𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗞𝗮𝗷𝗶 𝗨𝗻𝗱𝗲𝗿𝗽𝗮𝘀𝘀 𝟰𝟬𝟬 𝗠𝗲𝘁𝗲𝗿 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗦𝗮𝗺𝗯𝘂𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗚𝗮𝘁𝘀𝘂 𝗕𝗮𝗿𝗮𝘁 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗖𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂 - LENSA BALI

Hot


Rabu, 29 Juli 2026

𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗞𝗮𝗷𝗶 𝗨𝗻𝗱𝗲𝗿𝗽𝗮𝘀𝘀 𝟰𝟬𝟬 𝗠𝗲𝘁𝗲𝗿 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗦𝗮𝗺𝗯𝘂𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗚𝗮𝘁𝘀𝘂 𝗕𝗮𝗿𝗮𝘁 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗖𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂

Badung Kaji Underpass 400 Meter untuk Sambungkan Gatsu Barat hingga Canggu

BADUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Badung mematangkan rencana melanjutkan tembusan Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Barat yang selama ini berakhir di Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara. Jalur tersebut dirancang terhubung hingga kawasan Canggu dan Mengwi sebagai upaya mengurai kemacetan yang kian padat di wilayah Badung Selatan.

Namun, realisasi proyek tersebut menghadapi tantangan besar karena jalur yang direncanakan melintasi kawasan permukiman padat dan sejumlah tempat suci di Banjar Batu Culung, Kelurahan Kerobokan Kaja. Kondisi itu membuat pemerintah mempertimbangkan pembangunan jalan bawah tanah atau underpass sepanjang sekitar 400 meter.

"Untuk menghindari akses sosial di sepanjang Gatot Subroto Barat yang pemukimannya sangat padat, tidak menutup kemungkinan kami akan membuat jalan di bawah tanah menuju Canggu sekitar panjangnya 400 meter," ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Proyek strategis tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 3,2 triliun. Sebagian besar biaya dialokasikan untuk pembebasan lahan yang nilainya diperkirakan melampaui Rp 2 triliun.

Jalan baru dengan lebar sekitar 30 meter itu dirancang menghubungkan kawasan Gatot Subroto, Canggu, hingga Mengwitani. Pemerintah menargetkan pelaksanaan proyek dimulai pada periode 2027-2028.

Menurut Adi Arnawa, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga kelancaran mobilitas dan mendukung keberlanjutan sektor pariwisata di kawasan Canggu yang terus berkembang.

"Kami persiapkan untuk eksekusi tahun 2027 sampai 2028. Kalau titik-titik kemacetan ini tidak segera kami sentuh, pariwisata kita nanti hanya tinggal kenangan saja," tegasnya.

Selain proyek tersebut, Pemkab Badung juga melanjutkan pembangunan shortcut dari Tibubeneng menuju Canggu. Saat ini proses pembebasan lahan tengah berlangsung untuk membuka jalur baru dari jalan eksisting ke arah barat kawasan Padang Linjong, Desa Canggu.

Ruas jalan itu nantinya akan tersambung hingga Mengwitani dan Werdi Bhuwana sehingga membentuk jaringan transportasi yang lebih terintegrasi. Pemerintah berharap langkah ini mampu mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata dan memangkas waktu tempuh perjalanan di kawasan Badung dan Denpasar.

Melalui pengembangan jaringan jalan baru tersebut, Pemkab Badung optimistis kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama di kawasan pariwisata dapat dikurangi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat dalam jangka panjang. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar