KARANGASEM, Lensabali.id - Kehadiran pos kesehatan di kawasan suci Besakih kembali menjadi elemen penting dalam mendukung kelancaran rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK). Layanan yang beroperasi selama 24 jam ini memastikan pemedek memperoleh akses kesehatan secara cepat dan tepat di tengah padatnya aktivitas persembahyangan.
Pos kesehatan sebenarnya telah menjadi bagian dari setiap pelaksanaan karya di Besakih. Namun dalam beberapa tahun terakhir, pengelolaannya semakin diperkuat melalui koordinasi Pemerintah Provinsi Bali yang melibatkan seluruh UPTD puskesmas se-Bali, sehingga mutu layanan semakin terjaga.
Salah satu tenaga kesehatan, Ni Putu Eny Trisnawati, menjelaskan bahwa pelayanan dilakukan tanpa jeda dengan sistem pergantian petugas secara berkala. “Pelayanan di pos kesehatan berlangsung tanpa henti selama 24 jam dengan sistem operan antarpetugas untuk memastikan layanan tetap optimal. Hal ini memungkinkan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam hari,” ujarnya, Rabu (15/4).
Jenis layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan dasar seperti pengecekan tekanan darah, penanganan keluhan ringan seperti pusing, mual, dan muntah, hingga penanganan cedera ringan seperti terkilir atau terjatuh. Selain pemedek, layanan juga diberikan kepada sulinggih, pemangku, serta panitia yang bertugas.
Untuk kondisi yang memerlukan penanganan lanjutan, petugas akan segera melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Hal ini menjadi penting mengingat jarak rumah sakit dari kawasan Besakih relatif tidak dekat.
Eny menambahkan, terdapat tiga titik pos kesehatan yang disiapkan secara strategis, yakni di Perantenan Suci (dekat Penataran), Bencingah, dan Manik Mas. Penempatan ini bertujuan memudahkan jangkauan layanan di tengah tingginya mobilitas pemedek.
Antusiasme masyarakat terhadap layanan ini pun sangat tinggi. Kehadirannya menjadi penopang penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan umat yang datang dari berbagai daerah, bahkan sejak dini hari.
Ke depan, layanan kesehatan ini diharapkan terus ditingkatkan sebagai bagian integral dalam mendukung kelancaran pelaksanaan karya di kawasan suci Besakih. (*/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar