BADUNG, Lensabali.id - Sebuah warung bakso di wilayah Kuta Utara, Badung, hangus terbakar setelah diduga dipicu ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram yang mengalami kebocoran. Insiden tersebut menyebabkan tiga anggota keluarga pemilik warung mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana mengatakan ketiga korban merupakan satu keluarga, yakni pasangan suami istri dan anak mereka. Saat ini seluruh korban masih mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada.
"Korban ini bapak, ibu, dan anak. Ya ini masih perawatan di rumah sakit," kata Sukadana, Kamis (16/7/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 Wita. Saat kejadian, sang ayah berinisial SO (53) sedang memasak di bagian depan warung. Sementara istrinya, S.F (61), bersama anak mereka, M.F (22), berada di dapur belakang untuk memperbaiki tabung gas ukuran 3 kilogram yang diduga mengalami kebocoran.
Menurut Sukadana, aroma gas yang keluar dari tabung tersebut cukup menyengat. Dalam kondisi itu, muncul percikan api dari area depan warung yang kemudian terbawa angin dan menyambar gas bocor hingga memicu ledakan serta kebakaran besar.
"Ibu dan anaknya ini memang perbaiki tabung gas yang bocor di dapur belakang. Baunya menyengat. Tiba-tiba muncul kilatan api dari arah depan, terbawa angin menyambar gas yang bocor sampai memicu api," ujarnya.
Ledakan keras sempat mengejutkan warga sekitar. Seorang saksi yang sedang menjaga toko pakaian di samping lokasi langsung keluar setelah merasakan getaran kuat. Saat itu, anak pemilik warung terlihat meminta pertolongan dengan kondisi mengalami luka bakar dan pakaian yang sudah robek.
Warga kemudian berdatangan dan berupaya membantu mengevakuasi korban serta memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun kobaran api terlanjur membesar dan dengan cepat melahap bangunan beserta isi warung.
"Warga sempat bahu-membahu menyiramkan air pakai ember seadanya di depan toko. Api telanjur besar dan sulit dikendalikan. Mereka akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran," papar Sukadana.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Badung diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Meski berhasil dijinakkan, seluruh bangunan warung dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Ketiga korban yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan berbeda. S.F mengalami luka bakar hingga 90 persen, M.F sekitar 80 persen, sedangkan SO mengalami luka bakar sekitar 60 persen.
"Untuk kerugian materiil masih dalam pendataan. Saat ini fokus kami adalah penanganan medis para korban," imbuh Sukadana. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar