkungan dan suasana yang berbeda.

"Kami sudah lakukan conditioning, sepekan sebelum upacara, di area ini. Jadi, burung elang dilatih dan dibiasakan atau habituasi. Supaya terbiasa dengan lingkungan baru. Sehingga saat upacara, tingkah elangnya sudah tenang dan beradaptasi," jelas Ayudis.

Saat upacara berlangsung, elang bondol ditemani seekor kakatua dan dua burung nuri Bayan. Masing-masing satwa didampingi pawang. Khusus pawang elang harus mengenakan sarung tangan pelindung untuk mengantisipasi cengkeraman cakarnya.

Elang bondol tersebut terlihat tenang mengikuti seluruh rangkaian upacara. Sesekali kepalanya bergerak mengamati suasana sekitar, tetapi tidak menunjukkan perilaku yang mengganggu jalannya prosesi.

"Selama upacara tadi, si elang bisa tenang dan mengikuti prosesi hingga selesai. Dulu waktu kali pertama datang belum dapat ditangani. Kalau sekarang memang dibiasakan berinteraksi di suasana yang berbeda," tutur Ayudis.

Meski telah cukup lama dikonservasi di Taman Safari Bali, elang bondol tersebut belum dikembangbiakkan. Menurut Ayudis, burung yang tersebar di kawasan Asia Tenggara dan Australia itu membutuhkan kondisi sarang yang cukup tinggi untuk berkembang biak.

"Belum ada rencana pengembangbiakkan. Selama ini, hanya kami perkenalkan ke pengunjung lewat program pertunjukkan di Bali Agung Show. Jadi, dipamerkan saja ke pengunjung, perkenalan ke pengunjung terkait tingkah laku burung ini di alam bebas," katanya.

Selain elang bondol, sejumlah satwa lain juga turut hadir dalam upacara HUT ke-81 RI di Taman Safari Bali. Di antaranya tiga gajah Asia, seekor ular piton Myanmar, serta seekor ular piton Indonesia. (ap)
Read More

Jumat, 14 Agustus 2026

𝗧𝗲𝗸𝗮𝗻 𝗦𝘁𝘂𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴, 𝟮𝟴 𝗕𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮 𝗱𝗶 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿 𝗗𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗦𝘂𝘀𝘂 𝗠𝗲𝗱𝗶𝘀 𝗞𝗵𝘂𝘀𝘂𝘀

Agustus 14, 2026 0
Tekan Stunting, 28 Balita di Gianyar Dapat Susu Medis Khusus

GIANYAR, Lensabali.id – Sebanyak 28 balita stunting di Kabupaten Gianyar mendapat intervensi melalui pemberian Susu Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK). Bantuan tersebut disalurkan kepada balita di Kelurahan Ubud dan Desa Bedulu sebagai bagian dari upaya mempercepat perbaikan tumbuh kembang anak.

Ketua Tim Pembina Posyandu Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani mengatakan pemberian PKMK sekaligus dirangkaikan dengan pembinaan pelaksanaan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pemantauan dilakukan di Kelurahan Ubud dan Desa Bedulu.

"Kami sedang memantau pemberian Susu Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi balita stunting sekaligus pembinaan pelaksanaan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kelurahan Ubud dan Desa Bedulu," kata Adnyani dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

Pemberian PKMK kali ini merupakan tahap ketiga dari enam tahap yang telah direncanakan. Sebanyak 13 paket disalurkan kepada balita di Kelurahan Ubud, sedangkan 15 paket lainnya diberikan kepada balita di Desa Bedulu.

"Pemberian 28 paket PKMK diharapkan mempercepat penurunan stunting di Gianyar. Semoga 13 anak yang mendapatkan intervensi ini nantinya tidak lagi masuk dalam data stunting. Karena itu harus terus dipantau, ditimbang, diukur tinggi badan dan perkembangan lainnya," ujar Adnyani.

Menurutnya, program tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menekan angka stunting dengan dukungan dana fiskal dari pemerintah pusat. Pemberian nutrisi khusus juga harus dibarengi pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak serta edukasi kepada orang tua.

Intervensi gizi dinilai penting terutama selama periode 1.000 hari pertama kehidupan. Upaya tersebut dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan gizi, edukasi keluarga, serta pemantauan pertumbuhan anak secara rutin.

Pencegahan stunting juga perlu dimulai sejak masa kehamilan. Bahkan, menurut Adnyani, persiapan dapat dilakukan sejak pasangan merencanakan diri untuk menjadi orang tua.

"Kami ingin setelah tahap ketiga ini ada perkembangan yang terlihat. Karena itu, anak-anak harus terus dipantau melalui bidan di Pustu atau Puskesmas serta kader Posyandu," katanya.

Adnyani menambahkan berbagai upaya intervensi yang dilakukan mulai memperlihatkan hasil. Angka stunting di Gianyar tercatat turun dari 4,3 persen menjadi 3,8 persen.

Capaian tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan keluarga dalam memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal. (ap)
Read More

Selasa, 11 Agustus 2026

𝗞𝗲𝗰𝗲𝗹𝗮𝗸𝗮𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘂𝘁 𝗱𝗶 𝗕𝘆𝗽𝗮𝘀𝘀 𝗗𝗵𝗮𝗿𝗺𝗮 𝗚𝗶𝗿𝗶 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿, 𝗣𝗲𝗺𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀

Agustus 11, 2026 0
Kecelakaan Maut di Bypass Dharma Giri Gianyar, Pemotor Tewas

GIANYAR, Lensabali.id – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Bypass Dharma Giri, Gianyar, Senin (10/8/2026) pagi. Seorang pengendara sepeda motor berinisial IKAG meninggal dunia setelah kendaraan yang dikendarainya hilang kendali dan menabrak pohon di pinggir jalan.

Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.20 Wita. Korban sempat mendapat pertolongan dan dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

"Kecelakaan tunggal. Kejadiannya pukul 05.20 Wita. Korban menabrak pohon dan meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Suryawan kepada detikBali, Senin (10/8/2026).

Berdasarkan keterangan kepolisian, IKAG saat itu mengendarai sepeda motor bernomor polisi DK 6345 PW dari arah utara menuju selatan. Kondisi arus lalu lintas di lokasi masih relatif lengang karena kecelakaan terjadi pada pagi hari.

Sesampainya beberapa meter sebelum lokasi kejadian, korban diduga kehilangan kendali saat hendak berbelok. Sepeda motor kemudian keluar dari jalurnya dan menghantam pohon yang berada di sisi jalan.

"Korban hendak berbelok ke arah barat. Namun, kehilangan keseimbangan hingga sepeda motor menabrak pohon," terang Suryawan.

Warga sekitar dan sejumlah pengendara yang melintas kemudian memberikan pertolongan kepada korban. IKAG selanjutnya dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

"Korban dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas," jelas Suryawan.

Polsek Gianyar telah menangani peristiwa tersebut dan melakukan pemeriksaan terkait kecelakaan tunggal yang mengakibatkan korban meninggal dunia. (ap)
Read More

Senin, 10 Agustus 2026

𝗣𝗮𝗺𝗲𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗹𝗮𝘁 𝗞𝗲𝗹𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗽𝗮𝗻 𝗔𝗻𝗮𝗸, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗨𝗯𝘂𝗱 𝗗𝗶𝗵𝘂𝗸𝘂𝗺 𝟯,𝟱 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻

Agustus 10, 2026 0
Pamerkan Alat Kelamin di Depan Anak, Pria di Ubud Dihukum 3,5 Tahun

GIANYAR, Lensabali.id - Wahid Nursya'i dijatuhi hukuman 3 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Gianyar setelah terbukti melakukan perbuatan bermuatan pornografi terhadap anak di sebuah pemandian umum di Ubud.

Putusan tersebut dibacakan Hakim Ketua Made Adicandra Purnawan dalam sidang vonis di PN Gianyar, Senin (10/8/2026). Hukuman yang dijatuhkan lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa yang sebelumnya meminta Wahid dihukum lima tahun penjara.

"Menyatakan Wahid Nursya'i bersalah mempertontonkan diri bermuatan pornografi. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara tiga tahun enam bulan," kata Adicandra dalam persidangan.

Majelis hakim menyatakan perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Hakim juga mempertimbangkan dampak perbuatan tersebut terhadap korban dan keluarganya.

Adicandra menyebut kedua korban mengalami trauma secara psikis. Perbuatan terdakwa juga dinilai menimbulkan keresahan bagi orang tua korban.

"Perbuatan terdakwa telah meresahkan anak dan orang tua," ujar Adicandra.

Kasus tersebut terjadi di pemandian umum Pura Tirta Tawar, Kecamatan Ubud, Gianyar, pada 31 Januari 2026. Ketika itu, lokasi pemandian dalam kondisi sepi dan hanya terdapat seorang ibu bersama dua anak yang hendak mandi.

Wahid kemudian datang ke lokasi dan membuat ibu korban merasa curiga karena terlihat mondar-mandir di sekitar ruang ganti. Tak lama berselang, salah satu anak berteriak dan mengungkapkan kepada ibunya bahwa Wahid melakukan tindakan tidak senonoh di hadapan mereka.

Ibu korban kemudian meminta penjelasan kepada Wahid mengenai perbuatannya. Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan tersebut sempat membantah tuduhan sebelum akhirnya kasus dilaporkan kepada polisi.

Majelis hakim kemudian menjatuhkan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara kepada Wahid atas perbuatannya yang dinilai telah menimbulkan trauma bagi korban serta keresahan di lingkungan keluarga korban. (ap)
Read More

Minggu, 09 Agustus 2026

𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿 𝗪𝗮𝗷𝗶𝗯𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗻𝗮𝗸 𝗨𝘀𝗶𝗮 𝟱-𝟲 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗜𝗸𝘂𝘁 𝗣𝗔𝗨𝗗 𝗦𝗲𝗯𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗠𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗦𝗗

Agustus 09, 2026 0

Pemkab Gianyar Wajibkan Anak Usia 5-6 Tahun Ikut PAUD Sebelum Masuk SD

GIANYAR, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Gianyar resmi mencanangkan gerakan Gianyar Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah (Gelari Gianyar Wajar). Program ini ditujukan untuk memastikan seluruh anak usia 5-6 tahun memperoleh pendidikan anak usia dini (PAUD) sebelum melanjutkan ke jenjang sekolah dasar (SD).

Bunda PAUD Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra, mengatakan program tersebut menjadi gerakan bersama untuk memperluas akses pendidikan anak usia dini. Seluruh camat, lurah, dan perbekel diminta melakukan pendataan terhadap anak usia 5 tahun yang belum mengikuti PAUD.

"Pemerintah Kabupaten Gianyar resmi mendeklarasikan gerakan Gianyar wajib belajar satu tahun prasekolah (Gelari Gianyar Wajar) sebagai gerakan bersama untuk memastikan seluruh anak usia 5-6 tahun memperoleh layanan PAUD sebelum memasuki jenjang sekolah dasar," kata Adnyani dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

Pendataan dilakukan agar tidak ada anak yang terlewat dan seluruh anak usia dini di Gianyar telah memperoleh layanan PAUD sebelum memasuki SD. Pemkab juga mendorong setiap desa memiliki setidaknya satu satuan pendidikan PAUD.

"Supaya tidak ada yang terlewat dari layanan PAUD. Sekaligus memperkuat program Satu Desa Satu PAUD, Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, serta Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah," ujar Adnyani.

Menurutnya, masa usia dini merupakan periode penting dalam membangun fondasi moral, sosial, emosional, dan kognitif anak. Karena itu, proses perpindahan dari PAUD menuju SD diharapkan berlangsung secara bertahap dan menyenangkan tanpa memberikan tekanan kepada anak.

"Demi mewujudkan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan dan tanpa tekanan," katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Gianyar, Gusti Ngurah Putu Adnyana, mengatakan program wajib PAUD diharapkan menjadi dasar dalam membentuk generasi Gianyar yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berbudaya.

"Kami pastikan akses PAUD berkualitas dan inklusif, memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat, serta mendorong peran aktif keluarga sebagai pendidik pertama dan utama. Kami ingin mewujudkan generasi emas sejak dini," kata Putu Adnyana.

Program tersebut juga diharapkan memperkuat kesiapan anak sebelum memasuki pendidikan dasar sekaligus menjadi salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. (ap)
Read More

Jumat, 07 Agustus 2026

𝗣𝗲𝗿𝘀𝗲𝗯𝗮𝘆𝗮 𝗔𝗸𝗵𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗹𝗮𝘄𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗶𝗯, 𝗦𝗮𝗯𝗲𝘁 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗣𝗶𝗮𝗹𝗮 𝗣𝗿𝗲𝘀𝗶𝗱𝗲𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟲

Agustus 07, 2026 0
Persebaya Akhiri Perlawanan Persib, Sabet Gelar Piala Presiden 2026



GIANYAR, Lensabali.id – Persebaya Surabaya memastikan diri sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Persib Bandung melalui drama adu penalti pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026).

Kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal hingga babak tambahan waktu. Karena tak ada gol tambahan yang tercipta dalam 120 menit pertandingan, penentuan juara akhirnya dilakukan melalui adu penalti.

Persebaya tampil lebih dominan pada awal pertandingan dengan mengandalkan kreativitas Francisco Rivera di lini tengah. Tekanan yang dibangun Bajul Ijo membuahkan hasil ketika Ramadhan Sananta mencetak gol pembuka pada menit ke-20.

Keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit. Persib yang berstatus juara Super League 2025/2026 mampu menyamakan kedudukan melalui gol Matricardi pada menit ke-24 sehingga skor kembali imbang 1-1.

Setelah gol penyeimbang, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim saling bergantian melancarkan serangan, namun kokohnya pertahanan masing-masing membuat skor tetap bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tidak mengendur. Persebaya dan Persib sama-sama berupaya menekan lawan, sementara duel keras mewarnai jalannya laga demi memutus aliran serangan.

Di kubu Persebaya, Yuran Fernandez tampil solid mengawal lini pertahanan. Sementara Persib mengandalkan Mariano Peralta sebagai motor serangan untuk membongkar pertahanan Bajul Ijo. (ap)
Read More

Selasa, 04 Agustus 2026

𝗦𝗲𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝟵𝟴𝟴 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗼𝗻𝗲𝗹 𝗗𝗶𝘀𝗶𝗮𝗴𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗺𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗺𝗶𝗳𝗶𝗻𝗮𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗹 𝗣𝗶𝗮𝗹𝗮 𝗣𝗿𝗲𝘀𝗶𝗱𝗲𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶

Agustus 04, 2026 0
Sebanyak 988 Personel Disiagakan Amankan Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 di Bali

GIANYAR, Lensabali.id - Sebanyak 988 personel gabungan dari Polda Bali dan Polres Gianyar akan dikerahkan untuk mengamankan rangkaian pertandingan semifinal hingga final Piala Presiden 2026 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh laga berjalan aman dan kondusif.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, mengatakan mayoritas personel yang bertugas berasal dari Polres Gianyar dengan dukungan penuh dari Polda Bali.

"Sebanyak 988 personel dari unsur Polres Gianyar dan Polda Bali. Personel Polres Gianyar yang banyak," kata Suardita, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, personel akan ditempatkan di seluruh pintu masuk Stadion Kapten I Wayan Dipta, termasuk sejumlah persimpangan jalan dan titik strategis menuju kawasan stadion. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan pertandingan.

Selain menempatkan personel di area stadion, aparat juga mengerahkan kendaraan taktis serta tim pengamanan khusus bagi pemain dan ofisial klub yang berlaga. Pengamanan diperketat mengingat semifinal mempertemukan tim-tim dengan rivalitas tinggi di sepak bola Indonesia.

"Meskipun pertandingan nanti dilaksanakan tanpa penonton di stadion, potensi gangguan keamanan di jalanan tetap ada," terang Suardita.

Pengamanan tidak hanya dilakukan saat pertandingan berlangsung, tetapi juga dimulai sejak sehari sebelumnya. Polisi akan menggelar patroli rutin dan penyisiran di sekitar stadion serta jalur-jalur yang menjadi akses utama menuju lokasi pertandingan.

Sebelumnya, panitia memutuskan memindahkan venue semifinal hingga final Piala Presiden 2026 ke Bali. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan faktor keamanan karena dua partai semifinal mempertemukan klub-klub dengan basis pendukung yang memiliki rivalitas panjang.

Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menjelaskan Bali dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai lebih ideal untuk menjamin keamanan pertandingan.

"Tadinya maunya Surabaya, dengan pertimbangan kotanya katanya aman, bersih. Saya usulkan tempatnya di Bali. Kami putuskan semifinal dan final di Bali," ujar Maruarar dalam konferensi pers di Surabaya.

Semifinal Piala Presiden 2026 akan mempertemukan Persib Bandung melawan Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC pada Selasa (4/8/2026). Sementara laga final dan perebutan posisi ketiga dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. (ap)
Read More

𝗝𝘂𝗮𝗹 𝗚𝗮𝗱𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗮𝗷𝗮𝗵 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗥𝗽𝟲𝟬 𝗝𝘂𝘁𝗮, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿 𝗛𝗮𝗱𝗮𝗽𝗶 𝗧𝘂𝗻𝘁𝘂𝘁𝗮𝗻 𝟭 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗷𝗮𝗿𝗮

Agustus 04, 2026 0
Jual Gading Gajah hingga Rp60 Juta, Pria di Gianyar Hadapi Tuntutan 1 Tahun Penjara

GIANYAR, Lensabali.id - Seorang pedagang barang seni di Kabupaten Gianyar, I Ketut Suteja (IKS), dituntut hukuman satu tahun penjara dalam perkara dugaan perdagangan gading gajah, yang merupakan bagian tubuh satwa dilindungi. Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dayu Dian dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Gianyar, Senin (3/8/2026).

Dalam persidangan, jaksa menyatakan terdakwa terbukti melakukan perbuatan menyimpan, memiliki, mengangkut, serta memperdagangkan spesimen atau bagian tubuh satwa yang dilindungi undang-undang.

"Menyatakan terdakwa IKS terbukti bersalah atas menyimpan memiliki dan mengangkut memperdagangkan spesimen atau bagian hewan," kata JPU Dayu Dian.

Selain pidana penjara, jaksa juga meminta majelis hakim menjatuhkan denda sebesar Rp15 juta kepada terdakwa. "Supaya majelis hakim yang mengadili menjatuhi hukuman kepada terdakwa I Ketut Suteja dengan hukuman satu tahun penjara dan denda sebesar Rp15 juta," imbuhnya.

Jaksa menjelaskan, Suteja terbukti memperdagangkan lima gading gajah yang termasuk bagian satwa dilindungi sebagaimana diatur dalam ketentuan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem. Dari jumlah tersebut, dua gading telah diolah menjadi kerajinan tangan, sedangkan tiga lainnya masih dalam bentuk utuh.

Meski belum seluruhnya terjual, lima gading tersebut telah dipasarkan dengan harga yang bervariasi. Beberapa di antaranya dipatok hingga Rp60 juta dan Rp40 juta per unit.

Dalam pertimbangannya, jaksa menilai perbuatan terdakwa layak mendapat hukuman karena terbukti memperdagangkan bagian tubuh satwa yang dilindungi negara. "Hal yang memberatkan karena terbukti memperdagangkan bagian tubuh satwa yang dilindungi," ujar Dian.

Kasus ini bermula ketika Suteja menerima titipan lima gading gajah dari seseorang bernama Ida Bagus Nyoman Prawitra. Ia diminta membantu menjual barang tersebut kepada calon pembeli melalui akun media sosial miliknya.

Upaya penjualan itu kemudian berlanjut ketika Suteja memperoleh calon pembeli asal Surabaya. Keduanya sepakat bertemu di rumah Prawitra yang berlokasi di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, pada 14 April 2026.

Namun, pertemuan tersebut berakhir dengan operasi penindakan oleh petugas Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Gianyar. Dalam penggerebekan itu, Suteja diamankan dan selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka hingga perkaranya bergulir ke persidangan.

Sementara itu, Ida Bagus Nyoman Prawitra juga telah berstatus tersangka. Meski demikian, proses hukum terhadapnya masih berjalan pada tahap penyidikan dan belum memasuki persidangan. (ap)
Read More

Senin, 03 Agustus 2026

𝗧𝘂𝗺𝗽𝗲𝗸 𝗞𝗿𝘂𝗹𝘂𝘁, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗠𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗞𝗲𝗽𝗲𝗱𝘂𝗹𝗶𝗮𝗻 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗚𝗲𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗯𝗮𝗴𝗶

Agustus 03, 2026 0
Tumpek Krulut, Koster Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Lewat Gerakan Berbagi

GIANYAR, Lensabali.id - Peringatan Tumpek Krulut yang dikenal sebagai Hari Kasih Sayang dalam tradisi Bali dimanfaatkan Gubernur Bali Wayan Koster untuk mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai kepedulian, cinta kasih, dan kebersamaan. Semangat tersebut diwujudkan melalui gerakan berbagi makanan gratis yang melibatkan pelaku UMKM di seluruh kabupaten dan kota di Bali, Sabtu (1/8/2026).

Program tersebut dilaksanakan di sejumlah UMKM yang ditunjuk di masing-masing daerah. Selain menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi upaya menggerakkan roda ekonomi usaha mikro dan kuliner lokal yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali.

Salah satu lokasi yang dikunjungi langsung oleh Gubernur Koster adalah Warung Nasi Pindang Dadong Rintin di Desa Sakah, Gianyar. Sejak pagi, lokasi tersebut dipadati warga yang datang untuk menikmati sajian khas secara gratis dalam suasana penuh kebersamaan.

Dalam keterangannya, Koster menegaskan bahwa Tumpek Krulut tidak hanya dimaknai sebagai perayaan budaya, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya membangun hubungan sosial yang harmonis melalui tindakan nyata.

"Momentum Tumpek Krulut ini kita maknai sebagai Hari Kasih Sayang. Karena itu, mari kita saling mengasihi, saling menghormati, dan saling membantu. Hal-hal sederhana seperti berbagi kepada sesama akan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat Bali," ujar Koster.

Menurutnya, nilai kasih sayang yang diwariskan dalam tradisi Bali perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagi kepada sesama, sekecil apa pun bentuknya, diyakini mampu memperkuat ikatan sosial sekaligus menjaga keharmonisan masyarakat.

Koster berharap gerakan serupa tidak hanya dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali, tetapi juga dapat diinisiasi oleh pemerintah kabupaten dan kota. Dengan demikian, budaya berbagi dan kepedulian sosial dapat berkembang lebih luas dan menjadi bagian dari karakter masyarakat Bali.

Pemilik Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Wayan Suarsa, menyambut positif kegiatan tersebut. Sebagai penerus usaha keluarga yang telah berdiri sejak 1960, ia menilai program berbagi ini memberi manfaat ganda, baik bagi masyarakat maupun pelaku UMKM.

Tumpek Krulut, Koster Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Lewat Gerakan Berbagi

"Ini merupakan program yang sangat positif, baik bagi kami sebagai pelaku UMKM maupun bagi masyarakat. Bertepatan dengan Tumpek Krulut sebagai Hari Kasih Sayang, kegiatan ini mengajak kita untuk saling berbagi dan peduli. Bagi kami sendiri, ini juga menjadi promosi gratis sehingga Warung Nasi Pindang Dadong Rintin bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas," ungkapnya.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap UMKM terus diperkuat melalui komunikasi yang lebih intens dengan para pelaku usaha agar berbagai tantangan yang dihadapi dapat ditemukan solusinya secara bersama-sama.

Sementara itu, seorang warga asal Ubung Kaja, Retno Lestari, mengaku merasakan langsung manfaat dari program tersebut. Menurutnya, kegiatan berbagi yang dilaksanakan dalam momentum Tumpek Krulut mencerminkan kepedulian pemimpin kepada masyarakat sekaligus membantu memperkenalkan UMKM lokal kepada publik yang lebih luas.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap nilai kasih sayang, gotong royong, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat, sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat UMKM di berbagai daerah. (hms/ap)
Read More

Selasa, 28 Juli 2026

𝗧𝘂𝗿𝗶𝘀 𝗔𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮𝗺 𝗖𝗖𝗧𝗩 𝗖𝘂𝗿𝗶 𝗣𝗮𝗸𝗮𝗶𝗮𝗻 𝗥𝗽 𝟮,𝟱 𝗝𝘂𝘁𝗮 𝗱𝗶 𝗧𝗼𝗸𝗼 𝗨𝗯𝘂𝗱

Juli 28, 2026 0
Turis Asing Terekam CCTV Curi Pakaian Rp 2,5 Juta di Toko Ubud

GIANYAR, Lensabali.id - Aksi dugaan pencurian yang dilakukan seorang wisatawan asing perempuan di sebuah toko busana di Ubud terekam kamera pengawas (CCTV). Pelaku diduga membawa kabur empat potong pakaian dengan total nilai mencapai Rp 2,5 juta.

Peristiwa tersebut terjadi di toko Yoga Shanty, Ubud, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 16.40 Wita. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang perempuan asing datang seorang diri dan berpura-pura berbelanja sebelum diduga melancarkan aksinya.

"Kejadiannya, Senin tanggal 27 Juli 2026 pukul 16.40 Wita," ujar salah satu pegawai toko, Wangsa Kartika, saat ditemui detikBali, Selasa (28/7/2026).

Menurut Wangsa, saat kejadian terdapat lima pengunjung lain dan dua pegawai yang sedang melayani pelanggan. Pelaku datang membawa tas besar berwarna putih dan terlihat memilih sejumlah pakaian layaknya pembeli biasa.

Namun, aktivitas tersebut diduga hanya menjadi modus untuk mengalihkan perhatian pegawai toko. Dalam waktu sekitar 10 menit, perempuan itu diduga berhasil mengambil empat item pakaian tanpa melakukan pembayaran.

Barang yang hilang terdiri dari satu celana panjang, satu tanktop, satu rok mini, dan satu jumpsuit. Menariknya, seluruh pakaian yang diambil memiliki warna merah.

“Semua barang yang dicuri itu warna merah. Total barang yang dicuri senilai Rp 2,5 juta. Dia sempat mencoba celananya di kamar pas, lalu dimasukkan ke tasnya dia. Cepat sekali gerakan tangannya. Kami juga sedang melayani tamu lain waktu itu,” tutur Wangsa.

Pihak toko mengaku belum mengetahui identitas perempuan tersebut. Namun, pegawai sempat mengingat sejumlah ciri fisik pelaku, yakni berambut gelap, mengenakan atasan hijau, celana pendek, dan membawa tas putih berukuran besar.

Kasus ini telah mendapat perhatian aparat kepolisian. Petugas disebut telah mendatangi lokasi untuk meminta keterangan dari pihak toko dan meninjau rekaman CCTV yang merekam kejadian tersebut.

“Tadi sudah ada polisi yang datang dan meminta keterangan. Tetapi kami belum melayangkan laporan resmi. Hanya kami viralkan supaya tidak terjadi di tempat lain,” kata Wangsa.

Pihak toko juga mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa waktu terakhir, toko tersebut tercatat telah mengalami empat kasus pencurian pakaian, sehingga kewaspadaan terhadap pengunjung kini semakin ditingkatkan. (ap)
Read More

Jumat, 24 Juli 2026

𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗧𝗮𝗸 𝗗𝗶𝗸𝗲𝗻𝗮𝗹 𝗥𝗲𝘀𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗶𝘀𝘄𝗮 𝗦𝗗 𝗱𝗶 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗟𝗮𝗸𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗲𝗹𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻

Juli 24, 2026 0
Pria Tak Dikenal Resahkan Siswa SD di Gianyar, Polisi Lakukan Penyelidikan

GIANYAR, Lensabali.id - Polisi tengah menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap seorang siswi sekolah dasar di Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar, yang viral di media sosial. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran warga setelah korban menceritakan pengalamannya saat dihampiri pria tak dikenal di sekitar sekolah.

Dalam video yang beredar, siswi tersebut mengaku awalnya hendak berbelanja di warung. Saat perjalanan kembali, ia dipanggil oleh seorang pria yang tidak dikenalnya.

"Tadinya saya mau belanja di warung. Pas saya mau balik, ada orang itu. 'Sini-sini', katanya," ujar siswi tersebut dalam rekaman yang beredar, Kamis (23/7/2026).

Merasa takut, siswi itu segera berlindung di dalam warung. Namun ketika mencoba kembali ke sekolah, pria tersebut masih berada di lokasi dan kembali memanggilnya.

"Pas saya mau balik ke sekolah, orang itu masih ada. Lalu, saya dipanggil-panggil lagi. Saya takut. Saya takut ketemu orang," tuturnya.

Setelah kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut kepada guru. Sejumlah guru kemudian mendatangi pria yang berada di luar gerbang sekolah untuk meminta penjelasan. Namun pria yang mengendarai sepeda motor itu tidak memberikan respons dan memilih meninggalkan lokasi.

Kapolsek Payangan AKP I Putu Budi Artama mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian tersebut dan langsung melakukan penyelidikan. Polisi telah mendatangi lokasi, meminta keterangan dari siswa, guru, serta pihak sekolah, sekaligus menelusuri rekaman CCTV di sekitar area kejadian.

"Kami melakukan penyelidikan di lokasi, meminta keterangan dari siswa, pihak sekolah, guru, sekaligus melakukan pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi," kata Budi.

Menurut hasil penelusuran awal, kejadian serupa diduga tidak hanya dialami satu siswa. Beberapa murid lain disebut pernah mendapat perlakuan yang sama dari pria tersebut, mulai dari dipanggil-panggil, ditawari permen, hingga menerima tindakan yang mengarah pada perilaku tidak senonoh.

"Kami masih menelusuri dan mengidentifikasi kendaraan yang diduga digunakan oleh laki-laki tersebut," ujar Budi.

Polisi kini terus mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap identitas pria misterius tersebut serta memastikan motif di balik aksinya. (ap)
Read More

Sabtu, 18 Juli 2026

𝗣𝗲𝗿𝗮𝗵𝘂 𝗧𝗮𝗻𝗽𝗮 𝗔𝘄𝗮𝗸 𝗧𝗲𝗿𝗱𝗮𝗺𝗽𝗮𝗿 𝗱𝗶 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗦𝗮𝗯𝗮, 𝗡𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗣𝗲𝗻𝗰𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻

Juli 18, 2026 0
Perahu Tanpa Awak Terdampar di Pantai Saba, Nelayan Masih Dalam Pencarian

GIANYAR, Lensabali.id - Seorang nelayan asal Gianyar dilaporkan hilang saat mencari ikan di laut. Hingga Jumat (17/7/2026), tim gabungan masih melakukan pencarian setelah perahu milik korban ditemukan terdampar tanpa awak di Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Kepala Seksi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, menjelaskan perahu nelayan tersebut ditemukan warga sekitar pantai pada sore hari dan langsung dilaporkan kepada pihak berwenang.

"Sebuah perahu nelayan tanpa awak ditemukan di Pantai Saba, pukul 15.15 Wita, Kecamatan Blahbatuh," kata Suardita.

Korban diketahui bernama Darin yang berangkat melaut untuk memancing sejak pukul 06.00 Wita. Namun setelah lebih dari enam jam berada di laut, ia tidak kunjung kembali ke daratan sehingga menimbulkan kekhawatiran dari pihak keluarga.

Yang ditemukan justru hanya perahu jukung miliknya dalam kondisi terdampar di bibir Pantai Saba. Temuan tersebut kemudian memicu upaya pencarian oleh aparat dan tim penyelamat.

Setelah menerima laporan dari warga, polisi bersama tim SAR Bali dan BPBD Gianyar segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengoordinasikan proses pencarian korban.

"Pencarian nelayan itu hingga kini sedang dilakukan. Basarnas, Balawista, dan paguyuban nelayan Desa Lebih, turut membantu mencari korban," ujar Suardita.

Pihak keluarga telah memastikan bahwa perahu yang ditemukan di Pantai Saba tersebut memang milik Darin. Informasi yang diperoleh petugas juga menyebutkan korban memiliki riwayat penyakit jantung.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pencarian yang terus dilakukan oleh tim gabungan di wilayah perairan sekitar lokasi penemuan perahu.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan warga pesisir yang beraktivitas di laut, untuk segera melapor apabila menemukan informasi atau tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban.

"Kami mengimbau masyarakat yang memperoleh informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada petugas guna mempercepat proses pencarian," kata Suardita.

Hingga kini, pencarian masih berlangsung dengan melibatkan unsur Basarnas, Balawista, BPBD, aparat kepolisian, serta komunitas nelayan setempat untuk memperluas area penyisiran di sekitar perairan Gianyar. (ap)
Read More