LENSA BALI

Hot



Selasa, 14 Juli 2026

𝗛𝘆𝗽𝗲𝗿𝗢𝗦 𝟰 𝗗𝗶𝗸𝗮𝗯𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗹𝘂𝗻𝗰𝘂𝗿 𝗔𝗴𝘂𝘀𝘁𝘂𝘀 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗜𝗻𝗶 𝗙𝗶𝘁𝘂𝗿 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗯𝗮𝘄𝗮

Juli 14, 2026 0
HyperOS 4 Dikabarkan Meluncur Agustus 2026, Ini Fitur Baru yang Dibawa

Lensabali.id – Xiaomi dikabarkan tengah bersiap memperkenalkan antarmuka terbaru HyperOS 4 pada Agustus 2026. Berdasarkan sejumlah bocoran dari industri teknologi di China, sistem operasi tersebut kemungkinan meluncur bersamaan dengan kehadiran seri Xiaomi 18 atau ponsel lipat terbaru Mix Fold 5.

Jika mengikuti pola peluncuran sebelumnya, HyperOS 4 diperkirakan lebih dulu hadir untuk pasar China sebelum diperluas ke pasar global sekitar Oktober 2026. Pembaruan ini disebut-sebut menjadi salah satu pengembangan terbesar Xiaomi dalam beberapa tahun terakhir.

HyperOS 4 diklaim dibangun ulang untuk menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih mulus sekaligus menjaga stabilitas perangkat dalam jangka panjang. Berdasarkan hasil pengujian internal, sistem baru tersebut disebut mampu meningkatkan kelancaran perangkat hingga 40 persen.

Selain itu, kemampuan manajemen aplikasi di latar belakang juga dikabarkan meningkat. HyperOS 4 disebut dapat mempertahankan hingga 35 persen lebih banyak aplikasi tetap aktif, sementara penggunaan memori saat perangkat dalam kondisi siaga diklaim berkurang sekitar 25 hingga 30 persen.

Xiaomi juga mengklaim penurunan performa perangkat setelah satu tahun penggunaan hanya berada di kisaran 5 persen, menunjukkan fokus perusahaan terhadap daya tahan kinerja jangka panjang.

Tak hanya soal performa, HyperOS 4 juga dikabarkan menghadirkan peningkatan konektivitas dalam ekosistem Xiaomi. Kecepatan transfer file antarperangkat disebut meningkat hingga 300 persen dibanding generasi sebelumnya.

Pembaruan ini juga akan membawa fitur app continuity, yang memungkinkan pengguna melanjutkan aktivitas atau pekerjaan dari ponsel ke tablet maupun PC tanpa kehilangan progres aplikasi yang sedang digunakan.

Di sektor kecerdasan buatan, Xiaomi disebut menyematkan fitur AI offline bernama Mimo dan Miclaw. Keduanya dapat berjalan langsung di perangkat tanpa bergantung pada layanan cloud, sehingga respons lebih cepat dan tetap dapat digunakan meski tanpa koneksi internet.

Mimo dikabarkan mampu membantu merangkum dokumen serta menerjemahkan berbagai bahasa, sedangkan Miclaw dirancang untuk menjalankan tugas berbasis agen AI. Dengan pemrosesan langsung di perangkat, data pengguna juga diklaim lebih aman karena tidak dikirim ke server cloud.

Berdasarkan bocoran terbaru, program beta HyperOS 4 di China akan lebih dulu tersedia untuk pengguna Xiaomi 17 Series dan Redmi K90 Series. Sementara versi stabil diperkirakan mulai hadir pada Xiaomi 18 dan Xiaomi 18 Pro Max sebelum diperluas ke perangkat lain secara bertahap hingga akhir 2026. (ap)
Read More

Senin, 13 Juli 2026

𝗦𝗗𝗡 𝟯 𝗕𝘂𝗸𝗶𝘁 𝗧𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮 𝗗𝘂𝗮 𝗦𝗶𝘀𝘄𝗮 𝗕𝗮𝗿𝘂, 𝗔𝗻𝘁𝘂𝘀𝗶𝗮𝘀𝗺𝗲 𝗠𝗣𝗟𝗦 𝗧𝗮𝗸 𝗕𝗲𝗿𝗸𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴

Juli 13, 2026 0
SDN 3 Bukit Terima Dua Siswa Baru, Antusiasme MPLS Tak Berkurang

KARANGASEM, Lensabali.id – Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri 3 Bukit, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem, Senin (13/7/2026), tampak berbeda dibandingkan sekolah lain. Tahun ajaran baru ini, sekolah tersebut hanya menerima dua peserta didik baru, yakni Gusti Bagus Arya Darma Wijaya dan Gusti Ngurah Arya Wardana Putra.

Meski jumlahnya sangat sedikit, semangat keduanya tidak surut. Mereka tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan pengenalan sekolah, berinteraksi dengan guru, hingga menikmati permainan edukatif yang disiapkan selama MPLS.

Bagi Arya Darma, hari pertama sekolah menjadi pengalaman yang cukup istimewa. Anak yang mengaku jarang bangun pagi itu harus memulai aktivitas lebih awal agar tidak terlambat mengikuti kegiatan sekolah.

"Saya tidak pernah bangun pagi, tadi dibangunin sama nenek," kata Arya Darma.

Setelah bangun, ia langsung bersiap dan diantar ayahnya ke sekolah. Ke depan, Arya berharap dapat lebih mandiri dengan berangkat sendiri karena jarak rumahnya cukup dekat dari sekolah.

"Nanti belajar bangun pagi dan berangkat sekolah sendiri karena rumah dekat," ujarnya.

Sementara itu, Wardana juga mengaku harus dibangunkan keluarganya pada hari pertama masuk sekolah. Meski demikian, ia tampak menikmati seluruh rangkaian kegiatan bersama teman sekelasnya yang hanya berjumlah satu orang.

Wali Kelas I SDN 3 Bukit, I Gusti Ayu Parianti, mengatakan sekolah tetap bersyukur menerima peserta didik baru meskipun jumlahnya menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai empat siswa. Selama MPLS, kedua murid tetap mendapatkan pengalaman yang sama seperti siswa baru di sekolah lain.

"Kami ingin kedua siswa merasa senang dan nyaman dulu bersekolah selama masa MPLS, jadi kami lakukan sesuatu yang ringan dan menyenangkan," ujar Parianti.

Menurutnya, minimnya jumlah siswa baru dipengaruhi kondisi demografis masyarakat sekitar. Banyak warga memilih merantau sehingga jumlah anak usia sekolah yang menetap di desa menjadi terbatas. Selain itu, sebagian orang tua juga memilih menyekolahkan anak mereka ke sekolah lain.

"Sebenarnya ada dua lagi anak yang masuk usia sekolah di sini, tapi orang tuanya memilih untuk menyekolahkan anaknya di sekolah lain jadi sisa hanya dua orang siswa saja," jelasnya.

Kepala SDN 3 Bukit, I Komang Sura Nata, menuturkan pihak sekolah telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat menjelang penerimaan siswa baru. Namun, kondisi tersebut belum mampu meningkatkan jumlah pendaftar tahun ini.

"Semoga tahun depan kami dapat siswa lebih banyak lagi," harap Sura Nata.

Meski hanya menerima dua murid baru, proses pendidikan tetap berjalan normal. Saat ini SDN 3 Bukit memiliki total 35 siswa dan berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang sama bagi setiap anak tanpa membedakan jumlah peserta didik dalam satu kelas. (ap)
Read More

𝗣𝗿𝗮𝗯𝗼𝘄𝗼: 𝗗𝗶𝘀𝘁𝗿𝗶𝗯𝘂𝘀𝗶 𝗕𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗦𝘂𝗯𝘀𝗶𝗱𝗶 𝗛𝗮𝗿𝘂𝘀 𝗠𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂𝗶 𝗞𝗼𝗽𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗠𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗣𝘂𝘁𝗶𝗵

Juli 13, 2026 0
Prabowo Distribusi Barang Subsidi Harus Melalui Koperasi Desa Merah Putih

JAKARTA, Lensabali.id – Presiden Prabowo Subianto menetapkan seluruh barang bersubsidi dari pemerintah wajib disalurkan kepada masyarakat melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Kebijakan tersebut diambil untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dalam pidatonya pada Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026), Prabowo menegaskan bahwa barang subsidi tidak boleh diperjualbelikan ataupun dimanfaatkan pihak yang tidak berhak.

"Sudah-sudah saya ambil keputusan, semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih, harus, saya katakan ini harus. Barang subsidi, rakyat tidak boleh diperdagangkan. Supaya yang membutuhkan, dialah yang terima," ujar Prabowo.

Menurutnya, Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai saluran distribusi subsidi, tetapi juga akan dikembangkan menjadi pusat layanan ekonomi terpadu di tingkat desa. Berbagai fasilitas akan tersedia di dalamnya, mulai dari kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, hingga apotek desa.

"Kami akan buka apotek di desa, obat-obatnya obat generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota. Akan ada logistik desa, akan ada gudang, akan ada cold storage, ruang pendingin. Supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya," katanya.

Selain memperkuat koperasi desa, pemerintah juga berencana membentuk koperasi nelayan di berbagai wilayah. Melalui program tersebut, nelayan akan mendapatkan dukungan fasilitas seperti gudang pendingin, pabrik es, hingga kapal penangkap ikan berkapasitas besar untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Prabowo menegaskan fasilitas yang diberikan bukanlah bantuan gratis. Seluruh pembiayaan akan dikembalikan secara bertahap melalui hasil usaha para anggota koperasi sehingga menciptakan sistem ekonomi yang berkelanjutan.

"Dan mereka bukan terima hadiah, mereka cicil kembali dari hasil tangkapan ikan mereka. Mereka akan cicil semua uang yang kita. Jadi uang di desa nelayan, uang di desa-desa ini, koperasi adalah uang pinjaman yang akan dibayar kembali," jelasnya.

Pemerintah memproyeksikan program Kopdes Merah Putih mampu memperkuat perekonomian desa secara signifikan. Perputaran uang di kawasan perdesaan diperkirakan mencapai Rp223 triliun per tahun, sementara pendapatan petani, peternak, dan nelayan diprediksi meningkat hingga Rp202 triliun.

"Kami proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sebesar Rp223 triliun tiap tahun akan beredar di desa-desa. Tidak keluar akan beredar di desa-desa. Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar Rp202 triliun di petani, peternak dan nelayan," pungkas Prabowo. (ap)
Read More