𝗪𝘂𝗷𝘂𝗱 𝗕𝗵𝗮𝗸𝘁𝗶 𝗥𝗶𝗻𝗴 𝗜𝗱𝗮 𝗦𝗮𝗻𝗴 𝗛𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗪𝗶𝗱𝗵𝗶, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗣𝗶𝗺𝗽𝗶𝗻 𝗡𝗴𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿𝗶𝗻 𝗱𝗶 𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗔𝗴𝘂𝗻𝗴 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗸𝗶𝗵 𝘀𝗲𝗿𝘁𝗮 𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗨𝗹𝘂𝗻 𝗗𝗮𝗻𝘂 𝗕𝗮𝘁𝘂𝗿 - LENSA BALI

Hot


Kamis, 09 April 2026

𝗪𝘂𝗷𝘂𝗱 𝗕𝗵𝗮𝗸𝘁𝗶 𝗥𝗶𝗻𝗴 𝗜𝗱𝗮 𝗦𝗮𝗻𝗴 𝗛𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗪𝗶𝗱𝗵𝗶, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗿𝗶𝗮 𝗣𝗶𝗺𝗽𝗶𝗻 𝗡𝗴𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿𝗶𝗻 𝗱𝗶 𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗔𝗴𝘂𝗻𝗴 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗸𝗶𝗵 𝘀𝗲𝗿𝘁𝗮 𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗨𝗹𝘂𝗻 𝗗𝗮𝗻𝘂 𝗕𝗮𝘁𝘂𝗿

Wujud Bhakti Ring Ida Sang Hyang Widhi, Bupati Satria Pimpin Nganyarin di Pura Agung Besakih serta Pura Ulun Danu Batur

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Klungkung melaksanakan bhakti pengayar dalam rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Karangasem, serta Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Bangli, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ny. Eva Satria dan Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra.

Bhakti pengayar tersebut merupakan wujud bhakti dan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus bagian dari tradisi spiritual yang dijalankan pemerintah daerah bersama masyarakat.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung Anak Agung Lesmana, jajaran DPRD Klungkung, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klungkung.

Prosesi nganyarin diawali dengan persembahyangan bersama yang berlangsung khidmat di masing-masing pura. Momentum ini menjadi kesempatan bagi jajaran pemerintah untuk memohon keselamatan serta tuntunan spiritual dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Wujud Bhakti Ring Ida Sang Hyang Widhi, Bupati Satria Pimpin Nganyarin di Pura Agung Besakih serta Pura Ulun Danu Batur

Selain melakukan persembahyangan, Bupati I Made Satria juga menyerahkan punia sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Klungkung terhadap kelancaran pelaksanaan karya agung tersebut.

Diketahui, puncak pujawali Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih telah berlangsung pada 2 April 2026 bertepatan dengan Rahina Purnama Kedasa.

Rangkaian karya di Pura Agung Besakih sendiri nyerjer selama 21 hari dan akan ditutup dengan upacara penyineban pada 23 April 2026 mendatang.

Sementara itu, rangkaian upacara Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur berlangsung selama 11 hari dan akan berakhir pada 12 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati I Made Satria menegaskan bahwa kegiatan bhakti pengayar ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kewajiban spiritual bagi jajaran pemerintah. “Nganyarin ini adalah momentum bagi kita semua di pemerintahan untuk memohon tuntunan batin dan kerahayuan jagat. Semoga spirit pengabdian kita di Klungkung selalu diberkati oleh Ida Bhatara yang berstana di Pura Besakih dan Pura Ulun Danu Batur,” ujar Bupati Satria. (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar