𝗚𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗿𝗮𝘀𝘁𝗮 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗛𝗮𝗿𝗺𝗼𝗻𝗶 "𝗡𝘆𝗮𝗺𝗮 𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺" 𝗱𝗶 𝗖𝗮𝗻𝗱𝗶𝗸𝘂𝗻𝗶𝗻𝗴 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗞𝗲𝘁𝗼𝗴 𝗦𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹 - LENSA BALI

Hot


Minggu, 12 April 2026

𝗚𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗿𝗮𝘀𝘁𝗮 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗛𝗮𝗿𝗺𝗼𝗻𝗶 "𝗡𝘆𝗮𝗺𝗮 𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺" 𝗱𝗶 𝗖𝗮𝗻𝗱𝗶𝗸𝘂𝗻𝗶𝗻𝗴 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗞𝗲𝘁𝗼𝗴 𝗦𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹

Giri Prasta Dorong Harmoni "Nyama Selam" di Candikuning Lewat Ketog Semprong Festival

TABANAN, Lensabali.id — Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menegaskan bahwa menjaga dan merawat Bali merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas nyama selam yang telah lama hidup berdampingan di Desa Candikuning.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Ketog Semprong Festival yang digelar di Kebun Raya Eka Karya Bedugul, Sabtu (11/4/2026).

Dalam sambutannya, Giri Prasta mengangkat salah satu kisah asal-usul nama Bedugul yang diyakini berasal dari perpaduan kata bedug dan kulkul. Ia menilai narasi tersebut mencerminkan harmoni lintas budaya yang telah tumbuh sejak lama di kawasan tersebut.

Berangkat dari nilai itu, ia mengapresiasi semangat nyama selam Candikuning dari berbagai generasi dalam menjaga toleransi melalui festival ini.

“Kehadiran saya di acara ini mengingatkan pada tokoh-tokoh umat Muslim di Bali, khususnya di Candikuning. Kita diingatkan bahwa Bali dibangun oleh orang-orang suci,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa menjaga Bali bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh masyarakat.

Menurutnya, Ketog Semprong Festival sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali karena memuat berbagai nilai kehidupan, mulai dari pelestarian alam hingga keharmonisan sosial.

“Semua sudah terakomodasi dalam kegiatan ini, mulai dari Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, hingga Jagat Kerthi,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan, ia berkomitmen mengusulkan kegiatan ini masuk dalam kalender resmi Pemerintah Provinsi Bali agar dapat diselenggarakan secara rutin setiap tahun.

Selain itu, Giri Prasta juga menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta dari dana pribadi sebagai bentuk apresiasi terhadap penyelenggaraan festival.

Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian kawasan Bedugul agar tetap asri dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Giri Prasta Dorong Harmoni "Nyama Selam" di Candikuning Lewat Ketog Semprong Festival

Kegiatan ini juga dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI, I Nyoman Adi Wiryatama, yang menilai festival tersebut sebagai kegiatan unik yang patut dilestarikan.

Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menambahkan bahwa Ketog Semprong menjadi ruang silaturahmi umat Muslim sekaligus sarana pelestarian budaya.

“Ketog Semprong merupakan istilah dalam bahasa Bali yang berarti tumpah ruah. Di sini umat Muslim berkumpul untuk bersilaturahmi dan makan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kampung Islam Candikuning, Ariel Dimitri Azkacetta, menjelaskan bahwa tradisi ini merupakan bentuk kearifan lokal dalam memperkuat persaudaraan.

“Dalam kegiatan ini, kita bertemu, bersalaman, dan saling mendoakan. Bukan hanya antar warga, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat dan pemimpin,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa festival ini mencerminkan semangat menyama braya antara nyama selam dan nyama Bali, yang terus dijaga melalui kolaborasi lintas generasi. (hms/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar