LENSA BALI

Hot



Sabtu, 23 Mei 2026

𝗞𝗲𝘆𝗯𝗼𝗮𝗿𝗱 𝗙𝗶𝘀𝗶𝗸 𝗕𝗶𝗸𝗶𝗻 𝗕𝗹𝗮𝗰𝗸𝗕𝗲𝗿𝗿𝘆 𝗕𝗮𝗻𝗴𝗸𝗶𝘁 𝗟𝗮𝗴𝗶, 𝗜𝗻𝗶 𝗗𝗮𝘆𝗮 𝗧𝗮𝗿𝗶𝗸𝗻𝘆𝗮

Mei 23, 2026 0
Keyboard Fisik Bikin BlackBerry Bangkit Lagi, Ini Daya Tariknya

Lensabali.id - Kehadiran iPhone pada 2007 sempat mengubah arah industri ponsel dunia. Layar sentuh perlahan menggantikan keyboard fisik yang sebelumnya identik dengan BlackBerry dan berbagai ponsel bisnis lainnya.

Namun setelah bertahun-tahun menghilang, tren ponsel dengan tombol fisik kini mulai bangkit kembali. Sejumlah startup seperti Clicks Technology di Inggris hingga Unihertz dari China mulai menghadirkan perangkat modern dengan keyboard fisik dan menciptakan pasar tersendiri.

BlackBerry sendiri diketahui menghentikan produksi perangkat keras pada 2016 dan menutup layanan perangkat lunaknya pada 2022. Meski begitu, komunitas penggemarnya tetap bertahan.

Di forum Reddit, komunitas r/BlackBerry kini memiliki sekitar 25 ribu anggota yang masih aktif berbagi pengalaman, tips, hingga nostalgia menggunakan perangkat tersebut.

Menariknya, minat terhadap ponsel keyboard fisik ternyata tidak hanya datang dari pengguna lama. Salah satu pendiri sekaligus Chief Marketing Officer Clicks Technology, Jeff Gadway, menyebut hampir separuh konsumennya belum pernah memakai BlackBerry sebelumnya.

"Mereka melihatnya bukan ajang nostalgia, melainkan sebagai cara yang sama sekali baru dan lebih terencana untuk menggunakan ponsel," ujar Gadway.

Salah satu alasan utama perangkat ini kembali diminati ialah membantu pengguna mengurangi ketergantungan terhadap ponsel dan media sosial. Pengguna merasa keyboard fisik membuat aktivitas seperti doomscrolling menjadi kurang nyaman sehingga waktu penggunaan ponsel lebih terkendali.

YouTuber gadget retro, Chonnie Alfonso, mengaku perangkat bergaya BlackBerry membuatnya lebih sadar dalam menggunakan smartphone dan tidak terus-menerus membuka media sosial.

Selain itu, sejumlah fitur lama yang kini mulai hilang juga kembali dihadirkan. Clicks menghadirkan jack audio 3,5 mm, memori eksternal, hingga keyboard multi bahasa pada perangkat mereka.

Bagi sebagian pengguna, fitur tersebut dianggap lebih praktis dibanding tren smartphone modern yang serba nirkabel. Penggunaan headphone kabel misalnya dinilai lebih stabil dan tidak bergantung pada baterai tambahan.

Keyboard fisik juga dianggap lebih ramah bagi pengguna dengan kebutuhan aksesibilitas tertentu, termasuk mereka yang mengalami gangguan penglihatan atau kesulitan mengetik di layar sentuh.

Meski pasarnya terus berkembang, produsen HP keyboard fisik tetap menghadapi tantangan besar, terutama kenaikan biaya komponen akibat tingginya kebutuhan industri AI terhadap pasokan memori global. (ap)
Read More

𝗧𝗮𝗯𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘂𝘁 𝗱𝗶 𝗕𝘂𝗹𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴, 𝟭 𝗢𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗱𝗮𝗻 𝟮 𝗟𝘂𝗸𝗮 𝗣𝗮𝗿𝗮𝗵

Mei 23, 2026 0
Tabrakan Maut di Buleleng, 1 Orang Tewas dan 2 Luka Parah

BULELENG, Lensabali.id – Kecelakaan lalu lintas maut melibatkan dua sepeda motor terjadi di wilayah Buleleng pada Jumat (22/05/2026) sekitar pukul 18.20 Wita. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat.

Peristiwa nahas itu melibatkan sepeda motor Honda Scoopy DK 5175 UBO dan Suzuki Satria DK 4287 UC. Laporan kecelakaan diterima pihak kepolisian sekitar pukul 18.30 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Honda Scoopy dikendarai Gede Siwananda (28), warga Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Saat kejadian, ia membonceng Wayan Yuni Sumantri (26), warga Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu.

Sementara itu, Suzuki Satria dikendarai oleh Gede Agus Ferdy Suryawan (26), warga Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan.

Kasi Humas Polres Buleleng Yohana Rosalin Diaz menjelaskan kecelakaan bermula saat Honda Scoopy melaju dari arah barat menuju timur. Namun, pengendara diduga kehilangan konsentrasi hingga mengambil jalur terlalu ke kanan.

“Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang konsentrasi sehingga mengambil haluan terlalu ke kanan hingga memasuki jalur lawan,” ungkap Yohana, Sabtu (23/05/2026).

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Suzuki Satria sehingga tabrakan keras tidak dapat dihindari.

Akibat benturan tersebut, pembonceng Honda Scoopy, Wayan Yuni Sumantri, mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis di RSUD Giri Emas.

Sementara pengendara Honda Scoopy mengalami luka robek di kepala, memar pada kedua mata, kuku jari kiri terlepas, serta luka lecet dan bengkak di lutut. Ia sempat dirawat di RSUD Giri Emas sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Buleleng.

Sedangkan pengendara Suzuki Satria mengalami cedera kepala berat, patah pergelangan tangan kanan, serta pembengkakan di bagian wajah dan kini masih menjalani perawatan intensif di RS Kertha Usada. (ap)
Read More

𝗣𝘂𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗞𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵 𝗠𝗮𝗹𝗮𝗺, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗧𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝘆𝗶 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴𝗶𝘀 𝗱𝗶 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗸-𝘀𝗲𝗺𝗮𝗸 𝗝𝗶𝗺𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻

Mei 23, 2026 0
Pulang Kerja Tengah Malam, Pria Temukan Bayi Menangis di Semak-semak Jimbaran

BADUNG, Lensabali.id – Seorang pria di Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dikejutkan dengan suara tangisan bayi saat pulang kerja pada tengah malam, Jumat (22/05/2026). Bayi perempuan tersebut ditemukan di semak-semak kawasan Jalan Goa Gong dalam kondisi masih hidup dan sehat.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, penemuan bayi itu bermula ketika seorang pria berusia 25 tahun melintas di Jalan Goa Gong sepulang bekerja.

“Di saat perjalanan saksi pulang bekerja yang mana saksi melewati Jalan Goa Gong tiba-tiba ada kucing yang melintas di depan sepeda motor saksi yang membuat saksi berhenti, di saat berhenti saksi mendengar adanya suara tangisan bayi,” ujar Adi, Sabtu (23/05/2026).

Karena merasa khawatir, pria tersebut memilih pulang terlebih dahulu untuk mengajak saudaranya bernama Samuel kembali ke lokasi guna memastikan sumber suara tangisan tersebut.

Saat melakukan pencarian di area semak-semak, keduanya menemukan seorang bayi perempuan yang sedang menangis. Bayi itu ditemukan dalam keadaan dibungkus kain merah dan dimasukkan ke dalam tas kantong berwarna biru.

Samuel kemudian mengangkat bayi tersebut dan meminta bantuan pemilik rumah kos yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan untuk menggendong bayi tersebut sementara waktu.

Pemilik kos lalu menghubungi kepala lingkungan setempat agar penanganan dapat segera dilakukan. Warga sekitar pun berdatangan setelah mengetahui adanya penemuan bayi di kawasan tersebut.

Polisi memastikan kondisi bayi dalam keadaan sehat. Bayi perempuan itu memiliki berat badan 2.900 gram dengan panjang tubuh 48 sentimeter.

“Terkait dengan peristiwa tersebut bayi dalam keadaan sehat dengan jenis kelamin perempuan, berat badan 2.900 gram dan panjang badan 48 cm,” kata Adi.

Saat ini bayi tersebut telah dibawa ke RS Udayana untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut sekaligus mendapatkan penanganan medis.(ap)
Read More