LENSA BALI: Klungkung

Hot


Tampilkan postingan dengan label Klungkung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Klungkung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 September 2026

𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝘀𝗮𝗵𝗮 𝗠𝘂𝗱𝗮 𝗡𝗮𝗶𝗸 𝗞𝗲𝗹𝗮𝘀, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗛𝗜𝗣𝗠𝗜 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴

September 19, 2026 0
Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas, Bupati Satria Perkuat Sinergi dengan HIPMI Klungkung

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Bupati Klungkung I Made Satria membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) BPC HIPMI Kabupaten Klungkung periode 2025-2028 di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Jumat (18/9). Rakercab tersebut mengusung tema “Sinergi Usaha Klungkung, Strategi Menuju Aksi.”

Bupati Satria mengapresiasi pelaksanaan Rakercab sebagai ruang untuk mengevaluasi program sekaligus menyusun langkah organisasi ke depan. Ia berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai agenda rutin, tetapi mampu melahirkan gagasan yang dapat mendukung perkembangan dunia usaha di Klungkung.

Menurut Bupati, pengusaha muda memiliki ruang yang cukup besar untuk ikut mengembangkan potensi ekonomi daerah. Karena itu, HIPMI diharapkan mampu membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah dalam mengidentifikasi peluang serta mendorong berbagai potensi usaha agar berkembang.

“HIPMI saya harapkan menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mengembangkan berbagai potensi daerah. Saya juga berharap seluruh anggota HIPMI optimis untuk sukses di bidangnya masing-masing dan bersama-sama berkontribusi membangun Klungkung,” ujar Bupati Satria.

Ia juga mendorong HIPMI menjadi wadah yang dapat membantu pelaku UMKM berkembang dan naik kelas. Penguatan kapasitas pelaku usaha serta munculnya pengusaha-pengusaha baru dinilai penting untuk memperluas aktivitas ekonomi sekaligus membuka peluang kerja di daerah.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, Bupati meminta para pelaku usaha mampu beradaptasi dengan perubahan. Pemanfaatan teknologi dan berbagai inovasi digital dapat menjadi bagian dari strategi untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi dan memperkuat daya saing usaha.

Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas, Bupati Satria Perkuat Sinergi dengan HIPMI Klungkung

Panitia Rakercab, A.A. Gde Marvy Khrisna, berharap berbagai gagasan yang muncul dalam forum tersebut dapat diterjemahkan menjadi kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat. “Apapun yang dihasilkan dalam Rakercab ini, kita bisa membantu dan berpartisipasi menuju Klungkung Mahottama,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Klungkung Pande Kadek Yudiartha mengajak para pengusaha muda asal Klungkung untuk bergabung dan memperkuat organisasi. Ajakan tersebut juga ditujukan kepada pengusaha asal Klungkung yang saat ini menjalankan usaha di luar daerah.

Ia mengatakan, masukan dan gagasan yang disampaikan dalam Rakercab akan menjadi bahan penyusunan program kerja HIPMI Klungkung. Program yang dirancang diharapkan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi realistis dan dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan anggota maupun perkembangan dunia usaha.

“Saya harap semua anggota HIPMI bisa berkontribusi, bersama membangun Klungkung,” ujarnya. Melalui Rakercab ini, HIPMI Klungkung diharapkan semakin solid dalam membangun jejaring usaha, membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak, serta ikut mengambil peran dalam menggerakkan perekonomian daerah. (*/ap)
Read More

Jumat, 18 September 2026

𝗗𝗶𝘃𝗶𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗖𝗿𝘆𝘀𝘁𝗮𝗹 𝗕𝗮𝘆 𝗕𝗲𝗿𝘂𝗷𝘂𝗻𝗴 𝗠𝗮𝘂𝘁, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗶𝗸𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗺𝗮𝗻𝗱𝘂 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗥𝗲𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗼𝗿𝗯𝗮𝗻

September 18, 2026 0
Diving di Crystal Bay Berujung Maut, Polisi Periksa Pemandu hingga Rekan Korban

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Polisi masih mendalami kasus meninggalnya turis asal Malaysia, Siti, saat melakukan aktivitas diving di Crystal Bay, Nusa Penida, Klungkung, Rabu (16/9/2026). Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya mengatakan penanganan perkara masih dilakukan Unit Reskrim Polsek Nusa Penida. Polisi telah melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

"Sampai hari ini penanganan kejadian masih dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Nusa Penida. Salah satu yang kami dalami adalah penyebab pasti kematian," ujar Kesuma, Kamis (17/9/2026).

Menurut Kesuma, seluruh saksi yang berada di lokasi telah dimintai keterangan. Mereka di antaranya pemandu diving, kapten kapal, serta rekan korban yang ikut dalam rombongan.

"Semua saksi sudah dimintai keterangan. Mulai dari pemandu diving, kapten kapal, dan rekan korban di lokasi saat kejadian," terang Kesuma.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Siti bersama rombongannya menyelam di dua lokasi, yakni Manta Bay dan Crystal Bay. Saat berada di titik penyelaman kedua di Crystal Bay, rombongan menghadapi kondisi arus bawah laut yang cukup kuat.

Di tengah penyelaman, Siti tiba-tiba memberi isyarat bahwa oksigennya habis dan terlihat panik. Seorang pemandu yang melihat kondisi tersebut kemudian memberikan pertolongan dengan memasangkan alat pernapasan dan membawa korban ke permukaan.

Setelah berhasil dievakuasi ke atas boat, Siti sempat memberikan respons. Namun, kondisinya kemudian memburuk saat dalam perjalanan menuju fasilitas medis terdekat di Dive Concepts Lembongan.

Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di tengah perjalanan. Berdasarkan keterangan awal tim medis Nusa Medika, Siti diduga mengalami henti napas.

Jenazah Siti selanjutnya diberangkatkan menggunakan speedboat dari Pelabuhan Syahbandar Desa Jungutbatu menuju Pelabuhan Sanur, Denpasar. Dari Sanur, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara.

"Sejauh ini belum ada surat permintaan autopsi dari keluarga ke Polsek Nusa Penida," pungkas Kesuma. (ap)
Read More

𝗧𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮 𝗞𝘂𝗻𝗸𝗲𝗿 𝗞𝗼𝗺𝗶𝘀𝗶 𝗫 𝗗𝗣𝗥 𝗥𝗜, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮: 𝗗𝗮𝘁𝗮 𝗔𝗸𝘂𝗿𝗮𝘁 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗞𝘂𝗻𝗰𝗶 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗮𝗹𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗦𝗮𝘀𝗮𝗿𝗮𝗻

September 18, 2026 0
Terima Kunker Komisi X DPR RI, Bupati Satria Data Akurat Jadi Kunci Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Bupati Klungkung I Made Satria menerima kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) RUU tentang Statistik Komisi X DPR RI di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Kamis (17/9). Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyerap masukan daerah terkait penyempurnaan regulasi statistik sekaligus membahas akurasi data desil kesejahteraan masyarakat.

Ketua rombongan yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani, S.T., mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses penyusunan revisi Undang-Undang Statistik. Masukan dari daerah dinilai penting untuk melihat kebutuhan serta persoalan yang muncul dalam pelaksanaan pendataan di lapangan.

“Kedatangan kami untuk mendapatkan masukan terkait penyempurnaan RUU Statistik dan pengolahan data desil. Kita ingin memperbaiki regulasi, menguatkan lembaga statistik, serta memastikan proses pemutakhiran data dapat dituntaskan secara cepat dan tepat,” ujar Lalu Hadrian.

Bupati I Made Satria menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai penguatan tata kelola data menjadi kebutuhan penting karena data pemerintah menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebijakan dan menyalurkan berbagai program pelayanan publik kepada masyarakat.

Menurut Bupati, akurasi data memiliki peran besar, terutama dalam penyaluran bantuan di bidang pendidikan dan perlindungan sosial. Data yang sesuai dengan kondisi masyarakat akan membantu pemerintah menentukan penerima, bentuk intervensi dan jenis bantuan yang dibutuhkan secara lebih tepat.

“Data yang akurat akan membantu pemerintah menentukan siapa yang membutuhkan, bentuk intervensi apa yang diperlukan, serta bagaimana bantuan tersebut dapat diberikan secara tepat sasaran. Sebaliknya, apabila terdapat ketidaksesuaian data dengan kondisi riil masyarakat, maka kebijakan yang baik sekalipun berpotensi belum memberikan hasil yang optimal,” tegas Bupati Satria.

Terima Kunker Komisi X DPR RI, Bupati Satria Data Akurat Jadi Kunci Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan kondisi geografis Kabupaten Klungkung yang memiliki wilayah kepulauan Nusa Penida. Karakteristik wilayah dan perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga data agar tetap sesuai dengan keadaan terkini.

Karena itu, ia menekankan pemutakhiran, verifikasi dan validasi data perlu dilakukan secara berkesinambungan. Pemerintah daerah berharap sistem pendataan nasional ke depan mampu mengakomodasi dinamika masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga.

“Pemutakhiran data bukanlah pekerjaan yang selesai dalam satu waktu. Kami berharap sistem data nasional ke depan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPS, serta seluruh pihak yang terlibat. Pemerintah daerah memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat di lapangan, sementara pusat memiliki kapasitas membangun sistem data terintegrasi. Kedua hal ini harus berjalan beriringan,” tambahnya.

Pemkab Klungkung menyatakan kesiapan untuk mendukung penguatan tata kelola data nasional. Pemerintah daerah berharap RUU Statistik yang tengah disempurnakan nantinya mampu memberikan kejelasan mengenai peran, kewenangan, koordinasi serta mekanisme validasi data antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga menghasilkan data yang semakin akurat sebagai dasar perumusan kebijakan dan pelayanan masyarakat. (*/ap)
Read More

Rabu, 16 September 2026

𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗧𝗷𝗼𝗸 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗶𝗻𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻, 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗲𝗹𝗼𝗹𝗮𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗗𝗶𝗽𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁

September 16, 2026 0
Wabup Tjok Surya Apresiasi Kinerja Desa di Banjarangkan, Dorong Pengelolaan Sampah Diperkuat

BANJARANGKAN – Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra memimpin kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa dan Kelurahan di Kantor Camat Banjarangkan, Rabu (16/9). Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan tata kelola pemerintahan di tingkat desa berjalan sesuai ketentuan.

Sebelum evaluasi dilaksanakan, tim monev telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau penyelenggaraan pemerintahan di Desa Tusan dan Desa Nyanglan sebagai dua desa sampel di Kecamatan Banjarangkan.

Pemantauan mencakup empat bidang utama, yakni penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan serta pemberdayaan masyarakat. Hasil pemantauan tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi bersama pemerintah kecamatan dan desa.

Wabup Tjok Surya mengapresiasi kinerja jajaran perangkat desa setelah melihat hasil monev yang menunjukkan capaian data dan penyelenggaraan pemerintahan secara umum sudah cukup baik. Ia meminta capaian tersebut tidak berhenti pada hasil evaluasi, tetapi terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Secara umum penyelenggaraan pemerintahan sudah berjalan dengan baik. Saya berharap desa-desa lainnya juga bisa mengikuti standar ini. Tolong data dan kelengkapan administrasi yang masih kurang segera dilengkapi,” tegas Wabup Tjok Surya.

Wabup Tjok Surya Apresiasi Kinerja Desa di Banjarangkan, Dorong Pengelolaan Sampah Diperkuat

Selain administrasi pemerintahan dan pembangunan, aspek lingkungan turut menjadi perhatian dalam evaluasi. Pemerintah desa diimbau semakin serius menangani persoalan sampah, terutama dengan mendorong pemilahan sejak dari sumber serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Wabup, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah desa. Kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah dari rumah menjadi bagian penting agar penanganan sampah dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Dalam bidang digitalisasi pelayanan, capaian Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kecamatan Banjarangkan juga menjadi salah satu catatan monev. Berdasarkan data sementara, Desa Aan mencatat capaian IKD tertinggi di Kecamatan Banjarangkan sebesar 30,74 persen, disusul Desa Getakan dengan capaian 29,19 persen.

Wabup Tjok Surya berharap hasil monev dapat menjadi bahan perbaikan sekaligus motivasi bagi pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Sinergi antara pemerintah kecamatan dan desa perlu terus diperkuat agar tata kelola pemerintahan semakin transparan dan akuntabel, pelayanan publik berjalan optimal, serta setiap program pembangunan benar-benar memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat. (*/ap)
Read More

Selasa, 15 September 2026

𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗘𝗳𝗶𝘀𝗶𝗲𝗻𝘀𝗶 𝗔𝗻𝗴𝗴𝗮𝗿𝗮𝗻, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗧𝗷𝗼𝗸 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗠𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗙𝗼𝗸𝘂𝘀 𝗞𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗼𝘁𝗲𝗻𝘀𝗶 𝗟𝗼𝗸𝗮𝗹

September 15, 2026 0
Dorong Efisiensi Anggaran, Wabup Tjok Surya Minta Desa Fokus Kembangkan Potensi Lokal

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa dan Kelurahan. Setelah sebelumnya menyasar Kecamatan Klungkung dan Dawan, kegiatan kali ini dilaksanakan di Kecamatan Banjarangkan, Selasa (25/9).

Dalam kegiatan tersebut, Desa Tusan dan Desa Nyanglan ditetapkan sebagai lokasi sampel pelaksanaan monev. Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra turut turun langsung mendampingi tim untuk melihat pelaksanaan pemerintahan di kedua desa tersebut.

Pemantauan dilakukan terhadap empat bidang utama, meliputi penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan serta pemberdayaan masyarakat. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan sesuai ketentuan.

Wabup Tjok Surya menegaskan, pelaksanaan monev bukan ditujukan untuk mencari kesalahan perangkat desa. Kegiatan tersebut justru menjadi sarana untuk melihat kondisi riil penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menemukan hal-hal yang masih perlu diperbaiki.

“Hasil potret ini akan kita sinkronkan dengan peraturan terbaru dan tata pelaksanaan yang seharusnya. Jika ada hal yang kurang dipahami atau diragukan oleh perangkat desa, di sinilah ruang untuk berkoordinasi langsung dengan tim monev kabupaten,” ujar Tjok Surya.

Dorong Efisiensi Anggaran, Wabup Tjok Surya Minta Desa Fokus Kembangkan Potensi Lokal

Selain tata kelola pemerintahan, persoalan pengelolaan anggaran desa turut menjadi perhatian. Wabup meminta seluruh perangkat desa bersama elemen masyarakat meningkatkan pengawasan dan memastikan penggunaan anggaran dilakukan secara tertib, transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan main-main terkait tata kelola penggunaan anggaran, jangan sampai ada yang bermasalah. Setiap rupiah anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Di tengah penyesuaian kondisi fiskal dan pemotongan anggaran daerah, Wabup meminta pemerintah desa semakin cermat menyusun program kerja. Perencanaan harus diarahkan pada kegiatan prioritas yang memiliki manfaat nyata dan bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya minta dengan sangat, rancang kegiatan yang benar-benar tepat sasaran. Kurangi kegiatan yang bersifat seremonial, pastikan program yang dibuat langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Wabup juga mendorong desa tidak hanya bergantung pada anggaran dalam menjalankan pembangunan. Potensi lokal yang dimiliki masing-masing desa perlu digali dan dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Dengan perencanaan yang lebih selektif, pengelolaan anggaran yang akuntabel dan optimalisasi potensi desa, pembangunan di tingkat desa diharapkan tetap berjalan efektif meski ruang fiskal semakin terbatas. (*/ap)
Read More

Senin, 14 September 2026

𝗛𝗨𝗧 𝗸𝗲-𝟯𝟰 𝗣𝗲𝗿𝘂𝗺𝗱𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗣𝗮𝗻𝗰𝗮 𝗠𝗮𝗵𝗼𝘁𝘁𝗮𝗺𝗮, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗧𝗲𝗸𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗥𝗲𝘀𝗽𝗼𝗻𝘀 𝗖𝗲𝗽𝗮𝘁

September 14, 2026 0
HUT ke-34 Perumda Air Minum Panca Mahottama, Bupati Satria Tekankan Layanan dan Respons Cepat

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Perumda Air Minum Panca Mahottama Kabupaten Klungkung memasuki usia ke-34 tahun. Momentum tersebut diperingati melalui Apel HUT ke-34 yang berlangsung di Halaman Kantor Perumda Air Minum Panca Mahottama, Senin (14/9), dihadiri Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra dan Sekretaris Daerah Anak Agung Gede Lesmana.

Apel peringatan tersebut juga diikuti jajaran manajemen dan seluruh staf Perumda Air Minum Panca Mahottama. Mengusung tema “Menjalin Komunikasi yang Solid Menuju Pelayanan Prima”, peringatan HUT menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan perusahaan sekaligus memperkuat komitmen dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Bupati Satria mengatakan usia 34 tahun merupakan fase penting bagi Perumda untuk semakin matang dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Karena itu, capaian yang telah diraih perlu menjadi pijakan untuk melakukan pembenahan, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Salah satu perhatian utama yang disampaikan Bupati adalah pemerataan distribusi air minum. Pelayanan diharapkan dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Klungkung, termasuk empat kecamatan yang mencakup Klungkung daratan dan wilayah kepulauan Nusa Penida.

“Tantangan pemenuhan air bersih di Kabupaten Klungkung masih memerlukan kerja keras kita bersama. Saya berharap layanan air minum dirasakan menyeluruh di empat kecamatan, mengatasi kendala pemerataan yang masih dihadapi warga saat ini,” ujar Bupati Satria.

Selain pemerataan, Bupati mengingatkan seluruh jajaran Perumda bahwa kualitas pelayanan sangat menentukan kepercayaan masyarakat. Setiap pegawai disebut menjadi bagian dari wajah pemerintah daerah yang berhadapan langsung dengan publik, sehingga sikap, kinerja dan profesionalisme harus terus dijaga.

HUT ke-34 Perumda Air Minum Panca Mahottama, Bupati Satria Tekankan Layanan dan Respons Cepat

“Saya sangat berharap Bapak/Ibu sekalian menjadi wajah kami di masyarakat Klungkung. Baik buruknya pelayanan akan langsung dirasakan oleh warga. Ini PR berat bagi kita bersama, lakukan pembenahan dengan baik, inovasi harus terus dilakukan, dan ubah manajemen menjadi lebih adaptif,” ujarnya.

Bupati juga meminta jajaran Perumda tidak mengabaikan setiap laporan maupun keluhan pelanggan. Penanganan yang cepat dinilai penting agar persoalan pelayanan tidak berlarut-larut, baik yang terjadi di Klungkung daratan maupun Nusa Penida.

“Jangan didiamkan jika ada keluhan, baik itu di Nusa Penida maupun di Klungkung daratan. Lakukan pembenahan dan respon cepat setiap laporan warga. Cintai pekerjaan Bapak/Ibu sekalian sebagai bentuk pengabdian,” tegas Bupati Satria.

Pemerintah Kabupaten Klungkung, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap inovasi serta pengembangan infrastruktur Perumda Air Minum Panca Mahottama. Namun, dukungan tersebut perlu diimbangi dengan penguatan sumber daya manusia yang berintegritas, profesional dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pelayanan. Di usia ke-34, Perumda diharapkan semakin jaya, profesional dan mampu menghadirkan layanan air minum yang semakin baik serta dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Klungkung. (*/ap)
Read More

Minggu, 13 September 2026

𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝗺𝗮 𝗣𝗬𝗣 𝗚𝗿𝗼𝘂𝗽 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗸𝗼 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗴𝗶 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗞𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗮𝗺𝗽𝘂

September 13, 2026 0
Bupati Satria Bersama PYP Group Salurkan Sembako dan Bantuan Pendidikan bagi Warga Kurang Mampu

Klungkung – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu terus mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Klungkung. Usai menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pasar Mentigi di Nusa Penida, Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ny. Eva Satria dan anggota PYP Group melanjutkan kegiatan sosial dengan menyerahkan bantuan kepada warga di Kecamatan Dawan dan Banjarangkan, Sabtu (12/9).

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako serta bantuan biaya pendidikan sebesar Rp1.600.000 kepada anak yatim piatu. Penyaluran dilakukan secara langsung kepada warga yang sebelumnya telah terdata sebagai penerima bantuan di masing-masing wilayah.

Di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, bantuan diberikan kepada lima penerima. Mereka yakni I Nyoman Kaplag dan I Nengah Kertayasa yang merupakan lansia petani garam, I Wayan Sudarma dan I Nengah Rena selaku lansia nelayan, serta Abimanyu Putra Kusuma yang merupakan anak yatim piatu.

Sementara di Dusun Sarimerta, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, bantuan disalurkan kepada tiga warga. Mereka adalah I Gusti Ngurah Sudarma Putra dan I Gst Ayu Cereme yang merupakan lansia kurang mampu, serta I Gusti Ngurah Bagus Janiasa, anak yatim piatu.

Bupati Satria menyampaikan apresiasi atas kepedulian PYP Group yang terus membangun sinergi dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, perhatian terhadap kelompok rentan seperti lansia dan anak yatim piatu penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan para penerima senantiasa diberikan kesehatan. Khusus untuk anak yatim piatu, agar bantuan biaya sekolah ini bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” harap Bupati Satria.

Bupati Satria Bersama PYP Group Salurkan Sembako dan Bantuan Pendidikan bagi Warga Kurang Mampu

Ia juga berharap kepedulian yang ditunjukkan melalui kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi penerima, sekaligus menjadi dorongan bagi berbagai pihak untuk ikut mengambil bagian dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Penyerahan bantuan secara langsung juga menjadi kesempatan bagi Bupati Satria dan PYP Group untuk melihat kondisi warga penerima. Kehadiran di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat komunikasi sekaligus memastikan bantuan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.

Bagi anak yatim piatu, bantuan biaya sekolah diharapkan dapat meringankan kebutuhan pendidikan dan mendukung keberlanjutan proses belajar. Sementara bantuan sembako bagi para lansia diharapkan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi mereka yang masih menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian garam dan perikanan.

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong di Kabupaten Klungkung. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, bantuan diharapkan dapat terus diberikan secara tepat sasaran serta memberi manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. (*/ap)
Read More

Sabtu, 12 September 2026

𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗧𝗮𝘂𝗿 𝗕𝗮𝗹𝗶𝗸 𝗦𝘂𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗔𝗴𝘂𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗣𝘂𝗻𝗰𝗮𝗸 𝗠𝘂𝗻𝗱𝗶 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗱𝗮

September 12, 2026 0
Bupati Satria Hadiri Taur Balik Sumpah Agung di Pura Puncak Mundi Nusa Penida


KLUNGKUNG,
Lensabali.id – Bpati Klungkung I Made Satria bersama Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria menghadiri prosesi Taur Balik Sumpah Agung, Yama Raja Melaspas, Ngadegang lan Masupati Pralingga serta Caru Manca Rupa di Kahyangan Jagat Pura Puncak Mundi, Desa Klumpu, Kecamatan Nusa Penida, Jumat (11/9).

Prosesi tersebut merupakan bagian dari rangkaian Karya Agung Mamungkah, Melaspas, Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih, Taur Balik Sumpah Agung, Mapadudusan Agung, Manawa Ratna, Mapeselang lan Mapedanaan di Kahyangan Jagat Pura Puncak Mundi.

Rangkaian karya tersebut menjadi momentum penting bagi krama dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan pelaksanaan yadnya di salah satu kahyangan jagat yang berada di Nusa Penida. Seluruh tahapan upacara dipersiapkan secara bertahap hingga menuju puncak karya.

Bupati Satria mengatakan kehadiran pemerintah daerah dalam rangkaian upacara tersebut merupakan bentuk dukungan sekaligus komitmen dalam menjaga kelestarian adat, tradisi dan agama di Kabupaten Klungkung, khususnya di Nusa Penida.

Ia berharap seluruh rangkaian karya dapat berlangsung dengan lancar dan sesuai dengan tata pelaksanaan yang telah disiapkan. Selain kelancaran upacara, karya tersebut juga diharapkan membawa kedamaian serta kerahayuan bagi seluruh masyarakat.

“Dumogi rangkaian upacara ini berjalan dengan lancar, labda karya, serta membawa kerahayuan bagi seluruh umat dan masyarakat Kabupaten Klungkung pada khususnya,” ucap Bupati Satria.

Bupati Satria Hadiri Taur Balik Sumpah Agung di Pura Puncak Mundi Nusa Penida

Sementara itu, Prawartaka Karya I Gede Sidra menjelaskan, rangkaian Karya Agung di Pura Puncak Mundi telah dimulai sejak awal Agustus 2026. Tahapan awal diawali dengan ritual pejaya-jayan panitia, kemudian dilanjutkan dengan berbagai prosesi hingga pelaksanaan Taur Balik Sumpah Agung dan melasti.

Puncak Karya Agung dijadwalkan berlangsung pada Buda Umanis Prangbakat, Rabu, 16 September 2026. Setelah puncak karya, rangkaian kegiatan masih akan dilanjutkan dengan bakti penganyar yang menjadi bagian dari prosesi pascakarya.

Seluruh rangkaian upacara kemudian akan ditutup dengan pelaksanaan nyegara gunung yang dijadwalkan pada 22 September 2026. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam keseluruhan rangkaian Karya Agung di Kahyangan Jagat Pura Puncak Mundi.

Melalui pelaksanaan karya ini, krama berharap seluruh proses yadnya berjalan tertib dan lancar serta memberikan manfaat secara niskala maupun sekala. Dukungan pemerintah daerah juga diharapkan semakin memperkuat upaya bersama dalam menjaga adat, budaya dan agama sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat Klungkung. (*/ap)
Read More

Rabu, 09 September 2026

𝗧𝘂𝘁𝘂𝗽 𝗞𝗲𝗿𝘁𝗵𝗮 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗮𝗹𝗮 𝗖𝘂𝗽 𝗜𝗜 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗟𝗮𝗵𝗶𝗿𝗻𝘆𝗮 𝗔𝘁𝗹𝗲𝘁 𝗩𝗼𝗹𝗶 𝗕𝗲𝗿𝗽𝗿𝗲𝘀𝘁𝗮𝘀𝗶

September 09, 2026 0
Tutup Kertha Mandala Cup II 2026, Bupati Satria Dorong Lahirnya Atlet Voli Berprestasi

KLUNGKUNG, Lensabali.id — Turnamen Bola Voli Kertha Mandala Cup II Tahun 2026 resmi berakhir. Bupati Klungkung I Made Satria menutup langsung kejuaraan tersebut di Lapangan Voli Kertha Mandala, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (8/9/2026).

Penutupan turnamen ditandai dengan berlangsungnya partai final yang mempertemukan tim Radar dengan Putra Manik Mas. Pertandingan puncak tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kompetisi yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.

Sejak awal pelaksanaan hingga laga final, area sekitar lapangan dipadati warga yang datang memberikan dukungan kepada tim-tim yang bertanding. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga bola voli di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Satria mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Kertha Mandala Cup II. Menurutnya, turnamen semacam ini memiliki nilai lebih karena tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga.

Selain itu, kejuaraan dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi atlet muda Klungkung. Kompetisi yang berlangsung secara rutin diharapkan mampu memberikan pengalaman bertanding bagi generasi muda.

"Turnamen ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan wadah silaturahmi sekaligus upaya kita bersama dalam melahirkan atlet voli berbakat yang nantinya mampu membanggakan Klungkung, baik di tingkat provinsi maupun nasional," ujar Bupati Satria.

Tutup Kertha Mandala Cup II 2026, Bupati Satria Dorong Lahirnya Atlet Voli Berprestasi

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak berhenti berlatih setelah turnamen berakhir. Kemampuan teknis, mental bertanding, dan semangat untuk terus berkembang menjadi bekal penting bagi atlet yang ingin meraih prestasi lebih tinggi.

Bupati Satria berpesan agar semangat kompetisi tetap berjalan seiring dengan nilai sportivitas dan persaudaraan. Ia berharap olahraga bola voli semakin berkembang dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan masyarakat.

"Jadikan olahraga voli sebagai ajang pemersatu. Tetap jaga sportivitas, semangat berlatih, dan ingat bahwa persaudaraan tetap nomor satu," pungkasnya.

Dengan berakhirnya Kertha Mandala Cup II 2026, Bupati Satria berharap semangat pembinaan olahraga di tingkat masyarakat terus berlanjut. Dari kompetisi seperti ini diharapkan muncul talenta-talenta baru yang kelak mampu mengharumkan nama Klungkung di berbagai tingkatan. (*/ap)
Read More

Selasa, 08 September 2026

𝗟𝗶𝗳𝘁 𝗞𝗮𝗰𝗮 𝗞𝗲𝗹𝗶𝗻𝗴𝗸𝗶𝗻𝗴 𝗣𝗶𝗰𝘂 𝗣𝗿𝗼-𝗞𝗼𝗻𝘁𝗿𝗮, 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗦𝗼𝗿𝗼𝘁𝗶 𝗞𝗲𝘀𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝗹𝗮𝗺

September 08, 2026 0
Lift Kaca Kelingking Picu Pro-Kontra, Wisatawan Soroti Keselamatan dan Alam

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Rencana pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Klungkung, masih menuai pro dan kontra. Medan tebing yang terjal menjadi alasan sebagian wisatawan mendukung fasilitas tersebut, sementara dampaknya terhadap alam dan panorama kawasan menjadi perhatian pihak lain.

Polemik proyek ini kembali mengemuka setelah investor memenangkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar melawan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Meski demikian, proyek belum dapat langsung dilanjutkan karena Pemprov Bali memastikan akan mengajukan banding.

Di tengah proses hukum tersebut, wisatawan yang merasakan langsung kondisi medan Pantai Kelingking memiliki pandangan beragam. Irwin Khajotia, wisatawan asal Selandia Baru, menilai lift kaca dapat memberikan manfaat, terutama bagi pengunjung yang kesulitan menaklukkan jalur tebing.

Menurut Irwin, pembangunan tersebut semestinya tetap melibatkan masyarakat sekitar dan memberikan manfaat ekonomi bagi mereka.

"Saya pikir ada baiknya lift ini dibangun. Selama masyarakat setempat menerima manfaatnya dari keuntungan yang didapatkan," kata Irwin saat menaiki tangga tebing Pantai Kelingking, Senin (7/9/2026).

Ia menilai persoalan utama bukan saat wisatawan menuruni tebing, melainkan ketika harus kembali mendaki jalur yang curam dan menguras tenaga.

"Turun ke bawah tidak masalah, yang menjadi masalah adalah naik ke atas," imbuhnya.

Menurut Irwin, kondisi tersebut dapat menjadi tantangan serius bagi wisatawan lanjut usia maupun pengunjung dengan kondisi fisik tertentu. Karena itu, fasilitas pendukung dinilai dapat membantu aspek kesehatan dan keselamatan wisatawan.

Namun, pembangunan lift kaca juga dikhawatirkan mengubah karakter alam dan panorama Pantai Kelingking. Irwin menilai desain bangunan masih dapat disesuaikan agar menyatu dengan lingkungan sekitar.

"Kalau itu kan bisa ditata sedemikian rupa sehingga kelihatannya tetap selaras dengan tebing yang hijau. Kalau merusak alam, apa bedanya dengan hotel-hotel, resort yang banyak dibangun. Kenapa itu diizinkan?," ujarnya.

Pandangan berbeda disampaikan wisatawan mancanegara lain yang memilih tidak disebutkan namanya. Ia justru menilai jalur terjal merupakan bagian dari daya tarik Pantai Kelingking yang ingin dinikmati wisatawan.

"Kenapa dibiarkan itu, kita ke sini untuk menuruni tebing itu dan menikmati alam," ujarnya.

Dengan adanya perbedaan pandangan tersebut, polemik lift kaca Pantai Kelingking masih berlanjut. Selain persoalan keselamatan dan kelestarian alam, aspek legalitas proyek juga masih menunggu proses hukum lanjutan setelah Pemprov Bali menyatakan akan mengajukan banding atas putusan PTUN Denpasar. (ap)
Read More

𝗧𝘂𝘁𝘂𝗽 𝗟𝗦𝗧 𝗦𝘂𝗿𝗳𝗶𝗻𝗴 & 𝗠𝘂𝘀𝗶𝗰 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗜𝗸𝗼𝗻 𝗣𝗮𝗿𝗶𝘄𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗟𝗲𝗺𝗯𝗼𝗻𝗴𝗮𝗻

September 08, 2026 0

Tutup LST Surfing & Music Festival 2026, Bupati Satria Dorong Jadi Ikon Pariwisata Nusa Lembongan

KLUNGKUNG, Lensabali.id — LST Surfing and Music Festival 2026 resmi berakhir setelah ditutup Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra di Pantai Mahagiri, Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Senin (7/9/2026).

Festival yang digelar selama dua hari, 6–7 September 2026, tersebut merupakan agenda tahunan yang diinisiasi Lembongan Surf Team (LST) bersama Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI). Kegiatan tahun ini kembali memadukan olahraga selancar dengan hiburan musik dan berbagai kegiatan pendukung lainnya.

Tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi para peselancar, festival tersebut juga diarahkan untuk memperkuat promosi pariwisata Nusa Lembongan. Unsur budaya dan pemberdayaan pelaku UMKM lokal turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Bupati I Made Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan festival, mulai dari panitia, peserta, wisatawan hingga masyarakat Nusa Lembongan.

Menurutnya, keberlanjutan event tersebut penting untuk terus dijaga dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan dari tahun ke tahun. Festival diharapkan mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Nusa Lembongan sebagai salah satu tujuan wisata unggulan.

"Saya berharap LST Surfing and Music Festival dapat terus berkembang dari tahun ke tahun, dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik dan dampak yang semakin besar bagi masyarakat. Mari kita bersama-sama menjadikan festival ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sebagai salah satu ikon kegiatan yang mampu memperkuat daya tarik Nusa Lembongan, memberikan ruang bagi talenta muda, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal," ujar Bupati Satria.

Tutup LST Surfing & Music Festival 2026, Bupati Satria Dorong Jadi Ikon Pariwisata Nusa Lembongan

Selain pengembangan event, Satria menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pariwisata dan kelestarian lingkungan laut. Menurutnya, kemajuan destinasi wisata harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga ekosistem yang menjadi bagian penting dari daya tarik Nusa Lembongan.

Ia menegaskan, pengembangan pariwisata berkelanjutan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, serta generasi muda dinilai memiliki peran yang sama dalam menjaga sekaligus mengembangkan potensi daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia LST Surfing and Music Festival 2026 I Gede Bujana mengatakan, acara penutupan menjadi puncak apresiasi bagi para atlet selancar sekaligus seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan festival.

“Puncak malam diramaikan oleh deretan musisi seperti Superman Is Dead (SID), KIS ft Yessy Diana, 3W, Leeyonk Sinatra, El'Laura, Rock n Roll Bastard, Malibu Stone, Rock Candy, Wayan Darmita, Circle-Q, serta sajian musik dari DJ Inop, DJ Ade Danu, dan DJ Alan,” ucapnya.

Dengan berakhirnya festival tahun ini, LST dan PSOI diharapkan dapat terus menjaga konsistensi penyelenggaraan sekaligus meningkatkan kualitas event. Kolaborasi olahraga, musik, pariwisata, budaya, dan UMKM menjadi modal untuk menjadikan LST Surfing and Music Festival sebagai kegiatan yang semakin dikenal dan memberi dampak nyata bagi Nusa Lembongan. (*/ap)
Read More

Senin, 07 September 2026

𝗗𝗣𝗥𝗗 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗦𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗻𝗽𝗲𝗿𝗱𝗮 𝗣𝗲𝗺𝗮𝗷𝘂𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗯𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗱𝗮

September 07, 2026 0
DPRD dan Pemkab Klungkung Sahkan Ranperda Pemajuan Kebudayaan Menjadi Perda

KLUNGKUNG, Lensabali.id - DPRD Kabupaten Klungkung bersama Pemerintah Kabupaten Klungkung resmi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif DPRD tentang Pemajuan Kebudayaan Kabupaten Klungkung menjadi Peraturan Daerah (Perda). Penetapan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna II Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 di Ruang Sabha Nawa Natya, Gedung DPRD Klungkung, Senin (7/9/2026).

Rapat paripurna tersebut mengusung agenda tunggal, yakni pengambilan keputusan atas Ranperda Pemajuan Kebudayaan. Penetapan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat arah kebijakan daerah terkait perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan di Kabupaten Klungkung.

Prosesi pengesahan ditandai dengan pengambilan keputusan bersama serta penandatanganan Naskah Persetujuan Bersama oleh pimpinan DPRD Klungkung dan Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Klungkung, khususnya Bapemperda, perangkat daerah, serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pembahasan hingga regulasi tersebut dapat ditetapkan.

"Pembahasan yang dilaksanakan secara bersama-sama ini merupakan wujud komitmen kita dalam membangun landasan hukum yang kuat bagi upaya pemajuan kebudayaan di Kabupaten Klungkung," ujar Satria dalam sambutannya.

DPRD dan Pemkab Klungkung Sahkan Ranperda Pemajuan Kebudayaan Menjadi Perda

Menurutnya, keberadaan Perda tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Klungkung.

Bupati Satria juga berharap regulasi baru ini dapat memperkuat ketahanan budaya lokal sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi sektor kebudayaan untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Pengesahan Perda ini sekaligus mencerminkan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menghadirkan regulasi yang berpihak pada keberlangsungan nilai-nilai budaya daerah. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan dalam menjaga kekayaan budaya Klungkung di tengah dinamika pembangunan.

Rapat paripurna turut dihadiri Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, para anggota DPRD Klungkung, perwakilan Forkopimda, serta jajaran pimpinan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Dengan ditetapkannya Ranperda menjadi Perda, Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama DPRD menegaskan komitmen untuk menjadikan kebudayaan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah sekaligus memastikan keberadaannya tetap terjaga dan memberi manfaat bagi masyarakat. (*/ap)
Read More

Minggu, 06 September 2026

𝗚𝗲𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗞𝗢𝗡𝗜 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗥𝗽𝟭𝟱,𝟴 𝗠𝗶𝗹𝗶𝗮𝗿 𝗗𝗶𝘁𝗮𝗿𝗴𝗲𝘁 𝗥𝗮𝗺𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗗𝗲𝘀𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿 𝟮𝟬𝟮𝟲

September 06, 2026 0

Gedung KONI Klungkung Rp15,8 Miliar Ditarget Rampung Desember 2026

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pembangunan Gedung Serbaguna KONI Klungkung terus dikebut dan kini memasuki tahap pemasangan kerangka atap. Proyek senilai Rp15,8 miliar yang dikerjakan PT Melangit Jaya Mandiri itu ditargetkan rampung sebelum penghujung 2026.

Pantauan di lokasi, Sabtu (5/9/2026), menunjukkan pembangunan gedung yang berada di sisi barat GOR Swecapura tersebut berlangsung cukup masif sejak kontrak dimulai pada akhir April 2026.

Kepala Dinas PUPR Klungkung I Made Jati Laksana mengatakan perkembangan proyek terus dipantau untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu.

"Proyek ini dikerjakan dalam jangka waktu 240 hari kalender dan ditargetkan rampung pada 25 Desember 2026," terang Laksana, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Laksana, gedung tersebut dirancang sebagai sport center representatif yang dapat digunakan untuk berbagai cabang olahraga. Kehadirannya diharapkan menjawab kebutuhan pengurus cabor yang selama ini menghadapi keterbatasan tempat latihan dengan standar memadai.

Gedung yang bersumber dari APBD Klungkung ini nantinya diharapkan tidak hanya menunjang kegiatan olahraga, tetapi juga pembinaan atlet dan berbagai agenda kepemudaan.

Dari sisi desain, bangunan dua lantai tersebut memadukan karakter arsitektur tradisional Bali dengan sentuhan modern. Fasadnya menggunakan batu bata ekspos bernuansa kemerahan pada sejumlah bagian, dipadukan dengan kaca serta elemen dekoratif yang memberikan kesan kokoh dan elegan.

Bagian depan gedung dilengkapi pintu masuk dengan lengkungan berundak, sementara lantai dua memiliki balkon memanjang dengan pagar besi tempa. Atapnya mengadopsi bentuk limasan bertingkat bernuansa Bali dengan genteng abu-abu gelap dan ornamen kayu pada bagian sudut.

Pemkab Klungkung berharap gedung baru tersebut dapat segera beroperasi setelah rampung akhir tahun. Fasilitas ini diharapkan memperkuat pembinaan olahraga di Klungkung sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Bali di tingkat nasional hingga internasional. (ap)
Read More

𝗚𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴-𝗴𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗽𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸𝗶, 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗞𝗮𝗺𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗗𝗶𝘁𝘂𝘁𝘂𝗽

September 06, 2026 0
Gorong-gorong Diperbaiki, Jalan Desa Wisata Kamasan Klungkung Ditutup

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Akses jalan utama di Desa Wisata Kamasan, Klungkung, ditutup sementara karena tengah dilakukan perbaikan gorong-gorong. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk mengatasi saluran drainase yang selama ini kerap meluap dan menyebabkan banjir.

Sebelumnya, air dari saluran drainase sempat menggenangi badan jalan hingga setinggi mata kaki. Genangan tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga membahayakan pengendara karena terdapat lubang jalan yang tertutup air.

Sejumlah pengendara motor bahkan dilaporkan sempat terjatuh akibat kondisi jalan yang tergenang dan tidak terlihat jelas.

Pada Sabtu (5/9/2026), perbaikan gorong-gorong telah dilakukan secara menyeluruh. Pekerjaan meliputi pembongkaran gorong-gorong lama yang membentang di tengah jalan serta pembangunan trotoar baru dengan elevasi lebih tinggi.

Peninggian tersebut dilakukan untuk mengatasi persoalan pendangkalan saluran yang selama ini dikeluhkan warga. Dengan perbaikan tersebut, aliran drainase diharapkan lebih optimal dan tidak kembali meluap ke badan jalan.

Perbaikan gorong-gorong di Desa Wisata Kamasan telah berlangsung selama sekitar sepekan. Warga setempat, Ketut Resina, menyambut baik respons pemerintah terhadap persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat.

"Pengerjaan sudah seminggu ini. Syukur sekali, setelah diberitakan, jadi langsung ditangani. Semoga cepat selesai. Tinggal menutup gorong-gorong dengan aspal saja," terang Resina saat ditemui detikBali.

Menurut Resina, kondisi drainase yang sudah rusak cukup parah memang membutuhkan perbaikan secara menyeluruh. Setelah pekerjaan selesai dan jalan kembali diaspal, akses menuju sentra kerajinan serta jalur city tour Desa Wisata Kamasan diharapkan menjadi lebih aman.

Selama proses pengerjaan berlangsung, warga dan pengguna jalan diminta bersabar serta menggunakan jalur alternatif untuk sementara waktu.

"Mohon bersabar saja dahulu selama pengerjaan ini. Jadi ambil jalur alternatif dulu," terang Resina. (ap)
Read More

𝗧𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮 𝗧𝗶𝗺 𝗣𝗣𝗞 𝗢𝗿𝗺𝗮𝘄𝗮 𝗙𝗛 𝗨𝗻𝘂𝗱, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗥𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗡𝘆𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮

September 06, 2026 0
Terima Tim PPK Ormawa FH Unud, Bupati Satria Apresiasi Rencana Desa Nyalian Jadi Desa Wisata

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Klungkung memberikan dukungan terhadap rencana pengembangan Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, menjadi Desa Wisata. Dukungan tersebut disampaikan Bupati Klungkung I Made Satria saat menerima audiensi tim mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud) di Rumah Jabatan Bupati Klungkung, Sabtu (5/9/2026).

Dalam audiensi tersebut, Bupati Satria didampingi Perbekel Desa Nyalian Cokorda Gde Agung Mahaputra. Pertemuan membahas pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang digagas Badan Semi Otonom Law Student Creativity Community (LSCC) FH Unud.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di Desa Nyalian. Pendampingan mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat dan pemerintah desa dalam mempersiapkan berbagai aspek yang dibutuhkan menuju pengembangan desa wisata.

Bupati Satria menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, pengembangan Desa Nyalian sebagai desa wisata sejalan dengan arah pembangunan pariwisata Klungkung yang tidak hanya bertumpu pada destinasi, tetapi juga mendorong keterlibatan dan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh Desa Nyalian yang diproyeksikan menjadi Desa Wisata. Upaya ini tentu berorientasi pada kemajuan daerah dan dipastikan membawa manfaat yang nyata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Nyalian secara berkelanjutan," ujar Bupati Satria.

Ia menilai pengembangan desa wisata perlu disiapkan secara matang dengan memperhatikan potensi lokal dan kesiapan masyarakat. Dengan demikian, aktivitas pariwisata nantinya tidak sekadar mendatangkan kunjungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa.

Terima Tim PPK Ormawa FH Unud, Bupati Satria Apresiasi Rencana Desa Nyalian Jadi Desa Wisata

Kehadiran mahasiswa FH Unud melalui program PPK Ormawa dinilai menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Pendampingan dari kalangan akademisi diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan sekaligus membantu masyarakat mengembangkan potensi desa secara lebih terarah.

Bupati Satria juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor dinilai akan memperkuat proses pengembangan Desa Nyalian agar mampu tumbuh sebagai destinasi yang memiliki karakter dan daya tarik tersendiri.

Dengan dukungan tersebut, Desa Nyalian diharapkan dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki secara optimal sekaligus meningkatkan kualitas SDM masyarakat. Pengembangan desa wisata juga diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi serta memperluas kesempatan usaha bagi warga setempat.

Melalui program PPK Ormawa, Pemkab Klungkung berharap proses pendampingan dapat berjalan berkelanjutan dan menghasilkan manfaat nyata. Sinergi antara pemerintah, akademisi dan masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan Desa Nyalian sebagai desa wisata yang mandiri, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*/ap)
Read More

Sabtu, 05 September 2026

𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗞𝘂𝘀𝗮𝗺𝗯𝗮 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗠𝗮𝗿𝗶𝘁𝗶𝗺, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗧𝗷𝗼𝗸 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗣𝗣𝗞 𝗢𝗿𝗺𝗮𝘄𝗮 𝗨𝗻𝘂𝗱

September 05, 2026 0
Desa Kusamba Resmi Jadi Desa Maritim, Wabup Tjok Surya Apresiasi Program PPK Ormawa Unud

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, resmi dikembangkan sebagai Desa Maritim melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Udayana. Peluncuran program tersebut dilakukan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra di Ruang Rapat Kantor Desa Kusamba, Jumat (4/9).

Program yang digagas Himpunan Mahasiswa Ilmu Keperawatan (HMIK) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ini mengusung tajuk GARAM LAUT (Gerakan Masyarakat Berdaya Terpadu). Program tersebut diarahkan untuk mendorong penguatan kapasitas masyarakat pesisir melalui pemanfaatan potensi bahari secara aman dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, GARAM LAUT membawa konsep Segara Kerthi dengan fokus pada dua aspek utama, yakni Maritime Safety dan Blue Economy. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjadi pijakan dalam mengembangkan Desa Kusamba sebagai kawasan maritim yang unggul tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan pesisir.

Wabup Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan apresiasi kepada HMIK Fakultas Kedokteran Unud yang telah menunjukkan kepedulian sekaligus menghadirkan aksi nyata bersama masyarakat Desa Kusamba. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dapat memberikan energi baru dalam menggali serta mengembangkan potensi yang dimiliki desa.

“Desa Kusamba memiliki potensi daya tarik dan sumber daya maritim yang sangat tinggi. Kehadiran adik-adik mahasiswa melalui program PPK Ormawa ini sangat penting untuk mendampingi masyarakat dalam mengoptimalkan potensi tersebut,” ujar Wabup Tjok Surya.

Ia menilai pengembangan potensi bahari harus berjalan seiring dengan upaya menjaga ekosistem laut dan kawasan pesisir. Karena itu, penerapan konsep ekonomi biru dan penguatan keselamatan maritim menjadi bagian penting agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.

Menurut Wabup, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun desa pesisir yang tangguh. Pendampingan yang dilakukan melalui program PPK Ormawa diharapkan dapat memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Program kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat pesisir, meningkatkan aspek keselamatan dan kesehatan warga, serta memajukan perekonomian Desa Kusamba berbasis potensi kelautan,” harapnya.

Program Desa Maritim ini juga diharapkan mampu memperluas wawasan masyarakat mengenai keselamatan di wilayah pesisir sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi yang bersumber dari potensi kelautan. Dengan pengelolaan yang tepat, sumber daya bahari dapat menjadi kekuatan ekonomi desa sekaligus tetap terjaga kelestariannya.

Peluncuran Desa Kusamba sebagai Desa Maritim dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klungkung I Putu Widiada, Camat Dawan I Dewa Gede Widiantara, jajaran civitas akademika Fakultas Kedokteran Unud, pengurus HMIK, perangkat Desa Kusamba, tokoh masyarakat, serta tim mahasiswa PPK Ormawa. Kolaborasi lintas unsur ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan Desa Kusamba yang semakin berdaya, aman, dan berkelanjutan berbasis potensi bahari. (*/ap)
Read More

Jumat, 04 September 2026

𝗔𝗻𝘁𝗶𝘀𝗶𝗽𝗮𝘀𝗶 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿, 𝗦𝘂𝗻𝗴𝗮𝗶 𝗠𝗮𝘁𝗶 𝗱𝗶 𝗣𝗶𝗸𝗮𝘁 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗻𝗼𝗿𝗺𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶

September 04, 2026 0

Antisipasi Banjir, Sungai Mati di Pikat Klungkung Dinormalisasi

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Aliran Sungai Mati (Tukad Mati) di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung, dinormalisasi sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan. Sungai yang hanya dialiri air saat hujan itu selama ini kerap meluap hingga menggenangi rumah warga dan persawahan.

Sekretaris Desa Pikat, I Putu Merta, mengatakan warga menyambut baik pengerukan tersebut. Sebab, luapan sungai hampir selalu menjadi persoalan setiap musim hujan.

"Warga sangat bersyukur dengan adanya bantuan pengerukan tersebut. Karena setiap musim hujan tiba, sungai mati ini menjadi bencana langganan warga," kata Putu Merta, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, luapan Sungai Mati biasanya berdampak pada permukiman di Dusun Intaran dan Dusun Buug. Air juga kerap menggenangi lahan persawahan di sekitar Subak Telaga.

Kondisi tersebut dipicu alur sungai yang relatif sempit dan dangkal. Karena hanya mengalir ketika hujan turun, debit air yang meningkat membuat sungai lebih mudah meluap ke wilayah sekitarnya.

Normalisasi dilakukan selama 25 hari melalui kolaborasi anggaran Pemerintah Kabupaten Klungkung dan anggota legislatif asal Desa Pikat.

"Normalisasi sejauh ini dilaksanakan selama 25 hari. Biayanya berasal dari Pemkab Klungkung 15 hari dan dari anggota DPRD Klungkung dan Provinsi asal Desa Pikat, sebanyak 10 hari," terangnya.

Pengerukan dilakukan untuk memperdalam dan memperlebar alur sungai sehingga kapasitas tampung air meningkat ketika hujan deras. Namun, efektivitas normalisasi tersebut belum dapat terlihat karena hujan belum turun di wilayah tersebut.

"Sejak dikeruk, kondisi belum ada hujan," imbuh Merta.

Meski pengerukan di wilayah Desa Pikat telah rampung, warga masih menyimpan kekhawatiran terhadap aliran sungai dari wilayah sekitar. Salah satunya aliran Sungai Pikat yang berada di Desa Pesinggahan dan hingga kini belum dinormalisasi.

"Namun kondisi sekarang yang masih agak rawan itu aliran dari Sungai Pikat yang ada di Desa Pesinggahan, yang masih belum dinormalisasi. Kemungkinan akan menggenang lagi jika hujan, karena di bagian hilir masih sempit dan belum dalam," pungkasnya.

Pemerintah desa berharap normalisasi dapat mengurangi risiko genangan saat musim hujan. Di sisi lain, penanganan aliran sungai di wilayah sekitar juga dinilai penting agar upaya mengantisipasi banjir dapat berjalan lebih menyeluruh. (ap)
Read More

𝗣𝗿𝗼𝗺𝗼𝘀𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗜𝗻𝘃𝗲𝘀𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗪𝗮𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗞𝗮𝗺𝗮𝘀𝗮𝗻, 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗕𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗵𝗮𝗿𝗴𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗔𝗢𝗘 𝟮𝟬𝟮𝟲

September 04, 2026 0
Promosikan Investasi dan Wayang Kamasan, Klungkung Borong Penghargaan di AOE 2026

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten, Pemkab Klungkung berhasil meraih penghargaan Best Investment Promotion serta Juara Harapan II bidang visual dalam Lomba Video Kreatif.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemkab Klungkung karena penghargaan diberikan dalam ajang yang menjadi ruang promosi potensi daerah, termasuk peluang investasi dan berbagai inovasi yang dikembangkan pemerintah daerah.

Penghargaan tersebut disambut Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Asisten II Setda Klungkung Luh Ketut Ari Citra dan Kepala DPMPTSP Klungkung I Made Sudiarkajaya di ruang kerja Bupati, Kamis (3/9). Capaian itu dinilai menjadi bukti bahwa potensi Klungkung memiliki daya tarik untuk terus dipromosikan di tingkat nasional.

Bupati Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja dan berkolaborasi hingga Klungkung mampu membawa pulang dua penghargaan. Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai prestasi, tetapi menjadi dorongan untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah.

"Ini merupakan prestasi yang luar biasa. Mari bersama-sama menjaga semangat dan kekompakan, serta jadikan apa yang kita raih ini sebagai momentum untuk terus berinovasi dan berkarya dalam membangun Klungkung yang lebih maju dan berdaya saing," ujar Bupati Satria.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Klungkung I Made Sudiarkajaya menjelaskan, Lomba Video Kreatif mengangkat tema “Melampaui Kanvas”. Tema tersebut menggambarkan upaya membawa seni lukis Wayang Kamasan ke ruang yang lebih luas dengan mengembangkan karya tradisional menjadi berbagai produk kreatif.

Promosikan Investasi dan Wayang Kamasan, Klungkung Borong Penghargaan di AOE 2026

Wayang Kamasan tidak hanya ditampilkan sebagai karya lukisan, tetapi juga diolah menjadi produk seperti tote bag, mug, casing ponsel, kipas dan berbagai produk lainnya. Konsep tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan inovasi sehingga warisan seni tetap dikenal, digunakan, memiliki nilai ekonomi, dan dekat dengan generasi masa kini.

Sementara penghargaan Best Investment Promotion menjadi salah satu indikator kemampuan pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi investasi yang siap ditawarkan. Penghargaan ini juga mencerminkan upaya Klungkung dalam membangun ekosistem dan iklim investasi yang kondusif bagi calon investor.

“Jadi di dalam mengikuti lomba video kreatif, Pemkab Klungkung mengusung tema 'Melampaui Kanvas'. Sedangkan dalam meraih penghargaan Best Investment Promotion, kami mempromosikan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata unggulan seperti destinasi wisata di Nusa Penida," jelas Sudiarkajaya.

Melalui capaian tersebut, Pemkab Klungkung berkomitmen untuk terus memperkuat promosi daerah, baik melalui potensi investasi maupun kekayaan seni dan budaya. Promosi yang dikemas secara kreatif diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan daya saing Klungkung di tingkat nasional. (*/ap)
Read More

𝗢𝗽𝘁𝗶𝗺𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗔𝗗, 𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗚𝗮𝗻𝗱𝗲𝗻𝗴 𝗣𝗧 𝗙𝗧𝗙 𝗚𝗹𝗼𝗯𝗮𝗹𝗶𝗻𝗱𝗼 𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗮𝗷𝗮𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝗶𝗿 𝗕𝗮𝘄𝗮𝗵 𝗧𝗮𝗻𝗮𝗵

September 04, 2026 0
Optimalisasi PAD, Pemkab Klungkung Gandeng PT FTF Globalindo Digitalisasi Pajak dan Air Bawah Tanah

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk memperkuat tata kelola pendapatan daerah. Langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan PT FTF Globalindo dalam penerapan teknologi perekaman data transaksi pajak daerah dan data pemanfaatan air bawah tanah.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen oleh Bupati Klungkung I Made Satria dan Direktur PT FTF Globalindo Bangun Jocelyn Tobing di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis (3/9).

Implementasi teknologi ini diarahkan untuk meningkatkan kinerja sekaligus mengoptimalkan potensi penerimaan daerah. Sistem perekaman data transaksi akan menyasar sejumlah sektor pajak, meliputi hotel, restoran, parkir, dan hiburan.

Selain transaksi pajak daerah, kerja sama tersebut juga mencakup perekaman data pemanfaatan air bawah tanah. Teknologi yang disiapkan diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memperoleh data yang lebih akurat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi pengelolaan pendapatan.

Dalam kesepakatan tersebut, PT FTF Globalindo akan mendukung penyediaan teknologi informasi dan inovasi yang berkaitan dengan perekaman transaksi pajak serta pemanfaatan air bawah tanah. Pelaksanaannya tetap mengacu pada peraturan, kebijakan, dan prosedur yang berlaku di lingkungan Pemkab Klungkung.

Bupati I Made Satria menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai pemanfaatan teknologi dapat menjadi langkah penting dalam memperbaiki tata kelola keuangan daerah. Sistem digital diharapkan mampu membuat proses pemantauan transaksi berlangsung lebih efektif dan terukur.

Optimalisasi PAD, Pemkab Klungkung Gandeng PT FTF Globalindo Digitalisasi Pajak dan Air Bawah Tanah

"Jadi dengan adanya kerja sama ini, saya harapkan mampu membawa angin segar serta terobosan nyata dalam optimalisasi penerimaan pajak daerah. Kami berharap sistem digitalisasi ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga kebocoran potensi pendapatan bisa diminimalkan dan PAD Kabupaten Klungkung dapat meningkat secara signifikan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah," ujar Bupati Satria.

Direktur PT FTF Globalindo Bangun Jocelyn Tobing menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Klungkung. Pihaknya berkomitmen memastikan penerapan sistem dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi pemerintah maupun pelaku usaha.

“Melalui kerjasama ini, kami berkomitmen untuk memastikan implementasi sistem digitalisasi ini berjalan optimal, memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha dalam memenuhi kewajibannya, serta secara signifikan menekan potensi kebocoran pendapatan demi mendorong kemandirian fiskal dan percepatan pembangunan Kabupaten Klungkung,” ujarnya.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pengawasan dan akurasi data, tetapi juga menciptakan sistem pemungutan pajak yang lebih transparan dan efisien. Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi lintas pihak, optimalisasi PAD diharapkan semakin mampu menopang pembiayaan pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (*/ap)
Read More