LENSA BALI

Hot



Sabtu, 28 Maret 2026

𝗥𝗮𝘇𝗲𝗿 𝗕𝗹𝗮𝗱𝗲 𝟭𝟲 (𝟮𝟬𝟮𝟲) 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗗𝗶𝗿𝗶𝗹𝗶𝘀, 𝗟𝗮𝗽𝘁𝗼𝗽 𝗚𝗮𝗺𝗶𝗻𝗴 𝗧𝗶𝗽𝗶𝘀 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗥𝗧𝗫 𝟱𝟬 𝗦𝗲𝗿𝗶𝗲𝘀

Maret 28, 2026 0
Razer Blade 16 (2026) Resmi Dirilis, Laptop Gaming Tipis dengan RTX 50 Series

Lensabali.id - Razer resmi memperkenalkan laptop gaming terbaru mereka, Razer Blade 16 (2026), ke pasar global. Perangkat ini hadir sebagai penerus lini Blade 16 sebelumnya dengan berbagai peningkatan signifikan pada performa, efisiensi daya, serta integrasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dari sisi desain, laptop ini tetap mempertahankan karakter khas seri Blade yang dikenal tipis dan elegan. Razer Blade 16 (2026) memiliki ketebalan sekitar 14,9 mm dengan bobot 2,4 kilogram, dibalut bodi metal premium dan dilengkapi keyboard RGB yang menjadi ciri estetika laptop gaming modern.

Meski tampil ramping, perangkat ini dibekali komponen hardware terbaru untuk memenuhi kebutuhan gamer, kreator konten, hingga profesional yang memerlukan performa tinggi dalam perangkat portabel.

Salah satu peningkatan utama hadir pada sektor prosesor. Laptop ini menggunakan Intel Core Ultra 9 386H yang memiliki 16 core dengan kecepatan hingga 4,9 GHz. Chip ini diklaim menawarkan peningkatan jumlah core hingga 33 persen dibanding generasi sebelumnya.

Di sektor grafis, Razer Blade 16 (2026) ditenagai GPU Nvidia GeForce RTX 50 Series Laptop GPU berbasis arsitektur Blackwell.

GPU tersebut telah mendukung teknologi grafis berbasis AI terbaru seperti DLSS 4 serta platform Nvidia Studio, yang dirancang untuk meningkatkan performa gaming sekaligus menunjang pekerjaan kreatif berbasis AI.

Laptop ini juga dilengkapi chip AI atau NPU yang mampu memproses hingga 50 triliun operasi per detik (TOPS). Kemampuan ini memungkinkan berbagai tugas berbasis AI seperti pembuatan gambar, penerjemahan real-time, hingga pengolahan konten dilakukan lebih cepat.

Untuk mendukung performa tersebut, Razer menyematkan RAM LPDDR5X berkecepatan hingga 9600 MHz dengan kapasitas maksimal mencapai 64 GB. Spesifikasi ini membuat sistem lebih responsif saat menjalankan game berat maupun aplikasi kreatif.

Meski membawa peningkatan besar pada hardware, Razer mengklaim laptop ini tetap efisien dalam penggunaan daya. Blade 16 (2026) disebut mampu bertahan hingga 13 jam untuk aktivitas produktivitas dan sekitar 15 jam pemutaran video dalam kondisi tertentu.

Sistem pendingin vapor chamber

Agar performa tetap stabil saat menjalankan aplikasi berat, Razer menghadirkan sistem pendingin vapor chamber yang telah disempurnakan.

Sistem ini dipadukan dengan kipas ganda serta berbagai komponen pendingin tambahan untuk menjaga suhu perangkat tetap optimal meskipun digunakan dalam sesi gaming yang panjang.

Razer juga menghadirkan fitur HyperBoost yang dapat diaktifkan melalui aksesori Razer Laptop Cooling Pad. Aksesori ini memungkinkan peningkatan daya GPU hingga 175W TGP, yang diklaim sebagai salah satu angka tertinggi untuk laptop gaming dengan dukungan cooling pad.

Dari sisi tampilan, perangkat ini mengusung layar OLED berukuran 16 inci dengan resolusi QHD+ (2560 x 1600) serta refresh rate 240 Hz, yang menawarkan visual tajam dan responsif untuk kebutuhan gaming maupun produksi konten. (ap)
Read More

𝗥𝗼𝗺𝗯𝗼𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗱𝗲𝗸 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗗𝗶𝘀𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗵 𝗱𝗶 𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗣𝗮𝘆𝗮𝘀𝗮𝗻

Maret 28, 2026 0

Rombongan Pemedek dari Denpasar Diserang Lebah di Pura Payasan

KARANGASEM, Lensabali.id - Sebanyak 12 pemedek atau umat Hindu tersengat gerombolan lebah saat hendak melaksanakan persembahyangan di Pura Payasan, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, pada Kamis (26/3/2026) sore.

Kapolsek Rendang, Kompol I Made Berata, menjelaskan bahwa rombongan pemedek tersebut berasal dari Desa Padangsambian Kelod, Denpasar. Mereka datang menggunakan tiga kendaraan dan memarkirkan mobil di area bawah pura sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju lokasi persembahyangan.

Namun ketika rombongan berjalan menuju area pura, situasi tiba-tiba berubah setelah mereka diserang oleh segerombolan lebah.

"Saat mereka berjalan menuju area pura, tiba-tiba mereka diserang gerombolan lebah. Sontak mereka panik dan berupaya menyelamatkan diri dengan mencari tempat yang aman," kata Berata, Jumat (27/3/2026).

Setelah berhasil menjauh dari lokasi serangan, salah satu anggota rombongan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rendang untuk meminta bantuan.

Tidak lama berselang, petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan serta masyarakat setempat datang ke lokasi dan langsung melakukan evakuasi terhadap para korban.

Seluruh pemedek yang tersengat kemudian dibawa ke Puskesmas Rendang untuk mendapatkan penanganan medis.

"12 korban tersebut, terdiri dari tujuh laki-laki dan lima perempuan. Di dalam rombongan tersebut juga ada lansia dan anak-anak," ujar Berata.

Menurutnya, beberapa korban yang mengalami sengatan dalam jumlah cukup banyak sempat mengeluhkan kondisi lemas serta diare.

Meski demikian, setelah menjalani observasi dan mendapatkan perawatan, kondisi para korban dinyatakan membaik.

"Setelah mendapat perawatan dan kondisinya membaik, seluruh korban langsung diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing," ucap Berata. (ap)

Read More

𝗗𝘂𝗮 𝗞𝗮𝗽𝗮𝗹 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗶𝗻𝗮 𝗠𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗧𝗲𝗿𝘁𝗮𝗵𝗮𝗻, 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗡𝗲𝗴𝗼𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗔𝗸𝘀𝗲𝘀 𝗦𝗲𝗹𝗮𝘁 𝗛𝗼𝗿𝗺𝘂𝘇

Maret 28, 2026 0
Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan, Indonesia Negosiasi Akses Selat Hormuz

JAKARTA, Lensabali.id — Dua kapal tanker milik Pertamina hingga kini masih tertahan di kawasan Teluk Arab setelah Iran belum memberikan izin bagi Indonesia untuk melintas melalui Selat Hormuz. Situasi ini terjadi di tengah kebijakan pembatasan akses yang diberlakukan akibat dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, beberapa negara diketahui telah memperoleh izin untuk melintasi jalur strategis tersebut. Malaysia, misalnya, telah mendapatkan lampu hijau untuk melewati Selat Hormuz setelah melakukan komunikasi diplomatik dengan pihak terkait.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia masih terus melakukan komunikasi dan negosiasi guna membuka akses bagi kapal tanker nasional tersebut.

"Ya kita masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz," kata Bahlil di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Ia mengakui proses negosiasi berlangsung cukup kompleks dan membutuhkan waktu karena banyaknya kapal dari berbagai negara yang juga menunggu izin melintas.

"Masih negosiasi sekarang. Kan ini kan antrean panjang. Lagi dalam negosiasi, ya. Kasih kami waktu ya. Masih negosiasi, masih negosiasi," ungkapnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Menurut Bahlil, komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah masih belum stabil.

"Alhamdulillah kita sekalipun dalam kondisi geopolitik yang sampai sekarang belum ada tanda-tanda konflik di Timur Tengah itu selesai, tapi kita sedikit mendapat angin segar dengan Selat Hormuz itu sudah mulai ada kebijakan tutup-buka," kata Bahlil.

Iran Buka untuk Negara Tertentu

Di tengah ketegangan kawasan, Iran dilaporkan mulai membuka akses Selat Hormuz secara terbatas bagi sejumlah negara yang dianggap memiliki hubungan baik.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun media sosial X milik Konsulat Jenderal Iran di Mumbai yang mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

"Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi: Kami mengizinkan pelayaran melalui Selat Hormuz bagi negara-negara sahabat termasuk China, Rusia, India, Irak, dan Pakistan," tulis unggahan tersebut.

Sementara itu, Malaysia memastikan kapal tanker mereka telah mendapatkan izin untuk melintas. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyebut keputusan tersebut diperoleh setelah melakukan komunikasi dengan sejumlah pemimpin negara di kawasan.

Dalam pidato yang disiarkan melalui televisi nasional, Anwar juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas kebijakan tersebut.

"Kami sekarang sedang dalam proses membebaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang," ujar Anwar. (ap)
Read More