LENSA BALI

Hot



Selasa, 28 Juli 2026

𝗥𝗮𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗯𝗲𝗸 𝗠𝗶𝗹𝗶𝗸 𝗣𝗲𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗸 𝗱𝗶 𝗦𝗲𝗺𝗯𝘂𝗻𝗴 𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴, 𝗞𝗲𝗿𝘂𝗴𝗶𝗮𝗻 𝗖𝗮𝗽𝗮𝗶 𝗥𝗽 𝟭𝟴 𝗝𝘂𝘁𝗮

Juli 28, 2026 0
Ratusan Bebek Milik Peternak di Sembung Hilang, Kerugian Capai Rp 18 Juta

BADUNG, Lensabali.id - Kasus pencurian ternak menggegerkan warga Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Badung. Sebanyak 280 ekor bebek milik seorang peternak dilaporkan hilang dalam kurun waktu beberapa hari dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 18 juta.

Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa mengungkapkan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke dua lokasi persawahan yang menjadi tempat pemeliharaan ternak bersama tim dan Bhabinkamtibmas.

“Kami sudah cek dua lokasi sawah di Sembung bareng tim sama Bhabinkamtibmas. Total ada 280 ekor bebek yang hilang dan kerugiannya ditaksir sekitar Rp 18 juta,” ujar Rai Darmayasa, Senin (27/7/2026).

Korban diketahui bernama I Gusti Ketut Wakya (57), peternak yang memelihara sekitar 1.000 ekor bebek di dua titik persawahan di Desa Sembung. Hilangnya ratusan bebek itu baru diketahui saat korban melakukan pemeriksaan rutin terhadap ternaknya pada pertengahan Juli.

Menurut Rai Darmayasa, kehilangan pertama terungkap ketika korban mendapati sekitar 200 ekor bebek raib dari lokasi persawahan di sebelah barat Setra Desa Adat Sembung. Beberapa hari kemudian, korban kembali dikejutkan dengan hilangnya 80 ekor bebek di lokasi berbeda yang berada dekat Toko Obat Sari Gundi.

“Awalnya korban tahu 200 ekor bebeknya hilang di sawah sebelah barat Setra Desa Adat Sembung pas Sabtu. Terus pas Selasa, dia kaget 80 ekor lagi hilang di lokasi dekat Toko Obat Sari Gundi,” jelasnya.

Hasil analisis awal menunjukkan pelaku diduga memanfaatkan kondisi persawahan yang sepi pada malam hari untuk menjalankan aksinya secara bertahap. Polisi menduga pelaku telah mengenal dengan baik lokasi peternakan, jumlah ternak, hingga aktivitas harian di sekitar area tersebut.

“Pelaku ini sepertinya main malam pas kondisi sepi dan sudah tahu betul situasi di sana. Ada kemungkinan dia orang yang memang paham atau pernah pantau aktivitas kandang korban,” kata Rai Darmayasa.

Polsek Mengwi kini terus mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan dari korban dan sejumlah saksi. Tim Reskrim juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memburu pelaku yang hingga kini masih dalam penyelidikan.

“Laporan sudah kami terima dan olah TKP juga sudah selesai dilakukan. Sekarang anggota Reskrim masih di lapangan buat buru pelakunya,” tegas Rai Darmayasa. (ap)
Read More

Senin, 27 Juli 2026

𝗔𝗸𝘀𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗰𝘂𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗱𝗶 𝗕𝗲𝗿𝗮𝘄𝗮 𝗧𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮𝗺 𝗖𝗖𝗧𝗩, 𝗗𝘂𝗮 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗗𝗶𝗯𝘂𝗿𝘂 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶

Juli 27, 2026 0
Aksi Pencurian Motor di Berawa Terekam CCTV, Dua Pria Diburu Polisi

BADUNG, Lensabali.id - Dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor di kawasan Berawa, Kuta Utara, Badung, kini tengah diburu polisi. Aksi keduanya terekam kamera pengawas (CCTV) dan menjadi salah satu petunjuk utama dalam proses penyelidikan.

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika korban memarkir sepeda motor Yamaha Aerox miliknya di trotoar dekat tempat kerja pada siang hari. Kendaraan tersebut ditinggalkan tanpa menggunakan kunci stang.

"Korban parkir motor di trotoar dari siang tanpa kunci stang lalu ditinggal masuk kerja. Pelaku yang lihat ada kesempatan langsung bawa kabur motor itu," kata Sukadana, Senin (27/7/2026).

Korban diketahui bernama I Wayan Eka Saputra (24), seorang pelajar asal Karangasem yang bekerja di sebuah restoran di kawasan tersebut. Ia baru menyadari motornya hilang saat hendak pulang kerja pada malam hari.

"Pas mau pulang jam setengah delapan malam, motornya sudah tidak ada di lokasi. Korban langsung datang ke Polsek Kuta Utara buat laporan resmi," ujar Sukadana.

Dari hasil penelusuran rekaman CCTV di Simpang Bokashi, dua terduga pelaku terlihat datang dari arah barat Jalan Pantai Berawa. Salah seorang pelaku kemudian turun mendekati kendaraan, memutar arah motor, lalu membawanya pergi dengan cara didorong menggunakan kaki.

Polisi juga menemukan rekaman lain di kawasan Simpang Pura Puseh yang memperlihatkan kedua pelaku melarikan diri ke arah selatan menuju Shortcut Tegal Gundul. Dalam rekaman tersebut, satu pelaku mengendarai motor korban, sementara rekannya membantu mendorong dari belakang.

"Dari rekaman CCTV di Simpang Pura Puseh, kedua pelaku ini terlihat kabur ke arah selatan. Satu orang naik motor korban sambil didorong pakai kaki dari belakang menuju Shortcut Tegal Gundul," tutur Sukadana.

Saat ini, penyidik telah mengantongi sejumlah ciri-ciri terduga pelaku dan terus mengumpulkan bukti tambahan. Polisi memperkirakan korban mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta akibat kehilangan sepeda motor tersebut.

"Kerugian korban sekitar Rp 20 juta karena motor Yamaha Aerox hitamnya dibawa lari pelaku. Saat ini tim Reskrim sudah olah TKP dan kumpulkan bukti CCTV untuk buru pelakunya," pungkas Sukadana. (ap)
Read More

𝗞𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝘀𝗲𝗺 𝗗𝗶𝗴𝘂𝘆𝘂𝗿 𝗛𝘂𝗷𝗮𝗻 𝗟𝗲𝗯𝗮𝘁, 𝗟𝗼𝗻𝗴𝘀𝗼𝗿 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗣𝗼𝗵𝗼𝗻 𝗧𝘂𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴 𝗚𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗔𝗸𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮

Juli 27, 2026 0
Karangasem Diguyur Hujan Lebat, Longsor hingga Pohon Tumbang Ganggu Aktivitas Warga

KARANGASEM, Lensabali.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem sejak dini hari memicu sejumlah bencana, mulai dari tanah longsor, pohon tumbang, hingga jalan jebol. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem mencatat belasan laporan kejadian yang tersebar di beberapa wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I Wayan Aditya Sugiharta, mengatakan pihaknya langsung bergerak menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk sejak pagi hari. Sebagian besar kejadian telah berhasil ditangani bersama warga dan instansi terkait.

"Hingga saat ini, ada belasan laporan yang masuk, sebagian besar sudah berhasil kami tangani bersama masyarakat dan beberapa pihak terkait," kata Aditya, Senin (27/7/2026).

Salah satu kejadian terjadi di Kelurahan Subagan. Luapan air sungai akibat hujan deras sempat menggenangi pekarangan rumah warga dan berdampak pada tiga kepala keluarga (KK). Beruntung, genangan air berangsur surut beberapa jam kemudian sehingga warga dapat segera melakukan pembersihan.

Selain banjir, akses jalan menuju kuburan Desa Adat Subagan dilaporkan jebol dan tidak dapat dilalui kendaraan. Pohon tumbang juga terjadi di beberapa lokasi, baik yang menutup akses jalan maupun yang menimpa rumah dan garasi milik warga.

Tanah longsor turut terjadi di sejumlah titik. Material longsoran dilaporkan menimpa bangunan warga serta menutup akses jalan lingkungan sehingga menghambat mobilitas masyarakat.

"Untuk tanah longsor juga terjadi di beberapa wilayah ada yang menimpa rumah ada juga yang menimpa akses jalan warga," ujar Aditya.

Menurutnya, seluruh lokasi terdampak telah diasesmen oleh petugas BPBD. Hasil pendataan tersebut akan dikoordinasikan dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan, terutama pada akses jalan yang rusak maupun tertutup material longsor.

Sementara itu, nilai kerugian akibat rangkaian bencana tersebut masih dalam proses pendataan. "Untuk kerugian kami belum bisa pastikan, karena petugas masih melakukan rekap," ucap Aditya.

BPBD Karangasem mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat potensi hujan deras masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan, warga diminta berhati-hati saat beraktivitas dan segera melapor apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan. (ap)
Read More