KARANGASEM, Lensabali.id — Pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih tahun ini menghadirkan berbagai pembenahan, terutama dalam penataan transportasi dan akses menuju kawasan suci tersebut.
Salah satu inovasi yang mendapat respons positif dari para pemedek adalah penyediaan layanan shuttle bus yang mengantar pengunjung dari kantong parkir di kawasan Manik Mas menuju area utama Pura Besakih.
Keberadaan layanan transportasi ini dinilai mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus membantu mengurai kepadatan lalu lintas yang sebelumnya sering terjadi saat pelaksanaan karya besar di kawasan pura.
Berdasarkan hasil wawancara pada Selasa (7/4), sejumlah pemedek mengaku sangat terbantu dengan fasilitas shuttle bus tersebut.
Salah satunya I Nyoman Merta, yang menyampaikan bahwa layanan ini sangat membantu dirinya sebagai warga lanjut usia untuk mencapai kawasan pura dengan lebih mudah.
“Sebagai lansia, saya sangat terbantu. Tidak perlu lagi menyewa ojek dan bisa tangkil dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Bali yang terus melakukan penataan kawasan Besakih sehingga menjadi lebih tertib dan memberikan kenyamanan bagi para pemedek yang datang bersembahyang.
Hal senada disampaikan Gusti Ngurah Oki Puja Astawa, perwakilan Badan Pengelola Besakih pada bagian shuttle dari unsur pemuda.
Menurutnya, kehadiran shuttle bus tidak hanya memberikan kemudahan bagi para pengunjung, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ia menjelaskan bahwa operasional shuttle bus membuka peluang kerja baru, terutama bagi para pemuda di kawasan Besakih yang kini dapat terlibat langsung dalam pengelolaan layanan tersebut.
Selain transportasi, penataan sistem parkir terpusat serta pengaturan jalur keluar-masuk kawasan pura yang lebih tertib juga berkontribusi menciptakan suasana yang lebih kondusif selama pelaksanaan karya berlangsung.
Dengan berbagai upaya pembenahan tersebut, pelaksanaan persembahyangan di Pura Besakih diharapkan dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman, sekaligus mencerminkan pengelolaan kawasan suci yang semakin tertata dengan baik. (*/ap)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar