GIANYAR, Lensabali.id - Sebanyak 988 personel gabungan dari Polda Bali dan Polres Gianyar akan dikerahkan untuk mengamankan rangkaian pertandingan semifinal hingga final Piala Presiden 2026 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh laga berjalan aman dan kondusif.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, mengatakan mayoritas personel yang bertugas berasal dari Polres Gianyar dengan dukungan penuh dari Polda Bali.
"Sebanyak 988 personel dari unsur Polres Gianyar dan Polda Bali. Personel Polres Gianyar yang banyak," kata Suardita, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, personel akan ditempatkan di seluruh pintu masuk Stadion Kapten I Wayan Dipta, termasuk sejumlah persimpangan jalan dan titik strategis menuju kawasan stadion. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan pertandingan.
Selain menempatkan personel di area stadion, aparat juga mengerahkan kendaraan taktis serta tim pengamanan khusus bagi pemain dan ofisial klub yang berlaga. Pengamanan diperketat mengingat semifinal mempertemukan tim-tim dengan rivalitas tinggi di sepak bola Indonesia.
"Meskipun pertandingan nanti dilaksanakan tanpa penonton di stadion, potensi gangguan keamanan di jalanan tetap ada," terang Suardita.
Pengamanan tidak hanya dilakukan saat pertandingan berlangsung, tetapi juga dimulai sejak sehari sebelumnya. Polisi akan menggelar patroli rutin dan penyisiran di sekitar stadion serta jalur-jalur yang menjadi akses utama menuju lokasi pertandingan.
Sebelumnya, panitia memutuskan memindahkan venue semifinal hingga final Piala Presiden 2026 ke Bali. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan faktor keamanan karena dua partai semifinal mempertemukan klub-klub dengan basis pendukung yang memiliki rivalitas panjang.
Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menjelaskan Bali dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai lebih ideal untuk menjamin keamanan pertandingan.
"Tadinya maunya Surabaya, dengan pertimbangan kotanya katanya aman, bersih. Saya usulkan tempatnya di Bali. Kami putuskan semifinal dan final di Bali," ujar Maruarar dalam konferensi pers di Surabaya.
Semifinal Piala Presiden 2026 akan mempertemukan Persib Bandung melawan Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC pada Selasa (4/8/2026). Sementara laga final dan perebutan posisi ketiga dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar