KARANGASEM, Lensabali.id — Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menjadi narasumber dalam Wawancara Eksklusif Bincang Inspiratif bertajuk “Kisah, Kiprah, dan Kecintaan dalam Bidang Sastra dan Teater” di Ruang Podcast SMA Negeri 1 Rendang, Karangasem, Kamis (29/1).
Dalam suasana dialog yang hangat, Ny. Putri Koster membagikan perjalanan hidupnya yang sejak usia muda telah akrab dengan dunia seni peran, teater, tari, puisi, dan sastra. Ia menekankan pentingnya olah tubuh, olah vokal, dan olah sastra sebagai fondasi pembentukan karakter sekaligus kemampuan komunikasi.
Ia mengungkapkan, kemampuan olah vokal yang ditempanya sejak awal turut membantunya tampil percaya diri sebagai pembawa acara, narator, hingga pembaca puisi. “Saat mendampingi Gubernur Bali dalam berbagai kegiatan, saya tidak memulai dari nol, karena fondasinya sudah terbentuk sejak lama,” ujarnya.
Ny. Putri Koster juga menekankan bahwa kesuksesan merupakan proses panjang yang menuntut konsistensi. Menurutnya, taksu tidak hanya bersumber dari dalam diri, tetapi juga dari semesta, dan harus ditemukan dengan mengenali potensi, minat, serta memperkuat jati diri.
Ia menyebut sastra sebagai cermin filosofi kehidupan yang relevan dalam kepemimpinan. Pemimpin yang mencintai seni, katanya, akan memiliki kepekaan, kebijaksanaan, dan budi pekerti dalam mengayomi masyarakat. “Kepemimpinan adalah proses jatuh bangun. Ketangguhan dan keberanian untuk bangkit adalah kunci,” tegasnya.
Kepada generasi muda di era digital, Ny. Putri Koster mengajak siswa memanfaatkan teknologi secara bijak, cerdas memilah konten, serta menjadikan media sosial sebagai ruang bertumbuh dan berkontribusi positif. Ia juga menyinggung pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak yang tangguh dan tidak mudah menyerah.
Dalam konteks pelestarian budaya, ia mendorong penggunaan bahasa daerah di lingkungan keluarga sebagai langkah sederhana menjaga identitas Bali. Di saat yang sama, generasi muda diharapkan terus memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan, integritas, dan pengalaman hidup.
Pada kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster juga meninjau kegiatan ekstrakurikuler tenun di SMAN 1 Rendang. Ia berharap kegiatan tersebut berkelanjutan sebagai media mengenalkan potensi industri lokal sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kriya tradisional Bali.
Wawancara inspiratif ini dipandu oleh Komang Trisna, siswa kelas XII, serta disaksikan Kepala SMAN 1 Rendang I Wayan Nurasa dan civitas akademika. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat generasi muda untuk mencintai seni, sastra, dan budaya di tengah dinamika zaman. (*/ap)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar