LENSA BALI

Hot



Sabtu, 04 April 2026

𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹 𝗱𝗶 𝗠𝗲𝗱𝘀𝗼𝘀, 𝗗𝘂𝗮 𝗣𝗲𝗺𝘂𝗱𝗮 𝗗𝗶𝗸𝗲𝗿𝗼𝘆𝗼𝗸 𝗢𝗧𝗞 𝗱𝗶 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗦𝘂𝘄𝘂𝗻𝗴 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗻𝗱𝗮𝗹

April 04, 2026 0
Viral di Medsos, Dua Pemuda Dikeroyok OTK di Jalan Suwung Batan Kendal

DENPASAR, Lensabali.id – Dua pemuda berinisial AYW (21) asal Sumenep, Jawa Timur, dan KASS (21) asal Gianyar, Bali, menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal di Jalan Suwung Batan Kendal Nomor 43, Kelurahan Sesetan, Denpasar, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 00.10 Wita.

Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial. Hingga kini, identitas para pelaku masih belum diketahui dan tengah dalam proses penyelidikan oleh aparat Polresta Denpasar.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

“Pelaku masih dalam proses penyelidikan dan saat ini anggota sedang melakukan pengejaran,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Berdasarkan keterangan korban, insiden bermula ketika mereka bersama sejumlah teman menggelar pesta minuman keras di Pantai Mertasari, Desa Sanur Kauh, sekitar pukul 21.00 Wita.

Kegiatan tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 Wita sebelum akhirnya mereka membubarkan diri dan pulang.

AYW dan KASS kemudian pulang menggunakan sepeda motor melalui rute Pantai Mertasari menuju Jalan Bypass Ngurah Rai, Jalan Pemelisan, hingga Jalan Suwung Batan Kendal.

Namun saat melintas di depan sebuah tempat les baca tulis di wilayah Sesetan, keduanya tiba-tiba diteriaki oleh pengendara motor yang tidak dikenal.

“Saat melintas, korban diteriaki oleh pengendara sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya dengan ucapan, ‘Kamu speeding ya’,” jelas Adi.

Tak lama setelah itu, para pelaku memepet motor korban dari sisi kanan. Salah satu pelaku kemudian menendang kendaraan yang dikendarai korban dan memukul bagian atas mata kanan AYW.

Akibatnya, sepeda motor korban kehilangan kendali dan keduanya terjatuh ke jalan.

Dalam kondisi terjatuh, dua orang tak dikenal tersebut langsung menghampiri dan memukuli korban secara brutal sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut, AYW mengalami luka robek di atas mata kanan hingga harus mendapat empat jahitan.

Sementara KASS mengalami sejumlah luka, di antaranya nyeri pada kepala bagian kiri, lebam di bawah mata kiri, luka robek pada bibir, serta lebam di pipi kanan.

Kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans NAMRU ke RSUP Prof. Ngoerah untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah menjalani perawatan, keduanya diperbolehkan pulang dan berencana membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

Adi menambahkan polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan sejumlah saksi, serta melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sebuah sepeda motor Honda Vario warna hitam tanpa pelat nomor depan dan belakang yang menggunakan knalpot brong sebagai barang bukti. (ap)
Read More

Jumat, 03 April 2026

𝗦𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗞𝗮𝗯𝘂𝗿 𝗸𝗲 𝗠𝗮𝗹𝗮𝘆𝘀𝗶𝗮, 𝗕𝘂𝗹𝗲 𝗟𝗼𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗧𝗲𝗯𝗶𝗻𝗴 𝗔𝗸𝗵𝗶𝗿𝗻𝘆𝗮 𝗗𝗶𝗱𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗮𝘀𝗶

April 03, 2026 0
Sempat Kabur ke Malaysia, Bule Lompat Motor dari Tebing Akhirnya Dideportasi

BADUNG, Lensabali.id – Seorang warga negara Belgia berinisial SD (31) akhirnya dideportasi dari Bali setelah aksinya melompat dari tebing ke laut menggunakan sepeda motor sewaan di Pantai Balangan, Kuta Selatan, Badung, viral di media sosial.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan menegaskan bahwa tindakan SD dinilai melanggar ketentuan keimigrasian karena dianggap membahayakan ketertiban umum.

SD terbukti melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yang memberikan kewenangan kepada pejabat imigrasi untuk mengambil tindakan administratif terhadap warga negara asing yang dianggap mengganggu keamanan atau ketertiban.

“Kami juga telah resmi mengajukan nama yang bersangkutan untuk dimasukkan ke dalam daftar penangkalan atau cekal,” ujar Bugie dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).

Dalam pemeriksaan, SD mengakui aksi ekstrem tersebut dilakukan pada Maret 2026. Ia menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari hobi yang kerap dilakukan.

Aksi tersebut direkam oleh rekannya, seorang warga Austria, lalu diunggah melalui akun Instagram milik SD hingga akhirnya viral.

Namun, aksi berbahaya tersebut menimbulkan masalah baru karena sepeda motor yang disewa dari Putu Rental Bike Bali rusak parah setelah digunakan untuk melompat dari tebing.

Saat diminta bertanggung jawab atas kerusakan kendaraan, SD sempat menolak mengganti kerugian dengan alasan tidak memiliki dana.

Imigrasi Ngurah Rai kemudian memanggil yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi. Namun, SD justru mencoba melarikan diri dari Bali.

Pada 25 Maret, ia terdeteksi menuju Sorong, Papua Barat, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kuala Lumpur, Malaysia, pada 30 Maret.

