𝗕𝘂𝗸𝗮 𝗕𝗮𝘇𝗮𝗿 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸 𝗞𝗲𝗷𝗮𝘁𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿: 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸 𝗕𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗞𝘂𝗻𝗰𝗶 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗴𝗮 𝗥𝗲𝗽𝘂𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗱𝗶 𝗠𝗮𝘁𝗮 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮 - LENSA BALI

Hot


Minggu, 05 Juli 2026

𝗕𝘂𝗸𝗮 𝗕𝗮𝘇𝗮𝗿 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸 𝗞𝗲𝗷𝗮𝘁𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿: 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸 𝗕𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗞𝘂𝗻𝗰𝗶 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗴𝗮 𝗥𝗲𝗽𝘂𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗱𝗶 𝗠𝗮𝘁𝗮 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮

Buka Bazar Pelayanan Publik Kejati Bali, Gubernur Koster: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Menjaga Reputasi Bali di Mata Dunia

BADUNG, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi faktor penting dalam menjaga reputasi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Bazar Pelayanan Publik 2026 yang diselenggarakan Kejaksaan Tinggi Bali di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta, Sabtu (4/7).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan aksi bersih pantai, pelepasan tukik, serta pelayanan terpadu lintas instansi itu menjadi wujud sinergi berbagai lembaga dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Acara turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Setiawan Budi Cahyono, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Badung I Bagus Alit Sucipta, jajaran Forkopimda, serta para Kepala Kejaksaan Negeri se-Bali.

Dalam sambutannya, Koster mengatakan pelayanan publik merupakan kebutuhan mendasar yang harus mampu menjawab harapan masyarakat secara cepat, tepat, dan adaptif terhadap perkembangan situasi.

“Pelayanan adalah kebutuhan utama masyarakat. Kita harus responsif terhadap aspirasi yang semakin cepat, serta mampu mengimbangi dinamika di lapangan,” ujar Koster.

Ia menegaskan, sebagai destinasi wisata internasional, setiap persoalan pelayanan publik di Bali dapat dengan cepat menjadi perhatian masyarakat luas, bahkan hingga tingkat global. Karena itu, kualitas layanan di berbagai sektor, mulai dari keimigrasian, kesehatan, hingga perbankan, harus terus diperkuat.

Secara khusus, Koster menyoroti layanan keimigrasian yang memiliki peran strategis dalam memberikan kenyamanan bagi wisatawan mancanegara. Dengan jumlah kunjungan wisatawan asing yang terus meningkat dan hampir mencapai tujuh juta orang pada 2025, beban pelayanan keimigrasian di Bali menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

“Kalau kita salah dalam memberikan pelayanan, maka akan sangat berdampak bagi pariwisata Bali,” tegasnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan keimigrasian tidak hanya menjadi tanggung jawab instansi terkait, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar citra Bali sebagai destinasi unggulan dunia tetap terjaga.

Koster juga mengapresiasi inisiatif Kejaksaan Tinggi Bali yang menghadirkan Bazar Pelayanan Publik sebagai wadah pelayanan terpadu. Namun, ia mengingatkan agar program serupa tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

Buka Bazar Pelayanan Publik Kejati Bali, Gubernur Koster: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Menjaga Reputasi Bali di Mata Dunia

“Ini langkah yang tepat untuk mendorong peningkatan layanan publik. Namun, jangan berhenti sampai di sini, harus ditindaklanjuti secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Setiawan Budi Cahyono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang optimal, transparan, dan akuntabel.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan baik. Pelayanan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel, serta diharapkan bisa berkelanjutan dan diperluas ke wilayah lain, tidak hanya di Kuta,” ujarnya.

Bazar Pelayanan Publik 2026 menghadirkan berbagai layanan dari instansi pemerintah, aparat penegak hukum, BUMN, sektor perbankan, hingga fasilitas kesehatan. Selain memberikan kemudahan akses layanan, kegiatan ini juga diisi aksi bersih Pantai Kuta dan pelepasan tukik sebagai simbol komitmen menjaga kebersihan lingkungan serta keberlanjutan pariwisata Bali. (hms/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar