LENSA BALI

Hot



Sabtu, 18 April 2026

𝗥𝗧𝗫 𝟱𝟬𝟵𝟬 𝗞𝗶𝗻𝗶 𝗕𝗶𝘀𝗮 𝗗𝗶𝗽𝗮𝗸𝗮𝗶 𝗱𝗶 𝗠𝗮𝗰, 𝗧𝗲𝗿𝗼𝗯𝗼𝘀𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗧𝗶𝗻𝘆𝗚𝗣𝗨

April 18, 2026 0
RTX 5090 Kini Bisa Dipakai di Mac, Terobosan Baru dari TinyGPU

Lensabali.id - Setelah sempat memutus dukungan terhadap kartu grafis Nvidia sejak 2018, ekosistem macOS kini mulai membuka peluang baru. Terobosan datang dari Tiny Corp melalui pengembangan driver GPU berbasis open-source bernama TinyGPU.

Driver ini ditulis ulang dari nol dan hadir dalam bentuk ekstensi kernel macOS. Menariknya, teknologi ini disebut telah memperoleh persetujuan resmi dari Apple, sehingga pengguna tidak lagi perlu menggunakan mesin virtual atau mengubah sistem keamanan untuk mengoperasikannya.

Dengan dukungan tersebut, GPU eksternal kini dapat dihubungkan langsung melalui Thunderbolt atau USB4. Seorang YouTuber, Alex Ziskind, bahkan telah menguji langsung penggunaan kartu grafis RTX 5090 pada Mac Mini M4 Pro.

Hasilnya menunjukkan bahwa GPU berbasis arsitektur Blackwell tersebut dapat berjalan berdampingan dengan Apple Silicon hanya melalui koneksi kabel.

Namun, dari sisi performa, hasilnya belum sepenuhnya optimal. Dalam pengujian menggunakan model AI Llama 3.1 8B, kecepatan yang dihasilkan hanya sekitar 7,48 token per detik.

Meski demikian, waktu respons awal dalam penggunaan berbasis teks justru menunjukkan peningkatan signifikan, yakni tiga hingga empat kali lebih cepat dibandingkan sistem Metal bawaan Apple.

Kendala utama performa disebut bukan berasal dari koneksi, melainkan efisiensi kernel yang masih terbatas. Bandwidth memori yang seharusnya mencapai 1,8 TB/detik baru mampu dimanfaatkan sekitar 33 GB/detik.

Walau masih dalam tahap awal, pengembangan ini dinilai sebagai fondasi penting yang membuka peluang optimalisasi performa GPU Nvidia di perangkat Mac ke depan. (ap)
Read More

𝗧𝗲𝗽𝗽𝗲𝗶 𝗬𝗮𝗰𝗵𝗶𝗱𝗮 𝗕𝗲𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗞𝘂𝗻𝗰𝗶 𝗖𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗔𝗱𝗮𝗽𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗨𝗻𝗶𝘁𝗲𝗱

April 18, 2026 0
Teppei Yachida Beberkan Kunci Cepat Adaptasi di Bali United

GIANYAR, Lensabali.id - Gelandang serang Bali United, Teppei Yachida, mengungkapkan proses adaptasinya sejak bergabung pada putaran kedua Super League 2025/2026. Meski baru tampil dalam 10 pertandingan, kontribusinya sudah cukup terasa bagi tim berjuluk Serdadu Tridatu.

Dalam kurun tersebut, pemain asal Jepang itu mencatatkan empat gol dan dua assist dari total 734 menit bermain. Performa tersebut, menurut Yachida, tidak lepas dari dukungan tim pelatih serta rekan setim.

"Tim pelatih dan pemain memahami kemampuan saya dan beberapa hal masih perlu diperbaiki. Saya mampu menunjukkan kemampuan saya sejauh ini dan performa saya juga terbilang baik untuk tim," ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Yachida mengaku, bermain di Indonesia menjadi pengalaman pertamanya merantau ke luar negeri. Ia pun menilai kompetisi di Tanah Air memiliki daya tarik tersendiri.

"Banyak pertandingan menarik yang saya jalankan di kompetisi dan saya benar-benar menikmatinya. Suporter di sini juga luar biasa dalam mendukung tim," imbuhnya.

Di luar lapangan, Yachida juga menikmati kehidupan di Bali bersama sang istri. Waktu luang dimanfaatkan untuk menjelajahi kafe dan restoran di Pulau Dewata.

"Saya dan istri sangat menikmati Bali dan ketika libur latihan kami manfaatkan waktu dengan pergi ke kafe dan restoran yang ada di Bali," tuturnya. (ap)
Read More

𝗣𝗶𝗻𝗴𝘀𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗔𝗿𝗲𝗮 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗸𝗶𝗵, 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗱𝗲𝗸 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗥𝗶𝘄𝗮𝘆𝗮𝘁 𝗝𝗮𝗻𝘁𝘂𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹

April 18, 2026 0
Pingsan di Area Besakih, Pemedek dengan Riwayat Jantung Meninggal

KARANGASEM, Lensabali.id - Seorang pemedek asal Badung, Gusti Ngurah Suka (64), meninggal dunia setelah pingsan saat hendak melaksanakan persembahyangan di Pura Agung Besakih, Karangasem, Kamis (16/4/2026) sore. Peristiwa ini terjadi di tengah rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK).

Korban diketahui datang bersama keluarga dan berjalan kaki dari area parkir menuju pura. Namun, setibanya di sisi timur Pura Penataran Agung Besakih, ia tiba-tiba kehilangan kesadaran yang diduga akibat kelelahan.

Warga dan petugas yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan. Korban kemudian ditandu dan dibawa ke Puskesmas Rendang untuk mendapatkan penanganan medis.

Meski telah mendapat pertolongan, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di fasilitas kesehatan tersebut. Berdasarkan informasi, korban memiliki riwayat penyakit jantung.

Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut korban memang memiliki riwayat kesehatan sebelumnya.

"Untuk pastinya, di mana pemedek tersebut pingsan saya kurang tahu. Yang jelas masih di luar Pura," ujarnya.

Ia menambahkan, pecalang bersama petugas medis langsung bergerak cepat saat menerima laporan kejadian tersebut.

"Setelah sampai di Puskesmas, pemedek tersebut dinyatakan meninggal," kata Widiartha. (ap)
Read More