KLUNGKUNG, Lensabali.id - Suasana Festival Semarapura ke-8 semakin semarak dengan digelarnya kegiatan Fun Walk atau jalan santai yang diikuti langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, pada Jumat (1/5). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian yang menyedot antusiasme masyarakat sejak pagi hari.
Bupati Made Satria hadir bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat inklusif dan partisipatif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, Ketua TP PKK Klungkung Ny. Eva Satria, Ketua WHDI Klungkung Ny. Kusuma Surya Putra, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Klungkung.
Kegiatan jalan santai ini dipusatkan di area pintu masuk utama Festival Semarapura, yang sejak awal telah dipadati peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum.
Selain menjadi ajang olahraga ringan, Fun Walk juga dirancang sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana santai dan penuh kebersamaan.
Bupati Made Satria menegaskan bahwa Festival Semarapura merupakan momentum penting untuk membangun rasa kebersamaan sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada publik yang lebih luas.
“Festival Semarapura adalah pesta rakyat. Melalui Fun Walk ini, kita ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sehat bersama sekaligus mempromosikan potensi seni, budaya, dan UMKM yang kita pamerkan sepanjang festival ini,” ujar Bupati Satria.
Rute jalan santai dimulai dari pintu masuk festival, kemudian melintasi sejumlah ruas jalan protokol di Kota Semarapura, sebelum akhirnya kembali ke titik awal di area festival.
Sepanjang perjalanan, peserta disuguhi suasana kota yang hidup dengan berbagai dekorasi festival, sekaligus menikmati interaksi hangat antarwarga yang menambah nilai kebersamaan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat serta memperkuat identitas Festival Semarapura sebagai ajang budaya yang inklusif dan membumi. (*/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar