KLUNGKUNG, Lensabali.id - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tronton dan mobil Toyota Veloz terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Swastika, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Selasa (4/8/2026). Insiden yang berlangsung di kawasan Tikungan Rudias itu sempat menyebabkan perlambatan arus kendaraan di jalur utama penghubung Bali bagian barat dan selatan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Truk tronton Hino bernomor polisi DK 8198 DK yang dikemudikan F, warga Lombok Timur, terlibat tabrakan dengan Toyota Veloz DK 1632 ACW yang dikendarai SA, warga Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk tronton melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Saat memasuki ruas jalan yang menikung ke kanan dan dilanjutkan dengan jalan lurus menurun, kendaraan besar tersebut diduga melebar hingga memasuki jalur berlawanan.
"Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan (Gilimanuk menuju Denpasar) datang kendaraan Toyota Veloz yang melaju di jalurnya. Karena jarak yang dekat, kecelakaan lalu lintas tidak dapat dihindari," ungkap Sugianta.
Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan. Truk tronton mengalami pecah kaca depan dan penyok pada bemper kanan, sedangkan Toyota Veloz mengalami kerusakan berat di bagian depan kendaraan.
Meski kerusakan kendaraan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. "Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," tegas Sugianta.
Kapolsek Pekutatan Kompol Benyamin Nikijuluw mengatakan kecelakaan itu sempat mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk. Petugas kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus mengatur arus kendaraan agar kemacetan tidak semakin panjang.
"Anggota langsung turun ke TKP untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas sampai kedua kendaraan berhasil dievakuasi," ujar Benyamin.
Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, arus lalu lintas di kawasan Tikungan Rudias kembali berangsur normal. Polisi masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait insiden tersebut. (ap)


