GIANYAR, Lensabali.id - Polisi tengah menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap seorang siswi sekolah dasar di Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar, yang viral di media sosial. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran warga setelah korban menceritakan pengalamannya saat dihampiri pria tak dikenal di sekitar sekolah.
Dalam video yang beredar, siswi tersebut mengaku awalnya hendak berbelanja di warung. Saat perjalanan kembali, ia dipanggil oleh seorang pria yang tidak dikenalnya.
"Tadinya saya mau belanja di warung. Pas saya mau balik, ada orang itu. 'Sini-sini', katanya," ujar siswi tersebut dalam rekaman yang beredar, Kamis (23/7/2026).
Merasa takut, siswi itu segera berlindung di dalam warung. Namun ketika mencoba kembali ke sekolah, pria tersebut masih berada di lokasi dan kembali memanggilnya.
"Pas saya mau balik ke sekolah, orang itu masih ada. Lalu, saya dipanggil-panggil lagi. Saya takut. Saya takut ketemu orang," tuturnya.
Setelah kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut kepada guru. Sejumlah guru kemudian mendatangi pria yang berada di luar gerbang sekolah untuk meminta penjelasan. Namun pria yang mengendarai sepeda motor itu tidak memberikan respons dan memilih meninggalkan lokasi.
Kapolsek Payangan AKP I Putu Budi Artama mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian tersebut dan langsung melakukan penyelidikan. Polisi telah mendatangi lokasi, meminta keterangan dari siswa, guru, serta pihak sekolah, sekaligus menelusuri rekaman CCTV di sekitar area kejadian.
"Kami melakukan penyelidikan di lokasi, meminta keterangan dari siswa, pihak sekolah, guru, sekaligus melakukan pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi," kata Budi.
Menurut hasil penelusuran awal, kejadian serupa diduga tidak hanya dialami satu siswa. Beberapa murid lain disebut pernah mendapat perlakuan yang sama dari pria tersebut, mulai dari dipanggil-panggil, ditawari permen, hingga menerima tindakan yang mengarah pada perilaku tidak senonoh.
"Kami masih menelusuri dan mengidentifikasi kendaraan yang diduga digunakan oleh laki-laki tersebut," ujar Budi.
Polisi kini terus mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap identitas pria misterius tersebut serta memastikan motif di balik aksinya. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar