LENSA BALI: Bali

Hot


Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Juni 2026

𝗟𝗶𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗜𝗞𝗠 𝗱𝗮𝗻 𝗨𝗠𝗞𝗠 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗙𝗮𝘀𝗶𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗲𝗺𝘂𝗱𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗔𝗸𝘀𝗲𝘀 𝗣𝗲𝗿𝗹𝗶𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗸 𝗞𝗲𝗸𝗮𝘆𝗮𝗮𝗻 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗹𝗲𝗸𝘁𝘂𝗮𝗹

Juni 19, 2026 0

Gubernur Koster Fasilitasi Perlindungan HKI untuk Perkuat Daya Saing IKM dan UMKM Bali

DENPASAR, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai fondasi penguatan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bali di tengah perkembangan ekonomi digital. Menurutnya, sektor IKM dan UMKM kini menjadi salah satu penopang utama perekonomian Bali selain pariwisata, sekaligus berperan dalam transformasi ekonomi daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Sosialisasi Penguatan Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Mendorong IKM dan UMKM Bali yang Inovatif, Berdaya Saing, dan Mendunia di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (19/6).

Dalam kesempatan itu, Koster menekankan bahwa kreativitas harus dibarengi perlindungan hukum agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi pencipta maupun pelaku usaha.

"Pemerintah Provinsi Bali terus berkomitmen untuk memfasilitasi kemudahan akses, memberikan pendampingan, serta edukasi berkelanjutan bersama Kementerian Hukum agar pendaftaran Kekayaan Intelektual bagi pelaku usaha lokal semakin cepat, mudah dan terjangkau," tegasnya.

Ia menilai HKI tidak lagi sekadar persoalan administrasi, melainkan telah menjadi instrumen strategis dalam persaingan usaha. Perlindungan hukum terhadap merek, hak cipta, paten, maupun desain industri akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan pasar dan meningkatkan nilai produknya.

"Kita ingin agar masyarakat Bali tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga menjadi pencipta nilai tambah. Kita ingin agar karya-karya masyarakat Bali memiliki identitas, memiliki perlindungan hukum, memiliki nilai ekonomi, dan mampu bersaing di pasar global," ujar Koster.

Menurutnya, ketika produk lokal memperoleh perlindungan hukum yang kuat, kepercayaan konsumen akan meningkat dan peluang menembus pasar internasional semakin terbuka tanpa kekhawatiran terhadap praktik pembajakan maupun klaim pihak lain.

10 Ribu Permohonan Sepanjang 2025

Gubernur Koster mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat Bali terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 10.692 permohonan HKI diajukan oleh masyarakat Bali.

Sementara pada periode Januari hingga Juni 2026, jumlah permohonan telah mencapai 5.889. Angka tersebut terdiri atas 1.504 permohonan merek, 24 paten, 12 desain industri, 4.312 hak cipta, dan 37 kekayaan intelektual komunal.

Selain itu, Bali kini memiliki 15 produk Indikasi Geografis yang telah terdaftar secara resmi. Pada 2025, sertifikat Indikasi Geografis berhasil diperoleh untuk Gula Dawan Klungkung, Tenun Cepuk Tanglad Nusa Penida, Lukisan Batuan Gianyar, dan Kopi Robusta Lemukih Buleleng. Sementara Batu Pulaki Banyupoh Buleleng dan Tenun Songket Gelgel masih dalam proses pendaftaran pada tahun ini.

Koster mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, komunitas kreatif, asosiasi usaha, serta pelaku UMKM untuk mempercepat perlindungan HKI demi memperkuat daya saing ekonomi Bali.

Gubernur Koster Fasilitasi Perlindungan HKI untuk Perkuat Daya Saing IKM dan UMKM Bali


Indikasi Geografis Jaga Identitas Produk Daerah

Dalam sosialisasi tersebut, Prof. Yasonna Laoly menjelaskan bahwa perlindungan hak cipta dan merek memiliki peran penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat bagi UMKM.

Ia menerangkan bahwa kekayaan intelektual mencakup dua kategori utama, yakni kepemilikan komunal seperti ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, indikasi geografis, dan sumber daya genetik, serta kepemilikan personal yang meliputi hak cipta, paten, merek, rahasia dagang, dan desain industri.

"Indikasi geografis mengharuskan produksi karya untuk didaftarkan sebagai Kekayaan Intelektual memang harus diproduksi pada wilayah yang bersangkutan, karena hal tersebut merupakan kekayaan wilayah yang dimilikinya," jelasnya.

Ia menegaskan, pemerintah memiliki kewenangan melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang merugikan pemilik hak maupun merusak identitas produk daerah. Karena itu, para pelaku usaha diingatkan untuk tidak mengambil jalan pintas yang berpotensi menghilangkan keaslian produk khas Bali. (hms/ap)
Read More

𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗴𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗞𝗲𝗷𝘂𝗮𝗿𝗮𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗿𝗮𝘁𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗣𝗼𝘀𝗶𝘀𝗶 𝗦𝗽𝗼𝗿𝘁 𝗧𝗼𝘂𝗿𝗶𝘀𝗺 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮

Juni 19, 2026 0
Gubernur Koster Tegaskan Dukungan Bali untuk Kejuaraan Karate Asia 2026, Perkuat Posisi Sport Tourism Dunia

BADUNG, Lensabali.id – Bali kembali menegaskan perannya sebagai tuan rumah berbagai agenda internasional melalui penyelenggaraan 22nd AKF Senior Championships 2026 atau Kejuaraan Karate Asia Senior ke-22 yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Kabupaten Badung. Gubernur Bali Wayan Koster hadir secara langsung pada pembukaan kejuaraan bergengsi tersebut, Kamis (18/6/2026).

Ajang karate terbesar di kawasan Asia itu diikuti lebih dari 400 atlet dari 33 negara. Selain memperebutkan gelar juara Asia, kompetisi yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 juga menjadi salah satu jalur kualifikasi menuju Karate World Cup.

Kehadiran Gubernur Koster menjadi bentuk nyata dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap penyelenggaraan event olahraga internasional yang mampu mendorong pertumbuhan pariwisata sekaligus memperluas promosi Bali di tingkat global. Sebelum seremoni pembukaan, Gubernur juga menghadiri gala dinner bersama delegasi, atlet, ofisial, dan tokoh karate dari berbagai negara Asia.

Wakil Presiden Asian Karate Federation (AKF), Rashid Al Ali, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Indonesia terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

"Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menyambut Anda semua di kejuaraan ini di Bali. Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali, Bapak Gubernur Bali, dan Pemerintah Indonesia atas fasilitasi serta dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini. Terima kasih banyak. Selamat bertanding kepada seluruh atlet dari Asia," ujarnya.

Ketua Umum PB FORKI, Hadi Tjahjanto, menilai kejuaraan ini bukan sekadar arena kompetisi, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan karateka Asia. Menurutnya, kehadiran lebih dari 400 atlet menunjukkan kuatnya ikatan dan semangat kebersamaan di antara komunitas karate Asia.

Gubernur Koster Tegaskan Dukungan Bali untuk Kejuaraan Karate Asia 2026, Perkuat Posisi Sport Tourism Dunia

"Kehormatan besar bagi saya menyambut atlet dan delegasi dari seluruh Asia di Pulau Bali yang indah. Indonesia sangat bangga menjadi tuan rumah dengan menghadirkan lebih dari 400 atlet pada kejuaraan ini. Kehadiran seluruh peserta menunjukkan kekuatan persaudaraan karate di Asia," katanya.

Ia menambahkan, karate tidak hanya mengedepankan kemampuan bertanding, tetapi juga menjunjung tinggi nilai hormat, sportivitas, dan fair play.

"Ini adalah perayaan persaudaraan yang melampaui kompetisi. Respek dan excellence adalah nilai yang hidup di hati setiap karateka. Kami berharap karate dapat terus menjadi sarana yang mempersatukan atlet dari seluruh Asia bahkan dunia," imbuhnya.

Pada kejuaraan ini, Indonesia menurunkan 22 atlet terbaik, termasuk tiga karateka asal Bali yang memperkuat tim nasional. Salah satunya adalah Cok Istri Agung Sanistyarani yang tampil pada nomor kumite putri kelas -55 kilogram.

Selain menjadi ajang perebutan gelar juara Asia dan tiket menuju Karate World Cup, kejuaraan ini juga memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang mampu menggelar event internasional dengan standar tinggi. (hms/ap)
Read More

Selasa, 16 Juni 2026

𝗜𝗸𝘂𝘁𝗶 𝗣𝗜𝗞-𝗥 𝗟𝗲𝗮𝗿𝗻𝗶𝗻𝗴 𝗛𝘂𝗯 𝗔𝗱𝗶𝘄𝗮𝗿𝗻𝗮 𝗡𝘂𝘀𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗧𝗷𝗼𝗸 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗗𝘂𝘁𝗮 𝗚𝗲𝗻𝗥𝗲 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗔𝗴𝗲𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘂𝗯𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗚𝗲𝗻𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗠𝘂𝗱𝗮

Juni 16, 2026 0
Ikuti PIK-R Learning Hub Adiwarna Nusantara, Wabup Tjok Surya Dorong Duta GenRe Jadi Agen Perubahan Generasi Muda

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, mengikuti kegiatan PIK-R Learning Hub Adiwarna Nusantara secara virtual dari Ruang V-Conference Kantor Bupati Klungkung, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Bina Ketahanan Remaja Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Nasional (ADUJAKNAS) Tahun 2026 sekaligus memperingati Hari Lahir ke-16 Generasi Berencana (GenRe) Indonesia.

Melalui kegiatan ini, pemerintah terus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan bangsa melalui berbagai pendekatan edukatif dan preventif, salah satunya melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) yang selama ini menjadi wadah pembinaan bagi remaja di sekolah maupun masyarakat.

Direktur Bina Ketahanan Remaja, Irma Ardiana, menjelaskan bahwa Adiwarna Nusantara ADUJAKNAS 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas generasi muda melalui refleksi, apresiasi, dan peningkatan kompetensi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman yang terus berkembang.

Kegiatan tahun ini mengusung tema “Gen Z Impact: Gerak Nyata untuk Indonesia”, yang menggambarkan semangat generasi muda untuk menghadirkan perubahan melalui aksi nyata, inovasi, dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional.

“Tema ini menegaskan peran Gen Z sebagai generasi yang tidak hanya memiliki gagasan, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi dan dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Irma Ardiana.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program yang mendorong peningkatan kapasitas generasi muda. Menurutnya, keberadaan Duta GenRe memiliki peran penting sebagai teladan sekaligus penggerak di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Ikuti PIK-R Learning Hub Adiwarna Nusantara, Wabup Tjok Surya Dorong Duta GenRe Jadi Agen Perubahan Generasi Muda

Ia berharap para Duta GenRe mampu menjadi generasi yang memiliki perencanaan masa depan yang baik, memiliki wawasan luas, serta mampu mengedukasi teman sebaya mengenai berbagai isu penting, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan karakter.

“Saya berharap Duta GenRe yang ada di masing-masing sekolah dapat menjadi generasi yang mampu merencanakan masa depannya dengan baik serta menjadi agen perubahan dalam menyampaikan informasi-informasi positif terkait kesehatan, pendidikan, dan berbagai informasi penting lainnya. Hal ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Wabup Tjok Surya.

Menurutnya, keberhasilan mewujudkan Generasi Emas Indonesia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda sebagai pelopor perubahan. Dengan bekal pengetahuan, karakter yang kuat, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, generasi muda diharapkan mampu menjadi aset pembangunan yang membawa kemajuan bagi daerah maupun bangsa.

Kegiatan tersebut turut diikuti oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Forum GenRe Indonesia Kabupaten Klungkung sebagai bentuk dukungan bersama dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (*/ap)
Read More

𝗧𝗿𝗮𝗱𝗶𝘀𝗶 𝗗𝘂𝗸𝗮 𝗱𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗹𝗶𝗽𝘂𝗿𝗮𝗻, 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗧𝗮𝗸 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗻𝗷𝗼𝗿 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗚𝗮𝗹𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻

Juni 16, 2026 0
Tradisi Duka di Penglipuran, Warga Tak Pasang Penjor Saat Galungan

BANGLI, Lensabali.id – Suasana Hari Raya Galungan tahun ini terasa berbeda di Desa Penglipuran, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Desa wisata yang terkenal dengan deretan penjor dan keasrian lingkungannya itu tidak memasang penjor karena salah seorang warga sedang berduka setelah meninggal dunia.

Ketua Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Wayan Sumiarsa, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari tradisi adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

"Ya, kami tidak pasang penjor hari ini," kata Sumiarsa, Selasa (16/06/2026).

Menurutnya, selama tiga hari warga desa tidak diperkenankan memasang penjor. Keluarga yang sedang berduka juga tidak melaksanakan persembahyangan di pura sebagai bentuk penghormatan terhadap prosesi adat yang sedang berlangsung.

"Selama tiga hari, warga tidak memasang penjor. Termasuk keluarga warga yang meninggal juga tidak memasang penjor dan tidak sembahyang di pura," ujarnya.

Sumiarsa menuturkan bahwa seluruh kegiatan adat dan keagamaan yang bersifat sakral untuk sementara dihentikan ketika ada warga desa yang meninggal dunia.

"Kami tidak merayakan Galungan tahun ini karena sesuai dengan tradisi dan adat kami ketika ada warga yang sedang berduka semua kegiatan yang bersifat sakral ditiadakan," jelasnya.

Meski demikian, aktivitas pariwisata tetap berjalan normal. Wisatawan masih dapat mengunjungi Desa Penglipuran dan menikmati suasana pedesaan yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.

"Untuk wisata berjalan dengan normal seperti biasa. Wisatawan tetap dapat menikmati suasana pedesaan," kata Sumiarsa.

Sejumlah wisatawan mengaku terkejut karena tidak menemukan deretan penjor yang biasanya menghiasi sepanjang jalan desa menjelang Galungan. Namun sebagian lainnya memahami tradisi yang dijalankan masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan terhadap warga yang berduka. (ap)
Read More

𝗪𝗡𝗔 𝗕𝗲𝗹𝗴𝗶𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹 𝗱𝗶 𝗩𝗶𝗹𝗮 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗱𝗮 𝗦𝗲𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗦𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗦𝗮𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝗺𝗮 𝗦𝘂𝗮𝗺𝗶

Juni 16, 2026 0
WNA Belgia Meninggal di Vila Nusa Penida Setelah Sempat Sarapan Bersama Suami


KLUNGKUNG, Lensabali.id – Seorang warga negara Belgia berinisial AM (58) ditemukan meninggal dunia di sebuah vila di kawasan Nusa Penida, Klungkung. Sebelum kejadian, korban diketahui masih sempat menikmati sarapan bersama suaminya di area kolam renang vila.

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban dan suaminya, Nico Carina P. Tetaert (58), sarapan bersama sekitar pukul 08.00 Wita. Setelah selesai, keduanya kembali ke kamar untuk bersiap melanjutkan aktivitas wisata.

"Suami korban masuk kamar mandi. Sekitar 1 jam kemudian korban memanggil dengan suara samar. Saat diperiksa, korban sudah tergeletak di lantai kamar," terang Kesuma Jaya.

Mendapat laporan tersebut, staf vila segera memberikan pertolongan pertama berupa napas buatan sambil menghubungi ambulans. Korban kemudian dibawa ke Klinik Nusa Medica untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, sesampainya di fasilitas kesehatan, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia. Pemeriksaan awal juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Penanganan awal sudah dilakukan. Koordinasi dengan medis dan instansi terkait juga berjalan. Dari pemeriksaan sementara tidak ada tanda kekerasan. Suami korban menolak autopsi," jelas Kesuma Jaya.

Polisi memastikan tidak ditemukan luka luar maupun memar pada tubuh korban. Suaminya juga menyampaikan bahwa korban tidak memiliki riwayat penyakit berat ataupun alergi tertentu.

Jenazah korban selanjutnya direncanakan dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, untuk penanganan lebih lanjut. Kepolisian juga membantu proses administrasi serta berkoordinasi dengan keluarga dan pihak kedutaan. (ap)
Read More

𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗻𝗮𝗺𝗯𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗧𝗿𝗶𝗽 𝗣𝗮𝗱𝗮𝗻𝗴𝗯𝗮𝗶–𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗱𝗮 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗧𝗲𝗸𝗮𝗻 𝗗𝗶𝘀𝗽𝗮𝗿𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗛𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗣𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻

Juni 16, 2026 0
Gubernur Koster Dorong Penambahan Trip Padangbai–Nusa Penida untuk Tekan Disparitas Harga Pangan

DENPASAR, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster meminta Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama instansi terkait mempercepat langkah penyamaan harga kebutuhan pokok antara wilayah daratan Klungkung dan Nusa Penida. Salah satu upaya yang didorong adalah peningkatan frekuensi pelayaran pengangkut barang dari Padangbai menuju Nusa Penida.

Arahan tersebut disampaikan saat memimpin rapat tindak lanjut persetujuan lintas pelayaran Padangbai–Nusa Penida di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Senin (15/6).

Menurut Koster, perbedaan harga sejumlah komoditas pokok selama ini dipengaruhi oleh keterbatasan distribusi dan jumlah perjalanan kapal yang masih minim. Karena itu, ia meminta dilakukan uji coba penambahan frekuensi pelayaran dari dua kali menjadi tiga kali setiap hari.

"Jika penambahan trip ini berhasil dilakukan, maka ke depan perbedaan harga antara Klungkung daratan dengan Nusa Penida tidak akan terjadi lagi, karena pasokan lancar dan stoknya juga menjadi aman, sekalipun akan terjadi penambahan subsidi dari dua kali sebesar Rp1,4 miliar menjadi tiga kali sebesar Rp2,1 miliar," tegasnya.

Koster bahkan menilai pola layanan perintis yang saat ini diterapkan memungkinkan distribusi logistik dan kebutuhan pokok menuju Nusa Penida dilakukan hingga tiga sampai empat kali dalam sehari. Dengan meningkatnya frekuensi pengiriman, stabilitas pasokan diharapkan dapat terjaga sekaligus mengurangi risiko kelangkaan barang.

Bupati Klungkung I Made Satria mengakui bahwa disparitas harga yang terjadi selama ini dipicu oleh keterbatasan stok serta antrean pengiriman barang akibat jumlah trip yang belum memadai. Karena itu, menurutnya, diperlukan kebijakan baru yang mampu memperlancar distribusi logistik ke wilayah kepulauan tersebut.

Gubernur Koster Dorong Penambahan Trip Padangbai–Nusa Penida untuk Tekan Disparitas Harga Pangan

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Kadek Mudarta menjelaskan bahwa hasil kajian Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali menunjukkan lintasan Padangbai–Nusa Penida saat ini belum layak dikomersialisasikan secara penuh berdasarkan tingkat keterisian penumpang dan struktur tarif yang berlaku.

Selain itu, Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa dalam satu lintasan pelayaran tidak diperkenankan terdapat dua skema layanan sekaligus, yakni perintis dan komersial. Oleh karena itu, operasional komersial baru dapat dilakukan apabila subsidi terhadap layanan kapal yang ada dicabut terlebih dahulu.

Pemerintah pun mempertimbangkan pendekatan bertahap melalui penyesuaian tarif dan evaluasi berkala selama enam bulan. Apabila tingkat keterisian kapal konsisten di atas 60 persen dan operasional menunjukkan keuntungan positif, maka proses komersialisasi dapat dilanjutkan.

Langkah berikutnya mencakup pembentukan badan usaha atau pola kerja sama pengelolaan kapal, penghentian subsidi secara bertahap, penetapan lintasan komersial, hingga penambahan armada guna memperkuat konektivitas antara Bali daratan dan Nusa Penida. (hms./ap)
Read More

𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗟𝗲𝗺𝗽𝘂𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗗𝗶𝘁𝘂𝘁𝘂𝗽 𝗦𝗲𝗺𝗲𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮 𝗣𝘂𝗷𝗮𝘄𝗮𝗹𝗶 𝟭𝟳-𝟮𝟭 𝗝𝘂𝗻𝗶

Juni 16, 2026 0

Pura Lempuyang Ditutup Sementara untuk Wisatawan Selama Pujawali 17-21 Juni

KARANGASEM, Lensabali.id – Pengelola Objek Wisata Pura Luhur Lempuyang memutuskan menutup sementara kunjungan wisatawan mulai 17/06/2026 hingga 21/06/2026. Kebijakan tersebut diberlakukan karena berlangsungnya rangkaian upacara pujawali yang puncaknya jatuh pada 18/06/2026.

Bendesa Adat Purwayu, I Nyoman Jati, menjelaskan bahwa selama pelaksanaan pujawali jumlah pemedek yang datang untuk bersembahyang meningkat sangat signifikan. Umat Hindu dari berbagai wilayah di Bali maupun luar daerah diperkirakan memadati kawasan pura.

"Jumlah pemedek yang datang untuk persembahyangan sangat banyak, bahkan bisa membludak dari seluruh Bali hingga luar Bali. Jadi untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan kunjungan wisatawan terpaksa kami tunda untuk sementara," ujar Jati, Selasa (16/06/2026).

Menurutnya, keputusan penutupan telah melalui paruman bersama berbagai pihak terkait, termasuk pelaku wisata dan pemandu wisata yang beroperasi di kawasan Pura Lempuyang. Koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah agen perjalanan agar segera menginformasikan perubahan jadwal kepada para wisatawan.

"Surat terkait penutupan sementara Objek Wisata Lempuyang telah kami sebar sejak seminggu lalu, semoga seluruh wisatawan maklum," katanya.

Untuk mendukung kelancaran pujawali, desa adat telah menyiapkan sistem pengaturan parkir serta pengamanan yang melibatkan pecalang, kepolisian, dan unsur terkait lainnya. Petugas juga akan mengarahkan wisatawan yang masih datang selama masa penutupan.

"Nanti para pecalang juga bertugas jika seandainya ada wisatawan yang datang untuk diputar balik, karena berkaca dari pujawali sebelumnya pasti ada saja wisatawan datang karena mengaku tidak tahu ada penutupan," jelas Jati.

Sebelum penutupan, jumlah kunjungan wisatawan ke Pura Lempuyang tercatat mencapai 700 hingga 800 orang per hari. Pengelola berharap kunjungan akan kembali meningkat setelah objek wisata dibuka kembali pada 22/06/2026. (ap)
Read More

𝗣𝗼𝗹𝗿𝗲𝘀 𝗧𝗮𝗯𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗡𝗼𝗯𝗮𝗿 𝗣𝗶𝗮𝗹𝗮 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮 𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀, 𝗟𝗮𝗴𝗮 𝗙𝗮𝘃𝗼𝗿𝗶𝘁 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗣𝗿𝗶𝗼𝗿𝗶𝘁𝗮𝘀

Juni 16, 2026 0
Polres Tabanan Gelar Nobar Piala Dunia Gratis, Laga Favorit Jadi Prioritas

TABANAN, Lensabali.id – Program nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar Polri mendapat respons positif dari masyarakat. Di Kabupaten Tabanan, kegiatan tersebut telah berlangsung sejak awal turnamen dan melibatkan seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Tabanan.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menjelaskan bahwa setiap Polsek diberikan keleluasaan menentukan jadwal nobar dengan menyesuaikan pertandingan yang sedang berlangsung. Melalui kegiatan itu, masyarakat dapat menikmati atmosfer Piala Dunia secara bersama-sama sekaligus mempererat hubungan dengan aparat kepolisian.

Menurut Bayu Pati, salah satu kegiatan nobar yang telah terlaksana di Mapolres Tabanan adalah pertandingan antara Belanda melawan Jepang. Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir.

"Sementara di Mapolres Tabanan, salah satu nobar yang sudah dilaksanakan adalah pertandingan Belanda melawan Jepang," ujar Bayu Pati.

Ia menegaskan, program nobar gratis akan terus berlanjut selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Pertandingan yang diperkirakan menyuguhkan persaingan sengit dan memiliki daya tarik besar akan menjadi prioritas untuk ditayangkan secara terbuka kepada masyarakat.

"Pertandingan-pertandingan yang diperkirakan berlangsung seru dan mampu menarik banyak penonton akan menjadi prioritas untuk digelar secara terbuka," tegasnya.

Selain menghadirkan hiburan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan akrab.

Sementara itu, agenda yang melibatkan pelaku UMKM akan dipusatkan di tingkat Polda Bali. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21/06/2026 di Lapangan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, setelah perayaan Hari Raya Galungan.

Melalui program nobar dan pelibatan UMKM, Polri berharap dapat menciptakan ruang kebersamaan yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. (ap)
Read More

𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗿𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗔𝗸𝘀𝗲𝘀 𝗧𝗿𝗮𝗻𝘀𝗽𝗼𝗿𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗕𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿𝗮 𝗡𝗴𝘂𝗿𝗮𝗵 𝗥𝗮𝗶, 𝗔𝗻𝘁𝗶𝘀𝗶𝗽𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗲𝗺𝗮𝗰𝗲𝘁𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗣𝗮𝗿𝗶𝘄𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶

Juni 16, 2026 0
Gubernur Koster Dorong Percepatan Akses Transportasi Bandara Ngurah Rai, Antisipasi Kemacetan dan Dukung Pariwisata Bali

BADUNG, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan dukungannya terhadap percepatan penguatan aksesibilitas transportasi menuju dan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Langkah tersebut dinilai penting mengingat bandara terbesar di Bali itu menjadi pintu utama mobilitas wisatawan domestik maupun mancanegara.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6).

Dalam arahannya, Koster mengapresiasi penyelenggaraan FGD yang dinilai menjadi forum strategis untuk merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan transportasi di kawasan bandara. Menurutnya, persoalan aksesibilitas tidak bisa dipisahkan dari isu kemacetan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat maupun wisatawan.

Ia mengingatkan bahwa apabila tidak ditangani secara serius, kepadatan lalu lintas di kawasan bandara dan sekitarnya berpotensi memengaruhi kualitas layanan pariwisata Bali.

Gubernur dua periode itu kemudian memaparkan besarnya peran Bandara Ngurah Rai dalam mendukung sektor pariwisata. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk melalui bandara tersebut mencapai sekitar 7,05 juta orang, sementara wisatawan domestik tercatat sekitar 9,2 juta orang.

"Pada tahun 2025, wisatawan mancanegara yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai tercatat sebanyak 7 juta 50 ribu orang. Ditambah wisatawan domestik yang mencapai 9,2 juta. Jadi kalau ditotal, mencapai 16 juta lebih," ujarnya.

Melihat tingginya mobilitas tersebut, Koster menilai penguatan akses transportasi menuju bandara dan kawasan penyangganya menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.

Gubernur Koster Dorong Percepatan Akses Transportasi Bandara Ngurah Rai, Antisipasi Kemacetan dan Dukung Pariwisata Bali

Ia berharap forum diskusi mampu menghasilkan rekomendasi yang komprehensif dan aplikatif untuk mengurai potensi kemacetan, khususnya di wilayah Badung dan Denpasar yang menjadi simpul utama pergerakan kendaraan menuju bandara.

"Petakan betul setiap titiknya. Ini tak bisa fokus di satu titik saja, alur kendaraan harus benar-benar dipetakan," tegasnya.

Selain itu, Koster juga menyoroti rencana perluasan area parkir dan terminal bandara. Ia berharap pengelola segera merealisasikan program tersebut guna meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mendukung kelancaran arus transportasi.

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT Angkasa Pura Indonesia, Ferry Kusnowo, menjelaskan bahwa FGD tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan serupa yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya. Menurutnya, penguatan aksesibilitas bandara membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, bertahap, dan melibatkan berbagai pihak.

Diskusi juga menghadirkan kajian akademis dari Universitas Udayana yang dipaparkan Prof. Ir. Putu Alit Suthanaya sebagai bahan penyempurnaan dalam penyusunan strategi pengembangan akses transportasi menuju Bandara Ngurah Rai. (hms/ap)
Read More

Senin, 15 Juni 2026

𝗣𝗲𝗻𝘆𝘂 𝗟𝗲𝗸𝗮𝗻𝗴 𝗟𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗜𝗿𝗶𝗴𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗲𝗿𝗮𝗺𝗮𝘀, 𝗟𝗮𝗻𝗴𝘀𝘂𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗲𝘃𝗮𝗸𝘂𝗮𝘀𝗶

Juni 15, 2026 0
Penyu Lekang Langka Ditemukan di Saluran Irigasi Keramas, Langsung Dievakuasi

GIANYAR, Lensabali.id - Seekor penyu lekang, salah satu spesies penyu yang dilindungi, ditemukan terdampar di saluran irigasi kawasan Subak Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Satwa langka tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup dan segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, menjelaskan penemuan itu pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama I Wayan Eka pada Senin pagi (15/06/2026).

"Penyu itu ditemukan seorang warga bernama I Wayan Eka pukul 06.00 Wita," ujar Sumartini dalam keterangannya.

Menurutnya, penyu tersebut ditemukan saat Eka hendak mandi di sekitar saluran irigasi. Keberadaan satwa laut itu menimbulkan kecurigaan karena habitat alami penyu tidak berada di kawasan irigasi pertanian.

Setelah memastikan temuan tersebut, warga melaporkannya kepada Bendesa Adat Keramas yang kemudian meneruskan informasi itu kepada aparat kepolisian. Petugas selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan.

Dalam proses evakuasi, penyu lekang itu ditemukan masih hidup. Satwa tersebut kemudian dibawa ke Penangkaran Penyu Saba Asri di Banjar Saba, Desa Saba, guna memperoleh perawatan dari relawan konservasi.

"Setelah melakukan pengecekan dan pengamanan, penyu jenis lekang tersebut dievakuasi menuju Penangkaran Penyu Saba Asri di Banjar Saba, Desa Saba, untuk mendapatkan perawatan dan penanganan lebih lanjut oleh para relawan konservasi," terang Sumartini.

Hingga kini, identitas pemilik penyu maupun penyebab keberadaannya di saluran irigasi masih belum diketahui. Berdasarkan penelusuran awal, tidak ditemukan warga setempat yang memelihara penyu tersebut.

Penanganan satwa itu kini melibatkan Satpolairud Polres Gianyar, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Penyu dipastikan telah diamankan di lokasi konservasi yang sesuai dengan habitatnya.

"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan penemuan penyu tersebut. Respons cepat yang dilakukan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan satwa liar," tutup Sumartini. (ap)
Read More

𝗣𝗲𝘁𝘂𝗴𝗮𝘀 𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗚𝗮𝗹𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻, 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗺𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗦𝗶𝗺𝗽𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗱𝗶 𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵

Juni 15, 2026 0
Petugas Libur Saat Galungan, Warga Klungkung Diminta Simpan Sampah di Rumah

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) mengimbau masyarakat untuk sementara menyimpan sampah di rumah selama Hari Raya Galungan. Imbauan ini disampaikan karena layanan pengangkutan sampah diliburkan selama satu hari agar petugas lapangan dapat merayakan hari suci bersama keluarga.

Kepala DLHP Klungkung, I Komang Aswin, menjelaskan penghentian operasional dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para petugas yang juga ingin menjalankan perayaan Galungan dengan khidmat.

"Sehari saja liburnya. Jadi untuk hari itu kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Klungkung agar selama Hari Raya Galungan tidak membawa sampah ke tempat pembuangan. Mohon disimpan dahulu di rumah masing-masing," ujar Aswin kepada detikBali, Senin (15/06/2026).

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menghindari penumpukan sampah di tempat pembuangan sementara. Selain mengganggu kebersihan lingkungan, sampah yang ditinggalkan di pinggir jalan berpotensi berserakan akibat diacak hewan liar.

"Kalau dibuang di tempat pembuangan pinggir jalan, takutnya berserakan nanti sama anjing. Jadi kami mohon agar ditahan dahulu di rumah masing-masing," jelasnya.

Aswin mengungkapkan bahwa sosialisasi terkait kebijakan ini telah dilakukan jauh hari sebelumnya. Surat imbauan resmi juga telah dikirimkan kepada seluruh pemerintah desa dan kelurahan di Kabupaten Klungkung.

"Imbauan ini sudah kami informasikan dan koordinasikan secara resmi kepada masing-masing kepala desa dan lurah di seluruh Klungkung. Kami berharap para tokoh masyarakat bisa meneruskan pesan ini langsung ke warga di wilayahnya," tegasnya.

Layanan pengangkutan dan pengolahan sampah akan kembali berjalan normal pada Umanis Galungan, Kamis (18/06/2026). Masyarakat diharapkan mengeluarkan sampah kembali setelah armada dan petugas kembali beroperasi.

Selain itu, Aswin juga mengajak warga untuk melakukan pemilahan sampah dari rumah sebagai langkah sederhana yang dapat membantu pengelolaan sampah menjadi lebih efektif.

"Kalau dipilah juga dan semua melakukan, saya akan sangat berterima kasih," ucapnya. (ap)
Read More

𝗨𝗷𝗶 𝗖𝗼𝗯𝗮 𝗥𝗲𝗸𝗮𝘆𝗮𝘀𝗮 𝗟𝗮𝗹𝗶𝗻 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗻𝗴 𝗧𝘂𝗮𝗵 𝗗𝗶𝗽𝗲𝗿𝗽𝗮𝗻𝗷𝗮𝗻𝗴 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶 𝗔𝗸𝗵𝗶𝗿 𝗝𝘂𝗻𝗶

Juni 15, 2026 0

Uji Coba Rekayasa Lalin Jalan Hang Tuah Diperpanjang Sampai Akhir Juni

DENPASAR, Lensabali.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali memutuskan memperpanjang masa uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Hang Tuah, Denpasar, hingga 30/06/2026. Kebijakan tersebut diambil setelah evaluasi tahap awal menunjukkan perlunya waktu tambahan untuk memperkuat sosialisasi sekaligus mengamati perubahan perilaku pengguna jalan.

Kepala Dishub Bali, I Kadek Mudarta, menjelaskan perpanjangan dilakukan agar masyarakat semakin memahami pola lalu lintas baru yang diterapkan di sejumlah titik strategis kawasan tersebut.

"Pertimbangan diperpanjang karena dibutuhkan waktu yang lebih panjang untuk terus mensosialisasikan dan melihat perubahan kebiasaan berkendara sesuai rekayasa yang diberlakukan," kata Mudarta, Senin (15/06/2026).

Menurutnya, pelaksanaan tahap pertama yang berlangsung pada 02/06/2026 hingga 15/06/2026 menunjukkan perkembangan positif. Tingkat kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan baru mulai mengalami peningkatan dari hari ke hari.

"Ada tren perbaikan kepatuhan pengendara terhadap pengaturan lalin yang diberlakukan," tuturnya.

Rekayasa lalu lintas yang diuji coba mencakup dua simpang utama di Jalan Hang Tuah, yakni Simpang Jalan Sedap Malam dan Simpang Jalan Danau Beratan. Pada Simpang Jalan Sedap Malam, kendaraan dari arah barat yang hendak berbelok ke Jalan Sedap Malam diwajibkan menggunakan lajur paling kiri, sedangkan kendaraan yang melaju lurus ke arah timur diarahkan menggunakan lajur tengah.

Selain itu, kendaraan dari arah timur maupun barat tidak diperbolehkan berbelok menuju Jalan Tukad Nyali, kecuali kendaraan roda dua.

Sementara di Simpang Jalan Danau Beratan, kendaraan dari Jalan Hang Tuah tidak diperkenankan berbelok kanan menuju Jalan Danau Beratan dan diarahkan untuk berputar di kawasan Simpang Sanur. Pengendara dari Jalan Danau Beratan yang hendak menuju arah timur atau Sanur juga dilarang berbelok kanan dan diminta melalui Jalan Danau Buyan sebagai jalur alternatif.

Dishub Bali berharap masyarakat dapat terus menyesuaikan diri dengan pola lalu lintas yang baru sehingga kelancaran dan keselamatan berkendara di kawasan tersebut dapat semakin meningkat. (ap)
Read More

𝗠𝗲𝘀𝗶𝗻 𝗣𝗮𝗿𝗸𝗶𝗿 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗚𝗮𝗹𝗶𝗿𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗿𝗮𝗽 𝗕𝗲𝗿𝗺𝗮𝘀𝗮𝗹𝗮𝗵, 𝗣𝗼𝘁𝗲𝗻𝘀𝗶 𝗞𝗲𝗯𝗼𝗰𝗼𝗿𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗶𝗻𝘁𝗮𝗶

Juni 15, 2026 0
Mesin Parkir Pasar Galiran Kerap Bermasalah, Potensi Kebocoran Pendapatan Mengintai

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Sistem parkir otomatis di Pasar Galiran, Klungkung, kembali menjadi sorotan setelah sejumlah perangkat mengalami gangguan yang berulang. Kerusakan yang terjadi pada dispenser tiket dan palang otomatis dinilai berpotensi memengaruhi optimalisasi pendapatan parkir di pasar terbesar di Gumi Serombotan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa unit alat parkir tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Palang pintu otomatis bahkan kerap terbuka dalam waktu cukup lama sehingga memungkinkan kendaraan masuk tanpa mengambil tiket terlebih dahulu.

Petugas parkir Pasar Galiran, Putu Ardika, mengungkapkan gangguan pada sistem tersebut telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, kerusakan paling sering terjadi pada sensor palang otomatis yang tidak mampu mendeteksi kendaraan secara normal.

"Semuanya sering eror. Palang pintunya ini juga. Kadang tidak baca kendaraan yang datang," kata Putu kepada detikBali, Senin (15/06/2026).

Kondisi itu memaksa petugas melakukan pencatatan kendaraan secara manual. Namun saat jumlah pengunjung meningkat, terutama menjelang Hari Raya Galungan, sistem manual tersebut sering kali membuat pelayanan menjadi kurang efektif.

Selain memperlambat arus kendaraan, antrean juga kerap terjadi di area pintu masuk maupun keluar pasar. Situasi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan pada waktu-waktu tertentu.

"Ya, kalau ramai seperti ini bisa macet," imbuh Putu.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Klungkung, Komang Dharma Suyasa, mengakui kondisi mesin parkir saat ini sudah tidak layak digunakan. Karena itu, pihaknya tengah menyiapkan langkah pembaruan sistem.

"Kami mohon maaf pada masyarakat. Karena alat ini memang sering rusak. Untuk itu kami sudah merencanakan penyewaan alat seperti yang dilakukan oleh rumah sakit," terang Suyasa.

Menurutnya, skema penyewaan dianggap lebih efisien karena tanggung jawab pemeliharaan sepenuhnya berada di pihak penyedia layanan sehingga pemerintah tidak lagi terbebani biaya dan proses perawatan.

"Alat ini memang sudah tidak layak. Kami mohon maaf, malu rasanya pada masyarakat," pungkasnya. (ap)
Read More

𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗞𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗡𝗴𝗲𝗻𝘁𝗲𝗴 𝗟𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶𝗵 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗕𝗮𝘁𝘂𝗺𝗮𝗱𝗲𝗴, 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗞𝗿𝗮𝗺𝗮

Juni 15, 2026 0
Bupati Satria Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Desa Batumadeg, Apresiasi Semangat Krama

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri rangkaian Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Mewaraspati Kalpa, Mendem Pedagingan, Caru Mancawali Krama Alit, dan Ngresigana di Mrajan Langked Saren, Dusun Saren I, Desa Batumadeg, Kecamatan Nusa Penida, Senin (15/6/2026).

Kehadiran Bupati disambut hangat oleh para pengempon pura dan krama setempat yang tengah melaksanakan tahapan akhir rangkaian upacara. Suasana kebersamaan dan semangat ngayah tampak mewarnai pelaksanaan karya yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Rangkaian upacara telah berlangsung sejak 22 Mei 2026 diawali dengan prosesi Mapekeling, kemudian dilanjutkan dengan upacara Nanceb Taring pada 23 Mei. Berbagai tahapan yadnya dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan tata pelaksanaan upacara yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Selanjutnya, pada 8 Juni dilaksanakan upacara Tawur dan sehari setelahnya dilanjutkan dengan prosesi Melasti. Puncak karya berlangsung pada Sukra Kliwon Sungsang, 12 Juni 2026, sebelum memasuki rangkaian Nyineb pada 15 Juni dan Nyegara Gunung yang dijadwalkan pada 16 Juni.

Pelaksanaan karya tersebut menjadi wujud sraddha dan bhakti umat Hindu dalam menjaga kesucian pura sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Selain memiliki makna religius, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh krama yang telah menunjukkan dedikasi dan kebersamaan dalam menyukseskan pelaksanaan karya. Menurutnya, semangat gotong royong yang tercermin dalam setiap tahapan upacara merupakan nilai luhur yang harus terus dijaga.

Bupati Satria Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Desa Batumadeg, Apresiasi Semangat Krama

“Saya mengapresiasi semangat krama dalam melaksanakan yadnya ini. Semoga melalui upacara ini, semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi kekuatan masyarakat Bali dapat terus terjaga,” ujar Bupati Satria.

Bupati menilai pelaksanaan yadnya tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban spiritual, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, tradisi ngayah yang masih terpelihara dengan baik di tengah masyarakat Bali menjadi kekuatan dalam menjaga kelangsungan adat, budaya, dan kehidupan keagamaan. Oleh karena itu, generasi muda perlu terus dilibatkan agar nilai-nilai luhur tersebut dapat diwariskan secara berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan karya ini, Bupati berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan rasa kekeluargaan yang telah tumbuh di tengah masyarakat dapat terus dijaga dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis dan sejahtera. (*/ap)
Read More

Minggu, 14 Juni 2026

𝗣𝗞𝗕 𝗫𝗟𝗩𝗜𝗜𝗜 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗗𝗶𝗯𝘂𝗸𝗮, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗧𝗷𝗼𝗸 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗺𝗯𝘂𝗸𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗔𝗿𝘁 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿

Juni 14, 2026 0
PKB XLVIII Tahun 2026 Resmi Dibuka, Wabup Tjok Surya Hadiri Pembukaan di Art Center

DENPASAR, Lensabali.id – Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi dibuka di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center), Denpasar, Sabtu (13/6/2026). Pembukaan berlangsung meriah dan menjadi penanda dimulainya perhelatan seni budaya terbesar di Pulau Dewata yang setiap tahun menjadi ruang ekspresi sekaligus pelestarian warisan budaya Bali.

Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, didampingi Ny. Kusuma Surya Putra, turut menghadiri acara pembukaan bersama para kepala daerah se-Bali dan sejumlah tokoh penting lainnya. Kehadiran para pemimpin daerah menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya Bali sebagai identitas daerah.

Acara pembukaan juga dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Enik Ermawati, Gubernur Bali Wayan Koster, jajaran Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat dan pegiat seni budaya dari seluruh Bali.

Tahun ini, PKB mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” yang bermakna memuliakan jiwa yang paripurna. Tema tersebut mencerminkan upaya penyucian jiwa, penyelarasan rasa, serta penguatan nilai-nilai luhur kehidupan melalui berbagai ekspresi seni dan budaya.

Melalui tema tersebut, PKB tidak hanya menjadi panggung pertunjukan seni, tetapi juga sarana memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai spiritual, budaya, dan kehidupan sosial di tengah perkembangan zaman.

PKB XLVIII Tahun 2026 Resmi Dibuka, Wabup Tjok Surya Hadiri Pembukaan di Art Center

Pembukaan PKB XLVIII ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama pelaksanaan festival. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan piagam Karisma Event Nusantara oleh Wakil Menteri Pariwisata kepada Gubernur Bali sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi PKB dalam pengembangan pariwisata dan budaya nasional.

Suasana semakin semarak ketika ribuan penonton yang memadati Panggung Ardha Candra disuguhkan penampilan perdana Sendratari “Lubdaka Lelana”, sebuah garapan kolosal hasil kolaborasi Sanggar Karawitan Bungan Dedari bersama Institut Seni Indonesia (ISI) Bali.

Pertunjukan tersebut memadukan unsur tari, tabuh, teater, dan tata artistik yang memukau. Kekayaan ekspresi budaya yang ditampilkan mendapat sambutan hangat dari para undangan maupun masyarakat yang hadir menyaksikan secara langsung.

Sebagai agenda budaya tahunan, PKB telah menjadi barometer perkembangan seni tradisi dan kreativitas budaya Bali. Festival ini juga menjadi wadah bagi para seniman, budayawan, dan generasi muda untuk menampilkan karya terbaik sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya Bali yang adiluhung.

Melalui penyelenggaraan PKB XLVIII Tahun 2026, diharapkan semangat menjaga, mengembangkan, dan mewariskan seni budaya Bali terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri Bali dapat tetap lestari dan relevan bagi generasi mendatang. (*/ap)
Read More

𝗣𝘂𝗹𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗖𝗼𝘀𝗽𝗹𝗮𝘆𝗲𝗿 𝗠𝗲𝗿𝗶𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗝𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗟𝗶𝘃𝗲 𝗱𝗶 𝗧𝗦𝗠 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗦𝘂𝗴𝘂𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗡𝘂𝗮𝗻𝘀𝗮 𝗝𝗲𝗽𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗿𝗮𝗸

Juni 14, 2026 0
Puluhan Cosplayer Meriahkan Japan Live di TSM Bali, Suguhkan Nuansa Jepang yang Semarak

DENPASAR, Lensabali.id - Trans Studio Mall (TSM) Bali dipenuhi pecinta budaya Jepang, anime, dan cosplay dalam gelaran Japan Live yang berlangsung pada Minggu (14/06/2026). Acara bertema Negeri Sakura tersebut menghadirkan beragam hiburan yang memadukan kreativitas, budaya, serta interaksi komunitas dalam satu ruang yang meriah.

Salah satu agenda yang paling menyita perhatian pengunjung adalah kompetisi coswalk yang diikuti sekitar 47 peserta. Para cosplayer tampil maksimal dengan mengenakan kostum karakter favorit dari berbagai gim, anime, hingga budaya pop Jepang, lengkap dengan tata rias dan properti pendukung yang detail.

Tak hanya menghadirkan kompetisi cosplay, Japan Live juga menawarkan berbagai aktivitas bernuansa Jepang seperti penyewaan yukata, stan tarot, penjualan merchandise, hingga ragam kuliner khas yang menambah pengalaman pengunjung selama acara berlangsung.

General Manager Trans Studio Bali, I Nyoman Sutarjana, menjelaskan bahwa Japan Live merupakan event bertema Jepang pertama yang diselenggarakan pihaknya. Melalui kegiatan ini, TSM Bali ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi komunitas pecinta budaya Jepang untuk berkarya dan berinteraksi.

"Tujuannya untuk meyakinkan komunitas bahwa mereka punya tempat untuk membuat acara di Trans Studio Bali. Sebelumnya kami juga sudah mengadakan event K-pop, dan sekarang kami ingin memfasilitasi komunitas pecinta budaya Jepang," ujar Sutarjana.

Sementara itu, Head of Marketing Communications Trans Entertainment, Triya Filia Santi, menilai antusiasme peserta maupun pengunjung sangat positif. Menurutnya, konsep Japan Live dirancang sebagai festival yang menghadirkan berbagai elemen budaya Jepang dalam satu rangkaian kegiatan.

"Kurang lebih ada 47 peserta coswalk yang tampil hari ini. Kami ingin menghadirkan sebuah festival Jepang yang lengkap di Bali, bukan hanya cosplay, tetapi juga ada budayanya, makanannya, hingga parade. Harapannya pengunjung bisa merasakan keseruan Japan Live," kata Triya.

Kemeriahan acara juga didukung kehadiran sejumlah bintang tamu seperti Yorinne, Kohisekai, dan Sekai Mate. Sementara penilaian kompetisi coswalk dipercayakan kepada Kuroarth, Sisy, dan Jetsukii, dengan Wiwien sebagai pembawa acara.

Bagi para peserta, ajang ini menjadi kesempatan untuk kembali menyalurkan hobi sekaligus melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Fiol, yang tampil sebagai karakter Elysia dari gim Honkai Impact, mengaku sengaja mengikuti acara tersebut setelah cukup lama vakum dari dunia cosplay.

"Sudah lama tidak pakai kostum. Sekarang ingin mencoba lagi, sekalian healing juga karena sekarang sudah kerja. Jadi kalau ada waktu luang, saya ikut event seperti ini," ujarnya. (ap)
Read More

𝗖𝗖𝗧𝗩 𝗨𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂, 𝗦𝗼𝗽𝗶𝗿 𝗧𝗿𝘂𝗸 𝗧𝗮𝗯𝗿𝗮𝗸 𝗟𝗮𝗿𝗶 𝗱𝗶 𝗧𝗮𝗸𝗺𝘂𝗻𝗴 𝗗𝗶𝘁𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽

Juni 14, 2026 0
CCTV Ungkap Jejak Pelaku, Sopir Truk Tabrak Lari di Takmung Ditangkap

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Polres Klungkung berhasil mengamankan seorang sopir truk yang diduga terlibat dalam kasus tabrak lari di Jalan Raya Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Pelaku berinisial AS ditangkap setelah sempat melarikan diri selama hampir sepekan sejak insiden terjadi.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, menjelaskan kecelakaan tersebut berlangsung pada 07/06/2026. Setelah menabrak korban, AS yang mengemudikan truk bernomor polisi BE 8621 NBB langsung meninggalkan lokasi kejadian tanpa memberikan pertolongan.

"Dari hasil analisis CCTV dan keterangan saksi, kami identifikasi ciri kendaraan berupa truk berwarna kuning. Awalnya pengembangan mengarah ke Lumajang, Jawa Timur. Namun, informasi terbaru menyebut pelaku telah kembali ke Bali," ujar Alit saat dikonfirmasi, Minggu (14/06/2026).

Berbekal petunjuk tersebut, petugas melakukan penyelidikan lanjutan hingga akhirnya melacak keberadaan pelaku di wilayah Mengwitani, Kabupaten Badung. Setelah enam hari pencarian, polisi berhasil mengamankan AS beserta kernetnya pada Sabtu (13/06/2026).

Peristiwa nahas itu melibatkan dua pelajar yang tengah mengendarai sepeda motor Honda Karisma bernomor DK 6503 MG. Saat melintas di Jalan Raya Takmung sekitar pukul 06.46 Wita, kendaraan korban bertabrakan dengan truk yang hendak berbelok dari arah timur menuju barat.

"Mendekati simpang tiga Museum Gunarsa, korban bertabrakan dengan truk yang datang dari arah timur tujuan memotong ke barat. Setelah kejadian, truk langsung meninggalkan TKP," terang Alit.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara bernama AA Gde Yoga Adiputra (15) mengalami luka serius pada bagian kepala. Sementara rekannya, AA Alit Yudi Andika (16), mengalami luka lecet pada bagian kaki.

Laporan resmi baru diterima kepolisian pada malam hari sekitar pukul 18.14 Wita. Setelah menerima laporan, petugas segera mengumpulkan bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV dan keterangan para saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Saat ini, penyidik masih mendalami perkara tersebut guna melengkapi berkas penyelidikan serta memastikan seluruh kronologi kecelakaan terungkap secara utuh.

"Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengemudi dan saksi guna melengkapi proses penyidikan," pungkas Alit. (ap)
Read More

𝟮𝟯.𝟵𝟯𝟲 𝗦𝗲𝗻𝗶𝗺𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗿𝗶𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗞𝗕 𝗫𝗟𝗩𝗜𝗜𝗜, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗦𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗴𝗶 𝗜𝗞𝗠 𝗱𝗮𝗻 𝗨𝗠𝗞𝗠

Juni 14, 2026 0
23.936 Seniman Meriahkan PKB XLVIII, Gubernur Koster Gratiskan Stan bagi IKM dan UMKM

DENPASAR, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Werdhi Budaya Art Centre Denpasar, Sabtu (13/6). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya perhelatan budaya terbesar di Pulau Dewata yang akan berlangsung hingga 11 Juli 2026.

Acara pembukaan disaksikan oleh Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, serta jajaran pimpinan daerah dan tokoh seni budaya Bali.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali juga menerima Piagam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Penghargaan itu diberikan setelah PKB XLVIII yang mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” terpilih sebagai salah satu dari 125 agenda unggulan nasional dalam kalender Karisma Event Nusantara Tahun 2026.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa kepada Gubernur Wayan Koster di hadapan ribuan masyarakat yang memadati arena pembukaan.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menjelaskan bahwa tema PKB tahun ini mengandung makna memuliakan jiwa yang paripurna sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan hubungan manusia, alam, dan kebudayaan Bali.

Selama hampir satu bulan penyelenggaraan, PKB menghadirkan beragam agenda budaya yang terangkum dalam sepuluh materi pokok, mulai dari Peed Aya (pawai budaya), Rekasadana (pergelaran), Kandarupa (pameran), Utsawa (parade), Wimbakara (lomba), Kriyaloka (lokakarya), Widyatula (sarasehan), hingga Adi Sewaka Nugraha sebagai bentuk penghargaan kepada para pengabdi seni.

Selain itu, PKB 2026 juga menghadirkan Jantra Tradisi Bali atau Pekan Kebudayaan Daerah serta Bali World Culture Celebration yang menjadi ruang pertemuan budaya dari berbagai daerah dan negara.

23.936 Seniman Meriahkan PKB XLVIII, Gubernur Koster Gratiskan Stan bagi IKM dan UMKM

Menurut Koster, Jantra Tradisi Bali merupakan wahana pelestarian berbagai warisan budaya lokal, mulai dari pengetahuan tradisional, permainan rakyat, teknologi tradisional, hingga pengobatan tradisional Bali. Sementara Bali World Culture Celebration menjadi bagian dari upaya mewujudkan Bali sebagai pusat kebudayaan dunia.

“Kebesaran dan kemegahan Kebudayaan Bali kini telah mendapat pengakuan dunia sehingga melalui kebudayaan, Bali mampu bersaing di tataran pergaulan internasional,” ujar Koster.

Ia menambahkan, penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali terus dilakukan secara konsisten melalui implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali.

PKB XLVIII tahun ini melibatkan partisipasi yang sangat besar. Tercatat sebanyak 23.936 seniman ambil bagian dengan dukungan 307 sekaa, sanggar, dan yayasan seni dari Bali, berbagai daerah di Indonesia, hingga mancanegara.

Tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni budaya, PKB juga menjadi etalase produk unggulan daerah. Sebanyak 124 Industri Kecil Menengah (IKM) dan 72 pelaku UMKM turut berpartisipasi dalam pameran yang seluruh fasilitas stand-nya diberikan secara gratis oleh Pemerintah Provinsi Bali. (hms/ap)
Read More

𝗣𝗲𝘀𝗼𝗻𝗮 𝗗𝗮𝗻𝗮𝘂 𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹 𝗣𝗞𝗕 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴, 𝗕𝗲𝗸𝗮𝘀 𝗔𝗿𝗲𝗮 𝗧𝗮𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗞𝗶𝗻𝗶 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗧𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶

Juni 14, 2026 0
Pesona Danau Viral PKB Klungkung, Bekas Area Tambang yang Kini Jadi Tempat Bersantai

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Sebuah danau buatan di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) Klungkung belakangan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Lokasi yang kini dikenal dengan sebutan "Danau Viral" tersebut ternyata memiliki sejarah sebagai area tambang galian C sebelum berubah menjadi destinasi yang ramai dikunjungi masyarakat.

Keindahan panorama dan suasana yang tenang menjadi daya tarik utama tempat ini. Terlebih saat sore hari, pengunjung dapat menikmati udara yang sejuk dengan latar pemandangan Gunung Agung yang berdiri megah di kejauhan.

Salah seorang pengunjung asal Klungkung, Wayan Agus Yoga Pratama (22), mengaku sengaja datang untuk menikmati suasana santai bersama teman-temannya.

"Tempatnya luas dan suasananya sejuk kalau sore hari. Pas sekali untuk melepas penat atau sekadar mengobrol bareng teman-teman di akhir pekan," ujarnya, Sabtu (13/06/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan pengunjung memadati tepian danau sepanjang sore. Sebagian datang bersama keluarga, pasangan, maupun sahabat untuk menikmati suasana alam yang berbeda dari hiruk-pikuk perkotaan.

Meski nama "Danau Viral" kini semakin populer, Yoga menilai hal terpenting adalah menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar kawasan tersebut agar tetap nyaman dikunjungi.

Kehadiran pengunjung juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha kecil. Wayan Tangkas (37), seorang pedagang yang telah berjualan sekitar satu setengah bulan di lokasi itu, mengaku jumlah pengunjung terus meningkat, terutama saat akhir pekan.

"Setiap hari ada saja yang datang. Tapi yang ramai itu akhir pekan, terutama sore hari," kata Tangkas.

Menurutnya, kawasan tersebut dulunya merupakan lahan persawahan yang kemudian berubah menjadi area galian C. Setelah aktivitas penambangan berakhir, cekungan yang terbentuk perlahan terisi air hingga menjadi danau seperti saat ini.

Tangkas berharap perkembangan kawasan tersebut tetap dibarengi dengan kesadaran menjaga kebersihan. Ia bahkan rutin mengumpulkan dan membawa pulang sampah di sekitar area dagangnya demi menjaga keasrian lingkungan. (ap)
Read More

𝗥𝗶𝗯𝘂𝗮𝗻 𝗧𝗮𝗹𝗲𝗻𝘁𝗮 𝗠𝘂𝗱𝗮 𝗪𝗮𝗿𝗻𝗮𝗶 𝗣𝗞𝗕 𝗸𝗲-𝟰𝟴, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗥𝗲𝗴𝗲𝗻𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶

Juni 14, 2026 0

Ribuan Talenta Muda Warnai PKB ke-48, Gubernur Koster Apresiasi Regenerasi Budaya Bali


Regenerasi Pelaku Seni dan Budaya Bali Kian Kokoh, Menjadi Fondasi Pariwisata dan Kesejahteraan Masyarakat

DENPASAR, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi generasi muda dan anak-anak dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Menurutnya, keterlibatan berbagai kelompok usia tersebut menjadi bukti nyata bahwa proses regenerasi pelaku seni dan budaya Bali berlangsung secara berkelanjutan dan semakin kuat.

Saat membuka PKB XLVIII di Taman Werdhi Budaya Art Centre Denpasar, Sabtu (13/6), Koster mengaku bangga melihat antusiasme generasi muda yang tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga tampil aktif melalui berbagai karya seni yang kreatif dan berkualitas.

“Pesta Kesenian Bali tidak saja secara aktif diikuti oleh anak-anak muda, tetapi juga anak-anak usia dini yang berpartisipasi dengan berbagai karya menarik dan unik, serta mampu tampil dengan memukau,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran generasi muda hingga anak-anak usia dini di panggung kesenian menunjukkan bahwa estafet pelestarian budaya Bali berjalan dengan baik. Regenerasi yang terjadi tidak hanya mampu menjaga keberlangsungan seni budaya Bali, tetapi juga mendorongnya berkembang mengikuti dinamika zaman.

“Kehadiran anak-anak muda beserta anak-anak usia dini menunjukkan bahwa regenerasi pelaku seni dan budaya di Bali telah terjadi secara langsung dan berkelanjutan, mampu bertahan, bahkan berkembang semakin maju dalam menghadapi dinamika lokal, nasional, dan global,” kata Koster.

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut menjadi jaminan bahwa seni dan budaya Bali akan tetap hidup serta tumbuh di tengah kehidupan masyarakat yang harmonis. Hal itu sekaligus sejalan dengan visi pembangunan Bali melalui Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Bali Era Baru.

Lebih lanjut, Gubernur Koster menjelaskan bahwa kebudayaan memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat Bali. Selain menjadi sumber nilai dan identitas, budaya juga berperan sebagai fondasi lahirnya karya kreatif, pengembangan ekonomi kreatif, serta penguatan sektor pariwisata berbasis budaya.

“Bagi masyarakat Bali, kebudayaan berperan dalam berbagai aspek kehidupan; sebagai sumber nilai-nilai kehidupan, sebagai sumber karya seni yang kreatif dan inovatif, sebagai sumber pengembangan industri berbasis budaya branding Bali, sebagai sumber pengembangan ekonomi kreatif, dan sebagai basis kekuatan pengembangan pariwisata Bali,” jelasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan merawat warisan budaya Bali yang kaya akan adat, tradisi, seni, dan kearifan lokal.

“Jangan pernah bosan menjaga kebudayaan Bali,” tegasnya yang disambut tepuk tangan ribuan masyarakat yang hadir.

Ribuan Talenta Muda Warnai PKB ke-48, Gubernur Koster Apresiasi Regenerasi Budaya Bali

Pada kesempatan tersebut, Koster juga memberikan penghormatan kepada almarhum Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Gubernur Bali periode 1978–1988, yang menggagas lahirnya Pesta Kesenian Bali.

Menurutnya, sejak pertama kali digelar pada 20 Juni 1979, PKB telah berkembang menjadi ruang terbesar bagi pelestarian dan pengembangan budaya Bali yang terus berlangsung tanpa terputus hingga memasuki tahun ke-48.

“Kita bersyukur Gubernur, Wali Kota/Bupati se-Bali bersama para Seniman dan Budayawan serta seluruh komponen masyarakat Bali terus dengan semangat kuat, konsisten mendukung serta menyelenggarakan Pesta Kesenian Bali yang tahun 2026 ini sudah berjalan selama 48 tahun,” ungkapnya.

Koster menilai kualitas penyelenggaraan PKB terus meningkat, terlebih setelah hadirnya Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali. Dampaknya terlihat dari semakin beragamnya karya seni yang ditampilkan, meningkatnya partisipasi seniman dan lembaga seni, serta tingginya antusiasme masyarakat yang hadir setiap tahun. (hms/ap)
Read More