LENSA BALI

Hot



Kamis, 20 Agustus 2026

𝗦𝗮𝗺𝘀𝘂𝗻𝗴 𝗚𝗮𝗹𝗮𝘅𝘆 𝗦𝟮𝟳 𝗗𝗶𝘀𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗕𝗮𝘄𝗮 𝗞𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶 𝗗𝗲𝘀𝗮𝗶𝗻 𝗞𝗮𝗺𝗲𝗿𝗮 𝗮𝗹𝗮 𝗚𝗮𝗹𝗮𝘅𝘆 𝗦𝟭𝟬

Agustus 20, 2026 0
Samsung Galaxy S27 Disebut Bawa Kembali Desain Kamera ala Galaxy S10

Lensabali.id - Samsung disebut tengah menyiapkan perubahan desain pada lini ponsel flagship generasi berikutnya yang diyakini sebagai Galaxy S27. Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada bagian kamera belakang yang disebut bakal kembali menggunakan susunan horizontal seperti Galaxy S10.

Bocoran tersebut berasal dari sejumlah gambar yang memperlihatkan perangkat dari berbagai sisi. Gambar yang diduga berkaitan dengan Galaxy S27 itu disebut tercantum dalam database desain milik World Intellectual Property Organization (WIPO).

Pada salah satu gambar, terlihat tiga kamera belakang ditempatkan berjajar dalam satu modul berbentuk horizontal. Pendekatan tersebut berbeda dengan Galaxy S26 yang menggunakan konfigurasi kamera vertikal.

Jika desain itu benar diterapkan, Samsung seolah menghidupkan kembali gaya yang pernah digunakan pada perangkat lawas seperti Galaxy S10 dan Galaxy Note 9. Sejak Galaxy S20, Samsung diketahui lebih konsisten menggunakan susunan kamera vertikal.

Selain posisi kamera, modul pada Galaxy S27 juga terlihat memiliki tonjolan yang lebih tipis. Bump kamera tampak lebih menyatu dengan panel belakang sehingga memberikan kesan perangkat yang lebih rapi.

Sementara itu, bagian lain dari desainnya masih terlihat menyerupai Galaxy S26. Bingkai dengan sudut menyiku, tombol volume dan daya di sisi kanan, serta port USB-C dan speaker di bagian bawah masih tampak dipertahankan.

Alasan Kamera Disebut Kembali Horizontal

Samsung sejauh ini belum mengonfirmasi keaslian gambar tersebut maupun memastikan bahwa perangkat yang ditampilkan benar-benar Galaxy S27. Nama resmi perangkat dan alasan perubahan desain kamera juga belum diketahui.

Namun, secara teori, desain kamera horizontal dengan tonjolan yang lebih minim dapat memberikan ruang lebih luas pada bagian belakang ponsel, terutama untuk penggunaan aksesori magnetik.

Sejumlah perangkat Galaxy terbaru diketahui belum memiliki magnet Qi2 secara bawaan sehingga pengguna biasanya memerlukan casing khusus agar aksesori magnetik dapat terpasang dengan tepat.

Susunan kamera vertikal, terutama pada area kamera telefoto, juga berpotensi memakan ruang di bagian belakang dan mendekati posisi magnet Qi2. Karena itu, perubahan menjadi horizontal bisa saja berkaitan dengan upaya Samsung menyediakan area yang lebih leluasa untuk aksesori tersebut.

Meski demikian, seluruh informasi mengenai Galaxy S27 ini masih sebatas bocoran dan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Samsung, sebagaimana dirangkum dari SammyGuru. (ap)
Read More

Rabu, 19 Agustus 2026

𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗵𝘂𝗻𝗶 𝗞𝗼𝘀 𝗱𝗶 𝗝𝗶𝗺𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗰𝘂𝗿𝗶, 𝗔𝗸𝘀𝗶 𝟮 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗧𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮𝗺 𝗖𝗖𝗧𝗩

Agustus 19, 2026 0
Motor Penghuni Kos di Jimbaran Dicuri, Aksi 2 Pelaku Terekam CCTV

BADUNG, Lensabali.id - Dua pria terekam kamera CCTV saat mencuri sepeda motor milik penghuni kos di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Kendaraan Honda Scoopy warna merah itu raib saat korban sedang berada di dalam kos.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan korban bernama Suryati sebelumnya memarkir sepeda motornya di area kos pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Namun, sekitar pukul 11.00 Wita, korban mendapati kendaraannya sudah tidak berada di tempat.

"Berdasarkan keterangan dari pelapor bahwa sepeda motor terakhir masih ada diparkir di TKP hari Senin 17 Agustus 2026 sekira pukul 02.00 Wita. Kemudian sekitar pukul 11.00 Wita bermaksud mau mengambil sepeda motor untuk beli makan, namun sepeda motor sudah tidak ada ditempat semula diparkir," ujar Adi, Rabu (19/8/2026).

Suryati kemudian mencari kendaraan tersebut dan menanyakan kepada warga sekitar. Setelah tidak menemukan motornya, korban memeriksa rekaman CCTV di area kos.

Dari rekaman tersebut, terlihat dua pria tidak dikenal datang sekitar pukul 03.18 Wita. Keduanya mengenakan helm dan pakaian berwarna hitam. Salah seorang tampak berjaga, sementara rekannya mengambil Honda Scoopy milik korban yang terparkir di depan kamar.

"Termonitor sekira pukul 03.18 Wita ada dua orang laki-laki yang tidak dikenal telah mencuri sepeda motor," lanjut Adi.

Pelaku dengan mudah membawa motor karena stang kendaraan dalam kondisi tidak terkunci. Setelah itu, sepeda motor didorong keluar dari area kos sebelum dibawa pergi.

Akibat pencurian tersebut, korban kehilangan Honda Scoopy warna merah tahun 2026 dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 24 juta. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan.

Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan kini melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan korban, serta memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi kedua pelaku. (ap)
Read More

𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗟𝘂𝗽𝗮 𝗠𝗮𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗼𝗺𝗽𝗼𝗿, 𝗕𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗚𝗮𝗿𝗺𝗲𝗻 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗗𝗶𝗹𝗮𝗹𝗮𝗽 𝗔𝗽𝗶

Agustus 19, 2026 0
Diduga Lupa Matikan Kompor, Bangunan Garmen di Denpasar Dilalap Api

DENPASAR, Lensabali.id  - Rumah produksi garmen di Kota Denpasar, Bali, ludes terbakar. Kebakaran diduga dipicu kelalaian penghuni yang lupa mematikan kompor hingga api membesar dan merembet ke empat bangunan semi permanen di sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar, I Made Tirana, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 23.15 Wita. Sebanyak delapan unit mobil pemadam dari seluruh pos dikerahkan ke lokasi bersama puluhan personel.

"Kemarin kami kerahkan delapan unit dari semua pos damkar di Kota Denpasar untuk langsung meluncur ke lokasi," ujar Made Tirana saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).

Sebelum petugas tiba, penghuni rumah bersama warga sekitar sempat berusaha memadamkan api menggunakan selang kecil. Namun, kobaran api telah membesar dan mulai menjalar ke bangunan lain.

Menurut Tirana, kebakaran diduga bermula dari kompor yang lupa dimatikan. Api kemudian dengan cepat membesar dan menyambar bangunan semi permanen di sekitar lokasi.

"Dugaan sewaktu di sana ada yang bilang lupa mematikan kompor, sehingga api besar, merembet ke empat rumah bangunan semi permanen lainnya di sana," jelasnya.

Bangunan yang terbakar diketahui merupakan tempat produksi garmen kain pantai sekaligus tempat tinggal bagi sejumlah karyawan. Kondisi bangunan yang semi permanen membuat api cukup cepat meluas.

"Penanganan kebakaran hampir dua jam, tidak ada kendala, karena sewaktu kebakaran api sudah besar. Yang terbakar tempat garmen kain pantai, bangunan semipermanen juga tempat tinggal karyawan garmen," imbuh Tirana.

Petugas Damkarmat akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api setelah melakukan penanganan selama hampir dua jam. Tidak ada kendala berarti dalam proses pemadaman dan api berhasil dicegah agar tidak meluas lebih jauh. (ap)
Read More