Sebelum meninggalkan Indonesia, SD sempat transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Petugas Imigrasi di Makassar berhasil mendeteksi keberadaan SD dan langsung mengamankannya sebelum yang bersangkutan melanjutkan perjalanan keluar negeri.

Setelah itu, SD dibawa kembali ke Bali untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Kantor Imigrasi Ngurah Rai.

Dalam proses tersebut, SD akhirnya menyelesaikan kewajibannya dengan membayar ganti rugi kepada pemilik motor sewaan.

Setelah seluruh proses administrasi selesai, ia kemudian dideportasi ke negara asalnya menggunakan maskapai Qatar Airways (QR963) dengan rute tujuan Doha.

Bugie menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap warga negara asing yang melanggar aturan selama berada di wilayah Indonesia.

“Kami pastikan tidak ada ruang kompromi bagi WNA yang melanggar aturan dan mencoba menghindari proses hukum di wilayah kami,” tegasnya.

Sebelumnya, video aksi SD yang mengendarai motor lalu melompat dari tebing Pantai Balangan sempat viral di media sosial.

Dalam video tersebut, sepeda motor terlihat diikat menggunakan tali sebelum SD melaju menuju tepi tebing dan melompat ke laut, sementara sejumlah orang yang berada di atas tebing terdengar bersorak menyaksikan aksi tersebut. (ap)
Read More

𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗜𝗕𝗧𝗞 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗱𝗶 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗸𝗶𝗵 𝗕𝗲𝗿𝗹𝗮𝗻𝗴𝘀𝘂𝗻𝗴 𝗟𝗮𝗻𝗰𝗮𝗿, 𝗔𝗿𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗸𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗻𝘆𝗮𝗺𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗨𝗺𝗮𝘁 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗗𝗲𝘁𝗮𝗶𝗹 𝗙𝗮𝘀𝗶𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀

April 03, 2026 0
Hari Pertama IBTK 2026 di Besakih Berlangsung Lancar, Arahan Gubernur Koster Tekankan Kenyamanan Umat hingga Detail Fasilitas

KARANGASEM, Lensabali.id – Pelaksanaan hari pertama sekaligus puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di Pura Agung Besakih berlangsung tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan pada Kamis (2/4/2026). Ribuan pemedek dari berbagai daerah hadir memadati kawasan suci tersebut untuk mengikuti rangkaian persembahyangan.

Kepala Badan Pengelola FKSPA Besakih, I Gusti Lanang Muliarta, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan hari pertama berjalan sesuai dengan perencanaan, khususnya terkait kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan pemedek.

“Kalau berbicara pemedek, target utama kami adalah lalu lintas yang lancar, parkir tertib, serta pergerakan pemedek yang nyaman dan aman. Itu semua sudah berjalan dengan baik pada hari pertama,” ujarnya saat ditemui di kawasan Parkir Kedundung.

Momentum puncak karya yang dikenal sebagai “Ida Bhatara Turun Kabeh” menjadi salah satu titik paling sakral sekaligus paling padat dalam rangkaian upacara di Besakih.

Meski jumlah pemedek meningkat signifikan, kondisi di lapangan dinilai tetap terkendali berkat sistem pengaturan yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Selain pengaturan akses dan mobilitas, kebersihan kawasan pura juga menjadi perhatian utama pengelola. Lingkungan suci Besakih dijaga agar tetap bersih sehingga umat dapat menjalankan persembahyangan dengan khusyuk.

Meski demikian, evaluasi terus dilakukan guna mengantisipasi potensi lonjakan volume sampah seiring meningkatnya jumlah pemedek yang hadir.

“Kami melihat potensi tersebut ada pada aspek kebersihan. Namun kami sudah menyiapkan tim mulai dari tim di parahyangan, perlemahan, angkutan hingga pengolahan di TPS 3R. Jadi hal ini sudah kami antisipasi dengan baik,” kata Muliarta.

Ia menambahkan bahwa berbagai sistem pendukung seperti pengaturan lalu lintas, fasilitas parkir, hingga layanan transportasi telah disiapkan secara maksimal untuk mengantisipasi kepadatan selama rangkaian karya berlangsung.

Pada kesempatan tersebut juga disalurkan bantuan sebesar Rp3,2 miliar melalui Gubernur Bali kepada panitia pelaksana Karya IBTK 2026.

Hari Pertama IBTK 2026 di Besakih Berlangsung Lancar, Arahan Gubernur Koster Tekankan Kenyamanan Umat hingga Detail Fasilitas

Selain itu, sebagian hasil operasional tahun sebelumnya turut dialokasikan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan karya tahun ini.

Muliarta juga menuturkan bahwa Gubernur Bali Wayan Koster memberikan arahan yang cukup detail terkait fasilitas yang menunjang kenyamanan pemedek, termasuk pada hal-hal kecil seperti kelengkapan fasilitas toilet.

“Beliau sangat detail, bahkan hal kecil seperti fasilitas toilet yang perlu dilengkapi kaca atau cermin juga menjadi perhatian. Hal ini akan segera kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Rangkaian IBTK 2026 dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Sasih Kadasa dan akan berlangsung selama 21 hari hingga upacara penyineban pada 23 April 2026.

Selama pelaksanaan karya, umat juga diimbau untuk menjaga kebersihan kawasan suci serta mematuhi larangan penggunaan plastik sekali pakai.

Secara keseluruhan, pelaksanaan hari pertama dinilai berjalan sukses dan terkendali. Meski demikian, evaluasi dan berbagai imbauan tetap dilakukan untuk memastikan kenyamanan pemedek selama rangkaian karya berlangsung. (hms/ap)
Read More