LENSA BALI

Hot



Kamis, 06 Agustus 2026

𝗫𝗶𝗮𝗼𝗺𝗶 𝗕𝘂𝗱𝘀 𝟲, 𝗧𝗪𝗦 𝗦𝗲𝗺𝗶 𝗜𝗻-𝗘𝗮𝗿 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗡𝘆𝗮𝗺𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗮𝗿𝗮 𝗝𝗲𝗿𝗻𝗶𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗲𝗻𝗮𝗴𝗮

Agustus 06, 2026 0
Xiaomi Buds 6, TWS Semi In-Ear yang Nyaman dengan Suara Jernih dan Bertenaga

Lensabali.id - Xiaomi kembali memperkuat lini perangkat audio nirkabelnya melalui Xiaomi Buds 6. True Wireless Stereo (TWS) ini hadir dengan desain semi in-ear yang mengutamakan kenyamanan, dipadukan kualitas audio hasil penyetelan Harman Golden Ear Team serta fitur Active Noise Cancellation (ANC). Dengan banderol di bawah Rp2 juta, perangkat ini menawarkan kombinasi fitur premium dengan harga yang kompetitif.

Secara desain, Xiaomi Buds 6 masih mempertahankan konsep generasi sebelumnya. Charging case berbentuk pipih dengan sentuhan warna dual-tone memberikan kesan premium, terutama pada varian Titan Grey. Di bagian bawah tersedia port USB-C serta tombol pairing yang juga berfungsi sebagai pintasan untuk memulai perekaman suara.

Earbuds mengusung desain semi in-ear tanpa silikon sehingga terasa ringan dan nyaman digunakan dalam waktu lama. Dengan bobot hanya 4,4 gram per earbud, Xiaomi Buds 6 hampir tidak terasa saat dikenakan. Meski hanya bertumpu pada kontur telinga, posisinya tetap stabil saat dipakai berjalan cepat maupun berolahraga ringan. Sertifikasi IP54 juga membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air.

Konektivitas Bluetooth 5.4 dipadukan aplikasi Xiaomi Earbuds memudahkan proses pemasangan sekaligus pengaturan perangkat. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengaktifkan ANC, memilih enam profil audio termasuk Harman AudioEFX dan Harman Master, mengatur equalizer, hingga mengaktifkan fitur Immersive Sound dan head tracking untuk pengalaman audio yang lebih realistis.

Salah satu fitur menarik adalah kemampuan merekam suara langsung melalui tombol pada case, tangkai earbuds, maupun aplikasi. Xiaomi Buds 6 juga mendukung In-ear Detection, Dual Connection untuk dua perangkat sekaligus, serta fitur pencarian perangkat melalui Xiaomi Earbuds, Apple Find My, dan Google Find Hub.

Kontrol dilakukan melalui panel sentuh pada tangkai earbuds yang dapat disesuaikan fungsinya. Selain mengatur musik dan ANC, panel ini juga bisa digunakan untuk memanggil asisten virtual, mengambil foto dari jarak jauh, merekam audio, hingga mengaktifkan subtitle berbasis AI. Namun, desain semi in-ear membuat earbuds cukup sensitif terhadap sentuhan sehingga posisi perangkat terkadang bergeser saat tombol ditekan.

Untuk kualitas suara, Xiaomi Buds 6 dibekali dynamic driver 11 mm dengan triple magnetic circuit yang menghasilkan karakter audio seimbang dengan sentuhan bass yang kuat. Performa ini didukung teknologi Snapdragon Sound serta Hi-Res Audio Wireless yang memungkinkan pemutaran audio lossless hingga 24-bit/48 kHz.

Saat digunakan mendengarkan berbagai genre musik, suara instrumen maupun vokal terdengar detail dengan pemisahan stereo yang baik. Profil Harman AudioEFX memberikan keseimbangan yang membuat karakter musik tetap natural tanpa terdengar berlebihan.

Fitur ANC memang belum seefektif TWS in-ear karena desain semi terbuka, tetapi masih cukup mampu meredam suara kipas angin, kebisingan kantor, maupun white noise lainnya. Efektivitas ANC akan lebih optimal ketika posisi earbuds benar-benar pas di telinga.

Dari sisi daya tahan, masing-masing earbuds dibekali baterai 35 mAh, sedangkan charging case berkapasitas 475 mAh. Penggunaan normal mampu mencapai sekitar enam jam tanpa ANC dan sekitar tiga jam saat ANC aktif. Bersama charging case, total waktu penggunaan dapat mencapai sekitar 35 jam.

Secara keseluruhan, Xiaomi Buds 6 menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan TWS semi in-ear dengan kualitas audio baik, fitur lengkap, dan harga kompetitif. Kombinasi kenyamanan, suara berkualitas, serta dukungan ANC menjadikannya salah satu opsi terbaik di kelas harga di bawah Rp2 juta. (ap)
Read More

𝗣𝗲𝗺𝘂𝗱𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗧𝗼𝗷𝗮𝗻 𝗞𝗶𝗯𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗻𝗱𝗲𝗿𝗮 𝗥𝗮𝗸𝘀𝗮𝘀𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗴𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗥𝗮𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗣𝘂𝘁𝗶𝗵 𝗠𝗶𝗻𝗶

Agustus 06, 2026 0
Pemuda Desa Tojan Kibarkan Bendera Raksasa dan Bagikan Ratusan Merah Putih Mini

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kabupaten Klungkung. Seorang pemuda di Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, mengibarkan bendera Merah Putih raksasa secara swadaya sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

Pantauan di lokasi pada Kamis (6/8/2026), bendera berukuran 5 x 7,5 meter tersebut berkibar di atas tiang pipa setinggi 15 meter dan menjadi perhatian warga yang melintas di jalur utama desa.

