Jumat, 03 April 2026
𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗧𝗶𝗻𝗷𝗮𝘂 𝗞𝗼𝗿𝗯𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗯𝗮𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿 𝗦𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗮𝗻, 𝗕𝗲𝗿𝗶 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗠𝗼𝗿𝗶𝗹
Selasa, 31 Maret 2026
𝗣𝗮𝘀𝗰𝗮 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿 𝗕𝗮𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗥𝗽𝟭𝟮𝟵 𝗝𝘂𝘁𝗮 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗣𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗗𝗡 𝟱 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿
66 Siswa Terima Bantuan Tunai dari Gubernur Koster Masing-Masing Rp1 Juta
Minggu, 15 Maret 2026
𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗥𝗽𝟭,𝟮𝟲 𝗠𝗶𝗹𝗶𝗮𝗿 𝗯𝗮𝗴𝗶 𝗞𝗼𝗿𝗯𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿 𝗕𝘂𝗹𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴, 𝗣𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗶𝗵
Pemprov Bali Percepat Pemulihan SDN 5 Banjar agar KBM Segera Berjalan Normal
Rabu, 11 Maret 2026
𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂 𝗣𝗲𝗺𝘂𝗹𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗣𝗮𝘀𝗰𝗮𝗯𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿, 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗶𝗻𝗮 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗸𝗲 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿
𝗧𝗶𝗻𝗷𝗮𝘂 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿 𝗕𝗮𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿, 𝗪𝗮𝗴𝘂𝗯 𝗚𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗿𝗮𝘀𝘁𝗮 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗦𝗶𝘀𝘄𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗹𝘂𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗞𝗼𝗿𝗯𝗮𝗻
Jumat, 27 Februari 2026
𝗣𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗶 𝗕𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗞𝟯 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗸𝗼 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗢𝗗𝗛𝗜𝗩
𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗧𝗷𝗼𝗸 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗣𝗶𝗺𝗽𝗶𝗻 𝗚𝗼𝘁𝗼𝗻𝗴 𝗥𝗼𝘆𝗼𝗻𝗴 𝗣𝗮𝘀𝗰𝗮 𝗞𝗲𝗯𝗮𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿 𝗕𝘂𝗱𝗮𝗴𝗮
Sabtu, 14 Februari 2026
𝗦𝗲𝗻𝘁𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗞𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗱𝗶 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗱𝗮, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗬𝗮𝘁𝗶𝗺 𝗣𝗶𝗮𝘁𝘂 𝗱𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗞𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗮𝗺𝗽𝘂
Kamis, 05 Februari 2026
𝗥𝗲𝘀𝗽𝗼𝗻 𝗖𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗧𝗷𝗼𝗸 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗧𝗶𝗻𝗷𝗮𝘂 𝗞𝗲𝗯𝗮𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗚𝘂𝗻𝗮𝗸𝘀𝗮
Minggu, 01 Februari 2026
𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗸𝗼 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗧𝗲𝗿𝗱𝗮𝗺𝗽𝗮𝗸 𝗔𝗯𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗞𝘂𝘀𝗮𝗺𝗯𝗮
Kamis, 29 Januari 2026
𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗧𝗷𝗼𝗸 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗧𝗶𝗻𝗷𝗮𝘂 𝗔𝗯𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗠𝗼𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹𝗮𝗻, 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮
Sabtu, 03 Januari 2026
𝗔𝘄𝗮𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗥𝗲𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗱𝗮𝗵 𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗞𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗮𝗺𝗽𝘂 𝗱𝗶 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗱𝗮
Senin, 22 Desember 2025
𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗶𝘁𝗿𝗮 𝗕𝗮𝗸𝘁𝗶 𝗸𝗲𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗞𝗲𝗹𝘂𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗞𝗼𝗿𝗯𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝗹𝗮𝗺 𝗱𝗶 𝗞𝗮𝗹𝗶 𝗨𝗻𝗱𝗮
KLUNGKUNG, Lensabali.id – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhum Ni Komang Pande Ariani (14), remaja asal Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, yang meninggal dunia akibat musibah tenggelam di Sungai Kali Unda, Desa Paksebali. Di tengah suasana duka tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria hadir langsung ke rumah keluarga korban, Senin (22/12/2025), sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Satria secara simbolis menyerahkan Akta Kematian “Pitra Bakti” kepada kedua orang tua almarhumah. Penyerahan ini merupakan bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan kemudahan administrasi kependudukan bagi keluarga yang sedang mengalami musibah.
Musibah tragis ini terjadi pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 15.00 Wita. Berdasarkan keterangan saksi mata Wenpi Denge (39), kejadian bermula saat dirinya bersama Ruben Radu Kaka (23) tengah mandi di Sungai Unda. Tak lama berselang, keduanya melihat tiga remaja yang tampak panik dan meminta pertolongan karena terseret arus sungai.
Melihat kondisi tersebut, Wenpi dan Ruben tanpa berpikir panjang langsung terjun ke sungai untuk memberikan pertolongan. Dalam upaya penyelamatan itu, Wenpi berhasil mengevakuasi dua remaja putri ke tepi sungai. Namun naas, Ruben Radu Kaka, pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), justru ikut terseret arus deras dan tenggelam.
Sementara itu, Ni Komang Pande Ariani yang lebih dahulu tenggelam sempat muncul ke permukaan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan bantuan dan mengevakuasi korban. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Beberapa menit kemudian, Ruben Radu Kaka berhasil ditemukan oleh warga dan tim pencari. Korban segera dilarikan ke RSUD Klungkung untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, setelah dilakukan pemeriksaan, nyawa Ruben juga tidak dapat diselamatkan.
Usai menyerahkan Pitra Bakti, Bupati I Made Satria menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhumah. Ia juga memberikan penguatan dan semangat kepada orang tua korban agar tetap tabah menghadapi cobaan berat ini.
“Titiang atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu waspada, terlebih di musim hujan dengan debit air sungai yang meningkat. Mari bersama-sama menjaga keselamatan diri dan keluarga agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Bupati Satria.
Bupati Satria juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat cuaca tidak menentu. Menurutnya, peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam mengingatkan anak-anak dan remaja agar tidak bermain di kawasan sungai yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Penyerahan Pitra Bakti tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya. Pemerintah Kabupaten Klungkung memastikan akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan administrasi, tetapi juga dalam memberikan dukungan moral bagi warga yang tertimpa musibah.
Peristiwa ini sekaligus menjadi refleksi penting bagi seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya di wilayah aliran sungai. Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan dapat saling bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan responsif terhadap kondisi alam yang tidak menentu. (editor/GP)
Senin, 01 Desember 2025
𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗧𝗶𝗴𝗮 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗗𝗶𝘀𝗮𝗯𝗶𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗧𝗶𝗴𝗮 𝗞𝗲𝗰𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻
Senin, 10 November 2025
𝗦𝗲𝗿𝗮𝗽 𝗔𝘀𝗽𝗶𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗣𝘂𝘀𝗽𝗮𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗴𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗼𝗺𝗶𝘁𝗺𝗲𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗿𝗹𝗶𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗗𝗶𝘀𝗮𝗯𝗶𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀
Dalam kesempatan itu, perwakilan Puspadi Bali, Nengah Putu Juliani, menyerahkan naskah akademik dan draft Peraturan Gubernur tentang Penanggulangan Bencana Inklusif hasil FGD dengan komunitas disabilitas di berbagai wilayah. “Kami bangga bisa menyerahkan dokumen ini sebagai langkah awal memperjuangkan perlindungan inklusif,” ujarnya.
Juliani juga menyampaikan bahwa draft Pergub ini dapat disinergikan dengan Perda Disabilitas yang tengah disusun ulang oleh Pemprov Bali karena regulasi tahun 2015 dinilai sudah tidak sesuai perkembangan hukum nasional.
Para perwakilan komunitas disabilitas menyoroti perlunya akses yang lebih ramah di kantor pemerintahan, fasilitas publik, serta perlindungan bagi penyandang disabilitas mental.
.jpeg)
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster mengapresiasi aspirasi yang disampaikan dan menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat regulasi. “Dalam pembahasan Perda nanti, libatkan langsung penyandang disabilitas, karena mereka paling tahu kondisi di lapangan,” tegasnya.
Koster meminta rancangan Perda dan Pergub diselesaikan tahun 2025 agar segera diimplementasikan. Ia juga memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum mempercepat pembangunan fasilitas publik yang ramah disabilitas.
“Inisiatif ini sangat baik dan pasti akan kami akomodasi. Pemerintah wajib memberikan hak yang setara bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Selain penguatan regulasi, Pemprov Bali juga akan membuka kesempatan kerja di berbagai unit yang dapat diakses oleh penyandang disabilitas sesuai kemampuan dan bidangnya.
Pertemuan tersebut menandai langkah sinergis antara pemerintah daerah dan organisasi disabilitas dalam mewujudkan Bali yang inklusif, aman, dan berkeadilan bagi semua warganya. (hms/ap)
Sabtu, 04 Oktober 2025
𝗞𝗼𝗺𝗶𝘀𝗶 𝗩𝗜𝗜𝗜 𝗗𝗣𝗥 𝗥𝗜 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝘂𝘀𝗮𝘁 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗱𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮 𝗞𝗮𝘀𝗶𝗵
Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat. “Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi korban banjir Tukad Badung yang menelan 18 korban jiwa. Pemprov Bali bersama TNI, Polri, dan BPBD akan terus memperkuat mitigasi menghadapi musim hujan mendatang,” ujar Koster.
Ia menjelaskan, banjir yang terjadi pada 10 September lalu menyebabkan 18 orang meninggal dunia, di antaranya 12 di Denpasar, 1 di Badung, 2 di Jembrana, dan 3 di Gianyar. Selain itu, sebanyak 738 pedagang di 638 unit usaha turut terdampak. Para ahli waris korban jiwa telah menerima santunan Rp15 juta per orang dari Kementerian Sosial, sementara kerugian pedagang ditangani Pemprov Bali dengan dana Rp3,4 miliar.
Untuk mengantisipasi musim hujan yang lebih lebat akhir tahun ini, Pemprov Bali sudah menyiapkan mitigasi, termasuk investigasi terhadap penggundulan hutan dan penataan ulang permukiman di bantaran Tukad Badung.
.jpeg)
Bantuan yang diserahkan cukup beragam, antara lain Rp479,1 miliar dari Kementerian Sosial, sarana logistik kebencanaan dari BNPB, sertifikat halal gratis untuk UMKM dari BPJPH, program pendidikan dan rehabilitasi keagamaan dari Kementerian Agama, hingga bantuan dari BPKH dan BAZNAS.
Kunjungan dipimpin Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, yang menegaskan bahwa fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPR juga diwujudkan lewat perhatian nyata di daerah. Ia menambahkan, Bali juga perlu segera memiliki sistem peringatan dini tsunami dengan dukungan anggaran pusat.
Dengan total bantuan mencapai triliunan rupiah, pemerintah pusat dan DPR RI berharap dukungan ini mampu memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi Bali, sekaligus membantu pemulihan warga terdampak bencana. (*/ap)
Kamis, 18 September 2025
𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗦𝘂𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴 𝗥𝗽 𝟱𝟬 𝗝𝘂𝘁𝗮, 𝗗𝗼𝗻𝗮𝘀𝗶 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗲𝗹𝗮 𝗔𝗦𝗡 𝗣𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝘃 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗧𝗲𝗺𝗯𝘂𝘀 𝗥𝗽 𝟮,𝟱 𝗠𝗶𝗹𝗶𝗮𝗿, 𝗚𝗼𝘁𝗼𝗻𝗴 𝗥𝗼𝘆𝗼𝗻𝗴 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂 𝗞𝗼𝗿𝗯𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa donasi ini lahir dari semangat gotong royong yang diinisiasi langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Sebagai bentuk keteladanan, Gubernur Koster menyumbangkan Rp 50 juta dari dana pribadinya, disusul Wakil Gubernur Bali Rp 25 juta, dan Sekda Rp 3 juta.
“Langkah Gubernur ini bukan sekadar instruksi, tapi juga contoh nyata. Dengan dana gotong royong ASN, pemerintah bisa bergerak cepat membantu korban bencana tanpa harus menunggu mekanisme APBD yang relatif lebih lambat,” jelas Dewa Indra, Kamis (18/9).
Donasi ini bersifat sukarela, tanpa paksaan, meskipun Pemprov Bali memberikan pedoman nominal sesuai jenjang jabatan dan penghasilan ASN. Misalnya, pejabat eselon II diarahkan menyumbang Rp 2–2,5 juta, guru ahli madya Rp 1 juta, hingga staf pelaksana Rp 200–300 ribu. Namun ASN bebas menyumbang lebih besar, sesuai pedoman, lebih kecil, atau bahkan tidak sama sekali.
Menurut Dewa Indra, selain untuk penanganan banjir kali ini, dana gotong royong ASN juga disiapkan untuk mengantisipasi potensi bencana pada musim hujan berikutnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak curah hujan akan terjadi pada November 2025 hingga Februari 2026.
“Di satu sisi, dana ini cepat memberi manfaat. Di sisi lain, ia menumbuhkan empati, solidaritas, dan semangat gotong royong di kalangan pegawai. Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda sudah memberi teladan nyata di barisan paling depan,” tegasnya.
Dengan terkumpulnya dana lebih dari Rp 2,5 miliar, langkah Gubernur Koster dan jajarannya menunjukkan bahwa birokrasi bukan hanya mesin administratif, tetapi juga pilar sosial yang bisa bergerak cepat dalam mengatasi dampak bencana. (*/ap)
𝗢𝗝𝗞, 𝗕𝗣𝗗 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗞𝗟𝗝𝗞 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗥𝗽 𝟳𝟬𝟬 𝗝𝘂𝘁𝗮 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗞𝗼𝗿𝗯𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶
Penyerahan bantuan dilakukan di Jaya Sabha, Kamis (18/9/2025), dan diterima langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian tersebut. “Terima kasih atas bantuan dan kepeduliannya untuk meringankan beban korban terdampak,” kata Koster.
Dari total bantuan tersebut, OJK Provinsi Bali memberikan Rp 200 juta, FKLJK Rp 100 juta, dan Bank BPD Bali Rp 400 juta. Bantuan dari FKLJK diserahkan langsung oleh Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu. “Ini wujud kepedulian kita terhadap korban bencana, sebagai implementasi nilai kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.
.jpeg)
Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat yang terdampak. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban korban dan mempercepat pemulihan pasca bencana,” ungkapnya.
Gubernur Koster memastikan bantuan ini segera disalurkan ke lokasi-lokasi yang terdampak banjir. Ia berharap kerja sama berbagai pihak dapat mempercepat pemulihan dan mengurangi penderitaan warga yang terkena dampak.
Bantuan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan dalam membantu masyarakat Bali bangkit dari bencana. (hms/ap)
Sabtu, 13 September 2025
𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗗𝗮𝗺𝗽𝗶𝗻𝗴𝗶 𝗣𝗿𝗲𝘀𝗶𝗱𝗲𝗻 𝗣𝗿𝗮𝗯𝗼𝘄𝗼 𝗧𝗶𝗻𝗷𝗮𝘂 𝗞𝗼𝗿𝗯𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿, 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶 𝗣𝘂𝘀𝗮𝘁-𝗗𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗣𝘂𝗹𝗶𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗣𝗮𝘀𝗰𝗮𝗯𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo memastikan pemerintah pusat akan membantu perbaikan infrastruktur dan memberikan dukungan penuh kepada masyarakat terdampak.
“Pemerintah akan membantu sepenuhnya untuk pemulihan. Kami ingin semua yang terdampak mendapat perhatian dan penanganan yang layak,” ujarnya.
.jpeg)
Gubernur Koster menyampaikan bahwa sejak hari pertama bencana, pemerintah daerah telah mengerahkan seluruh sumber daya, didukung TNI, Polri, dan BNPB untuk evakuasi dan penanganan darurat. Ia menekankan bahwa sinergi pusat dan daerah akan mempercepat proses pemulihan Bali.
Banjir bandang yang terjadi pada Rabu (10/9) dini hari menelan 17 korban jiwa, merusak puluhan rumah warga, serta sejumlah jalan dan jembatan. BMKG menyebut hujan ekstrem akibat fenomena gelombang ekuatorial Rossby menjadi pemicu utama bencana.
Pemerintah kini memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga, percepatan evakuasi, dan pemulihan infrastruktur vital. Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau posko penanganan darurat untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal. (*/ap)
Jumat, 12 September 2025
𝗪𝗮𝗴𝘂𝗯 𝗚𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗿𝗮𝘀𝘁𝗮 𝗗𝗮𝗺𝗽𝗶𝗻𝗴𝗶 𝗪𝗮𝗽𝗿𝗲𝘀 𝗚𝗶𝗯𝗿𝗮𝗻 𝗧𝗶𝗻𝗷𝗮𝘂 𝗟𝗼𝗸𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗻𝗴𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿, 𝗣𝗮𝘀𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝘂𝗹𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗖𝗲𝗽𝗮𝘁
DENPASAR, Lensabali.id – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta meninjau lokasi terdampak banjir besar di Denpasar, Jumat (12/9). Kunjungan meliputi posko pengungsian di Banjar Tohpati, Kelurahan Ubung, serta Pasar Badung dan Pasar Kumbasari. Gibran mendengarkan keluhan warga yang kehilangan rumah, usaha, dan dokumen penting akibat banjir yang disebut sebagai salah satu yang terparah di Bali.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran menegaskan bahwa pemulihan fasilitas umum seperti sekolah, jembatan, dan tempat ibadah menjadi prioritas utama. “Senin nanti, saya harap anak-anak sudah bisa kembali bersekolah,” ujarnya. Ia juga meminta perhatian khusus bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Banjir pada 10 September 2025 ini menewaskan 14 orang, dua masih hilang, dan lebih dari 562 orang mengungsi. Selain itu, sedikitnya 474 kios dan fasilitas publik rusak berat. Kerugian ekonomi di Gianyar diperkirakan Rp34,4 miliar, sedangkan di Badung sekitar Rp15 miliar. BNPB dan Pemprov Bali telah menetapkan status tanggap darurat selama sepekan dengan menyalurkan bantuan darurat dan menyiapkan dana BTT.
.jpeg)
Wapres juga menyoroti penyebab banjir yang diperparah oleh buruknya drainase dan alih fungsi lahan. Ia menegaskan pembangunan Bali harus memperhatikan tata ruang dan saluran air agar bencana serupa tidak terulang. “Kita tidak ingin peristiwa ini terjadi lagi,” tegasnya.
Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen melakukan pemulihan cepat, termasuk percepatan perbaikan pasar tradisional dan infrastruktur vital. “Kita pastikan semua fasilitas umum segera kembali berfungsi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” tutup Gibran. (hms/ap)





.jpeg)




















.jpeg)




