LENSA BALI

Hot



Sabtu, 11 April 2026

𝗣𝗲𝗱𝗮𝗴𝗮𝗻𝗴 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗪𝗮𝗷𝗶𝗯 𝗞𝗲𝗹𝗼𝗹𝗮 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗢𝗿𝗴𝗮𝗻𝗶𝗸 𝗦𝗲𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶

April 11, 2026 0
Pedagang Pasar di Denpasar Wajib Kelola Sampah Organik Sendiri

DENPASAR, Lensabali.id – Pedagang pasar di Kota Denpasar kini diwajibkan mengelola sampah organik secara mandiri menyusul tingginya produksi sampah pasar. Kebijakan ini diberlakukan sementara oleh Perumda Pasar Sewakadarma sambil menyiapkan tempat pengolahan sampah (TPS) khusus untuk kawasan pasar.

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Ida Bagus Kompyang Wiranata menjelaskan kewajiban tersebut hanya berlaku untuk sampah organik, sedangkan sampah anorganik dan residu tetap diangkut oleh petugas.

“Hanya organik saja. Syukur volume sampah masih bisa kita antisipasi. Setelah swakelola mandiri ini masih ada produksi sampah yang tinggi, sekitar 8–10 keranjang per hari, paling banyak di Pasar Kreneng dan Pasar Badung,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Untuk memastikan aturan berjalan, pengawasan di pasar diperketat melalui petugas kebersihan dan keamanan, serta pemasangan kamera CCTV di sejumlah titik.

“Kita juga pasang CCTV untuk memantau pedagang. Contohnya di Pasar Kreneng ada tambahan CCTV untuk pedagang usil, dan beberapa sudah tertangkap,” kata Wiranata.

Sampah yang masih tercecer kemudian dipilah dan dicacah menggunakan mesin sebelum disimpan dalam teba modern atau composter bag.

Namun, hasil cacahan tersebut masih menghadapi kendala karena belum ada pihak yang bersedia menampungnya.

Wiranata menyebut saat ini sudah terdapat sekitar satu kontainer truk sampah tercacah yang disimpan.

Jika tidak ada pihak yang mengambilnya, Perumda berencana membeli tong komposter tambahan agar sampah tersebut dapat diolah menjadi pupuk atau media tanam. (ap)
Read More

𝗥𝗲𝗸𝗮𝘆𝗮𝘀𝗮 𝗟𝗮𝗹𝘂 𝗟𝗶𝗻𝘁𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗨𝗹𝘂𝗻 𝗗𝗮𝗻𝘂 𝗕𝗮𝘁𝘂𝗿 𝗗𝗶𝗻𝗶𝗹𝗮𝗶 𝗘𝗳𝗲𝗸𝘁𝗶𝗳 𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮 𝗡𝗴𝘂𝘀𝗮𝗯𝗮 𝗞𝗲𝗱𝗮𝘀𝗮

April 11, 2026 0
Rekayasa Lalu Lintas di Pura Ulun Danu Batur Dinilai Efektif Selama Ngusaba Kedasa

BANGLI, Lensabali.id - Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Kintamani, situasi di kawasan pura terpantau aman dan kondusif pada Jumat (10/4).

Meskipun jumlah pemedek yang datang untuk melaksanakan persembahyangan masih dalam kategori normal, aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas secara ketat untuk memastikan kelancaran arus kendaraan menuju kawasan pura.

Kanit Lantas Polsek Kintamani IPTU I Nengah Bagiawan menyampaikan bahwa arus kendaraan yang menuju lokasi upacara berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari penerapan strategi rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan sebelumnya, khususnya untuk mengantisipasi lonjakan pemedek pada hari-hari tertentu.

Menurutnya, pengaturan lalu lintas menjadi sangat penting mengingat keterbatasan area parkir di sekitar kawasan pura.

Karena itu, kepolisian menerapkan skema khusus dengan melakukan penjagaan di sisi utara dan selatan pura guna mengatur kendaraan yang datang.

Rekayasa Lalu Lintas di Pura Ulun Danu Batur Dinilai Efektif Selama Ngusaba Kedasa

Melalui pengaturan tersebut, pemedek hanya diperbolehkan memarkir kendaraan di satu sisi bahu jalan, sehingga jalur kendaraan tetap dapat digunakan dengan baik dan tidak menimbulkan penyempitan yang berpotensi menyebabkan kemacetan.

Selain itu, pemedek juga diarahkan untuk menggunakan area parkir utama Tunon sebagai lokasi parkir alternatif.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, pengamanan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur.

Di antaranya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangli, Polsek Kintamani, TNI, Satpol PP, serta pecalang dari sejumlah desa di sekitar kawasan tersebut.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemedek yang akan tangkil untuk selalu berhati-hati di jalan. Mengingat cuaca di kawasan Batur yang fluktuatif, mohon selalu menyiapkan jas hujan serta bersama-sama menjaga kondusivitas demi kelancaran selama upacara,” ujar IPTU Bagiawan.

Hingga saat ini, koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan seluruh rangkaian Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat hingga selesai. (*/ap)
Read More

𝗞𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝟭𝟬 𝗝𝗮𝗺, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗧𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 𝟱 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗮 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗕𝗲𝗻𝗼𝗮

April 11, 2026 0

Kurang dari 10 Jam, Polisi Tangkap 5 Pelaku Pembakaran Dua Pria di Benoa

DENPASAR, Lensabali.id – Kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus pembakaran dua pria di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan. Dalam waktu kurang dari 10 jam setelah kejadian, lima orang pelaku berhasil diamankan.

Kelima pelaku berinisial SA, DH, NU, DR, dan IS yang diketahui berasal dari Jawa Barat. Sementara dua korban yang meninggal dunia masing-masing berinisial ER (30) dan HA (29).

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Agus Riwayanto Diputra menjelaskan para pelaku berhasil ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan intensif pascakejadian.

Pelaku NU lebih dulu diamankan di kawasan Pelabuhan Benoa sekitar pukul 12.45 Wita.

Tidak lama berselang, polisi menangkap IS, DH, dan DR di sebuah rumah kos di Jalan Tukad Badung, Denpasar Selatan, sekitar pukul 13.30 Wita.

Sementara satu pelaku lainnya, SA, ditangkap sekitar pukul 14.45 Wita di kawasan Jalan Batas Dukuh Sari, Denpasar Selatan.

Menurut Agus, insiden tersebut bermula dari perselisihan antara korban dan para pelaku.

“Tepatnya sekitar pukul 03.00 dini hari, korban mengajak para pelaku untuk berantem lewat video call dalam pengaruh minuman beralkohol,” ujarnya di Mapolresta Denpasar, Jumat (10/4/2026).

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya batu, balok kayu sepanjang 35 sentimeter, botol plastik berisi bensin yang terbakar, pakaian korban, ponsel pelaku, jaket, serta sepatu.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga motif utama aksi tersebut adalah sakit hati. Korban dan para pelaku diketahui saling mengenal karena sama-sama berada di kawasan Pelabuhan Benoa.(ap)
Read More