𝗕𝗲𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗜𝗕𝗧𝗞 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗸𝗶𝗵, 𝗧𝘂𝗸𝗮𝗻𝗴 𝗢𝗷𝗲𝗸 𝗥𝗮𝘂𝗽 𝗛𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗥𝗽 𝟱𝟬𝟬 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗽𝗲𝗿 𝗛𝗮𝗿𝗶 - LENSA BALI

Hot


Minggu, 12 April 2026

𝗕𝗲𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗜𝗕𝗧𝗞 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗸𝗶𝗵, 𝗧𝘂𝗸𝗮𝗻𝗴 𝗢𝗷𝗲𝗸 𝗥𝗮𝘂𝗽 𝗛𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗥𝗽 𝟱𝟬𝟬 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗽𝗲𝗿 𝗛𝗮𝗿𝗶

Berkah IBTK Besakih, Tukang Ojek Raup Hingga Rp 500 Ribu per Hari

KARANGASEM, Lensabali.id – Rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih membawa berkah tersendiri bagi ratusan tukang ojek di kawasan tersebut. Lonjakan jumlah pemedek membuat penghasilan mereka meningkat signifikan, bahkan bisa mencapai Rp 500 ribu dalam sehari.

Salah satu tukang ojek, I Putu Prananda, mengaku sudah bersiap sejak pagi untuk menunggu penumpang yang hendak bersembahyang. Ia menyebut pendapatannya bervariasi, mulai dari Rp 100 ribu hingga ratusan ribu rupiah saat kunjungan membludak.

"Saya ngojek sejak pagi bahkan bisa sampai malam ketika pemedek ramai," ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan para tukang ojek tersebar di sejumlah titik strategis, seperti parkir Manik Mas, Kedungdung, dan jalur menuju pura. Tarif yang dipatok relatif terjangkau, yakni Rp 10 ribu per sekali antar.

Hal senada disampaikan I Komang Deni. Ia mengaku rata-rata pendapatan hariannya berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Namun, jumlah itu bisa meningkat jika jumlah penumpang bertambah.

Menurut Deni, tingginya minat pemedek menggunakan jasa ojek dipengaruhi jarak tempuh yang cukup jauh dari area parkir menuju pura. Meski demikian, banyaknya jumlah tukang ojek membuat mereka tetap harus antre untuk mendapatkan giliran.

"Pemedek yang ingin ngojek cukup banyak, tapi tukang ojeknya juga banyak. Jadi, untuk dapat giliran butuh waktu 10–20 menit," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih, I Gusti Lanang Muliarta, menyebut jumlah tukang ojek yang terdata mencapai sekitar 600 orang. Pengelola juga telah menetapkan titik-titik khusus sebagai lokasi mangkal.

Ia menambahkan, keberadaan ojek sangat membantu mobilitas pemedek agar lebih cepat mencapai area persembahyangan. Jalur ojek pun telah diatur terpisah agar tidak mengganggu pejalan kaki.

"Untuk tukang ojek, kami sudah instruksikan lewat jalur belakang sehingga tidak mengganggu para pemedek yang berjalan kaki," tegasnya.

Sebagai informasi, rangkaian IBTK tahun ini berlangsung hingga 23 April 2026, dengan puncak karya telah dilaksanakan pada Purnama Kedasa, 2 April lalu. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar