LENSA BALI

Hot



Rabu, 04 Maret 2026

𝗣𝘂𝗿𝗶 𝗔𝗴𝘂𝗻𝗴 𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗣𝗮𝗹𝗲𝗯𝗼𝗻 𝗜𝗱𝗮 𝗥𝗮𝗷𝗮𝗱𝗲𝘄𝗮𝘁𝗮, 𝗣𝘂𝗻𝗰𝗮𝗸 𝗨𝗽𝗮𝗰𝗮𝗿𝗮 𝟳 𝗠𝗮𝗿𝗲𝘁

Maret 04, 2026 0
Puri Agung Gianyar Gelar Palebon Ida Rajadewata, Puncak Upacara 7 Maret

GIANYAR, Lensabali.id - Puri Agung Gianyar menyiapkan Karya Palebon Ida Rajadewata Ida Bhagawan Blebar dengan tingkatan Utamaning Utama yang puncaknya digelar pada Saniscara Pon Ugu, Sabtu, 7 Maret 2026. Upacara ini menggunakan sarana Naga Banda, sesuai tradisi palebon panglingsir puri-puri keturunan Dalem.

Koordinator Karya Palebon, Anak Agung Gde Alit Asmara, menjelaskan penggunaan Naga Banda bukan sekadar simbol pelepasan ragawi, melainkan penghormatan atas perjalanan hidup seorang pemimpin, sulinggih, sekaligus tokoh masyarakat Gianyar.

“Sosok Ida Rajadewata meninggalkan jejak pengabdian yang membentang dari birokrasi pusat, pemerintahan daerah, hingga pengabdian spiritual di Puri Agung Gianyar,” jelasnya didampingi pratisentana dari 16 puri keturunan Ida Bhatara Manggis Kuning saat penyampaian eedan karya di Puri Anyar, Selasa (3/3).

Dalam tradisi Puri Agung Gianyar, meskipun telah menjadi sulinggih, gelar Ida Rajadewata tetap digunakan sebagai bentuk penghormatan. Semasa hidup, beliau dikenal sebagai Anak Agung Gde Agung Bharata, mantan Bupati Gianyar dua periode, yang berpulang pada 21 Februari 2026 di RSUD Sanjiwani Gianyar.

Riwayat pengabdiannya mencakup karier di Sekretariat Negara RI hingga menjabat Bupati Gianyar periode 2003–2008 dan 2013–2018. Ia dikenal menjaga keseimbangan antara pelestarian adat, budaya, dan pembangunan daerah. Setelah menjalani madwijati pada 2019, beliau menyandang nama kawikuan Ida Bhagawan Blebar.

Rangkaian upacara dimulai sejak 2 Maret 2026 dengan Mendak dan Melaspas Naga Banda, dilanjutkan tahapan Nuasen Karya, Masiram, Ngareka Kajang, hingga Ngening di Tukad Cangkir.

Pada puncak acara 7 Maret 2026, prosesi diawali Macaru dan Marisuda Bumi di Setra Adat Beng. Layon akan dipundut menuju Padma tanpa menggunakan Bade Tumpang 11 karena telah menjalani madwijati. Prosesi Manah Naga Banda dipuput Ida Padanda Peling sebelum iring-iringan menuju setra dengan urutan Gambelan, Lembu Putih, penari Gambuh Masatya, Naga Banda, dan Padmasari.

Keterlibatan desa adat menjadi bagian penting, termasuk pengerahan ratusan krama untuk sarana Padma, Lembu, dan Naga Banda. Di setra, akan dilaksanakan penghormatan dari pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri sebelum prosesi perabuan hingga nganyut ke Pantai Masceti.

Panglingsir Puri Siangan, Prof Dr Drs Anak Agung Gde Oka Wisnu Murti SH MH, menambahkan banyak tokoh nasional dan daerah telah datang melayat. “Sejak beliau meninggal (21/2) sudah banyak yang datang melayat, pejabat pusat, daerah, pasementonan Puri sejebag Bali. Hubungan pertemanan, persaudaraan,” ujarnya. (*/ap)
Read More

𝗥𝗲𝗸𝗮𝘆𝗮𝘀𝗮 𝗟𝗮𝗹𝗶𝗻 𝗗𝗶𝘀𝗶𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻, 𝟭𝟲 𝗢𝗴𝗼𝗵-𝗼𝗴𝗼𝗵 𝗕𝗲𝗿𝗴𝗲𝗿𝗮𝗸 𝗸𝗲 𝗣𝘂𝗽𝘂𝘁𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴

Maret 04, 2026 0
Rekayasa Lalin Disiapkan, 16 Ogoh-ogoh Bergerak ke Puputan Badung

DENPASAR, Lensabali.id – Dinas Perhubungan Kota Denpasar memastikan kesiapan penuh dalam mengawal pergerakan 16 ogoh-ogoh dari masing-masing banjar menuju kawasan Lapangan Puputan Badung dalam rangka Kasanga Festival 2026. Pengawalan dilakukan sejak tahap awal keberangkatan hingga pawai parade karnaval, disertai rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas mulai Jumat (6/3).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, didampingi Kasi Penegakan Hukum Bidang Dalops Eddy Candra, Rabu (4/3), menjelaskan pengamanan difokuskan pada kelancaran ogoh-ogoh saat memasuki area lapangan, pengaturan di simpang-simpang krusial, serta penataan parkir agar tidak mengganggu arus kendaraan.

“Pada saat ogoh-ogoh mulai datang ke kawasan Puputan Badung, personel Dishub bersama pecalang masing-masing desa akan ditempatkan di simpang-simpang untuk membantu kelancaran. Saat pawai berlangsung, beberapa simpang akan ditutup sementara, termasuk arah timur di Simpang Sumatera karena adanya kegiatan di catur muka,” ujar Sriawan.

Ia menambahkan, pola pengalihan arus bersifat situasional dengan sistem buka-tutup. Kendaraan dari arah timur masih dapat bergerak ke utara menuju Jalan Veteran, khususnya untuk sepeda motor. Penutupan utama diberlakukan mulai pukul 16.00 WITA seiring meningkatnya konsentrasi massa dan kedatangan undangan.

Dishub juga melakukan sterilisasi parkir di sepanjang Jalan Udayana dan Jalan Sugianyar. Kantong parkir disiapkan bekerja sama dengan Perumda, termasuk di area Gedung Merdeka, sekitar sekretariat Partai Golkar, Garuda, PU Provinsi, Kodam/Kodim, serta Jalan Veteran dan Pulau Belitung sisi selatan.

“Penataan parkir dilakukan agar lalu lintas tetap bergerak dan tidak menghambat pergerakan ogoh-ogoh,” tegasnya.

Titik pengamanan diprioritaskan di Simpang Arjuna–Sumatera–Gajah Mada saat acara dimulai. Ogoh-ogoh yang tiba diarahkan langsung menuju Jalan Surapati dengan pengaturan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Pergerakan ogoh-ogoh telah dijadwalkan sejak Kamis (5/3) malam hingga Jumat (6/3) dini hari, dimulai pukul 22.00 WITA hingga pagi hari dari berbagai banjar di Denpasar dan sekitarnya.

“Intinya, Dishub Kota Denpasar siap membantu para yowana menyukseskan Kasanga Festival, khususnya saat pergerakan dan pengembalian ogoh-ogoh ke dan dari Puputan Badung, serta selama pawai parade karnaval berlangsung,” ucap Sriawan. (ap)
Read More

𝗔𝗻𝗴𝗶𝗻 𝗞𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗴 𝗣𝗶𝗰𝘂 𝗣𝗼𝗵𝗼𝗻 𝗧𝘂𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗦𝗲𝗷𝘂𝗺𝗹𝗮𝗵 𝗧𝗶𝘁𝗶𝗸 𝗕𝘂𝗹𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴

Maret 04, 2026 0
Angin Kencang Picu Pohon Tumbang di Sejumlah Titik Buleleng

BULELENG, Lensabali.id - Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Buleleng pada Selasa (3/3/2026) malam. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi dan sempat mengganggu akses jalan.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Gede Suyasa, menjelaskan kejadian pertama terjadi di Jalan Pulau Komodo, Kelurahan Banyuning, sekitar pukul 20.55 Wita. Pohon kayu santen berdiameter sekitar 60 sentimeter roboh dan menimpa kabel telekomunikasi.

"Saat ini pohon tumbang sudah selesai ditangani dengan lancar dan arus lalu lintas sudah bisa dilalui," ujar Suyasa, Rabu (4/3/2026).

Tak lama berselang, insiden serupa terjadi di Desa Sari Mekar, Kecamatan Buleleng. Pohon yang tumbang sempat menutup separuh badan jalan sebelum akhirnya ditangani aparat Polsek Singaraja bersama tim terkait.

Peristiwa berikutnya dilaporkan di Desa Kaliasem. Dua pohon jenis santen dan tanjung dengan diameter sekitar 50 sentimeter roboh dan menutup akses jalan. Pohon tersebut juga menimpa garasi warga serta kabel listrik di sekitar lokasi.

"TRC Regu 3 melaksanakan penanganan kurang lebih dua jam dan akses jalan sudah kembali normal. Kendala di lapangan masih ada sisa pohon yang menimpa garasi mobil milik warga karena kurangnya penerangan. Penanganan sisa pohon akan dilanjutkan hari ini setelah berkoordinasi dengan perbekel setempat," jelasnya.

Dampak paling signifikan terjadi di Dusun Bantes, Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan. Pohon sukun berdiameter sekitar 40 sentimeter tumbang dan menimpa atap rumah milik I Nyoman Sibang sekitar pukul 20.00 Wita.

Akibatnya, bagian atap rumah sepanjang delapan meter dan lebar tiga meter mengalami kerusakan sedang. Kerugian diperkirakan mencapai Rp6 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Laporan diterima BPBD pada Rabu pagi dan Tim Reaksi Cepat bersama aparat terkait langsung melakukan asesmen serta pembersihan lokasi. Selain itu, bantuan logistik juga disalurkan kepada warga terdampak.

"Selain melakukan pembersihan dan pendataan, BPBD juga menyalurkan bantuan berupa satu paket sembako, satu paket sandang, satu paket kebersihan, satu selimut, satu matras, dan satu terpal kepada korban," tambah Suyasa.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar pepohonan besar maupun bangunan dengan atap yang rentan. (*/apn)
Read More