BADUNG, Lensabali.id - Sejumlah warga negara asing (WNA) ikut memeriahkan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Pantai Legian, Badung, Senin (17/8/2026). Mereka antusias mengikuti berbagai permainan khas perayaan 17 Agustus.
Kegiatan yang digelar komunitas Bali Friendship itu terbuka untuk masyarakat umum. Peserta mengikuti sejumlah lomba, seperti makan kerupuk, memasukkan pensil ke botol, membawa kelereng, balap karung, hingga tarik tambang.
Perlombaan dimulai sekitar pukul 16.30 Wita dengan makan kerupuk. Suasana kemudian semakin ramai ketika peserta mengikuti permainan lainnya. Puncaknya, lomba tarik tambang berlangsung meriah dengan peserta yang terbagi dalam sejumlah kelompok.
Peter James, penyelenggara sekaligus pengurus Bali Friendship, mengatakan lokasi pantai dipilih agar kegiatan dapat diikuti siapa saja, termasuk para WNA.
"Kita adakan di pantai biar semua orang bisa join sama kita. Sore hari ini, kita adakan game-game yang Indonesia banget, jadi teman-teman dari foreigner, member kita pun senang ikut untuk join dan mengerti bahwa budaya kebersamaan dan budaya gotong royong itu masih ada di Indonesia," ujarnya.
Para pemenang mendapat hadiah sederhana berupa kerupuk. Peter menyebut hadiah tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan makanan khas Indonesia kepada peserta asing.
"Untuk para pemenang kita kasih mereka kerupuk, buat mereka tahu bahwa ini adalah makanan khas dari Indonesia dan mereka tahu bahwa betapa enaknya kerupuk," katanya.
Francesca, peserta asal Inggris, mengaku senang dapat ikut merayakan kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman menarik untuk mengenal budaya Indonesia secara langsung.
"Menurut saya, ini adalah cara yang luar biasa untuk belajar lebih banyak tentang sejarah dan budaya Indonesia. Sangat menyenangkan juga bisa merayakannya di sini bersama teman-teman dan teman-teman baru di pantai hari ini," ujarnya.
Dari sejumlah perlombaan, Francesca menyebut makan kerupuk sebagai salah satu favoritnya. Ia juga menikmati balap karung dan tarik tambang.
"Mungkin favorit saya adalah makan kerupuk karena saya suka kerupuk. Tapi saya juga menikmati lomba balap karung dan tarik tambang," imbuhnya.
Francesca mengatakan ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Ia menilai permainan yang diikuti berbeda dengan permainan yang pernah dimainkannya di sekolah.
"Sangat berbeda dengan permainan yang dulu saya mainkan di sekolah dibandingkan dengan permainan yang dimainkan di sini," ungkapnya.
Peserta lainnya, Jessica asal Belanda, juga mengikuti seluruh perlombaan. Ia menilai tarik tambang menjadi tantangan tersendiri karena membutuhkan kekuatan dan kekompakan tim.
"Tim yang lain sangat kuat, jadi itu cukup sulit. Selain permainan itu, tidak ada kesulitan berarti. Saya hanya bersenang-senang," jelasnya.
Meski cukup sulit, Jessica justru memilih tarik tambang sebagai permainan favorit. Menurutnya, permainan tersebut mengajarkan kerja sama dan semangat untuk meraih kemenangan bersama.
"Saya rasa tetap tarik tambang. Karena itu dilakukan bersama tim, dan saya sangat menyukainya. Saling mendukung sebagai sebuah tim dan berusaha untuk menang bersama," tandasnya. (ap)



.jpeg)