LENSA BALI

Hot



Sabtu, 07 Februari 2026

𝗥𝗶𝗯𝘂𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗿𝗶 𝗠𝗮𝗻𝗰𝗮𝗻𝗲𝗴𝗮𝗿𝗮 𝗥𝗮𝗺𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗻𝘂𝗿 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝘁𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹 𝗛𝗮𝗹𝗳 𝗠𝗮𝗿𝗮𝘁𝗵𝗼𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟲

Februari 07, 2026 0
Ribuan Pelari Mancanegara Ramaikan Sanur Bali International Half Marathon 2026

DENPASAR, Lensabali.id - Sanur Bali International Half Marathon 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026. Ajang lari berskala internasional ini akan diikuti 4.500 pelari yang datang dari 30 negara, sekaligus menegaskan posisi Sanur sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

Dalam penyelenggaraannya, lomba ini mempertandingkan tiga kategori, yakni 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K), serta half marathon sejauh 21 kilometer (21K). Prama Sanur Beach Bali ditetapkan sebagai titik start dan finis bagi seluruh peserta.

General Manager Prama Sanur Beach Bali, I Gusti Bagus Surya, menyebut event ini menjadi momentum penting bagi hotel tersebut yang genap berusia 51 tahun.

“Sanur Bali International Half Marathon 2026 menjadi momentum penting bagi Prama Sanur Beach Bali di usia 51 tahun untuk terus berperan aktif mendukung event internasional yang berdampak positif bagi pariwisata, komunitas, dan perekonomian lokal,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (6/2/2026).

Ajang ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar, sejalan dengan pengembangan sport tourism dan pariwisata berkualitas di Pulau Dewata.

CEO Raja Lari, Panca R. Sarungu, selaku penyelenggara, menegaskan kolaborasi lintas pihak menjadi kunci sukses acara ini.

“Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan event lari yang profesional, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan pengalaman berlari yang optimal bagi peserta, baik dari dalam maupun luar negeri,” katanya.

Selama pelaksanaan lomba, sejumlah ruas jalan di kawasan Sanur akan diberlakukan rekayasa lalu lintas mulai pukul 04.00 hingga 08.30 Wita untuk mendukung kelancaran dan keamanan acara. (ap)
Read More

Jumat, 06 Februari 2026

𝗦𝗶𝗽𝗮𝗻𝗱𝘂 𝗕𝗲𝗿𝗮𝗱𝗮𝘁 𝗗𝗶𝗽𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁, 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗸𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗼𝗹𝗮𝗯𝗼𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗝𝗮𝗴𝗮 𝗦𝘁𝗮𝗯𝗶𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗕𝗮𝗹𝗶

Februari 06, 2026 0
Sipandu Beradat Diperkuat, Koster Tekankan Kolaborasi Jaga Stabilitas Bali

DENPASAR, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh komponen Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat) dalam menjaga keamanan dan ketertiban Bali. Hal tersebut disampaikannya dalam acara penandatanganan perpanjangan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Bali, Polda Bali, Korem 163/Wira Satya, dan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Jumat (6/2), di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.

Sipandu Beradat merupakan sistem pengamanan berbasis Desa Adat yang mengintegrasikan berbagai unsur keamanan, mulai dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, Satpam, hingga Pacalang/BANKAMDA dalam satu forum koordinasi di tingkat desa adat hingga provinsi. Sistem ini dirancang untuk mencegah dan menangani potensi gangguan keamanan serta ketertiban sosial secara dini.

Perpanjangan Nota Kesepakatan tersebut dinilai memiliki makna strategis dalam menjaga keberlanjutan keamanan, ketertiban, dan keharmonisan kehidupan masyarakat Bali. Kesepakatan ini menjadi pedoman bersama bagi seluruh jajaran hingga tingkat terbawah dalam mengimplementasikan Sipandu Beradat secara konsisten dan terkoordinasi.

“Ini merupakan wujud nyata komitmen saya sebagai Gubernur Bali, bersama Bapak Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana melalui Danrem 163/Wira Satya, serta Bandesa Agung MDA Provinsi Bali, dalam memperkuat sinergi pengamanan berbasis Desa Adat,” ujar Koster.

Koster menekankan bahwa Bali tidak memiliki sumber daya alam seperti minyak, gas, atau batu bara. Namun, Bali dianugerahi keindahan alam nyegara gunung serta kekayaan adat, tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal yang menjadikannya destinasi pariwisata dunia. Kondisi tersebut menuntut terciptanya situasi keamanan yang stabil dan kondusif.

Sipandu Beradat Diperkuat, Koster Tekankan Kolaborasi Jaga Stabilitas Bali

Sebagai daerah tujuan wisata global sekaligus wilayah migrasi, Bali menghadapi dinamika sosial yang berpotensi memunculkan gangguan ketertiban, kriminalitas, dan kerawanan sosial lainnya. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengamanan lingkungan yang kuat dan berakar pada Desa Adat sebagai basis sosial masyarakat Bali.

Penguatan Desa Adat di Bali, lanjut Koster, telah memperoleh landasan hukum melalui Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali serta Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali. Dalam konteks tersebut, Pacalang sebagai satuan pengamanan tradisional perlu terus disinergikan dengan aparat keamanan negara.

Untuk memperkuat sistem keamanan terpadu, Pemerintah Provinsi Bali telah menetapkan Peraturan Gubernur Nomor 26 Tahun 2020 tentang Sipandu Beradat. Regulasi ini sejalan dengan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa, yang mengakui peran pranata sosial dan kearifan lokal dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dengan perpanjangan Nota Kesepakatan ini, Gubernur Koster berharap koordinasi dan komunikasi antar unsur Sipandu Beradat semakin efektif dan implementatif. Ia juga meminta dukungan penuh dari pemerintah daerah, aparat keamanan, dan MDA di seluruh tingkatan agar Forum Sipandu Beradat dan BANKAMDA dapat berjalan optimal.

“Sinergi yang solid, komunikasi yang intensif, serta pelaksanaan yang konsisten menjadi kunci agar Sipandu Beradat mampu mengantisipasi potensi gangguan keamanan, meredam konflik sosial, serta menjaga kenyamanan masyarakat dan wisatawan,” tegasnya. (*/ap)
Read More

𝗔𝗽𝗽𝗹𝗲 𝗦𝗶𝗮𝗽 𝗥𝗶𝗹𝗶𝘀 𝗶𝗢𝗦 𝟮𝟲.𝟯, 𝗙𝗶𝘁𝘂𝗿 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝗕𝗮𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗟𝗼𝗸𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗿𝗲𝘀𝗶𝘀𝗶 𝗶𝗣𝗵𝗼𝗻𝗲

Februari 06, 2026 0
Apple Siap Rilis iOS 26.3, Fitur Baru Batasi Lokasi Presisi iPhone

Lensabali.id - Apple semakin dekat merilis pembaruan sistem operasi terbarunya, iOS 26.3. Tanda tersebut terlihat setelah Apple mendistribusikan versi Release Candidate (RC) iOS 26.3 dan iPadOS 26.3 kepada para pengembang terdaftar. Biasanya, tahap RC menandai build akhir yang akan segera dirilis ke publik, selama tidak ditemukan kendala besar.

Versi RC ini dirilis sekitar sepekan setelah beta ketiga. Dengan pola rilis tersebut, iOS 26.3 diperkirakan akan tersedia secara luas bagi pengguna iPhone dan iPad pada pekan depan.

Salah satu sorotan utama iOS 26.3 adalah hadirnya fitur privasi baru bernama Limit Precise Location. Fitur ini memungkinkan pengguna membatasi tingkat akurasi data lokasi yang dibagikan perangkat kepada operator seluler. Saat diaktifkan, iPhone tidak lagi mengirimkan lokasi presisi hingga ke alamat jalan, melainkan hanya area umum seperti lingkungan atau wilayah sekitar.

Apple menegaskan bahwa pembatasan lokasi ini tidak memengaruhi kualitas sinyal, kecepatan data, maupun kestabilan jaringan. Dalam kondisi darurat, sistem tetap akan mengirimkan data lokasi akurat agar layanan bantuan dapat berfungsi secara optimal.

Namun, fitur ini hanya tersedia pada perangkat yang menggunakan modem seluler buatan Apple, yakni Apple C1 dan C1X. Beberapa perangkat yang telah dikonfirmasi mendukung fitur ini antara lain iPhone Air, iPhone 16e, serta iPad Pro (M5) Wi-Fi + Cellular, dengan catatan telah menjalankan iOS 26.3 atau iPadOS 26.3.

Pada tahap awal, Limit Precise Location juga belum didukung oleh seluruh operator global. Apple mencatat beberapa operator yang sudah kompatibel, seperti Telekom di Jerman, AIS dan True di Thailand, EE dan BT di Inggris, serta Boost Mobile di Amerika Serikat. Dukungan di negara lain akan menyusul melalui pembaruan jaringan masing-masing operator.

Perlu dicatat, fitur ini hanya membatasi data lokasi yang dibagikan ke operator seluler. Pengaturan izin lokasi untuk aplikasi tetap dikelola secara terpisah melalui menu Pengaturan > Privasi & Keamanan > Layanan Lokasi.

Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup masuk ke Pengaturan > Seluler > Opsi Data Seluler, lalu mengaktifkan Limit Precise Location dan me-restart perangkat. Apple memastikan fitur ini tidak mengganggu layanan penting seperti panggilan, data seluler, maupun SMS.

Selain fitur privasi, iOS 26.3 juga membawa sejumlah pembaruan lain, termasuk penerusan notifikasi ke wearable pihak ketiga di Uni Eropa, alat transfer data langsung dari iPhone ke Android tanpa aplikasi tambahan, penyesuaian tampilan wallpaper Cuaca, serta optimalisasi lintas perangkat Apple. (*/ap)
Read More