LENSA BALI

Hot



Selasa, 21 April 2026

𝗛𝗲𝗺𝗮𝘁 𝗧𝗲𝗻𝗮𝗴𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗸𝘁𝘂, 𝗣𝗲𝘁𝗮𝗻𝗶 𝗝𝗮𝘁𝗶𝗹𝘂𝘄𝗶𝗵 𝗕𝗲𝗿𝗮𝗹𝗶𝗵 𝗸𝗲 𝗗𝗿𝗼𝗻𝗲

April 21, 2026 0
Hemat Tenaga dan Waktu, Petani Jatiluwih Beralih ke Drone

TABANAN, Lensabali.id - Para petani di Subak Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, mulai mengadopsi teknologi drone untuk mendukung proses pemupukan padi. Inovasi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mengurangi beban tenaga yang selama ini cukup besar dalam metode manual.

Bidang Pengembangan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih, I Gede Made Ardana, menjelaskan bahwa penggunaan drone menjadi solusi atas luasnya area persawahan yang mencapai 227 hektare.

"Karena luas dan untuk meringkas waktu sehingga drone ini digunakan," ujar Ardana saat diwawancarai, Senin (20/04/2026).

Menurutnya, teknologi ini sebenarnya telah mulai diterapkan sejak awal tahun 2025 sebagai bagian dari upaya modernisasi pertanian di kawasan tersebut.

Dalam praktiknya, pupuk yang digunakan berupa pupuk hormon yang berfungsi untuk mendukung pertumbuhan tanaman, memperkuat batang, serta meningkatkan hasil panen.

Pupuk tersebut terlebih dahulu dicampur dengan air sebanyak 1,5 liter sebelum dimasukkan ke dalam tangki drone untuk kemudian disemprotkan ke lahan pertanian.

Volume pupuk tersebut mampu menjangkau area hingga satu hektare dalam sekali penyemprotan.

"Pemberian pupuk ini rutin dilakukan setiap dua minggu sekali," imbuh Ardana.

Meski demikian, tidak seluruh area Subak Jatiluwih dapat dijangkau oleh drone karena adanya medan yang tidak memiliki terasering serta banyaknya pepohonan.

Selain itu, keterbatasan daya baterai juga menjadi kendala tersendiri dalam pengoperasian drone di area yang luas. (ap)
Read More

𝗣𝗲𝗿𝗴𝗶 𝗕𝘂𝗮𝗻𝗴 𝗔𝗶𝗿, 𝗟𝗮𝗻𝘀𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗞𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝘀𝗲𝗺 𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻

April 21, 2026 0
Pergi Buang Air, Lansia di Karangasem Hilang dan Belum Ditemukan

KARANGASEM, Lensabali.id - Seorang pria lanjut usia bernama I Wayan Mendep (65) dilaporkan hilang di Banjar Dinas Sakti, Kecamatan Rendang, Karangasem, sejak Kamis (16/04/2026). Hingga kini, keberadaan korban belum diketahui meski berbagai upaya pencarian telah dilakukan.

Ponakan korban, I Wayan Sudiana, menuturkan bahwa pamannya terakhir kali terlihat meninggalkan rumah sekitar pukul 18.30 Wita. Saat itu, ia diduga hendak buang air kecil, namun tidak pernah kembali.

"Setelah keesokan harinya tak kunjung kembali, kami bersama dengan masyarakat langsung melakukan pencarian dan melapor ke pihak terkait," ujar Sudiana, Senin (20/04/2026).

Pencarian awal dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar dengan menyisir area di sekitar tempat tinggal korban.

Menurut Sudiana, lokasi rumah mereka berada di kawasan perbukitan dengan kontur medan yang cukup terjal dan terdapat sejumlah jurang.

"Kami telah melakukan pencarian kurang lebih 500 meter dari rumah, bahkan kami juga telah mencari hingga ke dasar jurang. Tapi paman saya belum juga ditemukan," katanya.

Pihak kepolisian dari Polsek Rendang turut turun tangan setelah menerima laporan tersebut.

Kapolsek Rendang Kompol I Made Berata mengatakan pencarian dilakukan secara intensif di sejumlah titik yang biasa dilalui korban.

"Selain melakukan pencarian secara fisik, masyarakat juga melakukan pencarian secara tradisional dengan membunyikan gamelan di sekitar lokasi pencarian," ujar Berata.

Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung dari pagi hingga sore dengan harapan korban segera ditemukan. (ap)
Read More

𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗧𝗮𝗺𝗽𝗮𝗿 𝗞𝗮𝗿𝘆𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗦𝗽𝗮 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿, 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗣𝗶𝗰𝘂 𝗧𝗮𝗿𝗶𝗳 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻

April 21, 2026 0
Viral Pria Tampar Karyawan Spa di Denpasar, Diduga Picu Tarif Layanan

DENPASAR, Lensabali.id - Sebuah video yang memperlihatkan aksi kekerasan di sebuah tempat spa di Jalan Letda Kajeng, Denpasar, Bali, viral di media sosial. Peristiwa tersebut menunjukkan seorang pria menampar karyawan perempuan yang bertugas di lokasi tersebut.

Tak hanya melakukan pemukulan, pria itu juga terdengar melontarkan kata-kata kasar saat mendapatkan penjelasan mengenai tarif layanan spa.

Pihak kepolisian pun bergerak cepat dan telah mengamankan pelaku yang diketahui berinisial AWH (43).

"Pelaku sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani proses hukum lebih lanjut di Polsek Denpasar Timur," ujar Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Ketut Tomiyasa saat dikonfirmasi, Senin (20/04/2026).

Korban dalam insiden tersebut diketahui bernama Putu Risma Dewi. Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.00 Wita pada Jumat (17/04/2026) dan dilaporkan ke polisi pada Sabtu (18/04/2026) dini hari.

Kejadian bermula saat pelaku datang ke tempat spa karena tertarik promo Bali Massage seharga Rp 150 ribu per jam.

Namun, saat berada di dalam, pelaku justru memilih layanan berbeda, yakni Deep Tissue Massage selama 90 menit dengan tarif diskon sebesar Rp 280 ribu.

Pihak spa mengaku telah memberikan penjelasan sejak awal bahwa layanan yang dipilih tidak termasuk dalam promo sehingga tarifnya berbeda.

Bahkan, terapis disebut telah memberikan layanan lebih lama, yakni sekitar 100 menit termasuk tambahan waktu gratis. (ap)
Read More