𝗧𝗶𝗺 𝗥𝗲𝗰𝗲𝘃𝗲𝘂𝗿: 𝗗𝗮𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗼𝗻𝘁𝗼𝗻 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴 𝗦𝗲𝗿𝗱𝗮𝗱𝘂 𝗧𝗿𝗶𝗱𝗮𝘁𝘂 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 17 Maret 2026

𝗧𝗶𝗺 𝗥𝗲𝗰𝗲𝘃𝗲𝘂𝗿: 𝗗𝗮𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗼𝗻𝘁𝗼𝗻 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴 𝗦𝗲𝗿𝗱𝗮𝗱𝘂 𝗧𝗿𝗶𝗱𝗮𝘁𝘂

Tim Receveur Dari Penonton di Bali Jadi Gelandang Serdadu Tridatu

GIANYAR, Lensabali.id – Sebuah candaan yang akhirnya menjadi kenyataan. Itulah kisah yang dialami gelandang Bali United asal Belanda, Tim Receveur, yang kini resmi menjadi bagian dari skuad Serdadu Tridatu setelah sempat berkelakar ingin bermain di klub tersebut beberapa tahun lalu.

Momen itu bermula saat Receveur berlibur ke Bali pada 2019. Ketika itu ia bertemu sahabatnya, Stefano Lilipaly, yang lebih dahulu berkarier bersama Bali United. Dalam kesempatan tersebut, ia sempat menyaksikan langsung pertandingan Bali United.

Tanpa disangka, pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam baginya. Bahkan saat itu Receveur sempat bercanda bahwa suatu hari ia ingin bermain bersama klub kebanggaan Pulau Dewata tersebut.

Candaan tersebut akhirnya menjadi kenyataan beberapa tahun kemudian. Bali United merekrut Tim Receveur dari klub Belanda Almere City pada musim Super League 2025/2026.

Sejak bergabung, gelandang asal Belanda itu cukup cepat beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Hingga pekan ke-25 kompetisi, ia telah mencatatkan 23 penampilan, menyumbang 2 gol dan 2 assist, serta mengoleksi 4 kartu kuning dan 1 kartu merah.

Kisah tersebut terungkap saat Receveur diwawancarai media Belanda Voetbal International yang menyoroti perjalanan kariernya hingga berlabuh di Bali United.

“Saya berada di sana pada tahun 2019 dan kebetulan bertemu dengan Stefano Lilipaly yang sudah memulai petualangan itu lebih awal. Kemudian saya pergi menonton salah satu pertandingan Bali United dan itu benar-benar gila,” ujar Tim Receveur dikutip dari Voetbal International.

“Bahkan saat itu saya berkata sambil bercanda ini sepertinya cocok untuk saya. Sangat istimewa bahwa ini benar-benar terjadi enam tahun kemudian,” sambungnya.

Selain pengalaman bermain, Receveur juga mengaku terkesan dengan fasilitas latihan yang dimiliki Bali United, khususnya Bali United Training Center yang berada di kawasan pesisir.

“Kami benar-benar latihan tepat di tepi laut. Saat bermain, kami mendengar deburan ombak. Ini sangat menyenangkan,” katanya.

Media Officer Bali United, Alexander Mahaputra, membenarkan bahwa wawancara tersebut dilakukan oleh media Belanda yang berkunjung langsung ke Bali.

“Memang ada beberapa media Belanda yang pernah datang ke Bali dan datang ke Bali United Training Center. Selain melakukan wawancara dengan pelatih, beberapa pemain asal Belanda juga sempat di interview,” ujar Alexander saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

Ia menambahkan, sejumlah media asing juga cukup aktif menjalin komunikasi dengan pihak klub, baik dengan pelatih maupun pemain asal Belanda yang saat ini memperkuat Bali United. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar