𝗣𝗲𝗸𝗮𝗻 𝗟𝗶𝘁𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗗𝗶𝗯𝘂𝗸𝗮, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮 𝗕𝗮𝗰𝗮 𝗕𝗲𝗿𝗸𝗲𝗹𝗮𝗻𝗷𝘂𝘁𝗮𝗻 - LENSA BALI

Hot


Minggu, 07 Juni 2026

𝗣𝗲𝗸𝗮𝗻 𝗟𝗶𝘁𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗗𝗶𝗯𝘂𝗸𝗮, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮 𝗕𝗮𝗰𝗮 𝗕𝗲𝗿𝗸𝗲𝗹𝗮𝗻𝗷𝘂𝘁𝗮𝗻

Pekan Literasi dan Pendidikan Klungkung 2026 Resmi Dibuka, Bupati Satria Dorong Budaya Baca Berkelanjutan

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Klungkung resmi membuka Pekan Literasi dan Pendidikan Tahun 2026 di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno ini mengusung tema Wirasana Biravartha, yang dimaknai sebagai semangat kepahlawanan, keberanian, dan kekuatan untuk menumbuhkan generasi yang unggul, berkarakter, dan bersinar.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung. Festival ini menjadi salah satu upaya memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Serombotan.

Ketua Panitia, Drs. I Ketut Sujana, mengatakan Pekan Literasi dan Pendidikan 2026 dirancang untuk meningkatkan minat baca masyarakat, memperkuat kemampuan literasi peserta didik, serta mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).

“Gemar membaca adalah karakter dasar yang ingin kita tanamkan di seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi. Pekan Literasi dan Pendidikan 2026 ini akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 6 hingga 8 Juni 2026, dengan menyuguhkan 14 rangkaian kegiatan,” ujarnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, masyarakat disuguhkan beragam kegiatan edukatif dan hiburan, mulai dari lomba bertutur, bedah buku, talkshow literasi budaya, literasi keuangan dan kewirausahaan, lomba video konten, hingga berbagai pentas seni dan pameran hasil pendidikan. Kegiatan juga melibatkan pelajar, guru, komunitas literasi, pelaku UMKM, serta masyarakat umum.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan lembaga yang dinilai berkontribusi terhadap pengembangan literasi dan pendidikan di Kabupaten Klungkung. Pembukaan acara juga dirangkaikan dengan peluncuran Sekaa Gong Gita Handayani Mahottama yang tampil mengiringi Tari Widya Mahottama.

Dalam sambutannya, Bupati Satria menegaskan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, melainkan menjadi fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di masa depan.

Pekan Literasi dan Pendidikan Klungkung 2026 Resmi Dibuka, Bupati Satria Dorong Budaya Baca Berkelanjutan

“Literasi adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang berkualitas. Melalui literasi, kita mengasah kemampuan berpikir kritis, memperluas cakrawala berpikir, dan mendongkrak kualitas diri. Pekan ini harus menjadi momentum kuat untuk memotivasi siswa dan seluruh ekosistem sekolah agar semakin mencintai aktivitas membaca, menulis, dan belajar,” tegasnya.

Bupati Satria juga mengajak masyarakat untuk meneladani semangat para pemimpin dan tokoh Klungkung terdahulu yang berhasil menjadikan Klungkung sebagai pusat seni, sastra, dan budaya di Bali. Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah dan budaya lokal sangat penting untuk memperkuat identitas serta karakter generasi muda.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Bupati turut menyoroti tantangan dunia pendidikan, termasuk adaptasi terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI), pemerataan akses teknologi, serta perubahan peran guru yang kini tidak hanya sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai fasilitator dan pembentuk karakter peserta didik. Ia berharap gerakan membaca terus dilakukan secara konsisten hingga tumbuh menjadi budaya yang mengakar di sekolah maupun masyarakat.

Usai membuka kegiatan secara resmi, Bupati Klungkung bersama jajaran meninjau stan pameran kearsipan, pendidikan, serta produk unggulan UMKM. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, Ketua TP PKK Ny. Eva Satria, Forkopimda, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, kepala OPD, dan berbagai unsur terkait lainnya. (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar