𝗠𝗶𝗰𝗿𝗼𝘀𝗼𝗳𝘁 𝗥𝗶𝗹𝗶𝘀 𝗨𝗽𝗱𝗮𝘁𝗲 𝗗𝗮𝗿𝘂𝗿𝗮𝘁 𝗨𝘀𝗮𝗶 𝗕𝘂𝗴 𝗥𝗲𝗺𝗼𝘁𝗲 𝗗𝗲𝘀𝗸𝘁𝗼𝗽 𝗱𝗮𝗻 𝗦𝗵𝘂𝘁𝗱𝗼𝘄𝗻 𝗪𝗶𝗻𝗱𝗼𝘄𝘀 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 20 Januari 2026

𝗠𝗶𝗰𝗿𝗼𝘀𝗼𝗳𝘁 𝗥𝗶𝗹𝗶𝘀 𝗨𝗽𝗱𝗮𝘁𝗲 𝗗𝗮𝗿𝘂𝗿𝗮𝘁 𝗨𝘀𝗮𝗶 𝗕𝘂𝗴 𝗥𝗲𝗺𝗼𝘁𝗲 𝗗𝗲𝘀𝗸𝘁𝗼𝗽 𝗱𝗮𝗻 𝗦𝗵𝘂𝘁𝗱𝗼𝘄𝗻 𝗪𝗶𝗻𝗱𝗼𝘄𝘀

Microsoft Rilis Update Darurat Usai Bug Remote Desktop dan Shutdown Windows

Lensabali.id - Microsoft merilis pembaruan darurat atau out-of-band (OOB) update untuk sistem operasi Windows, menyusul ditemukannya sejumlah bug setelah pembaruan keamanan Januari 2026 diluncurkan pada 11 Januari lalu. Setidaknya ada dua masalah utama yang memicu keluhan pengguna dan mendorong perusahaan segera menyiapkan patch khusus.

Salah satu bug yang paling banyak dilaporkan berkaitan dengan kegagalan login Remote Desktop, fitur yang memungkinkan pengguna mengakses komputer dari jarak jauh melalui jaringan internet. Masalah ini muncul setelah update keamanan Januari 2026 terpasang.

“Setelah menginstal update keamanan Windows Januari 2026, beberapa pengguna mengalami kegagalan login saat menggunakan Remote Desktop,” tulis Microsoft dalam keterangan resminya di laman Support.

Saat tombol Connect ditekan, proses autentikasi langsung gagal sebelum sesi terbentuk. Berdasarkan laporan Windows Latest, gangguan ini terjadi pada tahap credential prompt, sehingga koneksi ditolak sejak awal. Microsoft memastikan persoalan tersebut tidak berdampak pada keamanan data pengguna.

Bug kedua ditemukan pada fitur Shut down di Windows 11 versi 23H2. Pada sejumlah perangkat yang mengaktifkan System Guard Secure Launch, perintah mematikan atau menghibernasi PC justru memicu restart otomatis. Masalah ini disebut hanya berdampak pada Windows 11 23H2 yang banyak digunakan di lingkungan korporasi.

Meski skalanya terbatas, Microsoft tetap merilis update darurat pada 17 Januari 2026 untuk mengatasi dua gangguan tersebut. Patch ini tersedia untuk Windows 11, Windows Server, serta Windows 10 yang masih masuk program Extended Security Updates (ESU).

Berbeda dengan pembaruan rutin, OOB update ini tidak muncul otomatis melalui Windows Update. Pengguna harus mengunduhnya secara manual lewat Microsoft Update Catalog sesuai versi Windows yang digunakan.

Di sisi lain, Microsoft juga mengakui masih adanya bug lain yang belum diperbaiki, yakni aplikasi Outlook Classic yang mengalami crash, terutama pada akun Post Office Protocol (POP). Setelah update Januari 2026 terpasang, Outlook tidak bisa dibuka meski prosesnya berjalan di latar belakang.

Sebagai solusi sementara, pengguna disarankan menghentikan proses Outlook.exe melalui Task Manager. Namun, langkah ini harus dilakukan berulang setiap kali aplikasi ditutup. Selain itu, sebagian pengguna juga melaporkan layar hitam sesaat sebelum desktop tampil, perubahan wallpaper menjadi hitam, serta gangguan pada file desktop.ini di File Explorer. Masalah-masalah tersebut hingga kini masih menunggu penanganan resmi dari Microsoft. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar