LENSA BALI

Hot



Sabtu, 21 Maret 2026

𝗧𝗿𝗮𝗴𝗶𝘀, 𝗕𝗼𝗰𝗮𝗵 𝗦𝗗 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝗹𝗮𝗺 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗶 𝗱𝗶 𝗦𝘂𝗻𝗴𝗮𝗶 𝗧𝘂𝗸𝗮𝗱 𝗠𝗲𝗹𝗮𝗻𝗴𝗶𝘁

Maret 21, 2026 0
Tragis, Bocah SD Tewas Tenggelam Saat Mandi di Sungai Tukad Melangit

GIANYAR, Lensabali.id - Peristiwa tragis menimpa seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Gianyar, Bali. I Putu Ogy Pramana (11) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Tukad Melangit.

Siswa kelas V SDN 2 Sidan itu diketahui sedang mandi bersama tiga temannya di sungai yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung.

Kepala Seksi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, menjelaskan insiden tersebut terjadi pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

"Korban terpeleset hingga tenggelam saat mandi sungai," kata Suardita dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).

Menurut keterangan polisi, Ogy bersama teman-temannya awalnya mandi di tepian sungai. Namun sekitar satu setengah jam kemudian, korban diduga terpeleset dan masuk ke bagian sungai yang lebih dalam.

Melihat kejadian itu, ketiga temannya berusaha menolong korban. Namun derasnya arus sungai membuat upaya penyelamatan tidak berhasil.

Mereka kemudian meminta bantuan warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi.

"Saat itu ada beberapa warga yang kebetulan sedang berada di sekitar sungai," ujar Suardita.

Warga bersama-sama melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai. Ogy akhirnya ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal ia terpeleset.

Warga sempat berusaha memberikan pertolongan pertama dengan napas buatan sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit.

"Korban akhirnya dievakuasi ke RS Family Husada Gianyar. Keterangan dari pihak rumah sakit, korban tidak ada denyut nadi, tidak bernapas. Bibir sudah kebiruan, tidak ada denyut jantung, kaki dan tangan sudah dingin," imbuhnya. (ap)
Read More

𝗨𝗽𝗮𝘆𝗮 𝗛𝗲𝗺𝗮𝘁 𝗘𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶, 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗧𝗲𝗿𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝗪𝗙𝗛 𝗦𝗲𝗵𝗮𝗿𝗶 𝗦𝗲𝗽𝗲𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗮𝘀𝗰𝗮-𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻

Maret 21, 2026 0
Upaya Hemat Energi, Pemerintah Terapkan WFH Sehari Sepekan Pasca-Lebaran

JAKARTA, Lensabali.id - Pemerintah berencana menerapkan skema kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setelah Lebaran. Kebijakan ini juga akan disertai imbauan bagi sektor swasta untuk mengikuti langkah serupa.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan aturan teknis mengenai kebijakan tersebut masih dalam tahap perincian. Namun, pemerintah telah memastikan implementasinya akan dimulai setelah Hari Raya Idulfitri.

“WFH akan didetailkan. Tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan. Untuk ASN maupun imbauan untuk swasta. Tetapi bukan yang bekerja di sektor pelayanan publik,” ujar Airlangga usai Salat Idulfitri di Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Menurut Airlangga, skema kerja dari rumah tidak diterapkan penuh sepanjang pekan. Pemerintah hanya merencanakan WFH satu hari dalam sepekan agar keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan produktivitas tetap terjaga.

Ia menambahkan, implementasi kebijakan ini akan dikoordinasikan dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Dalam Negeri guna memastikan pelaksanaannya berjalan efektif di berbagai instansi.

Di kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan WFH berpotensi menekan konsumsi energi, khususnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Berdasarkan perhitungan awal pemerintah, penghematan BBM diperkirakan bisa mencapai sekitar 20 persen.

“Ada hitungan kasar sekali, WFH bisa menghemat kira-kira seperlima, sekitar 20 persen penggunaan BBM,” kata Purbaya.

Ia menjelaskan, pembatasan WFH hanya satu hari dalam sepekan bertujuan menjaga efektivitas kerja. Pasalnya, tidak semua pekerjaan dapat dijalankan optimal apabila dilakukan sepenuhnya dari rumah.

“Nanti libur terus, nanti enggak kerja-kerja. Ya WFH biar gimana tuh kadang-kadang ada hal-hal yang enggak bisa dikerjakan dengan baik dengan WFH,” ujarnya.

Purbaya juga menilai penerapan WFH pada hari Jumat dapat menciptakan akhir pekan lebih panjang hingga Minggu. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mendorong aktivitas rumah tangga serta memberi dampak positif bagi sektor tertentu, termasuk pariwisata.

Wacana WFH ini sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, pada 13 Maret 2026. Dalam rapat tersebut, ia meminta jajarannya mengkaji berbagai langkah penghematan energi sebagai antisipasi gejolak ekonomi global.

“Dulu kita atasi COVID, berhasil kita. Dan kita mampu, banyak bekerja dari rumah, efisiensi, berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar,” kata Prabowo.

Sejumlah negara juga mulai mengambil langkah serupa dalam upaya menekan konsumsi energi. Thailand, misalnya, meminta pegawai negeri bekerja dari rumah serta mengatur penggunaan listrik. Filipina menerapkan sistem kerja empat hari sepekan di sektor publik, sementara Pakistan mengkaji skema pembelajaran jarak jauh dan WFH.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap efisiensi energi dapat tercapai tanpa mengganggu layanan publik maupun produktivitas nasional. (ap)
Read More

𝗫𝗶𝗮𝗼𝗺𝗶 𝗪𝗮𝘁𝗰𝗵 𝗦𝟱 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗲𝗦𝗜𝗠, 𝗞𝗹𝗮𝗶𝗺 𝗕𝗮𝘁𝗲𝗿𝗮𝗶 𝗔𝘄𝗲𝘁 𝗧𝗶𝗴𝗮 𝗣𝗲𝗸𝗮𝗻

Maret 21, 2026 0
Xiaomi Watch S5 Hadir dengan eSIM, Klaim Baterai Awet Tiga Pekan


Lensabali.id - Vendor teknologi asal China, Xiaomi, resmi memperkenalkan smartwatch terbarunya, Xiaomi Watch S5, di pasar China pada Jumat (20/3/2026). Perangkat ini menonjolkan daya tahan baterai yang diklaim mampu bertahan hingga sekitar 21 hari dalam sekali pengisian.

Selain itu, Xiaomi Watch S5 juga dibekali fitur eSIM yang memungkinkan pengguna tetap terhubung tanpa bergantung pada smartphone. Dengan teknologi ini, pengguna dapat mengakses internet hingga melakukan panggilan suara langsung dari pergelangan tangan.

Dari sisi desain, perangkat ini masih mempertahankan bentuk bulat khas generasi sebelumnya dengan sentuhan bingkai yang kokoh. Terdapat pula mahkota (crown) berdesain lingkaran konsentris yang menambah kesan premium.

Material yang digunakan berupa baja tahan karat 316L yang dikenal lebih tahan terhadap korosi dan memiliki daya tahan tinggi. Untuk varian tertentu, Xiaomi juga menghadirkan bezel berbahan keramik serta forged carbon yang memberikan tampilan lebih eksklusif.

Spesifikasi Xiaomi Watch S5

Xiaomi Watch S5 hadir dengan layar AMOLED berukuran 1,48 inci dengan resolusi 480 x 480 piksel serta tingkat kecerahan mencapai 2.500 nits, sehingga tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan.

Perangkat ini dibekali chip GNSS dual-frequency untuk meningkatkan akurasi pelacakan lokasi, termasuk mendukung aktivitas olahraga seperti bersepeda dengan fitur pengukur daya berbasis Bluetooth.

Di sektor kesehatan, smartwatch ini dilengkapi sensor empat cahaya yang diklaim mampu meningkatkan akurasi pemantauan detak jantung hingga 98,4 persen. Selain itu, algoritma terbaru juga memungkinkan pelacakan kualitas tidur yang lebih presisi.

Xiaomi Watch S5 juga dapat terintegrasi dengan ekosistem kendaraan pintar Xiaomi, termasuk model seperti Xiaomi SU7 dan YU7, serta mendukung koneksi ke perangkat rumah pintar untuk menampilkan rekaman kamera langsung di layar jam.


Harga Xiaomi Watch S5

Xiaomi Watch S5 dibanderol mulai 1.199 yuan (sekitar Rp2,9 jutaan) untuk varian reguler. Sementara model dengan dukungan eSIM dipasarkan seharga 1.399 yuan (sekitar Rp3,4 jutaan).

Perangkat ini tersedia dalam pilihan warna hitam dan perak untuk versi standar, serta Forged Carbon dan Midnight Blue untuk varian eSIM. Saat ini, ketersediaannya masih terbatas di pasar China dan belum ada informasi resmi terkait peluncurannya di Indonesia. (*/ap)
Read More