𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗧𝗲𝗿𝗹𝗶𝗯𝗮𝘁 𝗞𝗲𝗿𝗶𝗯𝘂𝘁𝗮𝗻, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗸𝗮𝗽𝗮𝗿 𝗱𝗶 𝗣𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶𝗿 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝘀𝗲𝗺 - LENSA BALI

Hot


Minggu, 06 September 2026

𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗧𝗲𝗿𝗹𝗶𝗯𝗮𝘁 𝗞𝗲𝗿𝗶𝗯𝘂𝘁𝗮𝗻, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗸𝗮𝗽𝗮𝗿 𝗱𝗶 𝗣𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶𝗿 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝘀𝗲𝗺

Diduga Terlibat Keributan, Pria Ditemukan Terkapar di Pinggir Jalan Karangasem

KARANGASEM, Lensabali.id - Video seorang pria terkapar di pinggir jalan di wilayah Susuan, Karangasem, beredar dan menjadi perhatian. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta penyebab kejadian tersebut.

Kapolsek Karangasem Kompol I Nyoman Merta Kariana mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut. Sementara itu, korban telah dibawa ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan penanganan medis.

"Anggota masih lidik, untuk korban sudah dibawa ke RSUD Karangasem. Nanti saya info lagi kalau sudah pasti," kata Kariana.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan. Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan keributan, namun penyebab maupun rangkaian kejadian secara lengkap masih dalam penyelidikan polisi.

Informasi awal yang dihimpun menyebutkan, sebelum ditemukan terkapar, pria tersebut diduga sempat minum bersama sejumlah rekannya di sekitar arena sabung ayam yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.

Saat berada di lokasi tersebut, korban disebut sempat terlibat cekcok dengan seseorang. Belum diketahui secara pasti persoalan yang memicu perselisihan tersebut.

Cekcok itu kemudian diduga berkembang menjadi keributan. Dalam kejadian tersebut, korban diduga mengalami pemukulan menggunakan sebatang kayu di depan sebuah gang yang berada di pinggir Jalan Susuan, Karangasem.

Korban kemudian disebut ambruk hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi terkapar di pinggir jalan. Warga selanjutnya membawa korban ke RSUD Karangasem untuk memperoleh perawatan.

Polisi masih mendalami informasi yang beredar untuk memastikan kejadian sebenarnya, termasuk penyebab keributan dan pihak-pihak yang terlibat. Hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk memastikan kronologi peristiwa tersebut. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar