KLUNGKUNG, Lensabali.id - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, mewakili Bupati Klungkung, secara resmi membuka Workshop Inovasi Daerah Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Selasa (20/1).
Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya mendorong lahirnya ide-ide inovatif yang dapat diimplementasikan dalam pembangunan daerah, sekaligus meningkatkan pemahaman perangkat daerah terhadap pentingnya inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Kegiatan diawali dengan penyerahan penghargaan kepada Finalis Anugerah Lokasanti Tahun 2025 serta Perangkat Daerah Terinovatif Tahun 2025. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom, jajaran pimpinan perangkat daerah, serta undangan terkait lainnya.
Dalam sambutan Bupati Klungkung yang dibacakan Wabup Tjok Surya, disampaikan bahwa workshop ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mendorong penciptaan dan pengembangan inovasi daerah oleh seluruh perangkat daerah.
Wabup Tjok Surya menegaskan bahwa inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, cepat, dan berbasis kinerja. Setiap perangkat daerah diharapkan tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga mampu menghadirkan terobosan dan solusi kreatif yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pimpinan dan jajaran perangkat daerah untuk menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan kerja masing-masing, memberi ruang bagi ide-ide baru, serta mendorong kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar perangkat daerah tidak ragu mencoba hal-hal baru selama tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melalui workshop ini, diharapkan lahir inovasi-inovasi unggulan yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Klungkung.
“Semoga kegiatan ini dapat menghasilkan inovasi yang berkontribusi nyata dalam peningkatan Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Klungkung Tahun 2026 dan seterusnya,” harap Wabup Tjok Surya.
Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Klungkung, I Ketut Budiartha, SH., M.Si, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya memotivasi dan memacu kreativitas perangkat daerah dalam menerapkan praktik-praktik inovatif dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Ia menambahkan, pada Tahun 2025 BRIDA Kabupaten Klungkung berhasil meraih sejumlah capaian membanggakan di tengah keterbatasan anggaran, salah satunya Innovative Government Awards kategori Kabupaten Sangat Inovatif dari Kementerian Dalam Negeri. “Kami berharap hasil workshop ini dapat diimplementasikan secara nyata dan memberi kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” pungkasnya. (*/ap)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar