LENSA BALI

Hot



Jumat, 03 April 2026

𝗔𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗿𝗶𝘀𝗶𝘀 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵, 𝗗𝗣𝗥𝗗 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗕𝗲𝗹𝗶 𝗟𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗲𝗹𝗼𝗹𝗮𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗱𝗶 𝗣𝗲𝘁𝗮𝗻𝗴

April 03, 2026 0
Atasi Krisis Sampah, DPRD Badung Dorong Pemkab Beli Lahan Pengelolaan Sampah di Petang



BADUNG, Lensabali.id - Sekretaris I Komisi II DPRD Kabupaten Badung I Wayan Luwir Wiana menegaskan bahwa pengelolaan sampah di Badung selama ini telah diarahkan dari sumbernya. Namun demikian, menurutnya persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Ia menilai seluruh masyarakat Badung harus mulai berperan dalam mengelola sampah dari tingkat rumah tangga, terlebih mulai 1 April 2026 masyarakat tidak lagi diperbolehkan membuang sampah ke TPA Suwung.

Hal tersebut disampaikan Luwir Wiana saat Rapat Kerja Komisi II DPRD Badung bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung di Ruang Rapat Gosana II, Kantor Sekretariat DPRD Badung.

Dalam rapat tersebut, ia mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Badung segera menyiapkan solusi jangka panjang, salah satunya dengan membeli lahan baru yang dapat digunakan sebagai lokasi pengelolaan sampah.

“Kalau hanya dengan teba modern itu tidak akan maksimal mengatasi masalah sampah kedepannya, karena dari Kuta hingga Kuta Selatan itu tidak semua punya teba modern, tapi semua beton disana,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi wilayah perkotaan yang didominasi bangunan membuat sebagian masyarakat tidak memiliki ruang untuk pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

Untuk sementara waktu, Pemkab Badung telah menyalurkan tong sampah kepada setiap kepala keluarga, sebagai upaya mengurangi volume sampah.

Namun ke depan, Luwir Wiana menilai keberadaan lahan pengolahan sampah baru akan membuat sistem pengelolaan sampah lebih terstruktur dan melibatkan masyarakat secara lebih luas.

Ia menegaskan bahwa DPRD Badung akan terus mendorong penyelesaian persoalan sampah, baik sampah rumah tangga, sampah kiriman di pantai, maupun sampah dari sektor pariwisata.

“Kami di Komisi II akan terus mendorong bagaimana sampah, termasuk sampah kiriman di pantai dan sampah rumah tangga serta sampah hotel-hotel itu harus sudah tuntas di Kabupaten Badung,” pungkasnya. (*/ap)
Read More

𝗮𝗱𝗶𝗱𝗮𝘀 𝗢𝗿𝗶𝗴𝗶𝗻𝗮𝗹𝘀 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗚𝗲𝗿𝗮𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗱𝗮𝗻𝗮 𝗨𝘀𝘂𝗻𝗴 𝗞𝗼𝗻𝘀𝗲𝗽 𝗦𝘁𝗿𝗲𝗲𝘁𝘄𝗲𝗮𝗿 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮 𝗟𝗼𝗸𝗮𝗹

April 03, 2026 0
adidas Originals Hadir di Bali, Gerai Perdana Usung Konsep Streetwear dan Budaya Lokal



BADUNG, Lensabali.id - Brand fashion global adidas Originals resmi membuka gerai pertamanya di Bali melalui kemitraan dengan Kanmo Group, salah satu mitra ritel resmi adidas di Indonesia. Toko yang berlokasi di kawasan Sunset Road ini resmi beroperasi mulai Kamis (2/4/2026).

Pembukaan gerai tersebut menghadirkan konsep ritel yang memadukan koleksi produk adidas Originals dengan sentuhan budaya kreatif lokal, menjadikan toko ini bukan sekadar ruang belanja, tetapi juga wadah ekspresi seni dan gaya hidup.

President Director adidas Indonesia Benjamin Handradjasa menjelaskan bahwa Bali dipilih sebagai lokasi toko standalone karena memiliki ekosistem kreatif yang berkembang pesat serta komunitas yang kuat dalam dunia fashion dan budaya.

“Bali merupakan salah satu pusat kreativitas dan gaya hidup yang dinamis, dengan komunitas yang memiliki apresiasi kuat terhadap fashion dan budaya. Melalui pembukaan toko adidas Originals di Sunset Road ini, kami ingin menghadirkan ruang yang juga dapat merayakan kreativitas lokal,” ujarnya.

Sebagai bagian dari konsep tersebut, adidas Originals menggandeng ilustrator asal Bali Monez untuk menghadirkan karya mural yang menghiasi interior toko.

Karya tersebut menampilkan interpretasi visual bernuansa Bali yang dipadukan dengan estetika street culture modern, menciptakan atmosfer unik yang mencerminkan karakter lokal sekaligus global.

Selain menawarkan berbagai koleksi apparel dan footwear, toko ini juga menghadirkan layanan kustomisasi apparel, di mana pelanggan dapat mempersonalisasi produk menggunakan patch desain Monez yang tersedia secara eksklusif.

Peresmian toko turut dimeriahkan dengan peragaan busana yang menampilkan koleksi adidas Originals dengan gaya streetwear yang dipadukan dengan unsur budaya Bali. (ap)
Read More

𝗣𝘂𝗻𝗰𝗮𝗸 𝗜𝗕𝗧𝗞 𝗱𝗶 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗸𝗶𝗵, 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗺𝘂𝗮 𝗣𝗶𝗵𝗮𝗸 𝗝𝗮𝗴𝗮 𝗞𝗲𝘁𝗲𝗿𝘁𝗶𝗯𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗲𝘀𝗮𝗸𝗿𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗨𝗽𝗮𝗰𝗮𝗿𝗮

April 03, 2026 0
Puncak IBTK di Besakih, Koster Ajak Semua Pihak Jaga Ketertiban dan Kesakralan Upacara

KARANGASEM, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih harus berlangsung dengan tertib, khidmat, dan tanpa gangguan selama seluruh rangkaian upacara berlangsung.

Penegasan tersebut disampaikan dalam sambrama wacana pada puncak karya yang digelar Kamis (2/4/2026) bertepatan dengan Hari Purnama Kedasa.

Dalam kesempatan itu, Koster menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak karena Besakih merupakan pura terbesar dan paling suci di Bali, yang menjadi pusat persembahyangan umat Hindu tidak hanya dari Bali tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

“Upacara karya ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi gangguan selama pelaksanaannya,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kenyamanan para pemedek selama pelaksanaan karya yang berlangsung selama 21 hari hingga 23 April 2026.

Sejumlah fasilitas penunjang disiapkan, termasuk layanan transportasi khusus bagi lansia, ibu hamil, serta pemedek berkebutuhan khusus dari area parkir menuju lokasi utama persembahyangan.

Selain itu, pengaturan jadwal kedatangan pemedek dari seluruh kabupaten/kota di Bali hingga dari luar daerah seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara juga dilakukan secara terkoordinasi untuk menghindari kepadatan di kawasan suci Besakih.

Dalam sambutannya, Koster juga menyoroti kelanjutan penataan kawasan Besakih yang kini memasuki tahap kedua.

Setelah tahap pertama rampung pada 2022 dengan anggaran sekitar Rp800 miliar, tahap lanjutan difokuskan pada penataan 26 titik pelinggih dengan anggaran sekitar Rp203 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Bali.

Menurutnya, penataan kawasan dilakukan dengan tetap menjaga nilai historis, arsitektur, serta keseragaman estetika di kawasan suci tersebut.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi perbedaan mencolok dalam bahan maupun warna bangunan, sehingga seluruhnya tetap serasi dan mencerminkan keaslian Besakih.

Ke depan, pemerintah juga merencanakan tahap ketiga penataan kawasan, yakni pengembangan akses jalan menuju Besakih dari berbagai arah seperti Klungkung dan Bangli.

Studi perencanaan akan dilakukan pada 2026–2027, dengan target pembangunan dimulai pada 2028 dan rampung pada 2030 untuk mengantisipasi potensi kemacetan di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Koster turut mengapresiasi kinerja Badan Pengelola Kawasan Suci Besakih yang sejak dibentuk pada 2023 menunjukkan perkembangan positif.

Pada 2025, lembaga tersebut mencatat pendapatan sekitar Rp14,5 miliar, yang dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan upacara, membantu desa adat dan desa dinas, serta kebutuhan operasional kawasan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Bali juga memberikan bantuan khusus sebesar Rp3,2 miliar untuk mendukung pelaksanaan karya IBTK tahun ini.

Di tengah dinamika global, Koster juga menegaskan bahwa kondisi Bali tetap aman dan kondusif, dengan peningkatan kunjungan wisatawan hingga 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Puncak IBTK di Besakih, Koster Ajak Semua Pihak Jaga Ketertiban dan Kesakralan Upacara

Ia juga menyinggung upaya percepatan penanganan persoalan sampah, di mana Tempat Pembuangan Sementara nantinya hanya menerima sampah residu dan ditargetkan ditutup sepenuhnya pada Agustus 2026.

Selain itu, proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik akan dimulai pada pertengahan 2026 dan ditargetkan rampung pada 2027, sehingga pada 2028 seluruh sampah di Bali dapat diolah menjadi energi.

Sementara itu, puncak karya IBTK dipuput oleh 33 orang sulinggih yang mewakili seluruh wilayah Bali dan memimpin berbagai prosesi di kawasan Besakih.

Di akhir sambutannya, Koster mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Bali agar tetap aman, bersih, dan harmonis.

“Mari kita bersama menjaga Bali agar tetap kondusif dan berharap seluruh rangkaian karya IBTK berjalan lancar serta membawa kebaikan bagi Bali dan masyarakat,” ujarnya. (hms/ap)
Read More