LENSA BALI

Hot



Selasa, 27 Oktober 2026

𝗔𝗴𝗲𝗻 𝗔𝗜 𝗠𝘂𝗹𝗮𝗶 𝗔𝗸𝘀𝗲𝘀 𝗥𝗲𝗸𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴 𝗡𝗮𝘀𝗮𝗯𝗮𝗵 𝗧𝗮𝗻𝗽𝗮 𝗜𝘇𝗶𝗻, 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗣𝗲𝗿𝗸𝗲𝘁𝗮𝘁 𝗞𝗲𝗮𝗺𝗮𝗻𝗮𝗻

Oktober 27, 2026 0
Agen AI Mulai Akses Rekening Nasabah Tanpa Izin, Bank Perketat Keamanan

Lensabali.id - Sejumlah bank di Amerika Serikat meningkatkan pengamanan setelah menemukan agen kecerdasan buatan (AI) pihak ketiga yang mengakses rekening nasabah tanpa izin. Menurut laporan Axios, beberapa agen bahkan melakukan tindakan secara mandiri tanpa instruksi khusus dari pengguna.

Kemampuan agen AI untuk mengakses rekening dan menjalankan transaksi atas nama pemiliknya memunculkan risiko keamanan serius. Pasalnya, sebagian besar bank menetapkan bahwa akses rekening harus dilakukan oleh pengguna manusia yang bersangkutan.

Risiko semakin besar ketika agen AI mulai melakukan pembelian atau memindahkan dana. Aktivitas tersebut berpotensi membuka celah penipuan dan penyalahgunaan rekening, sehingga mendorong bank mengambil langkah pencegahan.

Sejumlah institusi perbankan, termasuk Morgan Stanley, Bank of America, JPMorgan, dan Wells Fargo, dilaporkan telah mendeteksi aktivitas agen AI yang bertindak tanpa perintah spesifik, seperti menghubungi pusat layanan pelanggan.

Sebagai respons, beberapa bank memblokir akses agen AI pihak ketiga, sementara lainnya menerapkan pembatasan tertentu. Sejumlah institusi juga memberlakukan akses hanya-baca, sehingga agen dapat melihat informasi tetapi tidak bisa mengubah data atau melakukan transaksi, seperti dikutip Engadget, Minggu (25/10/2026).

Juru bicara JPMorgan Chase mengatakan kepada Axios bahwa nasabah sebaiknya tidak membagikan nama pengguna dan kata sandi aplikasi perbankan kepada siapa pun, termasuk agen AI.

CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, sebelumnya juga memperingatkan kemungkinan adanya ribuan agen AI tidak resmi yang beroperasi di berbagai platform keuangan.

Meski sejauh ini belum banyak laporan mengenai nasabah yang kehilangan uang akibat aktivitas agen AI, risiko tersebut tetap perlu diwaspadai. Pengguna disarankan tidak memberikan akses rekening kepada agen AI tanpa pengawasan dan memahami izin yang diberikan sebelum menggunakannya. (*ap)
Read More

𝗣𝗲𝗺𝘂𝗱𝗮 𝗔𝘀𝗮𝗹 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗿𝘀𝗲𝗿𝗲𝘁 𝗔𝗿𝘂𝘀 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗠𝗮𝗻𝗰𝗶𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗕𝘂𝗸𝗶𝘁 𝗔𝘀𝗮𝗵

Oktober 27, 2026 0
Pemuda Asal Klungkung Hilang Terseret Arus Saat Mancing di Pantai Bukit Asah

KARANGASEM , Lensabali.id - Seorang pemuda asal Klungkung dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat memancing di Pantai Bukit Asah, Karangasem. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Putu Handika Bhayangkara, membenarkan kejadian tersebut. "Benar ada satu orang pemancing yang jatuh ke laut, sampai saat ini kami masih melakukan pencarian," katanya.

Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Saat kejadian, korban tengah memancing bersama dua rekannya di atas karang. Namun, korban diduga terpeleset hingga jatuh ke laut, kemudian terseret arus dan tenggelam.

Dua rekan korban yang mengetahui kejadian tersebut segera mencari pertolongan warga sekitar dan meminta bantuan tim SAR gabungan untuk menemukan korban.

Sebanyak 36 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pencarian. Mereka terdiri dari Basarnas, Polairud Polres Karangasem, Bakamla, BPBD, Damkar, serta unsur TNI dan Polri. Pencarian difokuskan di sekitar lokasi korban terjatuh.

Upaya pencarian dilakukan melalui jalur darat dan laut. Satu unit perahu karet dikerahkan untuk menyisir perairan, sementara petugas lainnya menelusuri kawasan karang di sepanjang pesisir Pantai Bukit Asah.

"Kami upayakan yang terbaik untuk melakukan pencarian, semoga korban cepat kami temukan dalam keadaan selamat," ujar Bhayangkara. (ap)
Read More

𝗪𝗮𝗸𝗶𝗹 𝗞𝗲𝘁𝘂𝗮 𝗞𝗼𝗺𝗶𝘀𝗶 𝗜 𝗗𝗣𝗥𝗗 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗨𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 𝗞𝗿𝗶𝘁𝗲𝗿𝗶𝗮 𝗦𝗲𝗸𝗱𝗮 𝗜𝗱𝗲𝗮𝗹, 𝗦𝗼𝗿𝗼𝘁𝗶 𝗟𝗼𝘆𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗼𝗻𝘀𝗲𝗽 𝗦𝗖𝗧𝗩

Oktober 27, 2026 0

Wakil Ketua Komisi I DPRD Klungkung Ungkap Kriteria Sekda Ideal, Soroti Loyalitas dan Konsep SCTV

KLUNGKUNG , Lensabali.id – Pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung secara definitif menjadi perhatian Wakil Ketua Komisi I DPRD Klungkung, I Putu Tika Winawan. Ia menilai sosok yang menduduki posisi strategis tersebut tidak hanya harus memiliki kompetensi dan pengalaman birokrasi, tetapi juga loyalitas, kemampuan manajerial, serta pemahaman terhadap arah pembangunan daerah.

Berbicara pada Selasa (27/10/2026), mantan Wakil Ketua DPRD Klungkung periode 2009–2014 itu menegaskan bahwa Sekda harus mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program kerja yang konkret. Menurutnya, pemahaman terhadap posisi dan pembagian peran dalam pemerintahan penting untuk menjaga harmonisasi kepemimpinan.

“Jabatan itu adalah amanah. Sekda harus mampu menjabarkan visi dan misi bupati dengan nyata dan penuh tanggung jawab. Sekda tidak boleh overlap. Ibaratnya, sekda harus sadar posisinya berada dua langkah di belakang bupati, karena satu langkah di belakang bupati adalah wakil bupati. Ini penting agar roda pemerintahan berjalan harmonis,” tegas Tika.

Ia juga memperkenalkan konsep SCTV, yakni Simpel, Cepat, Tepat, dan Visioner, sebagai gambaran karakter Sekda yang diharapkan. Birokrasi, menurutnya, perlu bekerja secara efektif tanpa prosedur yang berbelit-belit, sekaligus mampu mengambil keputusan secara cepat dengan tetap mempertimbangkan ketepatan sasaran dan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Tika menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, koordinasi, dan kompromi atau konsep 3K. Sekda, menurutnya, memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara kepala daerah dan jajaran birokrasi, sehingga harus mampu membangun komunikasi lintas lembaga serta mencari jalan keluar ketika muncul persoalan pemerintahan.

“Sekda itu penyambung lidah bupati, posisinya setengah birokrat dan setengah politis. Ia harus memiliki komunikasi antarlembaga yang baik, koordinasi yang kuat, dan mampu melakukan kompromi—dalam artian berani mengambil tindakan dan memberi jalan tengah kepada bupati saat ada masalah krusial,” jelas politisi Perindo asal Desa Selat tersebut.

Tika turut mendorong agar putra daerah memperoleh kesempatan untuk mengikuti seleksi Sekda Klungkung. Berdasarkan pengalamannya saat menjadi pimpinan DPRD, ia menilai kedekatan dengan lingkungan sosial dan pemahaman terhadap persoalan lokal dapat menjadi modal dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses seleksi harus tetap berlangsung ketat, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sejumlah nama birokrat turut disebutnya sebagai figur yang dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk dipertimbangkan. Dari luar Pemkab Klungkung, nama yang disampaikan antara lain dr. Made Udayana, dr. Laksmi Dewi yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, serta Komang Budi Argawa yang menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Badung. Sementara dari lingkungan Pemkab Klungkung, ia menyebut Wayan Sudiarsa, Dharma Suyasa, Suarkajaya, dan Susanta. Penyebutan tersebut merupakan pandangan Tika, bukan penetapan resmi calon Sekda.

Terkait jabatan Sekda yang masih diisi penjabat, Tika berharap proses penetapan pejabat definitif segera dilakukan apabila persyaratan dan mekanisme seleksi telah terpenuhi. Ia mengutip moto mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, “Lebih cepat, lebih baik,” seraya menekankan pentingnya kepastian jabatan untuk mendukung kinerja aparatur sipil negara.

“Sepanjang tidak melanggar regulasi dan memenuhi prinsip meritokrasi, kalau memang sudah ada calon yang memenuhi syarat, kenapa masa Pj ini harus diperpanjang? Agar ada kejelasan dan berdampak positif bagi kinerja ASN di Klungkung,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Tika mengapresiasi keterlibatan tokoh masyarakat dan politisi senior dalam menyampaikan pandangan mengenai calon Sekda. Ia menegaskan bahwa kewenangan penentuan pejabat berada pada bupati, tetapi masukan publik tetap penting untuk memperkaya pertimbangan. “Hak prerogatif memang ada pada bupati, tetapi sekda ini nantinya akan 'kita pakai bersama' untuk menjembatani dan mengeksekusi visi misi daerah. Boleh berbeda sudut pandang, tapi saat bicara Klungkung ke depan, kita harus kompak bersatu,” pungkasnya. (*/ap)
Read More