Lensabali.id - Persaingan di pasar peramban internet kembali menghangat. Apple semakin gencar mempromosikan Safari sebagai browser yang tidak hanya menawarkan kecepatan tinggi, tetapi juga efisiensi daya dan perlindungan privasi yang lebih baik dibandingkan Google Chrome.
Melalui berbagai pembaruan pada macOS, iOS, dan iPadOS, Safari dirancang untuk bekerja secara optimal dalam ekosistem perangkat Apple. Integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak membuat pengalaman menjelajah internet terasa lebih ringan dan responsif.
Salah satu keunggulan yang paling disorot adalah efisiensi konsumsi daya. Apple mengklaim Safari mampu memberikan daya tahan baterai hingga lima jam lebih lama dibandingkan Chrome saat digunakan untuk streaming video pada perangkat Mac.
Keunggulan tersebut didukung optimalisasi mendalam terhadap chip Apple Silicon, termasuk lini prosesor M-series yang digunakan pada MacBook modern. Hasilnya, proses membuka halaman web, melakukan scrolling, hingga menikmati konten video berjalan lebih mulus.
Selain mengedepankan performa, Safari juga menawarkan pengelolaan sumber daya yang lebih efisien. Browser ini dirancang untuk meminimalkan penggunaan daya dan memori, termasuk saat banyak tab berjalan di latar belakang.
Di sisi lain, Apple menjadikan privasi sebagai salah satu identitas utama Safari. Browser ini telah memblokir third-party cookies secara default sejak 2019 sehingga aktivitas pengguna lebih sulit dilacak oleh jaringan periklanan digital.
Safari juga dilengkapi fitur Intelligent Tracking Prevention (ITP) yang memanfaatkan teknologi machine learning untuk mengenali dan menghentikan pelacak sebelum mengumpulkan data pengguna.
Perlindungan tersebut diperkuat dengan fitur Anti-Fingerprinting yang menyamarkan informasi perangkat sehingga lebih sulit digunakan untuk mengidentifikasi pengguna secara unik saat berselancar di internet.
Bagi pelanggan iCloud+, Apple menyediakan iCloud Private Relay yang membantu menyembunyikan alamat IP pengguna. Safari juga menawarkan perlindungan tambahan pada mode Private Browsing, termasuk kemampuan mengunci tab privat menggunakan Face ID atau Touch ID.
Dengan kombinasi performa tinggi, efisiensi baterai, dan fitur keamanan yang terus berkembang, Safari kini semakin diposisikan sebagai alternatif serius bagi pengguna Apple yang selama ini mengandalkan Chrome sebagai browser utama. (ap)



