GIANYAR, Lensabali.id - Aksi dugaan pencurian yang dilakukan seorang wisatawan asing perempuan di sebuah toko busana di Ubud terekam kamera pengawas (CCTV). Pelaku diduga membawa kabur empat potong pakaian dengan total nilai mencapai Rp 2,5 juta.
Peristiwa tersebut terjadi di toko Yoga Shanty, Ubud, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 16.40 Wita. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang perempuan asing datang seorang diri dan berpura-pura berbelanja sebelum diduga melancarkan aksinya.
"Kejadiannya, Senin tanggal 27 Juli 2026 pukul 16.40 Wita," ujar salah satu pegawai toko, Wangsa Kartika, saat ditemui detikBali, Selasa (28/7/2026).
Menurut Wangsa, saat kejadian terdapat lima pengunjung lain dan dua pegawai yang sedang melayani pelanggan. Pelaku datang membawa tas besar berwarna putih dan terlihat memilih sejumlah pakaian layaknya pembeli biasa.
Namun, aktivitas tersebut diduga hanya menjadi modus untuk mengalihkan perhatian pegawai toko. Dalam waktu sekitar 10 menit, perempuan itu diduga berhasil mengambil empat item pakaian tanpa melakukan pembayaran.
Barang yang hilang terdiri dari satu celana panjang, satu tanktop, satu rok mini, dan satu jumpsuit. Menariknya, seluruh pakaian yang diambil memiliki warna merah.
“Semua barang yang dicuri itu warna merah. Total barang yang dicuri senilai Rp 2,5 juta. Dia sempat mencoba celananya di kamar pas, lalu dimasukkan ke tasnya dia. Cepat sekali gerakan tangannya. Kami juga sedang melayani tamu lain waktu itu,” tutur Wangsa.
Pihak toko mengaku belum mengetahui identitas perempuan tersebut. Namun, pegawai sempat mengingat sejumlah ciri fisik pelaku, yakni berambut gelap, mengenakan atasan hijau, celana pendek, dan membawa tas putih berukuran besar.
Kasus ini telah mendapat perhatian aparat kepolisian. Petugas disebut telah mendatangi lokasi untuk meminta keterangan dari pihak toko dan meninjau rekaman CCTV yang merekam kejadian tersebut.
“Tadi sudah ada polisi yang datang dan meminta keterangan. Tetapi kami belum melayangkan laporan resmi. Hanya kami viralkan supaya tidak terjadi di tempat lain,” kata Wangsa.
Pihak toko juga mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa waktu terakhir, toko tersebut tercatat telah mengalami empat kasus pencurian pakaian, sehingga kewaspadaan terhadap pengunjung kini semakin ditingkatkan. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar