𝗕𝗣𝗜𝗙𝗞 𝗗𝗶𝗿𝗲𝘀𝗺𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗚𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗿𝗮𝘀𝘁𝗮 𝗢𝗽𝘁𝗶𝗺𝗶𝘀𝘁𝗶𝘀 𝗜𝗻𝗱𝘂𝘀𝘁𝗿𝗶 𝗙𝗲𝘀𝘆𝗲𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗿𝗶𝘆𝗮 𝗞𝗶𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴 - LENSA BALI

Hot


Sabtu, 09 Mei 2026

𝗕𝗣𝗜𝗙𝗞 𝗗𝗶𝗿𝗲𝘀𝗺𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗚𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗿𝗮𝘀𝘁𝗮 𝗢𝗽𝘁𝗶𝗺𝗶𝘀𝘁𝗶𝘀 𝗜𝗻𝗱𝘂𝘀𝘁𝗿𝗶 𝗙𝗲𝘀𝘆𝗲𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗿𝗶𝘆𝗮 𝗞𝗶𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴

BPIFK Diresmikan di Bali, Giri Prasta Optimistis Industri Fesyen dan Kriya Kian Berkembang

BADUNG, Lensabali.id – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyampaikan optimisme bahwa Bali akan semakin berkembang sebagai pusat industri kreatif dan bisnis pariwisata internasional seiring diresmikannya Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) di Kuta, Badung, Jumat (8/5).

Saat mendampingi Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita dalam peresmian tersebut, Giri Prasta menegaskan bahwa Bali memiliki posisi strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

“Kami yakin kalau ke depannya industri Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) lebih dikembangkan di Bali, Bali akan menjadi pusat bisnis pariwisata internasional,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran BPIFK akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) maupun UMKM di sektor fesyen dan kriya, khususnya di Bali.

“Kami mendukung penuh pembangunan BPIFK di Pulau Dewata. Dengan fasilitas yang tersedia, kami yakin pertumbuhan IKM fesyen dan kriya akan semakin meningkat,” katanya.

BPIFK sendiri dilengkapi berbagai layanan terintegrasi, mulai dari workshop fesyen, kriya logam, keramik, dan kayu, hingga creative business incubator, creative hub, serta layanan Klinik SiniBisa.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Bali dinilai sangat tepat menjadi pusat industri fesyen dan kriya nasional.

“Bali adalah hub yang paling tepat untuk mendukung pasar dalam negeri dan luar negeri,” jelasnya.

BPIFK Diresmikan di Bali, Giri Prasta Optimistis Industri Fesyen dan Kriya Kian Berkembang

Menurutnya, Bali memiliki ekosistem industri kreatif yang kuat, didukung artisan yang inovatif, kreatif, dan memiliki kualitas produk yang terjaga.

Data Kementerian Perindustrian menunjukkan Bali memiliki puluhan sentra IKM fesyen dan ratusan sentra kriya yang menjadikan provinsi ini termasuk salah satu daerah dengan sentra kriya terbesar di Indonesia.

Selain itu, pengakuan dunia internasional terhadap kriya Bali juga terlihat dari penetapan Gianyar sebagai World Craft City pada 2019.

Kehadiran BPIFK diharapkan menjadi penggerak baru bagi penguatan kapasitas industri kreatif nasional, sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global. (hms/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar