LENSA BALI

Hot



Kamis, 21 Mei 2026

𝗞𝗮𝘀𝘂𝘀 𝗡𝗮𝗿𝗸𝗼𝗯𝗮 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗡𝗮𝗶𝗸 𝟮𝟮,𝟵𝟮 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗲𝗻, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗦𝗼𝗿𝗼𝘁𝗶 𝗕𝗲𝗿𝗮𝗴𝗮𝗺 𝗠𝗼𝗱𝘂𝘀 𝗣𝗲𝗿𝗲𝗱𝗮𝗿𝗮𝗻

Mei 21, 2026 0
Kasus Narkoba di Bali Naik 22,92 Persen, Polisi Soroti Beragam Modus Peredaran

DENPASAR, Lensabali.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali mencatat peningkatan kasus narkotika selama Januari hingga Mei 2026. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah kasus naik 80 perkara atau sekitar 22,92 persen.

Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, Kombes Radiant, menyebut lonjakan tersebut menandakan aktivitas peredaran narkoba di Bali masih berlangsung masif dengan pola distribusi yang semakin beragam.

“Peningkatan ini menunjukkan masih tingginya aktivitas peredaran gelap narkotika dengan berbagai modus operandi yang terus berkembang dan memanfaatkan berbagai jalur distribusi,” ujar Radiant saat ditemui di Polda Bali, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, sejumlah modus yang paling sering ditemukan sepanjang 2026 meliputi sistem tempel, pengiriman melalui paket pos, penggunaan kurir perantara, hingga distribusi lewat jalur pelabuhan, terminal, dan bandara.

Radiant menilai para pelaku terus mencari celah untuk menghindari pengawasan aparat. Karena itu, kepolisian memperkuat pengawasan serta meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam upaya memberantas peredaran narkotika di Bali.

Selain pola distribusi, Ditresnarkoba Polda Bali juga mencatat barang bukti yang paling dominan diamankan sepanjang tahun ini, yakni sabu, ekstasi, kokain, dan ganja.

Tak hanya fokus pada penindakan, polisi juga terus mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat terkait dampak penyalahgunaan narkoba.

Radiant mengingatkan penggunaan narkotika dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh dan otak secara permanen, memicu ketergantungan, hingga meningkatkan risiko tindak kriminal dan kematian akibat overdosis.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun, awasi anak dan remaja dari pengaruh buruk lingkungan, serta laporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba kepada pihak berwenang,” tegasnya. (ap)
Read More

Rabu, 20 Mei 2026

𝗠𝗼𝘁𝗶𝗳 𝗗𝗲𝗻𝗱𝗮𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝘁𝗮, 𝗘𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗛𝗮𝗯𝗶𝘀𝗶 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗮𝘁𝗼 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴

Mei 20, 2026 0
Motif Dendam dan Harta, Empat Pelaku Habisi Pria Bertato di Badung

BADUNG, Lensabali.id – Kasus penemuan jasad pria bertato berinisial DAD (25) yang terkubur di lahan kosong Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Badung. Empat orang pelaku yang diduga telah merencanakan pembunuhan terhadap korban kini diamankan polisi.

Korban yang bekerja sebagai karyawan tempat pencucian motor diduga dianiaya hingga tewas sebelum jasadnya dimasukkan ke dalam karung dan dikubur di kawasan Jalan Antasura, Banjar Cabe.

“Para pelaku mengakui sudah merencanakan untuk melakukan pembunuhan terhadap korban serta mengambil barang-barang berharga milik korban untuk dijual,” ujar Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba saat konferensi pers di Mapolres Badung, Rabu (20/5/2026).

Kasus tersebut bermula dari penemuan mayat dalam kondisi membusuk oleh warga pada Selasa (12/5/2026). Namun hasil penyelidikan mengungkap pembunuhan telah terjadi beberapa hari sebelumnya, tepatnya Kamis (7/5/2026) dini hari.

“Lokasi eksekusinya di tempat pencucian motor tempat korban bekerja,” kata Joseph.

Setelah melakukan penyelidikan intensif, polisi berhasil menangkap empat pelaku di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mereka yakni DF (20) asal Lombok Timur, MKH (24) asal Jember, serta dua remaja berinisial AFP (17) dan IPR (16).

Kasatreskrim Polres Badung AKP Azarul Ahmad mengatakan penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda. Polisi juga terpaksa melumpuhkan pelaku utama berinisial DF karena mencoba melawan dan melarikan diri.

Menurut hasil pemeriksaan, motif pembunuhan diduga dipicu rasa dendam. DF mengaku sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan dan ejekan dari korban selama bekerja bersama di tempat pencucian motor.

“Berdasarkan rasa dendam yang sudah lama itulah menjadi salah satu motif dia melakukan pembunuhan,” ungkap Azarul Ahmad.

Selain itu, para pelaku juga disebut berniat menguasai barang-barang berharga milik korban untuk dijual dan hasilnya dibagi bersama.

Korban diketahui mengalami penganiayaan brutal menggunakan botol kaca, kursi besi, hingga senjata tajam. Polisi menyebut luka fatal ditemukan pada bagian leher korban akibat digorok berulang kali.

Kini keempat pelaku ditahan di Mapolres Badung dan dijerat pasal pembunuhan berencana serta pencurian yang menyebabkan kematian. (ap)
Read More

𝗔𝗯𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗶𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿 𝗡𝘆𝘂𝗵 𝗡𝘆𝗮𝗿𝗶𝘀 𝗧𝗲𝗿𝗽𝘂𝘁𝘂𝘀

Mei 20, 2026 0
Abrasi Kian Parah, Jalan di Pantai Banjar Nyuh Nyaris Terputus

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Abrasi yang terus terjadi di kawasan Pantai Banjar Nyuh, Nusa Penida, Klungkung, Bali, semakin mengancam akses jalan menuju kawasan wisata dan pelabuhan. Dalam tiga bulan terakhir, hantaman ombak besar terus mengikis badan jalan hingga nyaris terputus.

Kondisi tersebut memicu keresahan warga, khususnya para pedagang dan pelaku usaha wisata yang menggantungkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Mereka mendesak pemerintah segera membangun tanggul penahan ombak sebelum kerusakan semakin meluas.

Keluhan itu bahkan disampaikan warga melalui media sosial dengan harapan mendapat perhatian langsung dari Bupati Klungkung I Made Satria.

“Pak, tolong dipercepat untuk rencana pembuatan tanggul di pelabuhan Banjar Nyuh. Dikarenakan sudah rusak parah dan air sudah mulai naik pak,” tulis seorang warga dalam unggahan pada Selasa (19/5/2026).

Warga tersebut juga mengingatkan bahwa jalan di kawasan itu menjadi akses penting bagi kendaraan wisata dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kalau ini tidak dipercepat, mungkin lagi dua kali purnama/tilem jalan di sini habis total pak,” lanjutnya.

Video yang diterima detikBali pada Rabu (20/5/2026) pagi memperlihatkan sejumlah wisatawan mancanegara harus berjalan beriringan melewati sisa jalan sempit di bibir pantai. Ombak laut tampak beberapa kali menyapu area jalan yang tersisa.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria memastikan pemerintah daerah terus berupaya melakukan penanganan abrasi di Banjar Nyuh maupun Pantai Monggalan.

Menurutnya, pemerintah pusat melalui kementerian terkait telah berencana membangun tanggul pada tahun ini, meski hingga kini belum ada kepastian realisasi proyek tersebut.

“Namun untuk kepastiannya, sampai saat ini belum ada konfirmasi ke kami. Namun kami terus melakukan koordinasi,” jelas Satria.

Ia menambahkan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum juga telah turun langsung meninjau lokasi abrasi. (ap)
Read More