𝗕𝗮𝗵𝗮𝘀 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗔𝗻𝗴𝗴𝗮𝗿𝗮𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟱, 𝗞𝗼𝗺𝗶𝘀𝗶 𝗜 𝗗𝗣𝗥𝗗 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗥𝗮𝗸𝗲𝗿 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝟭𝟭 𝗢𝗣𝗗 - LENSA BALI

Hot


Jumat, 10 April 2026

𝗕𝗮𝗵𝗮𝘀 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗔𝗻𝗴𝗴𝗮𝗿𝗮𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟱, 𝗞𝗼𝗺𝗶𝘀𝗶 𝗜 𝗗𝗣𝗥𝗗 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗥𝗮𝗸𝗲𝗿 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝟭𝟭 𝗢𝗣𝗗

Bahas Serapan Anggaran 2025, Komisi I DPRD Badung Gelar Raker dengan 11 OPD

BADUNG, Lensabali.id - Komisi I DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja bersama sebelas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2025, Kamis (9/4/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Gosana II DPRD Badung tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi I, I Gusti Lanang Umbara, serta dihadiri sejumlah anggota komisi di antaranya Putu Sika Adi Putra, Wayan Puspa Negara, Wayan Loka Astika, Putu Dendy Astra Wijaya, dan Made Rai Wirata.

Sebanyak 11 OPD yang mengikuti rapat kerja tersebut antara lain BKPSDM, DPMPTSP, Badan Riset dan Inovasi Daerah, Kesbangpol, BPKAD, Bappeda, BPBD, Badan Pertanahan, Satpol PP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD mengevaluasi kinerja OPD dalam memanfaatkan anggaran sepanjang tahun 2025.

Lanang Umbara menilai secara umum kinerja keuangan daerah menunjukkan tren positif, dengan rata-rata serapan anggaran OPD berada pada kisaran 75 hingga 90 persen.

Meski demikian, capaian yang belum menyentuh angka maksimal tetap menjadi perhatian karena masih terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi.

Beberapa di antaranya adalah kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, adanya pegawai yang memasuki masa pensiun, serta proses transisi tenaga kontrak menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Artinya, tidak ada serapan yang tidak tercapai untuk kepentingan masyarakat. Program untuk masyarakat sudah terealisasi semua,” tegasnya.

Selain evaluasi anggaran, DPRD juga menyoroti kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pelayanan publik, termasuk kendaraan operasional seperti truk sampah dan armada patroli Satpol PP.

Isu kekurangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian utama mengingat Badung merupakan salah satu pusat pariwisata sekaligus penopang ekonomi Bali. (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar