LENSA BALI

Hot



Sabtu, 02 Mei 2026

𝗧𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗲𝘀𝗲𝗷𝗮𝗵𝘁𝗲𝗿𝗮𝗮𝗻, 𝗕𝗮𝗻𝗴𝗹𝗶 𝗨𝘀𝘂𝗹𝗸𝗮𝗻 𝟭.𝟬𝟬𝟬 𝗚𝘂𝗿𝘂 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗮𝗯𝗱𝗶 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗣𝗣𝗣𝗞 𝗣𝗮𝗿𝘂𝗵 𝗪𝗮𝗸𝘁𝘂

Mei 02, 2026 0
Tingkatkan Kesejahteraan, Bangli Usulkan 1.000 Guru Pengabdi Jadi PPPK Paruh Waktu

BANGLI, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Bangli mengusulkan peningkatan status bagi lebih dari 1.000 guru pengabdi tingkat SD dan SMP menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para tenaga pendidik tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli, Komang Pariartha, menyampaikan bahwa usulan tersebut telah diajukan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kepada pemerintah pusat.

"Kami pemerintah Kabupaten Bangli sudah mengusulkan seribuan guru ke BKD ke pemerintah pusat. Kami berharap, (para guru pengabdi) dapat diangkat minimal (status) paruh waktu," ujar Pariartha, Jumat (1/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa seluruh guru yang diusulkan telah terdata dalam sistem data pokok pendidikan (dapodik).

Menurutnya, proses pengangkatan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat dengan melibatkan sejumlah kementerian terkait.

"Proses pengangkatannya melibatkan Kementerian Dalam Negeri dan instansi lain yang mana itu pemerintah pusat. Kami di sini hanya mengusulkan saja," jelasnya.

Kenaikan status tersebut dinilai akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan guru yang sebelumnya hanya menerima gaji dari dana BOS.

Dengan status PPPK, para guru nantinya akan memperoleh gaji dari APBD.

Selain itu, kebijakan ini diharapkan mampu membantu mengatasi kekurangan tenaga pengajar di Bangli, terutama di tingkat SD yang masih kekurangan lulusan PGSD. (ap)
Read More

𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗧𝗲𝗿𝗵𝗶𝗽𝗻𝗼𝘁𝗶𝘀, 𝗟𝗮𝗻𝘀𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗕𝘂𝗹𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴 𝗞𝗲𝗵𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗥𝗽 𝟴𝟬 𝗝𝘂𝘁𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝟭𝟬𝟬 𝗚𝗿𝗮𝗺 𝗘𝗺𝗮𝘀

Mei 02, 2026 0
Diduga Terhipnotis, Lansia di Buleleng Kehilangan Rp 80 Juta dan 100 Gram Emas

BULELENG, Lensabali.id – Seorang lansia berinisial NIH (70) di wilayah Singaraja, Buleleng, diduga menjadi korban aksi hipnotis yang menyebabkan uang tunai dan perhiasannya hilang. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (27/4/2026).

Kejadian bermula saat korban berada di sebuah toko optik sebelum kemudian berinteraksi dengan seorang perempuan yang tidak dikenal. Interaksi itu berlanjut hingga korban diajak menuju Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan akhirnya ke rumahnya.

Rekaman CCTV bank yang beredar memperlihatkan korban melakukan penarikan uang di teller. Di sekitar lokasi, terlihat seorang perempuan bermasker yang diduga memantau aktivitas korban.

Kanit I Pidum Satreskrim Polres Buleleng, Iptu Ketut Yulio Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan tengah melakukan penyelidikan.

"Korban merasa tidak melakukan apa-apa sehingga dugaan sementara mengarah pada modus hipnotis," ujar Yulio, Jumat (1/5/2026).

Polisi menduga pelaku tidak beraksi sendirian. Indikasi keterlibatan lebih dari satu orang masih didalami.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk dari pihak bank dan pegawai toko optik yang diduga menjadi lokasi awal kejadian.

Dari hasil sementara, kerugian korban ditaksir mencapai Rp 380 juta, mencakup uang tunai Rp 80 juta dan emas sekitar 100 gram. (ap)
Read More

𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗿𝗮𝗽𝘂𝗿𝗮 𝗩𝗜𝗜𝗜 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗗𝗶𝘁𝘂𝘁𝘂𝗽, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗧𝗲𝗴𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗲𝘀𝘁𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗘𝗸𝗼𝗻𝗼𝗺𝗶 𝗥𝗮𝗸𝘆𝗮𝘁

Mei 02, 2026 0
Festival Semarapura VIII Resmi Ditutup, Bupati Satria Tegaskan Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Rakyat

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Festival Semarapura ke-8 Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Klungkung I Made Satria dalam sebuah seremoni meriah di panggung utama depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Jumat (1/5/2026). Penutupan berlangsung semarak dengan kehadiran unsur Forkopimda, perangkat daerah, seniman, pelaku UMKM, serta ribuan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan festival tahunan tersebut. Ia menilai kolaborasi berbagai elemen menjadi kunci utama terselenggaranya kegiatan yang berdampak luas bagi masyarakat.

Menurutnya, Festival Semarapura tidak sekadar menjadi ruang hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai wadah strategis dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif daerah.

“Melalui festival ini, kita tidak hanya merayakan seni dan budaya, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, telah memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal,” ujar Bupati Satria.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan serta memperkuat identitas daerah melalui dukungan terhadap produk dan budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui program “Bapak Keren” (Bantuan Pembiayaan Iuran Jaminan Sosial Pekerja Rentan) sebagai upaya nyata meningkatkan perlindungan sosial masyarakat.

Program tersebut tercatat telah memberikan perlindungan kepada 8.685 pekerja rentan dalam periode Desember 2025 hingga Maret 2026, menunjukkan kehadiran pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Festival Semarapura VIII Resmi Ditutup, Bupati Satria Tegaskan Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya melaporkan bahwa festival yang berlangsung selama empat hari ini melibatkan 130 peserta pameran dari berbagai sektor, mulai dari UMKM, kuliner, BUMN, perbankan hingga instansi pemerintah.

Jumlah kunjungan tercatat mencapai sekitar 67 ribu warga lokal dan 152 wisatawan mancanegara, dengan total transaksi menembus lebih dari Rp2 miliar, mencerminkan dampak ekonomi yang signifikan.

Beragam kegiatan turut memeriahkan festival, mulai dari pameran UMKM, job fair, pertunjukan seni tradisional seperti gong kebyar, drama gong, genjek, hingga lomba budaya dan kontes kreatif. Malam penutupan semakin semarak dengan penampilan band lokal Bali, Lolot dan Triple X, yang sukses menghibur ribuan penonton di jantung Kota Semarapura. (*/ap)
Read More