𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗞𝗲𝗽𝗮𝗹𝗮 𝗗𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝘁𝘂 𝗕𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗧𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹𝗸𝗮𝗻 𝗘𝗴𝗼 𝗦𝗲𝗸𝘁𝗼𝗿𝗮𝗹 - LENSA BALI

Hot


Senin, 08 Juni 2026

𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗞𝗲𝗽𝗮𝗹𝗮 𝗗𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝘁𝘂 𝗕𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗧𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹𝗸𝗮𝗻 𝗘𝗴𝗼 𝗦𝗲𝗸𝘁𝗼𝗿𝗮𝗹

Gubernur Koster Ajak Kepala Daerah Bersatu Bangun Bali, Tinggalkan Ego Sektoral

DENPASAR, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pembangunan Bali tidak boleh dilakukan secara parsial ataupun terkotak-kotak oleh kepentingan wilayah masing-masing. Menurutnya, seluruh kabupaten dan kota harus bergerak dalam satu visi yang sama demi mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali secara menyeluruh.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi bersama Bupati dan Wali Kota se-Bali di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Senin (8/6). Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi untuk menyamakan persepsi bahwa Bali merupakan satu kesatuan wilayah yang harus dikelola secara terpadu.

Koster menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya tercermin dalam angka statistik. Pertumbuhan tersebut harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan pendapatan, penurunan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan kualitas pendidikan serta kesehatan, hingga percepatan penanganan stunting.

"Pertumbuhan ekonomi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan pendapatan, pengurangan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, hingga penurunan angka stunting," ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi yang selama ini terbangun antara Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah kabupaten/kota, dan Forkopimda telah menciptakan situasi yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan. Berbagai program yang dijalankan dalam kerangka visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali juga menunjukkan hasil positif di berbagai sektor.

Keberhasilan tersebut tercermin dari sejumlah capaian yang diraih Bali di tingkat nasional. Provinsi Bali tercatat sebagai daerah terbaik di kawasan Jawa-Bali dalam pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan, pengangguran, dan stunting. Bahkan beberapa kabupaten dan kota juga meraih penghargaan atas kinerja pembangunan yang dinilai unggul.

Koster mengingatkan bahwa Bali telah memiliki Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun yang harus menjadi pedoman seluruh kepala daerah. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh didasarkan pada kepentingan politik, melainkan pada kebutuhan riil masyarakat dan potensi masing-masing wilayah.

Gubernur Koster Ajak Kepala Daerah Bersatu Bangun Bali, Tinggalkan Ego Sektoral

"Kita sudah memiliki haluan pembangunan Bali 100 tahun. Karena itu, seluruh kepala daerah harus memahami dan menjalankannya secara konsisten. Pembangunan ini tidak menggunakan pendekatan politik, tetapi pendekatan kebutuhan riil di masing-masing daerah," tegasnya.

Untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi Bali yang diproyeksikan meningkat dari 5,82 persen pada 2025 menjadi 6,10 persen pada 2026, sejumlah sektor strategis harus terus diperkuat, mulai dari pertanian, industri pengolahan, konstruksi, transportasi, hingga sektor akomodasi dan jasa makanan-minuman.

Di hadapan para kepala daerah, Koster juga mengapresiasi laporan yang disampaikan karena telah berbasis data dan disertai solusi konkret terhadap berbagai persoalan daerah. Menurutnya, pendekatan berbasis data menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang efektif.

Mengakhiri arahannya, Koster kembali menegaskan pentingnya menghapus sekat-sekat wilayah dalam pembangunan Bali.

"Tidak ada lagi urusan kabupaten atau kota. Kita harus bekerja bersama karena yang kita bangun adalah Bali," tegasnya. (hms/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar