KLUNGKUNG, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Literasi dan Pendidikan Tahun 2026. Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal, Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Rabu (3/6).
Pekan Literasi dan Pendidikan dijadwalkan berlangsung pada 6–8 Juni 2026 dengan mengusung tema “Pendidikan Bermutu untuk Semua Menuju Klungkung Mahottama.” Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis dan substansi kegiatan dibahas secara mendalam, mulai dari kesiapan lokasi, rangkaian acara, keterlibatan sekolah, hingga kolaborasi lintas perangkat daerah yang terlibat dalam penyelenggaraan.
Bupati I Made Satria menegaskan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah, dan menyaring informasi secara bijak di tengah derasnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.
Menurutnya, budaya literasi menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Klungkung.
“Pekan Literasi dan Pendidikan ini jangan hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Saya minta seluruh pihak, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan, hingga sekolah-sekolah, berkolaborasi menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan minat baca dan kreativitas anak-anak,” ujar Bupati Satria.
Ia juga mengajak para pelajar dan generasi muda untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar, berkarya, dan menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Selain aspek pendidikan, Bupati turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
“Pekan literasi ini sangat penting untuk mengajarkan anak-anak sejak dini mencintai membaca, menulis, dan berbagai aktivitas positif lainnya. Saya berharap kegiatan ini berjalan lancar serta memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda Klungkung,” tambahnya.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menilai Pekan Literasi dan Pendidikan merupakan momentum strategis untuk membangun semangat belajar sekaligus mendorong lahirnya generasi yang kreatif dan berdaya saing. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, tenaga pendidik, dan masyarakat, Pekan Literasi dan Pendidikan 2026 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan pendidikan, tetapi juga mampu memperkuat budaya literasi sebagai fondasi menuju terwujudnya Klungkung Mahottama yang maju, harmonis, tenteram, dan makmur. (*/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar