KLUNGKUNG, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk memperkuat tata kelola pendapatan daerah. Langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan PT FTF Globalindo dalam penerapan teknologi perekaman data transaksi pajak daerah dan data pemanfaatan air bawah tanah.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen oleh Bupati Klungkung I Made Satria dan Direktur PT FTF Globalindo Bangun Jocelyn Tobing di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis (3/9).
Implementasi teknologi ini diarahkan untuk meningkatkan kinerja sekaligus mengoptimalkan potensi penerimaan daerah. Sistem perekaman data transaksi akan menyasar sejumlah sektor pajak, meliputi hotel, restoran, parkir, dan hiburan.
Selain transaksi pajak daerah, kerja sama tersebut juga mencakup perekaman data pemanfaatan air bawah tanah. Teknologi yang disiapkan diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memperoleh data yang lebih akurat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi pengelolaan pendapatan.
Dalam kesepakatan tersebut, PT FTF Globalindo akan mendukung penyediaan teknologi informasi dan inovasi yang berkaitan dengan perekaman transaksi pajak serta pemanfaatan air bawah tanah. Pelaksanaannya tetap mengacu pada peraturan, kebijakan, dan prosedur yang berlaku di lingkungan Pemkab Klungkung.
Bupati I Made Satria menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai pemanfaatan teknologi dapat menjadi langkah penting dalam memperbaiki tata kelola keuangan daerah. Sistem digital diharapkan mampu membuat proses pemantauan transaksi berlangsung lebih efektif dan terukur.
"Jadi dengan adanya kerja sama ini, saya harapkan mampu membawa angin segar serta terobosan nyata dalam optimalisasi penerimaan pajak daerah. Kami berharap sistem digitalisasi ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga kebocoran potensi pendapatan bisa diminimalkan dan PAD Kabupaten Klungkung dapat meningkat secara signifikan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah," ujar Bupati Satria.
Direktur PT FTF Globalindo Bangun Jocelyn Tobing menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Klungkung. Pihaknya berkomitmen memastikan penerapan sistem dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi pemerintah maupun pelaku usaha.
“Melalui kerjasama ini, kami berkomitmen untuk memastikan implementasi sistem digitalisasi ini berjalan optimal, memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha dalam memenuhi kewajibannya, serta secara signifikan menekan potensi kebocoran pendapatan demi mendorong kemandirian fiskal dan percepatan pembangunan Kabupaten Klungkung,” ujarnya.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pengawasan dan akurasi data, tetapi juga menciptakan sistem pemungutan pajak yang lebih transparan dan efisien. Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi lintas pihak, optimalisasi PAD diharapkan semakin mampu menopang pembiayaan pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (*/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar