BADUNG, Lensabali.id – Menjelang Hari Raya Galungan, aktivitas perdagangan bahan penjor mulai menggeliat di Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung. Lapak-lapak musiman tampak berjejer di sepanjang Jalur Denpasar-Gilimanuk, menarik perhatian warga yang mulai berburu perlengkapan penjor.
Ramainya aktivitas jual beli tersebut turut memunculkan kekhawatiran terhadap potensi kemacetan lalu lintas. Kendaraan pembeli yang berhenti di tepi jalan utama dikhawatirkan menghambat arus kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk dan mendekati puncak perayaan Galungan.
Meski sejumlah pedagang telah mendapatkan arahan, masih ditemukan pembeli yang memarkir kendaraannya tepat di depan lapak. Kondisi itu menjadi perhatian pemerintah kelurahan karena volume kendaraan diperkirakan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Lurah Kapal, I Nyoman Adi Setiawan, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan pedagang agar tidak menggunakan badan jalan sebagai lokasi parkir.
"Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh warga masyarakat dan para pembeli penjor untuk tidak lagi memarkir kendaraan di badan jalan utama. Penutupan jalur alternatif di Jalan Menuh saat ini membuat beban kendaraan di jalur utama sudah sangat padat," ujarnya.
Sebagai solusi, pemerintah kelurahan telah menyiapkan tiga kantong parkir resmi yang dapat dimanfaatkan masyarakat saat berbelanja kebutuhan penjor.
Lokasi parkir tersebut berada di Area Parkir Pasar Yadnya, area dalam Wantilan Kapal, serta bahu Jalan Ratna yang dinilai lebih aman dan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.
"Masyarakat yang mau belanja bisa langsung ke tiga kantong parkir itu. Kami mohon kerja samanya, baik pengguna roda dua maupun roda empat, untuk parkir di sana lalu jalan kaki singkat ke tempat pedagang," jelas Adi Setiawan.
Selain itu, para pedagang juga diminta aktif mengarahkan pembeli agar memanfaatkan area parkir yang telah disediakan. Pengawasan akan dilakukan oleh petugas Linmas bersama pecalang guna memastikan situasi tetap tertib dan aman selama musim penjualan penjor berlangsung. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar