𝗧𝘂𝘁𝘂𝗽 𝗟𝗦𝗧 𝗦𝘂𝗿𝗳𝗶𝗻𝗴 & 𝗠𝘂𝘀𝗶𝗰 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗜𝗸𝗼𝗻 𝗣𝗮𝗿𝗶𝘄𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗟𝗲𝗺𝗯𝗼𝗻𝗴𝗮𝗻 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 08 September 2026

𝗧𝘂𝘁𝘂𝗽 𝗟𝗦𝗧 𝗦𝘂𝗿𝗳𝗶𝗻𝗴 & 𝗠𝘂𝘀𝗶𝗰 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗜𝗸𝗼𝗻 𝗣𝗮𝗿𝗶𝘄𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗟𝗲𝗺𝗯𝗼𝗻𝗴𝗮𝗻


Tutup LST Surfing & Music Festival 2026, Bupati Satria Dorong Jadi Ikon Pariwisata Nusa Lembongan

KLUNGKUNG, Lensabali.id — LST Surfing and Music Festival 2026 resmi berakhir setelah ditutup Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra di Pantai Mahagiri, Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Senin (7/9/2026).

Festival yang digelar selama dua hari, 6–7 September 2026, tersebut merupakan agenda tahunan yang diinisiasi Lembongan Surf Team (LST) bersama Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI). Kegiatan tahun ini kembali memadukan olahraga selancar dengan hiburan musik dan berbagai kegiatan pendukung lainnya.

Tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi para peselancar, festival tersebut juga diarahkan untuk memperkuat promosi pariwisata Nusa Lembongan. Unsur budaya dan pemberdayaan pelaku UMKM lokal turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Bupati I Made Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan festival, mulai dari panitia, peserta, wisatawan hingga masyarakat Nusa Lembongan.

Menurutnya, keberlanjutan event tersebut penting untuk terus dijaga dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan dari tahun ke tahun. Festival diharapkan mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Nusa Lembongan sebagai salah satu tujuan wisata unggulan.

"Saya berharap LST Surfing and Music Festival dapat terus berkembang dari tahun ke tahun, dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik dan dampak yang semakin besar bagi masyarakat. Mari kita bersama-sama menjadikan festival ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sebagai salah satu ikon kegiatan yang mampu memperkuat daya tarik Nusa Lembongan, memberikan ruang bagi talenta muda, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal," ujar Bupati Satria.

Tutup LST Surfing & Music Festival 2026, Bupati Satria Dorong Jadi Ikon Pariwisata Nusa Lembongan

Selain pengembangan event, Satria menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pariwisata dan kelestarian lingkungan laut. Menurutnya, kemajuan destinasi wisata harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga ekosistem yang menjadi bagian penting dari daya tarik Nusa Lembongan.

Ia menegaskan, pengembangan pariwisata berkelanjutan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, serta generasi muda dinilai memiliki peran yang sama dalam menjaga sekaligus mengembangkan potensi daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia LST Surfing and Music Festival 2026 I Gede Bujana mengatakan, acara penutupan menjadi puncak apresiasi bagi para atlet selancar sekaligus seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan festival.

“Puncak malam diramaikan oleh deretan musisi seperti Superman Is Dead (SID), KIS ft Yessy Diana, 3W, Leeyonk Sinatra, El'Laura, Rock n Roll Bastard, Malibu Stone, Rock Candy, Wayan Darmita, Circle-Q, serta sajian musik dari DJ Inop, DJ Ade Danu, dan DJ Alan,” ucapnya.

Dengan berakhirnya festival tahun ini, LST dan PSOI diharapkan dapat terus menjaga konsistensi penyelenggaraan sekaligus meningkatkan kualitas event. Kolaborasi olahraga, musik, pariwisata, budaya, dan UMKM menjadi modal untuk menjadikan LST Surfing and Music Festival sebagai kegiatan yang semakin dikenal dan memberi dampak nyata bagi Nusa Lembongan. (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar