LENSA BALI

Hot



Minggu, 31 Mei 2026

𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹 𝗪𝗡𝗔 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗕𝗮𝗸𝘂 𝗛𝗮𝗻𝘁𝗮𝗺 𝗱𝗶 𝗦𝗮𝗻𝘂𝗿, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗟𝗮𝗸𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺𝗮𝗻

Mei 31, 2026 0
Viral WNA dan Pemotor Baku Hantam di Sanur, Polisi Lakukan Pendalaman

DENPASAR, Lensabali.id – Sebuah video yang memperlihatkan keributan antara seorang warga negara asing (WNA) dan pengendara sepeda motor di kawasan Sanur, Denpasar, viral di media sosial. Insiden tersebut disebut terjadi di sekitar persimpangan McD Sanur, salah satu titik lalu lintas yang cukup padat di Kota Denpasar.

Rekaman yang diunggah akun Instagram @sesetanpost dan @balicaption memperlihatkan sebuah mobil berada di jalur yang berlawanan arah dengan arus kendaraan. Kondisi itu diduga memicu ketegangan dengan seorang pengendara motor yang melintas di lokasi.

Dalam video tersebut, kendaraan yang dikemudikan WNA itu tampak nyaris bersenggolan dengan sepeda motor. Situasi kemudian memanas hingga berujung adu fisik di tengah jalan.

Beruntung, insiden tersebut tidak sampai menyebabkan kecelakaan maupun korban jiwa. Namun suasana sempat tegang karena pengendara motor terlihat meluapkan emosinya kepada pengemudi mobil.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi segera turun tangan untuk melerai kedua pihak sebelum keributan berkembang lebih jauh.

Video kejadian itu pun langsung menarik perhatian publik dan memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang menyoroti dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengemudi mobil karena berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Hingga kini, identitas pengemudi maupun kronologi lengkap kejadian masih belum diumumkan secara resmi oleh kepolisian.

Kasi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

“Kami dalami dulu,” ungkap Adi saat dikonfirmasi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi rambu dan aturan lalu lintas demi menjaga keselamatan bersama di jalan raya. (ap)
Read More

𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗧𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮 𝟱.𝟬𝟬𝟬 𝗗𝗼𝘀𝗶𝘀 𝗩𝗮𝗸𝘀𝗶𝗻 𝗔𝗦𝗙 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗖𝗲𝗴𝗮𝗵 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗗𝗲𝗺𝗮𝗺 𝗕𝗮𝗯𝗶 𝗔𝗳𝗿𝗶𝗸𝗮

Mei 31, 2026 0
Bali Terima 5.000 Dosis Vaksin ASF untuk Cegah Penyebaran Demam Babi Afrika

DENPASAR, Lensabali.id – Pemerintah Provinsi Bali mendapat alokasi sebanyak 5.000 dosis vaksin African Swine Fever (ASF) atau Demam Babi Afrika dari pemerintah pusat sebagai langkah memperkuat perlindungan terhadap populasi ternak babi di Pulau Dewata.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali, I Wayan Sunada, menegaskan ASF masih menjadi ancaman serius bagi sektor peternakan karena tingkat penyebarannya yang cepat dan berpotensi menyebabkan kematian ternak dalam jumlah besar.

“ASF menjadi perhatian serius karena penularannya cukup cepat dan dapat menyebabkan kematian pada ternak babi. Karena itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan oleh seluruh peternak,” ungkap Sunada, Sabtu (30/05/2026).

Menurutnya, ribuan dosis vaksin tersebut dijadwalkan tiba pada Juni 2026 setelah proses pengadaan oleh pemerintah pusat selesai dilakukan. Selanjutnya, vaksin akan mulai didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Bali pada Juli mendatang.

“Pemerintah pusat saat ini sedang melakukan proses pengadaan vaksin ASF. Setelah distribusi dilakukan ke daerah, kami akan menyiapkan langkah teknis pelaksanaan vaksinasi sesuai sasaran yang telah ditetapkan,” imbuhnya.

Program vaksinasi nantinya diprioritaskan bagi babi pejantan dan indukan yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan produksi serta pembibitan ternak.

Sunada menjelaskan ternak babi penggemukan tidak menjadi sasaran utama karena masa pemeliharaannya relatif singkat sebelum dipasarkan atau dipotong untuk konsumsi.

“Babi pejantan dan indukan menjadi prioritas karena memiliki nilai penting dalam keberlanjutan produksi dan pembibitan ternak babi,” jelasnya.

Selain vaksin ASF, Bali juga akan menerima tambahan 20.360 dosis vaksin Classical Swine Fever (CSF) atau kolera babi yang selama ini dikenal sebagai salah satu penyakit menular yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi peternak.

Di samping program vaksinasi, pemerintah terus mendorong penerapan biosekuriti secara disiplin di lingkungan peternakan untuk mencegah masuk dan menyebarnya virus.

“Penerapan biosekuriti sangat efektif apabila dilakukan secara disiplin dan konsisten oleh peternak. Virus ASF dapat menyebar melalui berbagai media, sehingga perlindungan kandang harus dilakukan secara menyeluruh,” terang Sunada.

Ia juga mengimbau peternak agar segera melaporkan apabila menemukan gejala penyakit seperti demam, nafsu makan menurun, tubuh lemas, perubahan warna kulit, hingga kematian mendadak pada ternak. (ap)
Read More

𝗕𝗮𝗰𝗸 𝘁𝗼 𝗕𝗮𝗰𝗸! 𝗣𝗦𝗚 𝗝𝘂𝗮𝗿𝗮 𝗟𝗶𝗴𝗮 𝗖𝗵𝗮𝗺𝗽𝗶𝗼𝗻𝘀 𝗦𝗲𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴 𝗔𝗱𝘂 𝗣𝗲𝗻𝗮𝗹𝘁𝗶 𝗮𝘁𝗮𝘀 𝗔𝗿𝘀𝗲𝗻𝗮𝗹

Mei 31, 2026 0
Back to Back! PSG Juara Liga Champions Setelah Menang Adu Penalti atas Arsenal

Lensabali.id – Paris Saint-Germain FC kembali menegaskan dominasinya di sepak bola Eropa setelah sukses mempertahankan gelar Liga Champions musim 2025/2026. Les Parisiens mengalahkan Arsenal FC melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Puskás Aréna, Sabtu (30/05/2026).

Arsenal memulai pertandingan dengan sempurna. Baru enam menit laga berjalan, Kai Havertz membawa wakil Inggris itu unggul setelah memanfaatkan bola liar dan melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi Matvey Safonov.

Keunggulan tersebut membuat Arsenal bermain lebih disiplin dalam bertahan. PSG yang mendominasi penguasaan bola kesulitan menembus rapatnya lini belakang lawan sepanjang babak pertama.

Meski terus menekan melalui Ousmane Dembele, Fabian Ruiz, dan Desire Doue, PSG gagal mengubah kedudukan hingga turun minum. Skor 1-0 untuk Arsenal bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, tekanan PSG semakin intens. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil setelah Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan di area terlarang pada menit ke-62.

Setelah melalui pengecekan VAR, wasit menunjuk titik putih. Dembele yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-65.

Gol tersebut membangkitkan semangat PSG. Sejumlah peluang emas tercipta, termasuk tembakan Kvaratskhelia yang membentur tiang gawang serta beberapa percobaan Vitinha yang nyaris berbuah gol.

Arsenal mencoba merespons dengan sejumlah pergantian pemain. Namun hingga waktu normal berakhir, kedua tim gagal mencetak gol tambahan sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Extra time berlangsung ketat dan minim peluang bersih. Arsenal sempat mengancam melalui Jurrien Timber dan Viktor Gyokeres di penghujung laga, tetapi pertahanan PSG tetap mampu bertahan.

Pemenang akhirnya ditentukan lewat adu penalti. PSG tampil lebih tenang dengan empat penendang sukses menjalankan tugas, sementara Arsenal gagal melalui Eberechi Eze dan Gabriel Magalhães. Kemenangan 4-3 memastikan PSG meraih gelar Liga Champions kedua secara beruntun atau back to back.(ap)
Read More