LENSA BALI

Hot



Rabu, 05 Agustus 2026

𝗗𝗶𝘀𝗵𝘂𝗯 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗿𝘁𝗶𝗯𝗸𝗮𝗻 𝗟𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝟯𝟬 𝗧𝗿𝘂𝗸 𝗣𝗮𝗿𝗸𝗶𝗿 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗧𝗲𝗿𝗺𝗶𝗻𝗮𝗹 𝗠𝗲𝗻𝗴𝘄𝗶

Agustus 05, 2026 0
Dishub Badung Tertibkan Lebih dari 30 Truk Parkir Sembarangan di Terminal Mengwi

BADUNG, Lensabali.id – Puluhan truk yang selama ini memadati bahu Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto di kawasan Terminal Mengwi, Badung, ditertibkan dalam operasi gabungan, Rabu (5/8/2026). Kedatangan petugas membuat para sopir serentak memindahkan kendaraannya sehingga ruas jalan yang sebelumnya dipenuhi parkir liar kembali lengang.

Kepala Dinas Perhubungan Badung, Anak Agung Gde Rahmadi, mengatakan sedikitnya lebih dari 30 kendaraan barang berhasil ditertibkan dalam kegiatan tersebut. Keberadaan truk-truk yang parkir di bahu jalan dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

"Kami sudah konsolidasi untuk penertiban dengan instansi terkait. Tadi ada 30 lebih truk atau kendaraan barang kami tertibkan, dan jumlah itu saja sudah mampu memberikan hambatan lalu lintas," ujar Rahmadi.

Menurutnya, penertiban ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, Dishub bersama instansi terkait bahkan sempat memasang water barrier untuk mencegah kendaraan besar parkir di lokasi tersebut. Namun, parkir liar kembali terjadi dan turut memicu keluhan warga karena area sekitar menjadi kumuh serta dipenuhi sampah.

Rahmadi menjelaskan banyak sopir memilih berhenti di lokasi tersebut karena mengikuti kendaraan lain yang lebih dahulu parkir. Untuk mencegah pelanggaran serupa, Dishub akan memasang spanduk larangan parkir sekaligus melakukan pengawasan secara berkala.

"Pertama karena sopir itu orang mobile, jadi dia tidak tahu ada orang parkir, dia ikut-ikutan padahal dilarang di sana. Jadi kami bersihkan supaya tidak ada yang ditiru, seolah-olah di sini boleh parkir," jelasnya.

Operasi penertiban melibatkan Dishub Badung, Satlantas Polres Badung, Satpol PP, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali, unsur TNI, serta aparat desa dinas dan desa adat Mengwitani. Pada tahap awal, petugas masih memberikan teguran tanpa menjatuhkan sanksi tilang.

Rahmadi menilai keberadaan lahan parkir khusus atau rest area bagi kendaraan barang di sekitar Terminal Mengwi menjadi kebutuhan yang mendesak. Namun, hingga kini rencana penyediaannya masih sebatas wacana.

Sejumlah sopir mengaku memarkir kendaraan untuk beristirahat atau mendinginkan rem sebelum melanjutkan perjalanan. Salah satunya, Yanto (32), yang mengatakan dirinya baru berencana kembali melanjutkan perjalanan menuju Lombok pada malam hari.

Kasatlantas Polres Badung AKP Ni Luh Tiviasih menambahkan pihaknya telah mendata puluhan kendaraan yang parkir di lokasi tersebut dan berkoordinasi dengan perusahaan masing-masing. Meski demikian, penerapan sanksi tilang masih menunggu arahan dari Korlantas Polri maupun Ditlantas Polda Bali.

"Sementara untuk penindakan tilang, kami menunggu perintah lebih lanjut Korlantas Polri maupun Ditlantas Polda Bali. Kalau memang dari pimpinan sudah menegaskan kembali terkait dengan tilang, kami akan laksanakan itu," pungkas Tiviasih. (ap)
Read More

𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗔𝗹𝗮𝗺𝗶 𝗚𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗷𝗶𝘄𝗮𝗮𝗻, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗜𝘀𝘁𝗿𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗿𝘁𝘂𝗮

Agustus 05, 2026 0
Diduga Alami Gangguan Kejiwaan, Pria di Denpasar Serang Istri dan Mertua

DENPASAR, Lensabali.id – Seorang pria berinisial IMP diduga melakukan penganiayaan terhadap istri dan mertuanya di Denpasar pada Rabu (5/8/2026). Insiden tersebut terjadi setelah pelaku diduga mengalami kecemasan dan kebingungan yang disebut telah muncul sejak sehari sebelumnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, sebelum kejadian, istri pelaku yang berinisial NWUKD (32) sempat berusaha menenangkan suaminya dengan memberikan obat penenang. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

"Korban memberikan obat penenang kepada pelaku, akan tetapi tidak mempan. Tanpa sepengetahuan korban, pelaku mengambil pisau lalu menusuk punggung korban," terang Adi.

Berdasarkan keterangan keluarga, IMP diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan selama ini rutin menjalani pengobatan. Meski demikian, kondisi pelaku saat itu diduga kembali memburuk hingga berujung pada aksi penganiayaan.

Usai ditusuk, korban berteriak meminta pertolongan sambil keluar dari kamar. Teriakan itu didengar ayah korban, IKS, yang segera datang untuk membantu setelah mendengar cucunya memberi tahu bahwa ibunya menjadi korban penusukan.

Saat berusaha menolong, IKS justru turut menjadi sasaran serangan. Pelaku diduga mengambil sebilah pedang dan mengayunkannya hingga mengenai lengan sang mertua.

"Pelaku kemudian mengambil pedang dan selanjutnya menyerang korban hingga mengenai lengan korban," imbuh Adi.

Kedua korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Dharma Yadnya untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, keduanya dilaporkan dalam kondisi sadar dan masih menjalani penanganan.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Polisi kemudian mengamankan situasi dan meminta masyarakat menjauh karena pelaku masih membawa senjata tajam.

Setelah proses negosiasi dan pengamanan berlangsung, petugas berhasil mengendalikan situasi sekitar pukul 24.00 Wita. Pelaku selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. IGNG Ngoerah untuk menjalani penanganan lebih lanjut mengingat adanya riwayat gangguan kejiwaan yang dimilikinya. (ap)
Read More

𝗕𝘂𝗸𝗮 𝗔𝗣𝗗𝗧 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗴𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗝𝗮𝗴𝗮 𝗛𝗮𝗿𝗺𝗼𝗻𝗶 𝗣𝗮𝗿𝗶𝘄𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮, 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮, 𝗟𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻, 𝗱𝗮𝗻 𝗘𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶

Agustus 05, 2026 0
Buka APDT 2026, Koster Tegaskan Bali Jaga Harmoni Pariwisata, Budaya, Lingkungan, dan Energi

BADUNG, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka The SPE/IADC Asia Pacific Drilling Technology Conference and Exhibition (APDT) 2026 di Hotel The Westin, Nusa Dua, Badung, Rabu (5/8/2026). Konferensi teknologi pengeboran terbesar di kawasan Asia Pasifik tersebut dihadiri sekitar 800 delegasi dari 39 negara dan menjadi ajang bertukar gagasan mengenai masa depan industri energi yang lebih berkelanjutan.

Mengawali sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta internasional yang memilih Bali sebagai lokasi penyelenggaraan konferensi.

"Selamat datang di Bali, pulau yang indah, masyarakatnya ramah, serta memiliki budaya yang unik dan tidak dimiliki daerah lain di dunia. Bali dikenal dan dicintai masyarakat internasional karena kami mampu menjaga budaya, tradisi, adat istiadat, dan kearifan lokal sebagai fondasi utama pembangunan," ujar Koster.

Ia menegaskan bahwa kekuatan Bali tidak hanya bertumpu pada pesona alamnya, tetapi juga pada kemampuan masyarakat menjaga warisan budaya yang menjadi identitas utama pulau ini. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi yang mengantarkan Bali sebagai destinasi wisata dunia tanpa kehilangan jati dirinya.

Koster juga mengungkapkan pengalamannya mengikuti forum perubahan iklim di London beberapa waktu lalu. Dari forum tersebut, ia semakin meyakini bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan agar mampu memberikan manfaat jangka panjang.

Menurutnya, penyelenggaraan APDT 2026 tidak hanya penting bagi kemajuan teknologi di sektor energi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian Bali melalui meningkatnya aktivitas pariwisata, tingkat hunian hotel, dan perputaran usaha masyarakat.

"Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian bukan hanya penting bagi industri energi dan teknologi pengeboran. Kehadiran Anda juga memberikan dampak ekonomi yang besar bagi Bali melalui meningkatnya tingkat hunian hotel, kegiatan usaha, dan sektor pariwisata. Terima kasih karena telah berkontribusi terhadap pariwisata Bali," katanya.

Dalam paparannya, Koster menjelaskan bahwa Bali masih menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara di Indonesia. Sepanjang 2025, lebih dari tujuh juta wisatawan asing datang melalui jalur udara. Dari sekitar 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, hampir separuhnya memilih Bali sebagai tujuan perjalanan.

"Berdasarkan perhitungan kami, belanja wisatawan mancanegara menghasilkan devisa sekitar Rp176 triliun. Artinya, kontribusi Bali terhadap devisa pariwisata Indonesia mencapai sekitar 55 persen. Ini merupakan kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian nasional," jelasnya.

Karena sektor pariwisata menopang sekitar 66 persen perekonomian Bali, Pemerintah Provinsi Bali terus mengembangkan kebijakan yang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, dan perlindungan lingkungan.

"Karena Bali sangat bergantung pada pariwisata, maka Bali harus dijaga. Alamnya harus lestari, manusianya harus berkualitas, dan budayanya harus tetap hidup. Itulah sebabnya kami menetapkan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun sebagai arah pembangunan jangka panjang agar Bali tetap eksis, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi untuk selamanya," tegasnya.

Buka APDT 2026, Koster Tegaskan Bali Jaga Harmoni Pariwisata, Budaya, Lingkungan, dan Energi

Koster menjelaskan arah pembangunan tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Daerah tentang Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Semesta Berencana yang berlandaskan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Implementasinya diwujudkan melalui berbagai kebijakan strategis, mulai dari pengelolaan sampah berbasis sumber, pembatasan plastik sekali pakai, pengembangan pertanian organik, hingga percepatan penggunaan energi bersih dan kendaraan listrik.

"Kami ingin Bali menjadi provinsi yang ramah lingkungan dan menjadi contoh pembangunan berkelanjutan. Karena itu kami terus memperkuat kebijakan energi bersih, pengurangan emisi karbon, serta penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan," ujarnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa ketahanan energi tetap menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi seiring meningkatnya jumlah penduduk Indonesia. Karena itu, inovasi di sektor energi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

"Saya berharap konferensi ini dapat melahirkan berbagai inovasi dan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan energi dunia secara berkelanjutan. Indonesia harus mampu memastikan kebutuhan energi masyarakatnya terpenuhi, namun tetap menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang," katanya.

Menutup sambutannya, Koster berharap APDT 2026 semakin memperkuat kolaborasi internasional dalam menghadirkan teknologi energi yang aman, efisien, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat dunia. (hms/ap)
Read More