BADUNG, Lensabali.id – Pengusaha Gusti Ngurah Anom atau Ajik Krisna berencana mengembangkan destinasi wisata baru di wilayah Bali utara, tepatnya di Kabupaten Buleleng. Proyek tersebut melibatkan artis Raffi Ahmad dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp30 miliar.
Ajik Krisna mengatakan, lahan seluas 30 hektare telah disiapkan untuk pengembangan kawasan wisata tersebut. Ia menargetkan proses pembangunan dapat mulai dilakukan pada 2027.
“Kami sudah lepaskan lahan 30 hektare. Target, mudah-mudahan di 2027 kami sudah mulai membangun,” ujar Ajik Krisna saat menghadiri Idepreneurs Annual Meeting 2026 di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (7/2/2026).
Pemilik Krisna Oleh-Oleh itu menjelaskan, pada tahun ini pihaknya masih memfokuskan kegiatan pada upaya pelestarian alam, salah satunya melalui penanaman hutan bambu seluas 10 hektare. Program tersebut ditujukan untuk membantu mencegah abrasi di wilayah pesisir Bali utara.
“Satu hektare bambu membutuhkan 500 bibit,” imbuhnya.
Ajik Krisna menegaskan, seluruh pendanaan pengembangan destinasi wisata di Buleleng bersumber dari dana pribadinya. Ia menilai Bali utara membutuhkan daya tarik baru agar pengembangan pariwisata tidak hanya terpusat di wilayah selatan.
“Jadi, konsep kami itu kembali ke alam, bisnisnya kembali ke alam, dan bangunan pun tidak ada bangunan mewah. Jadi, bangunan konsepnya itu bangunan-bangunan lama, artinya yang bisa jadi daya tarik untuk wisatawan,” kata Ajik Krisna.
Ia juga mengonfirmasi keterlibatan Raffi Ahmad dalam proyek tersebut. Dari total lahan 30 hektare, Raffi Ahmad direncanakan mengembangkan kampung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di atas lahan seluas 10 hektare.
“Yang 20 hektare kami bangun, kalau yang Raffi Ahmad menunggu bagaimana perkembangan kampung UMKM dan hutan bambu yang kami akan bangun,” tambahnya. (apn)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar