LENSA BALI

Hot



Rabu, 28 Oktober 2026

𝗕𝗲𝗸 𝗠𝘂𝗱𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗨𝗻𝗶𝘁𝗲𝗱 𝗣𝘂𝘁𝘂 𝗣𝗮𝗻𝗷𝗶 𝗗𝗶𝗽𝗮𝗻𝗴𝗴𝗶𝗹 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗣𝗶𝗮𝗹𝗮 𝗔𝘀𝗶𝗮 𝗨-𝟮𝟬 𝟮𝟬𝟮𝟳

Oktober 28, 2026 0
Bek Muda Bali United Putu Panji Dipanggil untuk Persiapan Piala Asia U-20 2027

DENPASAR , Lensabali.id – Bek muda Bali United, I Putu Panji Apriawan, kembali mendapat kepercayaan memperkuat Timnas Indonesia U-20. Pemain yang dipercaya mengenakan ban kapten Garuda Muda itu dijadwalkan mengikuti pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi AFC U-20 Asian Cup 2027.

Media Officer Bali United FC, Alexander Maha Putra Oemanas, membenarkan pemanggilan tersebut setelah manajemen menerima surat resmi PSSI pada Selasa (27/10). Panji dijadwalkan bergabung dengan skuad Timnas Indonesia U-20 mulai 8 November hingga 17 November 2026.

"Berdasarkan surat PSSI yang diterima manajemen, Putu Panji mendapat panggilan untuk membela Timnas Indonesia U-20. Panji diminta untuk segera bergabung pada 8 November, di mana agendanya akan berlangsung hingga 17 November," ujar Alex saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026).

Selama agenda tersebut, Panji juga akan mengikuti pertandingan persahabatan internasional di Antalya, Turki. Timnas Indonesia U-20 dijadwalkan menghadapi Yordania U-20 dan Amerika Serikat U-20 sebagai bagian dari rangkaian persiapan.

Serangkaian uji coba itu menjadi bekal bagi Garuda Muda sebelum tampil di Piala Asia U-20 yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027. Bali United berharap kesempatan tersebut dapat memperkaya pengalaman internasional Panji sekaligus meningkatkan kemampuannya di level tim nasional.

"Saat ini Panji juga menjadi bagian dari skuad senior Bali United," ujar Alex.

Panji merupakan pemain binaan Akademi Bali United. Bek asal Tabanan tersebut terus mengembangkan kemampuannya melalui kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20 musim ini.

Kepercayaan sebagai kapten Timnas Indonesia U-20 menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya. Panji pun diharapkan terus berkembang dan menjadi pilihan di lini pertahanan Garuda Muda maupun Serdadu Tridatu pada masa mendatang. (ap)
Read More

𝗕𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗶𝗻 𝗥𝗮𝗸𝘀𝗮𝘀𝗮 𝗧𝘂𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗦𝗲𝗻𝗴𝗸𝗶𝗱𝘂, 𝗕𝗮𝗹𝗲 𝗣𝗲𝗴𝗼𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗹𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶𝗵 𝗥𝘂𝘀𝗮𝗸

Oktober 28, 2026 0

Beringin Raksasa Tumbang di Sengkidu, Bale Pegongan dan Palinggih Rusak

KARANGASEM , Lensabali.id – Pohon beringin raksasa yang diperkirakan berusia ratusan tahun tumbang dan menimpa bangunan wantilan atau bale pegongan Pura Pemaksan, Banjar Adat Mendira, Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, Rabu (28/10/2026). Peristiwa itu terjadi ketika warga tengah melaksanakan upacara agama di sekitar lokasi.

Perbekel Sengkidu, I Wayan Darpi, mengatakan warga sempat mendengar suara retakan sebelum pohon tersebut roboh.

"Sebelum pohon tersebut tumbang, masyarakat sekitar sempat mendengar suara krepet-krepet yang menandakan pohon akan tumbang," kata Darpi.

Mendengar suara tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi segera menjauh. Beberapa menit kemudian, pohon dengan tinggi sekitar 5 meter dan lebar 2 meter itu tumbang hingga menghantam bale pegongan dan menghancurkan bagian atapnya.

Darpi menyebut warga selama ini rutin memangkas ranting pohon untuk mengurangi kerimbunan, terlebih karena banyak rumah berada di sekitarnya. Namun, ia menduga pohon tersebut roboh akibat faktor usia.

"Kemungkinan pohon tersebut tumbang karena memang sudah usia," ujar Darpi.

Selain merusak bale pegongan, kejadian tersebut juga menyebabkan tembok penyengker pura dan satu palinggih mengalami kerusakan. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I Made Aditya Sugiharta, mengatakan personel telah diterjunkan untuk menangani pohon tumbang tersebut. Penanganan dilakukan bersama warga setempat agar kegiatan upacara agama di wilayah itu dapat berjalan lancar.

"Pohon yang tumbang cukup besar, saat ini personel masih melakukan penanganan di lokasi," ujar Aditya. (ap)
Read More

𝗕𝗣𝗕𝗗 𝗧𝗮𝗯𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗸𝗶𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝘀𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗟𝗼𝗻𝗴𝘀𝗼𝗿 𝗱𝗶 𝗦𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗺𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗧𝗶𝗴𝗮 𝗛𝗮𝗿𝗶

Oktober 28, 2026 0
BPBD Tabanan Perkirakan Pembersihan Longsor di Sanggulan Rampung dalam Tiga Hari

TABANAN , Lensabali.id – Pembersihan material longsor yang menimpa tiga rumah di Perumahan Puskopad II, BTN Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, terkendala akses alat berat. Petugas gabungan bersama warga akhirnya harus menyingkirkan lumpur dan puing bangunan secara manual.

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, memperkirakan proses pembersihan membutuhkan waktu sekitar tiga hari. Alat berat belum dapat dikerahkan karena akses menuju lokasi tidak memungkinkan.

"Kami harus melakukan secara manual. Hari pertama ada 10 personel yang diturunkan," kata Srinadha Giri saat ditemui di lokasi, Rabu (28/10/2026).

Pada hari pertama, pembersihan difokuskan di rumah milik I Made Fika Aryawan. Material berupa lumpur dan bebatuan menjebol tembok dapur hingga masuk ke ruang tamu. Setelah itu, petugas akan melanjutkan pembersihan di rumah I Nengah Wardana yang berada di sebelahnya.

Sementara itu, rumah milik Ferdinano Vitson Pura dijadwalkan dibersihkan pada Jumat. Banyaknya puing yang harus disingkirkan membuat proses tersebut diperkirakan berlangsung dari pagi hingga sore hari.

"Sementara rumah milik Pak Ferdinano dilakukan hari Jumat. Karena puing-puing cukup banyak, perkiraan pembersihan membutuhkan waktu cukup lama. Dari pagi hingga sore," imbuhnya.

Srinadha menduga longsor dipicu kondisi tanah labil di bagian atas perumahan. Kemarau panjang membuat tanah mengering dan membentuk rongga. Ketika hujan deras mengguyur dalam waktu lama, air mengikis bagian tersebut hingga memicu longsor.

"Selain itu di atas tanah yang longsor itu ada pemukiman juga. Aliran airnya jatuh ke bawah sehingga tanah itu terkikis," pungkasnya. (ap)
Read More