KLUNGKUNG, Lensabali.id - Akses jalan utama di Desa Wisata Kamasan, Klungkung, ditutup sementara karena tengah dilakukan perbaikan gorong-gorong. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk mengatasi saluran drainase yang selama ini kerap meluap dan menyebabkan banjir.
Sebelumnya, air dari saluran drainase sempat menggenangi badan jalan hingga setinggi mata kaki. Genangan tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga membahayakan pengendara karena terdapat lubang jalan yang tertutup air.
Sejumlah pengendara motor bahkan dilaporkan sempat terjatuh akibat kondisi jalan yang tergenang dan tidak terlihat jelas.
Pada Sabtu (5/9/2026), perbaikan gorong-gorong telah dilakukan secara menyeluruh. Pekerjaan meliputi pembongkaran gorong-gorong lama yang membentang di tengah jalan serta pembangunan trotoar baru dengan elevasi lebih tinggi.
Peninggian tersebut dilakukan untuk mengatasi persoalan pendangkalan saluran yang selama ini dikeluhkan warga. Dengan perbaikan tersebut, aliran drainase diharapkan lebih optimal dan tidak kembali meluap ke badan jalan.
Perbaikan gorong-gorong di Desa Wisata Kamasan telah berlangsung selama sekitar sepekan. Warga setempat, Ketut Resina, menyambut baik respons pemerintah terhadap persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat.
"Pengerjaan sudah seminggu ini. Syukur sekali, setelah diberitakan, jadi langsung ditangani. Semoga cepat selesai. Tinggal menutup gorong-gorong dengan aspal saja," terang Resina saat ditemui detikBali.
Menurut Resina, kondisi drainase yang sudah rusak cukup parah memang membutuhkan perbaikan secara menyeluruh. Setelah pekerjaan selesai dan jalan kembali diaspal, akses menuju sentra kerajinan serta jalur city tour Desa Wisata Kamasan diharapkan menjadi lebih aman.
Selama proses pengerjaan berlangsung, warga dan pengguna jalan diminta bersabar serta menggunakan jalur alternatif untuk sementara waktu.
"Mohon bersabar saja dahulu selama pengerjaan ini. Jadi ambil jalur alternatif dulu," terang Resina. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar