BADUNG, Lensabali.id- Gangguan penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada peningkatan jumlah penumpang di Terminal Tipe A Mengwi, Badung. Volume penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tercatat melonjak pada Senin (7/9/2026).
Kepala Terminal Tipe A Mengwi, I Dewa Gede Tantara Tesa Putra, mengatakan kenaikan jumlah penumpang turut mendorong peningkatan keterisian armada bus hingga 11 persen.
"Peningkatan penumpang kemarin 34 persen dan armada meningkat 11 persen. Bahkan, rata-rata tujuan ke Jakarta," kata Dewa Tantara, Selasa (8/9/2026).
Dalam kondisi normal, pergerakan penumpang di Terminal Mengwi berkisar 1.600-1.900 orang setiap hari. Namun, jumlah penumpang yang diberangkatkan pada Senin melonjak hingga sekitar 2.200 orang.
"Saat ini pada pukul 16.00 Wita baru di angka 1.100 penumpang. Data ini belum berakhir, karena keberangkatan bus masih ada sampai malam," ujar Dewa Tantara.
Lonjakan tersebut membuat operasional bus AKAP ikut ditambah. Jika biasanya terdapat sekitar 70-80 armada per hari, jumlahnya meningkat menjadi 89 bus.
Khusus perjalanan menuju Jakarta, jumlah armada yang biasanya berkisar tujuh hingga sembilan bus per hari bertambah menjadi 12 armada. Penambahan ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat yang memilih transportasi darat.
"Kami di Terminal Mengwi tetap melayani semaksimal mungkin untuk para penumpang. Bahkan jika pada momen-momen tertentu membutuhkan bus yang lebih banyak, kami rutin lakukan koordinasi dengan Perusahaan Otobus," sebut Dewa.
Selain menambah armada, pengelola Terminal Mengwi juga memperketat pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bus yang digunakan penumpang dalam kondisi aman sebelum berangkat keluar Bali.
"Kami pastikan bus yang masuk dari Terminal Mengwi aman untuk ditumpangi, karena sudah kami lakukan ramp check berkala dan pengecekan rutin saat akan berangkat dari terminal," pungkasnya.
Sementara itu, Bandara Ngurah Rai pada Selasa (8/9) kembali melayani penerbangan dari dan menuju Tangerang, Jakarta, serta Bandung. Sebelumnya, penerbangan ke sejumlah wilayah tersebut sempat dihentikan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau. (ap)

