LENSA BALI

Hot



Selasa, 12 Mei 2026

𝗥𝘂𝗽𝗶𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗹𝗲𝗺𝗮𝗵 𝗧𝗮𝗷𝗮𝗺, 𝗡𝘆𝗮𝗿𝗶𝘀 𝗦𝗲𝗻𝘁𝘂𝗵 𝗥𝗽 𝟭𝟳.𝟱𝟬𝟬 𝗽𝗲𝗿 𝗗𝗼𝗹𝗮𝗿 𝗔𝗦

Mei 12, 2026 0
Rupiah Melemah Tajam, Nyaris Sentuh Rp 17.500 per Dolar AS

JAKARTA, Lensabali.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Rupiah dibuka melemah hingga mendekati level psikologis Rp 17.500 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.06 WIB, kurs dolar AS tercatat berada di level Rp 17.487. Angka tersebut menunjukkan penguatan dolar sebesar 73 poin atau sekitar 0,42 persen terhadap rupiah.

Tak hanya terhadap rupiah, mata uang Negeri Paman Sam itu juga tercatat menguat terhadap sejumlah mata uang global lainnya.

Dolar AS naik 0,22 persen terhadap dolar Australia dan menguat 0,07 persen terhadap euro. Penguatan juga terjadi terhadap dolar Singapura sebesar 0,17 persen.

Sementara terhadap mata uang Asia lainnya, dolar AS menguat 0,24 persen terhadap yen Jepang dan naik 0,29 persen terhadap baht Thailand. Terhadap ringgit Malaysia, dolar AS juga menguat sebesar 0,21 persen.

Adapun terhadap yuan China, pergerakan dolar AS tercatat sedikit melemah sebesar 0,02 persen.

Pelemahan rupiah yang terus berlanjut ini kembali menjadi perhatian pelaku pasar karena mendekati level psikologis Rp 17.500 per dolar AS yang sebelumnya dianggap sebagai batas penting dalam perdagangan mata uang. (ap)
Read More

𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗞𝗲𝗻𝗱𝗮𝗹𝗶, 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗠𝗲𝗿𝗰𝘆 𝗧𝗮𝗯𝗿𝗮𝗸 𝗕𝗮𝗿 𝗱𝗶 𝗕𝗲𝗿𝗮𝘄𝗮

Mei 12, 2026 0
Diduga Hilang Kendali, Mobil Mercy Tabrak Bar di Berawa

BADUNG, Lensabali.id – Sebuah mobil Mercedes Benz (Mercy) bernomor polisi B 1961 SAK menabrak bangunan Bar Mesa Bali di Jalan Raya Pantai Berawa, Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 02.30 Wita.

Mobil tersebut dikemudikan warga negara asing asal Nigeria berinisial AAE (38). Kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi kehilangan kendali saat melaju di kawasan tersebut.

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, menjelaskan kendaraan awalnya bergerak dari arah barat menuju timur sebelum akhirnya keluar jalur dan menghantam bagian luar bangunan bar.

“Kuat dugaan pengemudi melaju dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi, pengemudi diduga tidak dapat mengendalikan kendaraan hingga menabrak tangga bagian luar bar,” ujar Inastuti, Senin (11/5/2026).

Benturan keras membuat bagian luar Bar Mesa Bali mengalami kerusakan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kerugian material akibat kecelakaan itu diperkirakan mencapai Rp 20 juta.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Badung yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan dan identifikasi kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi jalan saat kecelakaan berlangsung dalam keadaan baik dengan permukaan aspal kering dan cuaca cerah.

“Kasus kecelakaan lalu lintas tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak. Kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara,” imbuh Inastuti. (ap)
Read More

𝗣𝗲𝘁𝗮𝗻𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘀𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗧𝗲𝗴𝗮𝗹𝗹𝗮𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗜𝗿𝗶𝗴𝗮𝘀𝗶 𝗦𝘂𝗯𝗮𝗸

Mei 12, 2026 0
Petani Lansia di Tegallalang Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi Subak

GIANYAR, Lensabali.id – Seorang petani lanjut usia bernama I Nyoman Merta ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi Subak Langkih, Banjar Pejengaji, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Minggu (10/5/2026) sore. Korban diduga terjatuh saat membersihkan saluran air tersebut.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tegallalang, Sertu I Gusti Putu Arbajaya, mengatakan korban merupakan petani asal Banjar Pejengaji yang sehari-hari beraktivitas di area persawahan sekitar lokasi kejadian.

“Korban adalah petani asal Banjar Pejengaji, Desa Tegallalang,” ujar Arbajaya dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Korban pertama kali ditemukan warga bernama Ni Made Tirtawati sekitar pukul 15.30 Wita. Saat ditemukan, posisi tubuh korban berada di pinggir parit dengan kepala terendam air saluran irigasi dan kaki berada di atas pematang sawah.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat setempat dan pihak kepolisian. Warga bersama keluarga kemudian berdatangan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.

“Dari hasil keterangan di lapangan, korban diduga terjatuh saat membersihkan saluran irigasi hingga kepala terbentur dan terendam air,” terang Arbajaya.

Sekitar satu jam setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi menuju RS Payangan untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut keterangan keluarga, sebelum kejadian korban masih sempat bercengkrama bersama anaknya di rumah sekitar pukul 13.00 Wita. Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut pihak mana pun. (ap)
Read More