LENSA BALI

Hot



Jumat, 19 Juni 2026

𝗟𝗶𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗜𝗞𝗠 𝗱𝗮𝗻 𝗨𝗠𝗞𝗠 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗙𝗮𝘀𝗶𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗲𝗺𝘂𝗱𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗔𝗸𝘀𝗲𝘀 𝗣𝗲𝗿𝗹𝗶𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗸 𝗞𝗲𝗸𝗮𝘆𝗮𝗮𝗻 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗹𝗲𝗸𝘁𝘂𝗮𝗹

Juni 19, 2026 0

Gubernur Koster Fasilitasi Perlindungan HKI untuk Perkuat Daya Saing IKM dan UMKM Bali

DENPASAR, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai fondasi penguatan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bali di tengah perkembangan ekonomi digital. Menurutnya, sektor IKM dan UMKM kini menjadi salah satu penopang utama perekonomian Bali selain pariwisata, sekaligus berperan dalam transformasi ekonomi daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Sosialisasi Penguatan Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Mendorong IKM dan UMKM Bali yang Inovatif, Berdaya Saing, dan Mendunia di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (19/6).

Dalam kesempatan itu, Koster menekankan bahwa kreativitas harus dibarengi perlindungan hukum agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi pencipta maupun pelaku usaha.

"Pemerintah Provinsi Bali terus berkomitmen untuk memfasilitasi kemudahan akses, memberikan pendampingan, serta edukasi berkelanjutan bersama Kementerian Hukum agar pendaftaran Kekayaan Intelektual bagi pelaku usaha lokal semakin cepat, mudah dan terjangkau," tegasnya.

Ia menilai HKI tidak lagi sekadar persoalan administrasi, melainkan telah menjadi instrumen strategis dalam persaingan usaha. Perlindungan hukum terhadap merek, hak cipta, paten, maupun desain industri akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan pasar dan meningkatkan nilai produknya.

"Kita ingin agar masyarakat Bali tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga menjadi pencipta nilai tambah. Kita ingin agar karya-karya masyarakat Bali memiliki identitas, memiliki perlindungan hukum, memiliki nilai ekonomi, dan mampu bersaing di pasar global," ujar Koster.

Menurutnya, ketika produk lokal memperoleh perlindungan hukum yang kuat, kepercayaan konsumen akan meningkat dan peluang menembus pasar internasional semakin terbuka tanpa kekhawatiran terhadap praktik pembajakan maupun klaim pihak lain.

10 Ribu Permohonan Sepanjang 2025

Gubernur Koster mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat Bali terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 10.692 permohonan HKI diajukan oleh masyarakat Bali.

Sementara pada periode Januari hingga Juni 2026, jumlah permohonan telah mencapai 5.889. Angka tersebut terdiri atas 1.504 permohonan merek, 24 paten, 12 desain industri, 4.312 hak cipta, dan 37 kekayaan intelektual komunal.

Selain itu, Bali kini memiliki 15 produk Indikasi Geografis yang telah terdaftar secara resmi. Pada 2025, sertifikat Indikasi Geografis berhasil diperoleh untuk Gula Dawan Klungkung, Tenun Cepuk Tanglad Nusa Penida, Lukisan Batuan Gianyar, dan Kopi Robusta Lemukih Buleleng. Sementara Batu Pulaki Banyupoh Buleleng dan Tenun Songket Gelgel masih dalam proses pendaftaran pada tahun ini.

Koster mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, komunitas kreatif, asosiasi usaha, serta pelaku UMKM untuk mempercepat perlindungan HKI demi memperkuat daya saing ekonomi Bali.

Gubernur Koster Fasilitasi Perlindungan HKI untuk Perkuat Daya Saing IKM dan UMKM Bali


Indikasi Geografis Jaga Identitas Produk Daerah

Dalam sosialisasi tersebut, Prof. Yasonna Laoly menjelaskan bahwa perlindungan hak cipta dan merek memiliki peran penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat bagi UMKM.

Ia menerangkan bahwa kekayaan intelektual mencakup dua kategori utama, yakni kepemilikan komunal seperti ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, indikasi geografis, dan sumber daya genetik, serta kepemilikan personal yang meliputi hak cipta, paten, merek, rahasia dagang, dan desain industri.

"Indikasi geografis mengharuskan produksi karya untuk didaftarkan sebagai Kekayaan Intelektual memang harus diproduksi pada wilayah yang bersangkutan, karena hal tersebut merupakan kekayaan wilayah yang dimilikinya," jelasnya.

Ia menegaskan, pemerintah memiliki kewenangan melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang merugikan pemilik hak maupun merusak identitas produk daerah. Karena itu, para pelaku usaha diingatkan untuk tidak mengambil jalan pintas yang berpotensi menghilangkan keaslian produk khas Bali. (hms/ap)
Read More

𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗴𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗞𝗲𝗷𝘂𝗮𝗿𝗮𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗿𝗮𝘁𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗣𝗼𝘀𝗶𝘀𝗶 𝗦𝗽𝗼𝗿𝘁 𝗧𝗼𝘂𝗿𝗶𝘀𝗺 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮

Juni 19, 2026 0
Gubernur Koster Tegaskan Dukungan Bali untuk Kejuaraan Karate Asia 2026, Perkuat Posisi Sport Tourism Dunia

BADUNG, Lensabali.id – Bali kembali menegaskan perannya sebagai tuan rumah berbagai agenda internasional melalui penyelenggaraan 22nd AKF Senior Championships 2026 atau Kejuaraan Karate Asia Senior ke-22 yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Kabupaten Badung. Gubernur Bali Wayan Koster hadir secara langsung pada pembukaan kejuaraan bergengsi tersebut, Kamis (18/6/2026).

Ajang karate terbesar di kawasan Asia itu diikuti lebih dari 400 atlet dari 33 negara. Selain memperebutkan gelar juara Asia, kompetisi yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 juga menjadi salah satu jalur kualifikasi menuju Karate World Cup.

Kehadiran Gubernur Koster menjadi bentuk nyata dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap penyelenggaraan event olahraga internasional yang mampu mendorong pertumbuhan pariwisata sekaligus memperluas promosi Bali di tingkat global. Sebelum seremoni pembukaan, Gubernur juga menghadiri gala dinner bersama delegasi, atlet, ofisial, dan tokoh karate dari berbagai negara Asia.

Wakil Presiden Asian Karate Federation (AKF), Rashid Al Ali, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Indonesia terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

"Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menyambut Anda semua di kejuaraan ini di Bali. Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali, Bapak Gubernur Bali, dan Pemerintah Indonesia atas fasilitasi serta dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini. Terima kasih banyak. Selamat bertanding kepada seluruh atlet dari Asia," ujarnya.

Ketua Umum PB FORKI, Hadi Tjahjanto, menilai kejuaraan ini bukan sekadar arena kompetisi, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan karateka Asia. Menurutnya, kehadiran lebih dari 400 atlet menunjukkan kuatnya ikatan dan semangat kebersamaan di antara komunitas karate Asia.

Gubernur Koster Tegaskan Dukungan Bali untuk Kejuaraan Karate Asia 2026, Perkuat Posisi Sport Tourism Dunia

"Kehormatan besar bagi saya menyambut atlet dan delegasi dari seluruh Asia di Pulau Bali yang indah. Indonesia sangat bangga menjadi tuan rumah dengan menghadirkan lebih dari 400 atlet pada kejuaraan ini. Kehadiran seluruh peserta menunjukkan kekuatan persaudaraan karate di Asia," katanya.

Ia menambahkan, karate tidak hanya mengedepankan kemampuan bertanding, tetapi juga menjunjung tinggi nilai hormat, sportivitas, dan fair play.

"Ini adalah perayaan persaudaraan yang melampaui kompetisi. Respek dan excellence adalah nilai yang hidup di hati setiap karateka. Kami berharap karate dapat terus menjadi sarana yang mempersatukan atlet dari seluruh Asia bahkan dunia," imbuhnya.

Pada kejuaraan ini, Indonesia menurunkan 22 atlet terbaik, termasuk tiga karateka asal Bali yang memperkuat tim nasional. Salah satunya adalah Cok Istri Agung Sanistyarani yang tampil pada nomor kumite putri kelas -55 kilogram.

Selain menjadi ajang perebutan gelar juara Asia dan tiket menuju Karate World Cup, kejuaraan ini juga memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang mampu menggelar event internasional dengan standar tinggi. (hms/ap)
Read More

Selasa, 16 Juni 2026

𝗜𝗸𝘂𝘁𝗶 𝗣𝗜𝗞-𝗥 𝗟𝗲𝗮𝗿𝗻𝗶𝗻𝗴 𝗛𝘂𝗯 𝗔𝗱𝗶𝘄𝗮𝗿𝗻𝗮 𝗡𝘂𝘀𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗧𝗷𝗼𝗸 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗗𝘂𝘁𝗮 𝗚𝗲𝗻𝗥𝗲 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗔𝗴𝗲𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘂𝗯𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗚𝗲𝗻𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗠𝘂𝗱𝗮

Juni 16, 2026 0
Ikuti PIK-R Learning Hub Adiwarna Nusantara, Wabup Tjok Surya Dorong Duta GenRe Jadi Agen Perubahan Generasi Muda

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, mengikuti kegiatan PIK-R Learning Hub Adiwarna Nusantara secara virtual dari Ruang V-Conference Kantor Bupati Klungkung, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Bina Ketahanan Remaja Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Nasional (ADUJAKNAS) Tahun 2026 sekaligus memperingati Hari Lahir ke-16 Generasi Berencana (GenRe) Indonesia.

Melalui kegiatan ini, pemerintah terus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan bangsa melalui berbagai pendekatan edukatif dan preventif, salah satunya melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) yang selama ini menjadi wadah pembinaan bagi remaja di sekolah maupun masyarakat.

Direktur Bina Ketahanan Remaja, Irma Ardiana, menjelaskan bahwa Adiwarna Nusantara ADUJAKNAS 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas generasi muda melalui refleksi, apresiasi, dan peningkatan kompetensi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman yang terus berkembang.

Kegiatan tahun ini mengusung tema “Gen Z Impact: Gerak Nyata untuk Indonesia”, yang menggambarkan semangat generasi muda untuk menghadirkan perubahan melalui aksi nyata, inovasi, dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional.

“Tema ini menegaskan peran Gen Z sebagai generasi yang tidak hanya memiliki gagasan, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi dan dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Irma Ardiana.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program yang mendorong peningkatan kapasitas generasi muda. Menurutnya, keberadaan Duta GenRe memiliki peran penting sebagai teladan sekaligus penggerak di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Ikuti PIK-R Learning Hub Adiwarna Nusantara, Wabup Tjok Surya Dorong Duta GenRe Jadi Agen Perubahan Generasi Muda

Ia berharap para Duta GenRe mampu menjadi generasi yang memiliki perencanaan masa depan yang baik, memiliki wawasan luas, serta mampu mengedukasi teman sebaya mengenai berbagai isu penting, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan karakter.

“Saya berharap Duta GenRe yang ada di masing-masing sekolah dapat menjadi generasi yang mampu merencanakan masa depannya dengan baik serta menjadi agen perubahan dalam menyampaikan informasi-informasi positif terkait kesehatan, pendidikan, dan berbagai informasi penting lainnya. Hal ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Wabup Tjok Surya.

Menurutnya, keberhasilan mewujudkan Generasi Emas Indonesia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda sebagai pelopor perubahan. Dengan bekal pengetahuan, karakter yang kuat, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, generasi muda diharapkan mampu menjadi aset pembangunan yang membawa kemajuan bagi daerah maupun bangsa.

Kegiatan tersebut turut diikuti oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Forum GenRe Indonesia Kabupaten Klungkung sebagai bentuk dukungan bersama dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (*/ap)
Read More