𝗘𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗞𝗲𝗰𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗧𝗮𝗯𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗔𝗹𝗮𝗺𝗶 𝗗𝗲𝗳𝗶𝘀𝗶𝘁 𝗣𝗮𝘀𝗼𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗲𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗚𝗮𝗹𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 09 Juni 2026

𝗘𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗞𝗲𝗰𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗧𝗮𝗯𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗔𝗹𝗮𝗺𝗶 𝗗𝗲𝗳𝗶𝘀𝗶𝘁 𝗣𝗮𝘀𝗼𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗲𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗚𝗮𝗹𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻


Empat Kecamatan di Tabanan Alami Defisit Pasokan Babi Menjelang Galungan

TABANAN, Lensabali.id – Menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, empat kecamatan di Kabupaten Tabanan tercatat mengalami defisit pasokan babi. Kondisi tersebut terjadi karena jumlah kebutuhan masyarakat lebih tinggi dibandingkan ketersediaan ternak yang ada di wilayah masing-masing.

Data Dinas Pertanian (Distan) Tabanan menunjukkan Kecamatan Pupuan membutuhkan 529 ekor babi, sementara ketersediaannya hanya 299 ekor. Di Kecamatan Kerambitan, kebutuhan mencapai 404 ekor dengan pasokan tersedia sebanyak 197 ekor.

Situasi serupa juga terjadi di Kecamatan Tabanan yang membutuhkan 419 ekor babi, sedangkan ketersediaannya hanya 232 ekor. Adapun Kecamatan Kediri mencatat kebutuhan 509 ekor dengan stok yang tersedia sebanyak 284 ekor.

Kepala Bidang Ternak dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tabanan, Gede Eka Parta Ariana, menjelaskan bahwa keterbatasan pasokan dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang berbeda di masing-masing wilayah.

Menurutnya, keterbatasan lahan untuk beternak menjadi salah satu penyebab rendahnya populasi babi di Kecamatan Tabanan dan Kediri.

Sementara itu, masyarakat di Kecamatan Pupuan cenderung lebih banyak memelihara kambing dibandingkan babi. Kondisi yang hampir sama juga terjadi di Kecamatan Kerambitan, di mana jumlah peternak babi relatif sedikit.

Meski demikian, secara keseluruhan ketersediaan babi di Kabupaten Tabanan masih berada dalam kondisi aman dan bahkan surplus.

"Total ketersediaan babi mencapai 7.887 ekor, sementara kebutuhan 4.759 ekor," ujar Eka Parta Ariana saat dikonfirmasi, Senin (08/06/2026).

Untuk mengatasi ketimpangan pasokan tersebut, Distan Tabanan menerapkan skema distribusi antar-kecamatan. Wilayah dengan populasi ternak berlebih akan menyuplai kebutuhan ke daerah yang mengalami kekurangan.

"Di Penebel ada 3.627 ekor, Baturiti 2.005 ekor, dan Marga 1.630 ekor. Ketiga wilayah ini diproyeksikan menyuplai kebutuhan ke wilayah yang mengalami kekurangan," tegas Eka Parta Ariana.

Selain memastikan distribusi berjalan lancar, Distan Tabanan juga memperketat pengawasan kesehatan ternak dengan menyiapkan 18 dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan mulai 12/06/2026. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar