LENSA BALI

Hot



Selasa, 11 Agustus 2026

𝗧𝘂𝗿𝗶𝘀 𝗖𝗵𝗶𝗻𝗮 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗔𝗹𝗮𝗺𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗲𝗰𝗲𝗵𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗟𝗼𝘃𝗶𝗻𝗮, 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗔𝘄𝗮𝗹𝗻𝘆𝗮 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗕𝗲𝗿𝗷𝗮𝗯𝗮𝘁 𝗧𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻

Agustus 11, 2026 0
Turis China Diduga Alami Pelecehan di Lovina, Pelaku Awalnya Ajak Berjabat Tangan

BULELENG, Lensabali.id – Video dugaan pelecehan seksual terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal China di kawasan wisata Lovina, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, viral di media sosial.

Video tersebut diunggah melalui akun Instagram @aurosa_a. Dalam rekaman, terlihat seorang pria lokal menghampiri korban yang sedang membuat video outfit check di kawasan Lovina.

Pria yang mengenakan kalung peluit itu awalnya terlihat bersikap ramah. Ia mengajak korban berjabat tangan sembari mengucapkan selamat berlibur. Namun, jabat tangan tersebut berlangsung cukup lama hingga korban menyadari adanya tindakan yang membuatnya tidak nyaman.

"Kenapa kamu berjabat tangan selama itu? Aku nggak tahu sebenarnya kamu mau melakukan apa. Sampai akhirnya aku sadar, ternyata sudah terlambat," kata Aurosa.

Korban mengaku kejadian tersebut membuatnya terpukul. Ia bahkan menangis saat dalam perjalanan kembali ke tempat penginapan dan menyebut pengalaman itu menimbulkan trauma.

Peristiwa tersebut kemudian ditelusuri Pemerintah Desa Kalibukbuk. Pemdes memanggil pria yang disebut bernama Wayan Sedana alias Nane untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.

Perbekel Desa Kalibukbuk I Ketut Suka mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (8/8/2026). Namun, pihak desa baru mengetahui kejadian tersebut sehari kemudian setelah mendapat informasi dari nelayan setempat.

"Kejadiannya Sabtu, kebetulan Minggu baru tahu. Dapat laporan dari nelayan, kemudian Senin kita panggil dan kita selesaikan," ujar Suka, Selasa (11/8/2026).

Suka membenarkan bahwa Nane merupakan warga Desa Kalibukbuk. Menurutnya, pria tersebut cukup sering terlihat beraktivitas dan berjalan-jalan di sekitar kawasan Lovina.

"Dia sebetulnya warga Kalibukbuk, tapi dulunya orang Kampung Anyar. Sering kelihatan mondar-mandir di jalan, kadang naik Scoopy merah," katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa dari nelayan, Nane diduga menghampiri wisatawan asal China setelah melihat aktivitas dolphin watching. Ia kemudian berjalan ke arah utara hingga kawasan sebelum Hotel Starlight dan bertemu dengan wisatawan tersebut.

"Katanya pagi, menurut nelayan, sehabis lihat tamu dolphin dia jalan ke utara, sebelum Hotel Starlight ketemu tamu China," jelasnya.

Pemerintah Desa Kalibukbuk kemudian melakukan langkah penyelesaian setelah menerima informasi mengenai dugaan pelecehan tersebut. (ap)
Read More

𝗢𝗺𝗯𝗮𝗸 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗿 𝗛𝗮𝗻𝘁𝗮𝗺 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗯𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗔𝗻𝗴𝗸𝗮𝗹, 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗸𝗲 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗱𝗮 𝗗𝗶𝘁𝘂𝘁𝘂𝗽 𝗦𝗲𝗺𝗲𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮

Agustus 11, 2026 0

Ombak Besar Hantam Pelabuhan Angkal, Penyeberangan ke Nusa Penida Ditutup Sementara

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Gelombang tinggi menerjang kawasan Pelabuhan Angkal, Kusamba, Klungkung, Selasa (11/8/2026) pagi. Air laut bahkan masuk ke area pelabuhan hingga membasahi loket tiket dan bangku antrean penumpang.

Pengawas Pelabuhan Angkal Dishub Klungkung, Made Wahyu Permana, mengatakan gelombang tinggi mulai terjadi sekitar pukul 06.30 Wita. Kondisi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 08.00 Wita.

"Terjadi kurang lebih sampai jam 08.00 Wita. Dilihat dari aplikasi Tides, airnya memang sedang pasang dan kemungkinan kondisi angin berembus dari arah utara," ujar Wahyu saat ditemui detikBali di Pelabuhan Angkal, Selasa (11/8/2026).

Luapan air laut sempat menggenangi ruangan pelabuhan selama sekitar 1,5 jam. Beruntung, saat ombak besar datang, ruang antrean dalam kondisi kosong karena kapal pertama baru saja berangkat.

"Kebetulan tadi baru saja berangkat boat yang pertama, lalu tak lama setelah itu datang ombak besar. Beruntung di dalam ruangan sudah dalam keadaan kosong. Airnya naik sekitar satu setengah jam," imbuh Wahyu.

Melihat kondisi perairan yang belum sepenuhnya aman, pengelola pelabuhan memutuskan menunda sementara keberangkatan fast boat berikutnya menuju Nusa Penida. Penundaan dilakukan hingga kondisi gelombang kembali membaik sehingga pelayaran dapat berlangsung dengan aman.

Meski diterjang ombak, tidak ada kerusakan berarti di kawasan pelabuhan. Hanya sebuah bangku dispenser yang menyediakan air minum gratis bagi penumpang yang ikut tersapu air laut.

"Saat ini kondisinya sudah normal. Kami pantau di aplikasi, gelombang pada ketinggian 0,5 meter," pungkas Wahyu.

Sementara itu, Anggun, salah seorang pedagang di Pelabuhan Angkal, mengatakan gelombang besar bukan hal yang asing bagi warga di kawasan pesisir tersebut. Menurutnya, ombak biasanya lebih tinggi ketika memasuki fase purnama maupun tilem.

"Sudah biasa, saat purnama dan tilem pasti besar ombaknya. Tapi tadi yang bikin heboh karena di pelabuhan penumpang yang di luar pada teriak," terang Anggun. (ap)
Read More

𝗦𝗲𝗺𝗮𝗿𝗮𝗸 𝗛𝗨𝗧 𝗸𝗲-𝟴𝟭 𝗥𝗜, 𝗦𝗲𝗸𝗱𝗮 𝗔𝗻𝗮𝗸 𝗔𝗴𝘂𝗻𝗴 𝗟𝗲𝘀𝗺𝗮𝗻𝗮 𝗟𝗲𝗽𝗮𝘀 𝗚𝗲𝗿𝗮𝗸 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗨𝗺𝘂𝗺 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗶 𝗱𝗶 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴

Agustus 11, 2026 0
Semarak HUT ke-81 RI, Sekda Anak Agung Lesmana Lepas Gerak Jalan Umum Putri di Klungkung

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Kabupaten Klungkung. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klungkung Anak Agung Gede Lesmana mewakili Bupati Klungkung melepas Lomba Gerak Jalan 3,2 Kilometer kategori OPD, instansi pemerintah, pemerintah desa, organisasi wanita, dan umum putri di depan Pendopo Puri Agung Klungkung, Selasa (11/8).

Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat yang turut menyaksikan jalannya perlombaan. Sebanyak 33 regu ambil bagian dalam lomba yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Para peserta menempuh rute sejauh 3,2 kilometer dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 70 menit. Perlombaan dimulai dari depan Puri Agung Klungkung dan bergerak ke arah barat menuju Simpang Lima.

Dari Simpang Lima, peserta melanjutkan perjalanan melalui Jalan Flamboyan menuju pertigaan SMAN 1 Semarapura. Rute kemudian berlanjut ke arah timur melalui Jalan Kecubung hingga kawasan Traffic Light Galiran.

Selanjutnya, rombongan bergerak melalui Jalan Rama menuju pertigaan Jembatan Lebah. Peserta kemudian berbelok ke arah barat melalui Jalan Untung Diponegoro, Perempatan Patung Kanda Pat Sari, hingga Jalan Untung Surapati.

Rangkaian perjalanan akhirnya berakhir di depan Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung yang menjadi titik finis. Sepanjang rute, peserta tampil dengan berbagai formasi dan semangat yang menambah kemeriahan suasana peringatan bulan kemerdekaan.

Semarak HUT ke-81 RI, Sekda Anak Agung Lesmana Lepas Gerak Jalan Umum Putri di Klungkung

Saat melepas peserta, Sekda Anak Agung Gede Lesmana mengingatkan agar seluruh regu tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Menurutnya, nilai kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas jauh lebih penting dalam kegiatan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat tersebut.

Ia berharap lomba gerak jalan dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan dan rasa persaudaraan antara pegawai OPD, pemerintah desa, organisasi wanita, serta masyarakat umum di Kabupaten Klungkung.

“Melalui momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81, kegiatan gerak jalan ini diharapkan dapat membakar semangat patriotisme dan nasionalisme yang tinggi untuk mengenang para pejuang kemerdekaan,” ujar Sekda Lesmana.

Selain menjadi hiburan dalam menyambut bulan kemerdekaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Klungkung. Antusiasme peserta dalam mengikuti lomba menjadi bagian dari upaya mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif sekaligus menjaga semangat gotong royong di tengah masyarakat. (ap)
Read More