LENSA BALI

Hot



Rabu, 29 April 2026

𝗥𝗲𝘃𝗶𝘁𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗚𝗮𝗷𝗮𝗵 𝗠𝗮𝗱𝗮–𝗧𝗲𝗿𝗺𝗶𝗻𝗮𝗹 𝗣𝗲𝘀𝗶𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗺𝘂𝗹𝗮𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗪𝗮𝗷𝗮𝗵 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗧𝗮𝗯𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗽𝗼𝗹𝗲𝘀

April 29, 2026 0
Revitalisasi Gajah Mada–Terminal Pesiapan Dimulai 2026, Wajah Kota Tabanan Dipoles

TABANAN, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Tabanan bersiap melakukan penataan menyeluruh di kawasan Jalan Gajah Mada hingga Terminal Pesiapan pada tahun 2026. Revitalisasi ini diarahkan untuk menciptakan ruang kota yang lebih tertib, bersih, dan memiliki nilai estetika yang kuat.

Kepala Bapelitbang Tabanan, I Made Urip Gunawan, menjelaskan bahwa langkah tersebut sekaligus menjadi solusi atas persoalan klasik di pusat kota, terutama kemacetan dan penataan pedagang.

"Benar, rencananya akan dikerjakan tahun 2026. Pasar Senggol yang selama ini berada di tengah jalan Gajah Mada akan dipindahkan ke Terminal Pesiapan agar arus lalu lintas lebih lancar. Progres rancangan ada di Dinas PUPR," ujar Urip Gunawan, Rabu (29/04/2026).

Selama ini, aktivitas Pasar Senggol yang memanfaatkan badan jalan dinilai kerap memicu kepadatan lalu lintas. Di sisi lain, persoalan kebersihan juga menjadi perhatian karena sisa aktivitas perdagangan sering meninggalkan sampah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Tabanan, I Gde Made Partana, mengungkapkan bahwa penataan akan difokuskan pada dua kawasan utama. Di Jalan Gajah Mada, konsep penataan mengadopsi kawasan serupa di Denpasar dengan pemasangan paving dari Banjar Sakenan hingga depan Toko Cakra.

Tak hanya itu, elemen penunjang seperti patung dan videotron akan ditambahkan untuk memperkuat daya tarik visual kawasan. Selama proses berlangsung, pedagang akan direlokasi sementara ke sisi barat Gedung Kesenian I Ketut Maria hingga ke utara Bank BPD Bali.

"Penataan di Jalan Gajah Mada difokuskan pada estetika dan kenyamanan. Harapannya kawasan ini menjadi lebih rapi dan representatif," jelas Partana.

Sementara itu, Terminal Pesiapan dirancang menjadi pusat ekonomi baru dengan pembangunan kios, penataan area depan, serta pengembangan pasar tematik seperti pasar hewan, kuliner, hingga pasar bermobil.

Konsep ini bahkan akan dilengkapi sentra kuliner yang beroperasi 24 jam. Di sisi lain, pemerintah juga berencana mengalihkan arus kendaraan berat agar tidak lagi melintas di pusat kota.

Partana menegaskan fungsi terminal tetap dipertahankan. "Penataan terminal tidak menghilangkan fungsi utamanya, tetapi menambah nilai ekonomi di bagian belakang," ujarnya.

Saat ini, dokumen lelang tengah disiapkan agar proses tender dapat segera berjalan. Pemerintah berharap proyek yang mendapat perhatian langsung dari Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya ini dapat terlaksana sesuai rencana dan didukung masyarakat. (ap)
Read More

𝗧𝗲𝗿𝗼𝗿 𝗧𝗲𝗹𝗲𝗽𝗼𝗻 𝟯𝟬𝟬–𝟰𝟬𝟬 𝗪𝗡𝗜 𝗽𝗲𝗿 𝗛𝗮𝗿𝗶, 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗼𝗻𝗴𝗸𝗮𝗿 𝗠𝗼𝗱𝘂𝘀 𝗢𝗽𝗲𝗿𝗮𝘁𝗼𝗿 𝗝𝘂𝗱𝗼𝗹 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶

April 29, 2026 0
Teror Telepon 300–400 WNI per Hari, Terbongkar Modus Operator Judol di Bali

DENPASAR, Lensabali.id - Praktik operator judi online (judol) yang digerebek di kawasan Benoa, Kuta Selatan, Bali, mulai terkuak. Direktorat Reserse Siber Polda Bali mengungkap para pelaku menjalankan metode telemarketing dengan menyasar ratusan warga negara Indonesia (WNI) setiap harinya.

Direktur Reserse Siber Polda Bali, Kombes Aszhari Kurniawan, menjelaskan bahwa tiga tersangka berperan sebagai operator telepon yang menerima daftar nomor dari seorang leader. Dalam sehari, jumlah nomor yang harus dihubungi bisa mencapai ratusan.

"Dalam sehari, tersangka bisa menerima sekitar 300 sampai 400 nomor telepon WNI dari leader untuk kemudian dihubungi satu per satu," ujar Aszhari, Rabu (29/04/2026).

Para tersangka, yakni IJT alias Gisel, RFT alias Selena, dan MGB alias Aleta, kemudian menghubungi calon korban dan menawarkan untuk mengunduh aplikasi judi online bernama ketua.co. Jika korban menunjukkan ketertarikan, mereka akan mengirimkan tautan unduhan melalui WhatsApp.

Setelah korban masuk ke dalam aplikasi, skema berikutnya dijalankan. Para pengguna diberikan bonus awal untuk memancing minat bermain lebih lanjut.

"Modusnya, pemain diberikan bonus di awal agar mencoba permainan. Setelah itu, jika ingin lanjut, pemain diminta melakukan top up," jelas Aszhari.

Dalam platform tersebut, pengguna dapat melakukan deposit melalui sejumlah virtual account perbankan. Selanjutnya, mereka bebas memainkan berbagai jenis permainan yang tersedia dalam sistem.

Peran lain dalam jaringan ini dijalankan oleh tersangka WAB alias Guang Yun yang bertugas sebagai customer service. Ia melayani keluhan pengguna melalui fitur live chat yang tersedia di situs GN77.

"Jika ada kendala saat bermain, pemain akan menghubungi melalui live chat dan dilayani oleh tersangka yang bertugas sebagai customer service," tambahnya.

Meski terlihat terstruktur, para pelaku disebut hanya menjalankan instruksi dari pihak yang lebih tinggi. "Para tersangka hanya menjalankan peran sesuai arahan dari leader, mulai dari menghubungi calon pemain hingga membantu proses bermain," pungkas Aszhari. (ap)
Read More

𝗗𝗗 𝗧𝘂𝗿𝘂𝗻 𝗗𝗿𝗮𝘀𝘁𝗶𝘀, 𝗞𝗮𝗺𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗞𝘂𝘀𝗮𝗺𝗯𝗮 𝗙𝗼𝗸𝘂𝘀 𝗸𝗲 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗡𝗼𝗻𝗳𝗶𝘀𝗶𝗸

April 29, 2026 0

DD Turun Drastis, Kampung Kusamba Fokus ke Program Nonfisik

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Penurunan signifikan Dana Desa (DD) pada 2026 memaksa Desa Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, menunda seluruh pembangunan fisik yang bersumber dari anggaran tersebut. Tahun ini, desa tersebut hanya menerima DD sebesar Rp 234 juta, jauh menurun dari sekitar Rp 619 juta pada 2025.

Dengan jumlah penduduk 861 jiwa dan 270 kepala keluarga, desa ini memang tidak tengah menghadapi kebutuhan pembangunan fisik berskala besar. Namun demikian, keterbatasan lahan juga menjadi kendala utama dalam merealisasikan sejumlah rencana infrastruktur, termasuk pembangunan Tempat Pengolahan Sampah (TPS).

Sekretaris Desa Kampung Kusamba, Samsul Bahri, mengakui penurunan anggaran tersebut cukup berdampak, meskipun tidak sebesar desa lain dengan wilayah lebih luas.

"Memang pengurangan DD ini cukup terasa dampaknya. Tapi tidak sebesar desa-desa dengan jumlah penduduk banyak dan luas wilayah yang besar," ujarnya saat ditemui, Rabu (29/4/2026).

Ia menjelaskan, dengan anggaran yang terbatas, pelaksanaan pembangunan fisik akan sulit dilakukan, terutama karena harus mengikuti skema padat karya.

Meski demikian, Pemdes tetap mengoptimalkan DD untuk sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Salah satu program yang kembali dijalankan adalah penyediaan kantong pemilahan sampah bagi masyarakat.

"Untuk pengadaan kantong sampah ini pernah kami lakukan dulu. Dan berjalan baik. Sekarang kita alokasikan lagi," terang Samsul. (ap)
Read More