LENSA BALI

Hot



Rabu, 15 Juli 2026

𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗻𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗗𝗲𝗸𝗼𝗽𝗶𝗻𝗱𝗮 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝟮𝟬𝟮𝟲–𝟮𝟬𝟯𝟭, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮: 𝗞𝗼𝗽𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗛𝗮𝗿𝘂𝘀 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗠𝗶𝘁𝗿𝗮 𝗦𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝗴𝗶𝘀 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗠𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗲𝘀𝗲𝗷𝗮𝗵𝘁𝗲𝗿𝗮𝗮𝗻

Juli 15, 2026 0
Hadiri Pelantikan Dekopinda Klungkung 2026–2031, Bupati Satria Koperasi Harus Menjadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Meningkatkan Kesejahteraan

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Bupati Klungkung, I Made Satria, menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Klungkung masa bakti 2026–2031 yang berlangsung di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Selasa (14/7). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan di Kabupaten Klungkung. Pemerintah daerah berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan inovasi dan memperkuat gerakan koperasi agar semakin berdaya saing di tengah perkembangan ekonomi yang terus berubah.

Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat karena berlandaskan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan.

Bupati menegaskan bahwa koperasi tidak hanya dipandang sebagai badan usaha semata, tetapi juga sebagai gerakan ekonomi rakyat yang mampu menjadi sarana pemerataan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pengelolaan koperasi harus dilakukan secara profesional, transparan, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

"Koperasi bukan hanya sekadar badan usaha, melainkan gerakan ekonomi yang berlandaskan kebersamaan dan kekeluargaan. Ke depan, dengan tantangan ekonomi yang semakin dinamis, koperasi harus dikelola secara profesional dan mampu menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menyejahterakan masyarakat," ujar Bupati Satria.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk terus mendukung pengembangan koperasi melalui berbagai program pembinaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi koperasi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Hadiri Pelantikan Dekopinda Klungkung 2026–2031, Bupati Satria Koperasi Harus Menjadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Meningkatkan Kesejahteraan

Bupati berharap pengurus Dekopinda yang baru dilantik mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menjadi motor penggerak dalam memperkuat sinergi antar koperasi di Kabupaten Klungkung.

"Selamat kepada pengurus Dekopinda yang baru saja dilantik. Semoga dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Klungkung," harapnya.

Sementara itu, Ketua Dekopinwil Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, menekankan pentingnya pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan terhadap gerakan koperasi. Menurutnya, penguatan kelembagaan dan tata kelola koperasi menjadi faktor penting agar koperasi mampu berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

Ia berharap Dinas Koperasi Kabupaten Klungkung terus memberikan pembinaan kepada koperasi yang ada di daerah. Dekopinwil Bali juga menyatakan siap mendukung serta bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mewujudkan koperasi yang kuat, mandiri, dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat menuju Klungkung Mahottama. (*/ap)
Read More

𝗣𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮 𝗔𝗻𝗱𝗿𝗼𝗶𝗱 𝗪𝗮𝗷𝗶𝗯 𝗧𝗮𝗵𝘂, 𝗕𝗮𝗰𝗸𝘂𝗽 𝗣𝗼𝗻𝘀𝗲𝗹 𝗞𝗶𝗻𝗶 𝗠𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗛𝗶𝘁𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗚𝗼𝗼𝗴𝗹𝗲 𝗦𝘁𝗼𝗿𝗮𝗴𝗲

Juli 15, 2026 0
Pengguna Android Wajib Tahu, Backup Ponsel Kini Masuk Hitungan Google Storage

Lensabali.id - Google resmi mengubah kebijakan pencadangan data untuk perangkat Android. Mulai 7 Juli 2026, seluruh data backup Android akan dihitung sebagai bagian dari kuota penyimpanan akun Google milik pengguna.

Sebelumnya, data cadangan perangkat Android tidak sepenuhnya memotong kapasitas penyimpanan akun. Hanya file tertentu seperti media yang tersimpan di Google Photos serta foto dan video pada layanan MMS yang masuk dalam perhitungan kuota.

Melalui aturan baru ini, semua data yang dicadangkan dari perangkat Android, termasuk pengaturan sistem dan data aplikasi, akan menggunakan ruang penyimpanan yang tersedia di akun Google pengguna.

Kebijakan tersebut langsung diterapkan bagi pengguna Android baru. Sementara itu, pengguna lama akan menerima perubahan secara bertahap dalam beberapa waktu mendatang.

Meski memunculkan kekhawatiran soal kapasitas penyimpanan yang lebih cepat penuh, Google menilai dampaknya relatif kecil. Berdasarkan keterangan perusahaan, rata-rata tambahan penggunaan ruang penyimpanan hanya sekitar 40 MB per akun.

Google menjelaskan bahwa fitur backup Android dirancang untuk membantu pengguna menyimpan data penting ke akun Google sehingga proses pemulihan data menjadi lebih mudah saat berganti perangkat atau melakukan reset ponsel.

Bersamaan dengan perubahan ini, Google juga memperkenalkan pengaturan backup yang lebih fleksibel. Pengguna kini dapat memilih jenis data dan aplikasi yang ingin dicadangkan melalui menu Backup di perangkat Android.

Lewat fitur tersebut, pengguna dapat menonaktifkan pencadangan untuk data tertentu seperti pengaturan perangkat, riwayat panggilan, SMS, maupun MMS. Selain itu, pengguna juga bisa menentukan aplikasi mana yang datanya tidak perlu disimpan ke akun Google.

Menurut Google, langkah ini bertujuan memberikan transparansi yang lebih baik sekaligus memberikan kendali lebih besar kepada pengguna dalam mengelola ruang penyimpanan mereka.

Perubahan aturan backup Android menjadi bagian dari penyesuaian kebijakan penyimpanan yang dilakukan Google dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, perusahaan juga mulai menguji pengurangan kapasitas penyimpanan gratis bagi akun baru, dari 15 GB menjadi 5 GB, kecuali pengguna menghubungkan akun mereka dengan nomor telepon. (ap)
Read More

𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗿𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗚𝗿𝗲𝗲𝗻 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹𝗶𝘁𝘆 𝗱𝗶 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗱𝗮, 𝗧𝗲𝗸𝗲𝗻 𝗠𝗼𝗨 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗥𝗩𝗘 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶

Juli 15, 2026 0
Pemkab Klungkung Percepat Green Mobility di Nusa Penida, Teken MoU dengan RVE dan Bank Mandiri

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mempercepat transformasi Nusa Penida menuju kawasan wisata berkelanjutan berbasis energi bersih. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Klungkung, PT Riline Velocity Express (RVE), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terkait pengembangan Green Mobility Ecosystem, kendaraan bermotor listrik, serta penguatan layanan jasa keuangan perbankan.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama Direktur PT Riline Velocity Express, Raymond Wibisono Djukardi, dan perwakilan PT Bank Mandiri Area Denpasar, Hero Priantoro, di Lapangan Umum Sampalan, Nusa Penida, Selasa (14/7). Kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung visi besar Nusa Penida sebagai Green Island.

Bupati I Made Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membangun komitmen dan kepercayaan sehingga kolaborasi tersebut dapat terwujud. Menurutnya, pembangunan Nusa Penida tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, tetapi juga harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa visi Green Island sejalan dengan Peta Jalan Nusa Penida 100 Persen Energi Terbarukan yang menargetkan penggunaan energi bersih secara penuh pada tahun 2030. Target tersebut akan dicapai melalui pengembangan pembangkit energi terbarukan, sistem penyimpanan energi, serta pengurangan penggunaan pembangkit berbahan bakar diesel secara bertahap.

"Visi ini bukan hanya tentang menjaga keindahan alam, tetapi membangun sebuah pulau yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin Nusa Penida menjadi contoh nyata pembangunan hijau yang berkelanjutan," ujar Bupati Satria.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai program yang saling terintegrasi, mulai dari pengembangan energi terbarukan, percepatan penggunaan kendaraan listrik, pembangunan infrastruktur pendukung, pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, digitalisasi layanan publik, hingga peningkatan investasi hijau.

Pemkab Klungkung Percepat Green Mobility di Nusa Penida, Teken MoU dengan RVE dan Bank Mandiri

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memastikan kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, melainkan diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Sementara itu, Direktur PT Riline Velocity Express, Raymond Wibisono Djukardi, menjelaskan bahwa Green Mobility Ecosystem merupakan sistem transportasi terintegrasi berbasis kendaraan listrik yang mencakup armada kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya, platform digital, pelatihan pengemudi, serta layanan mobilitas yang mendukung sektor pariwisata.

Menurutnya, program ini dirancang untuk menjadikan Nusa Penida sebagai pulau wisata dengan ekosistem transportasi listrik terintegrasi pertama di Indonesia. Selain mendukung transisi energi bersih, pengembangan ekosistem kendaraan listrik juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, dan memperkuat daya saing sektor pariwisata daerah.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Klungkung. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan pariwisata Nusa Penida yang lebih maju, berkualitas, dan ramah lingkungan melalui penerapan sistem transportasi berbasis kendaraan listrik," ujar Raymond. Melalui sinergi ini, Nusa Penida diharapkan menjadi pelopor Green Mobility Tourism di Indonesia sekaligus inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan pariwisata yang modern, berkelanjutan, dan berbasis energi bersih. (*/ap)
Read More