LENSA BALI

Hot



Minggu, 08 Februari 2026

𝗖𝗵𝗿𝗼𝗺𝗲𝗢𝗦 𝗗𝗶𝗴𝗮𝗻𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗹𝘂𝗺𝗶𝗻𝗶𝘂𝗺 𝗢𝗦, 𝗦𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝗴𝗶 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝗚𝗼𝗼𝗴𝗹𝗲 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗖𝗵𝗿𝗼𝗺𝗲𝗯𝗼𝗼𝗸

Februari 08, 2026 0
ChromeOS Digantikan Aluminium OS, Strategi Baru Google untuk Chromebook

Lensabali.id – Google dikabarkan tengah menyiapkan perubahan besar pada ekosistem Chromebook. Sistem operasi ChromeOS yang telah digunakan sejak peluncuran Chromebook pertama pada 2011 disebut akan dipensiunkan secara bertahap, dengan target akhir dukungan pada 2034.

Informasi tersebut terungkap dalam dokumen pengadilan kasus antitrust Google di Amerika Serikat. Dalam transkrip persidangan disebutkan ChromeOS masih akan mendapatkan dukungan selama beberapa tahun ke depan, namun Google berencana menghentikannya sepenuhnya setelah 2034. Sebagai gantinya, sistem operasi baru bernama Aluminium OS diproyeksikan menjadi platform utama untuk perangkat desktop dan thin client Google.

Sebelumnya, pada 2025, Google telah mengonfirmasi rencana melebur Android dan ChromeOS ke dalam satu platform desktop terpadu. Aluminium OS disebut sebagai wujud dari strategi tersebut dan kini tengah dikembangkan secara aktif.

Dokumen pengadilan juga menegaskan Google wajib memberikan dukungan terhadap perangkat ChromeOS yang sudah beredar “setidaknya” hingga 2033. Ketentuan ini berkaitan dengan komitmen perusahaan untuk menyediakan pembaruan dan dukungan perangkat lunak selama 10 tahun bagi pengguna Chromebook.

Perubahan arah ini muncul di tengah tekanan besar terhadap Google setelah kalah dalam gugatan Departemen Kehakiman AS terkait praktik monopoli pencarian web. Meski browser Chrome tetap dipertahankan, masa depan ChromeOS dan sistem penerusnya kini menjadi bagian dari penataan ulang strategi perusahaan.

Selama ini, ChromeOS dikenal sebagai sistem operasi ringan berbasis browser Chrome dan Linux. Platform ini populer di sektor pendidikan karena harga perangkat yang relatif terjangkau serta kemudahan pengelolaan.

Sementara itu, Aluminium OS diperkirakan akan menjadi varian Android yang dioptimalkan untuk penggunaan desktop. Sistem ini disebut bakal mendukung aplikasi Android sekaligus kompatibel dengan aplikasi ChromeOS yang telah disesuaikan untuk layar besar.

Menariknya, Aluminium OS juga digadang-gadang mampu berjalan di arsitektur Arm maupun x86. Jika benar terealisasi, langkah ini berpotensi membuka peluang lebih luas bagi Google untuk memperkuat posisi di pasar perangkat pendidikan dan PC berbiaya rendah, meski berisiko memicu sorotan baru dari regulator. (ap)
Read More

𝗦𝗲𝗺𝗮𝗿𝗮𝗽𝘂𝗿𝗮 𝗖𝗼𝗻𝘁𝗲𝘀𝘁 𝗣𝗹𝗮𝘁𝘆𝗰𝗲𝗿𝗶𝘂𝗺 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗗𝗶𝘁𝘂𝘁𝘂𝗽, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗧𝗷𝗼𝗸 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗮𝗻𝗶𝘁𝗶𝗮

Februari 08, 2026 0
Semarapura Contest Platycerium 2026 Resmi Ditutup, Wabup Tjok Surya Apresiasi Panitia

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Semarapura Contest Platycerium 2026 resmi ditutup Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra di depan Puri Agung Klungkung, Minggu (8/2/2026), setelah berlangsung selama tiga hari.

Dalam kegiatan penutupan tersebut, Wakil Bupati yang akrab disapa Tjok Surya tidak hanya menutup acara, tetapi juga terlibat langsung sebagai juri penilai pada kategori Best Choice, menambah bobot dan kualitas penilaian kontes.

Wabup Tjok Surya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara yang dinilainya berhasil mengemas kontes Platycerium perdana dengan skala nasional. Ia menilai capaian ini sebagai langkah berani dan patut diapresiasi.

Menurutnya, kontes tanaman hias tidak semata menjadi ruang penyaluran hobi, tetapi juga berpotensi besar menggerakkan perekonomian lokal, khususnya sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

“Ini bukan sekadar hobi tanaman, tetapi mampu membangkitkan UMKM dan memberi dampak positif pada sektor lain. Saya berharap Platycerium bisa terus dikembangkan hingga menembus pasar internasional,” ujar Wabup Tjok Surya.

Semarapura Contest Platycerium 2026 Resmi Ditutup, Wabup Tjok Surya Apresiasi Panitia

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang semakin inovatif dan menarik, sehingga mampu menarik lebih banyak peserta dan pengunjung.

Penutupan acara dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang, khususnya untuk kategori Best of The Best dan Best Choice, yang diserahkan langsung oleh Wabup Tjok Surya.

Ketua Panitia Semarapura Contest Platycerium 2026, I Wayan Wardita Utama, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 108 peserta dari berbagai daerah dan digelar selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026.

Para peserta memperebutkan piala dan hadiah uang tunai dalam sejumlah kategori lomba, yakni Strong Fertile Class, Wide Fertile Class, Special Willinckii Class, Special Dwarf Class, serta Prospek Juvenile Class.

Kesuksesan pelaksanaan kontes ini diharapkan menjadi pemicu berkembangnya event-event hortikultura di Klungkung yang mampu bersaing di tingkat nasional. (*/ap)
Read More

𝗜𝗻𝘀𝗶𝗱𝗲𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗮𝘀𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗪𝗶𝗙𝗶 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿, 𝗧𝗲𝗸𝗻𝗶𝘀𝗶 𝗧𝗲𝗿𝘀𝗲𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗟𝗶𝘀𝘁𝗿𝗶𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝗹𝗮𝗺𝗶 𝗟𝘂𝗸𝗮 𝗕𝗮𝗸𝗮𝗿 𝟰𝟬 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗲𝗻

Februari 08, 2026 0
Insiden Pemasangan WiFi di Denpasar, Teknisi Tersengat Listrik dan Alami Luka Bakar 40 Persen

DENPASAR, Lensabali.id – Kecelakaan kerja menimpa seorang teknisi WiFi asal Jakarta, Tinno Pratama (27), saat melakukan pemasangan kabel internet di Jalan Tukad Pancoran, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Korban tersengat aliran listrik dan mengalami luka bakar sekitar 40 persen di tubuhnya.

Peristiwa tersebut sempat terekam video dan viral di media sosial. Dalam rekaman terlihat korban bergelantungan di kabel, sementara warga sekitar berupaya memberikan pertolongan secara dramatis.

Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban telah berhasil dievakuasi dan segera mendapatkan perawatan medis.

“Benar, kejadiannya kemarin. Usai kejadian korban sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026).

Insiden bermula ketika Tinno datang bersama rekannya, Dedi Zunianto (28), untuk memasang jaringan WiFi. Korban bertugas memanjat tiang listrik guna menarik kabel, sementara rekannya berada di bawah untuk menyiapkan dan merapikan instalasi.

Tak berselang lama, terdengar suara letupan disertai teriakan korban. Saat diperhatikan, Tinno yang merupakan warga Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta, terlihat tergantung dengan kaki tersangkut pada kabel WiFi.

Melihat kondisi tersebut, Dedi segera meminta bantuan warga sekitar. Warga berupaya menolong dengan mendorong tubuh korban menggunakan tangga serta menyiapkan tumpukan sampah di bawahnya guna mengurangi risiko cedera saat korban terjatuh.

“Korban mengalami luka bakar sekitar 40 persen di tubuhnya sehingga mendapatkan perawatan di RSUP Prof Ngoerah,” jelas AKP Agus.

Setelah berhasil dievakuasi dalam kondisi tidak sadar, korban langsung dibawa warga menggunakan mobil pikap yang melintas menuju RSUP Prof Dr. IGNG Ngoerah Denpasar.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menduga korban tersengat listrik akibat menyentuh kabel milik PLN yang mengalami kebocoran di lokasi kejadian. “Dugaan ada kabel milik PLN yang bocor di lokasi korban bekerja,” pungkas Agus. (ap)
Read More