KLUNGKUNG, Lensabali.id - Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra membuka Seminar Pendidikan bertema “Implementasi STEM dalam Pembelajaran” di Ruang Rapat SMA Negeri 2 Semarapura, Selasa (19/5).
Kegiatan yang juga dihadiri para tenaga pendidik dari berbagai kecamatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni melalui pertemuan langsung dan daring, guna menjangkau lebih banyak peserta.
Seminar tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui penerapan metode pembelajaran berbasis STEM atau Science, Technology, Engineering, dan Mathematics di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Wabup Tjok Surya yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Klungkung menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru di tengah perkembangan teknologi dan transformasi pendidikan digital.
Menurutnya, guru harus mampu menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan adaptif agar proses belajar menjadi lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Ia juga mengingatkan bahwa peran guru tidak hanya sebatas transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.
Karena itu, Wabup Tjok Surya mendorong para guru untuk aktif memberikan edukasi terkait pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan kepada para siswa sejak dini.
“Saya berharap para guru mampu menjadi teladan sekaligus motor penggerak pendidikan yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menanamkan kesadaran lingkungan kepada para siswa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia A.A Istri Intan Sukma Pratiwi menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan memperkuat solidaritas antarpendidik sekaligus meningkatkan profesionalisme guru dalam menghadapi tantangan pendidikan modern.
Kegiatan seminar juga menghadirkan narasumber Ni Made Risa Kusadi, S.E., M.Pd yang memberikan pemaparan mengenai implementasi STEM dalam proses pembelajaran di sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru di Kabupaten Klungkung semakin siap menerapkan pembelajaran berbasis teknologi dan inovasi guna menciptakan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing. (*/ap)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar