LENSA BALI

Hot



Jumat, 12 Juni 2026

𝗫𝗶𝗮𝗼𝗺𝗶 𝗠𝗼𝗻𝗶𝘁𝗼𝗿 𝗔𝟮𝟰𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗿 𝟭𝟰𝟰𝗛𝘇 𝗧𝗲𝗿𝗷𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝘂 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗚𝗮𝗺𝗶𝗻𝗴 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀

Juni 12, 2026 0

Xiaomi Monitor A24i 2026 Hadirkan Layar 144Hz Terjangkau untuk Gaming dan Produktivitas

Lensabali.id  – Xiaomi kembali memperkuat lini monitor entry-level melalui kehadiran Xiaomi Monitor A24i 2026. Monitor berukuran 23,8 inci ini menawarkan kombinasi spesifikasi yang menarik, mulai dari panel IPS Full HD, refresh rate 144Hz, hingga akurasi warna tinggi dengan harga yang tetap ramah di kantong.

Dari sisi desain, monitor ini mengusung konsep tiga sisi borderless yang membuat tampilan layar terlihat lebih luas dan modern. Bezel yang tipis di bagian kiri, kanan, dan atas juga memberikan pengalaman visual yang lebih nyaman, terutama bagi pengguna yang menggunakan konfigurasi dua monitor sekaligus.

Tampilan bodinya didominasi warna hitam dengan desain minimalis yang cocok ditempatkan di meja kerja maupun area gaming. Meski belum dilengkapi fitur pengaturan tinggi dan rotasi, monitor ini tetap mendukung kemiringan layar dari -5 hingga 15 derajat untuk kenyamanan penggunaan.

Bobotnya yang ringan, sekitar 3 kilogram, membuat perangkat ini mudah dipindahkan. Xiaomi juga menyediakan dukungan VESA 75 x 75 mm bagi pengguna yang ingin memasangnya pada monitor arm atau bracket dinding.

Dari sisi konektivitas, kehadiran DisplayPort 1.4 menjadi nilai tambah karena memungkinkan refresh rate 144Hz berjalan optimal. HDMI 2.0 juga tersedia untuk mendukung berbagai kebutuhan hiburan maupun produktivitas sehari-hari.

Keunggulan utama monitor ini terletak pada layarnya. Panel IPS Full HD berukuran 23,8 inci menghadirkan sudut pandang luas hingga 178 derajat dengan reproduksi warna yang tetap konsisten dari berbagai posisi.

Refresh rate 144Hz memberikan pengalaman yang jauh lebih mulus dibanding monitor standar 60Hz atau 75Hz. Pergerakan kursor, scrolling dokumen, hingga gameplay terasa lebih responsif dan nyaman dipandang.

Xiaomi juga mengklaim monitor ini memiliki cakupan warna hingga 99 persen sRGB dengan kalibrasi Delta E <1. Kemampuan tersebut membuatnya tidak hanya cocok untuk bermain game, tetapi juga mendukung kebutuhan desain grafis, editing foto, dan pembuatan konten.

"Dengan banderol sekitar Rp 1,2 juta hingga Rp 1,3 jutaan, Xiaomi menawarkan spesifikasi yang sulit diabaikan," tulis ulasan detikINET. Dengan kombinasi fitur tersebut, Xiaomi Monitor A24i 2026 menjadi salah satu pilihan menarik di segmen monitor terjangkau. (ap)
Read More

𝗝𝗲𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗚𝗮𝗹𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻, 𝗣𝗲𝗿𝗺𝗶𝗻𝘁𝗮𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗯𝗶 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗠𝗲𝗹𝗼𝗻𝗷𝗮𝗸 𝟰𝟱 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗲𝗻, 𝗛𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗦𝗲𝗻𝘁𝘂𝗵 𝗥𝗽 𝟰𝟬 𝗥𝗶𝗯𝘂

Juni 12, 2026 0
Jelang Galungan, Permintaan Babi di Bali Melonjak 45 Persen, Harga Sentuh Rp 40 Ribu

DENPASAR, Lensabali.id - Menjelang Hari Raya Galungan, permintaan daging babi di sejumlah peternakan di Kabupaten Badung mengalami peningkatan signifikan. Kenaikan kebutuhan masyarakat bahkan mencapai sekitar 45 persen dibandingkan hari-hari biasa. Meski demikian, para peternak memastikan pasokan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Peternak babi asal Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, I Wayan Subandra, mengatakan peningkatan permintaan sudah terasa sejak beberapa waktu terakhir dan terus bergerak naik mendekati perayaan Galungan.

"Kalau permintaan ya lumayanlah sekitar sampai sekarang itu 45 persen permintaannya," ujar Subandra saat ditemui pada 12/06/2026.

Meningkatnya kebutuhan pasar turut berdampak pada harga babi hidup di tingkat peternak. Saat ini, harga babi berkualitas baik telah mencapai Rp 40 ribu per kilogram, terutama untuk babi dengan bobot di atas 100 kilogram.

"Kalau masalah harga memang harganya sekarang lumayanlah Pak, antara babi yang hidup Rp 38 ribu, 39, sampai Rp 40 ribu, tergantung kelasnya. Kualitas bagus sekarang Rp 40 ribu yang beratnya di atas 100 kilogram," jelasnya.

Menurut Subandra, harga tersebut mengalami kenaikan cukup tinggi dibandingkan beberapa bulan sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp 35 ribu hingga Rp 37 ribu per kilogram.

Peternakan miliknya di Banjar Geria, Desa Ayunan, selama ini memasok kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah seperti Pecatu, Kedonganan, Kerobokan, Tabanan hingga Buleleng.

Di tengah meningkatnya permintaan, peternak masih dibayangi ancaman virus African Swine Fever (ASF) yang sebelumnya sempat memukul populasi babi di Bali. Banyak peternak memilih berhenti berusaha karena khawatir mengalami kerugian besar.

Meski demikian, para peternak yang masih bertahan berupaya menjaga produktivitas agar kebutuhan masyarakat menjelang Galungan tetap terpenuhi dengan baik. (ap)
Read More

𝗠𝗮𝗵𝗮𝘀𝗶𝘀𝘄𝗮 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗧𝗲𝗿𝘁𝗶𝗺𝗯𝘂𝗻 𝗥𝗲𝗿𝘂𝗻𝘁𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗨𝘀𝗮𝗶 𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗜𝗯𝘂 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝗱𝗶𝗸𝗻𝘆𝗮 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿 𝗕𝗮𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗕𝘂𝗹𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴

Juni 12, 2026 0
Mahasiswa Tewas Tertimbun Reruntuhan Usai Selamatkan Ibu dan Adiknya Saat Banjir Bandang di Buleleng

BULELENG, Lensabali.id - Banjir bandang yang menerjang Dusun Tista, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, pada 12/06/2026, menyisakan duka mendalam. Seorang mahasiswa bernama Ricardo Razaq Alghivieri (20) ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun reruntuhan rumah yang roboh akibat derasnya arus banjir.

Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawan, menjelaskan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 13.55 Wita. Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak siang hari memicu luapan air yang kemudian menerjang kawasan permukiman warga.

"Dari kejadian itu mengakibatkan satu orang mengalami dampak, satu tertimpa reruntuhan akibat banjir bandang ini," ujar Donny.

Tim SAR gabungan bersama warga segera melakukan pencarian setelah mendapat laporan adanya korban yang diduga terseret arus. Penyisiran dilakukan di sepanjang aliran sungai hingga kawasan pesisir karena keluarga sempat menduga Ricardo hanyut terbawa banjir.

Namun, ketika debit air mulai berangsur surut, pencarian difokuskan kembali di sekitar lokasi rumah korban yang ambruk. Informasi dari warga mengarah pada kemungkinan Ricardo masih berada di sekitar bangunan yang runtuh.

Sekitar pukul 16.15 Wita, tim gabungan menemukan Ricardo di bawah tumpukan material rumahnya sendiri. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi bangunan yang masih labil dan berpotensi roboh kembali.

"Kami melakukan evakuasi secara pelan-pelan untuk mengurangi risiko karena bangunan masih tidak stabil. Akhirnya korban berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan," kata Donny.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Buleleng atas permintaan keluarga. Duka semakin terasa setelah terungkap bahwa sebelum kejadian, Ricardo lebih dahulu meminta ibu dan adiknya meninggalkan rumah demi keselamatan mereka.

Menurut Kepala Dusun Tista, Nyoman Arian, saat air semakin tinggi, Ricardo berusaha menyelamatkan diri menyusul keluarganya. Namun nahas, ia diduga terpeleset tepat ketika bangunan rumah mulai diterjang banjir dan akhirnya roboh.

"Korban sempat disuruh keluar. Ketika sampai di depan pintu, katanya kakinya terpeleset dan bangunan langsung roboh. Makanya keluarga memperkirakan korban hanyut," jelas Arian. (ap)
Read More