Made Agus Angga Saputra mengungkapkan tradisi memasang bendera berukuran besar telah lama dilakukan warga di banjarnya setiap bulan kemerdekaan. Seluruh proses, mulai dari pembuatan hingga pemasangan, dilakukan secara mandiri dengan biaya pribadi.

"Memang di Banjar Jelantik Kuribatu, rata-rata kami setiap tahun menaikkan bendera besar-besar. Bendera ini kami buat sendiri dengan biaya sendiri," ujar Angga.

Menurutnya, suasana peringatan kemerdekaan di desanya sebelum pandemi COVID-19 jauh lebih semarak. Kala itu, banyak warga yang tinggal di sepanjang jalan raya ikut memasang bendera raksasa di depan rumah masing-masing. Namun, tradisi tersebut perlahan berkurang setelah pandemi.

Meski demikian, Angga bersama keluarga dan para pemuda setempat berkomitmen menjaga tradisi tersebut agar semangat nasionalisme tetap hidup di tengah masyarakat.

"Tahun ini, saya tetap berupaya memasang bersama keluarga. Harapannya kami bisa tetap semangat menjaga semangat perjuangan para pendahulu kami. Kami terus berjuang bersama memajukan bangsa," katanya.

Angga mengaku kecintaannya terhadap simbol-simbol perjuangan bangsa juga dipengaruhi oleh sosok sang kakek yang merupakan seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Nilai-nilai patriotisme yang diwariskan keluarganya menjadi alasan ia terus mempertahankan tradisi mengibarkan bendera raksasa setiap bulan Agustus.

Tak hanya memasang bendera berukuran besar, Angga juga menyiapkan ratusan bendera Merah Putih berukuran kecil untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang melintas. Bendera tersebut dapat dipasang di sepeda motor maupun mobil sebagai bentuk partisipasi menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan.

"Ya, ini kami juga bagi-bagi bendera. Ukuran kecil buat diikat di sepeda motor dan ada juga yang ditempel di mobil," ujarnya. (ap)
Read More

𝗥𝗶𝗻𝗴𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗯𝗮𝗻 𝗞𝗿𝗮𝗺𝗮, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗡𝗴𝗮𝗯𝗲𝗻 𝗠𝗮𝘀𝘀𝗮𝗹 𝗱𝗶 𝗟𝗶𝗺𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗔𝗱𝗮𝘁 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴

Agustus 06, 2026 0
Ringankan Beban Krama, Bupati Satria Serahkan Bantuan Ngaben Massal di Lima Desa Adat Klungkung

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali menyalurkan bantuan stimulan Upakara Pitra Yadnya (Ngaben Massal) kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen mendukung pelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra di lima desa adat yang tersebar di tiga kecamatan, Kamis (5/8).

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati disambut antusias oleh krama desa yang tengah mempersiapkan berbagai sarana upacara menjelang pelaksanaan puncak Ngaben Massal. Selain menyerahkan bantuan, keduanya juga menyempatkan diri berinteraksi dengan masyarakat yang bergotong royong menyiapkan prosesi yadnya.

Adapun desa adat yang menerima bantuan meliputi Desa Adat Karang, Kecamatan Nusa Penida, sebesar Rp150 juta untuk pelaksanaan Ngaben Massal bagi 88 sawa. Selanjutnya Banjar Adat Sangkanbuana, Desa Adat Sangkanbuana, menerima bantuan Rp105 juta untuk 23 sawa.

Bantuan juga disalurkan kepada Banjar Adat Pegeding, Desa Adat Sangkanbuana, sebesar Rp150 juta untuk 35 sawa, Desa Adat Gunaksa sebesar Rp105 juta bagi 26 sawa, serta Desa Adat Besan sebesar Rp150 juta yang akan mengupacarai 60 sawa.

Program bantuan Upakara Pitra Yadnya merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Klungkung yang bertujuan mendukung pelestarian adat dan budaya Bali sekaligus meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan upacara keagamaan.

Sesuai kebijakan pemerintah daerah, bantuan diberikan sebesar Rp5 juta untuk setiap sawa dengan nilai maksimal Rp150 juta bagi setiap kelompok atau desa adat yang melaksanakan Ngaben Massal secara bersama-sama.

Ringankan Beban Krama, Bupati Satria Serahkan Bantuan Ngaben Massal di Lima Desa Adat Klungkung

Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan dukungan nyata kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Menurutnya, pelaksanaan Ngaben Massal tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi media memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan semangat nyama braya di tengah kehidupan masyarakat adat.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban dalam melaksanakan prosesi Pitra Yadnya/Ngaben Massal. Titiang atas nama pribadi dan Pemerintah mendoakan dumogi upacara labda karya dan sang palatra polih genah sane becik, Nyujur Sunia Loka dan Amor Ing Acintya,” ujar Bupati Satria.

Penyaluran bantuan yang dilakukan menjelang puncak pelaksanaan Ngaben Massal pada 7 Agustus 2026 ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam melestarikan adat, agama, dan budaya Bali sebagai identitas serta warisan yang harus terus dijaga. (*/ap)
Read More