𝗠𝗲𝗻𝗷𝗲𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗥𝗮𝘆𝗮, 𝗛𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗕𝘂𝗻𝗴𝗮 𝗚𝗲𝗺𝗶𝘁𝗶𝗿 𝗧𝗲𝗺𝗯𝘂𝘀 𝗥𝗽 𝟮𝟱 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗽𝗲𝗿 𝗞𝗴 - LENSA BALI

Hot


Kamis, 04 Juni 2026

𝗠𝗲𝗻𝗷𝗲𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗥𝗮𝘆𝗮, 𝗛𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗕𝘂𝗻𝗴𝗮 𝗚𝗲𝗺𝗶𝘁𝗶𝗿 𝗧𝗲𝗺𝗯𝘂𝘀 𝗥𝗽 𝟮𝟱 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗽𝗲𝗿 𝗞𝗴

Menjelang Hari Raya, Harga Bunga Gemitir Tembus Rp 25 Ribu per Kg

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Harga bunga gemitir mulai menunjukkan tren kenaikan menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Di sejumlah sentra pertanian bunga di Kabupaten Klungkung, harga komoditas upacara tersebut kini telah mencapai Rp 25 ribu per kilogram.

Seorang petani muda asal Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, Wayan Feri (20), mengaku bersyukur dengan mulai meningkatnya harga jual bunga yang dibudidayakannya.

"Sudah mulai naik menjadi Rp 25 ribu per kilo. Semoga terus naik," kata Wayan Feri saat ditemui di lahan pertaniannya, Rabu (3/6/2026).

Feri saat ini mengelola tanaman gemitir di lahan seluas sekitar 35 are. Tanaman yang dibudidayakannya baru berusia sekitar satu bulan dan diproyeksikan siap dipanen dalam beberapa pekan mendatang.

Menurutnya, waktu tanam tersebut sengaja disesuaikan agar hasil panen dapat memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Kuningan yang identik dengan meningkatnya permintaan bunga untuk sarana upacara.

"Kalau gemitir saya ini baru sekitar satu bulan. Sekitar 20 hari lagi sudah bisa panen. Jadi bisa untuk Kuningan," terangnya.

Ia menjelaskan harga bunga gemitir dikenal sangat fluktuatif. Saat pasokan melimpah, harga cenderung turun. Sebaliknya, ketika produksi berkurang dan permintaan meningkat, harga dapat melonjak cukup tinggi.

"Memang harga bunga ini turun naiknya cepat. Tidak menentu. Semoga harga baik-baik saja," jelas Feri.

Bahkan dalam kondisi tertentu, harga gemitir disebut mampu menembus kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram apabila pasokan di pasar sangat terbatas.

Para petani di Desa Tojan umumnya menjual hasil panennya ke Pasar Galiran Klungkung. Harga jual biasanya mengikuti mekanisme pasar yang terbentuk berdasarkan ketersediaan barang dan tingkat permintaan. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar