𝗦𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘂𝘁 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗽𝗮𝗻 𝗩𝗶𝗹𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗪𝗡 𝗕𝗲𝗹𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗶𝗺𝗯𝗮𝗵 𝗗𝗮𝗿𝗮𝗵 - LENSA BALI

Hot


Rabu, 25 Maret 2026

𝗦𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘂𝘁 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗽𝗮𝗻 𝗩𝗶𝗹𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗪𝗡 𝗕𝗲𝗹𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗶𝗺𝗯𝗮𝗵 𝗗𝗮𝗿𝗮𝗵

Serangan Maut di Depan Vila Bali, WN Belanda Tewas Bersimbah Darah

BADUNG, Lensabali.id — Seorang warga negara Belanda berinisial RP (49) tewas setelah diserang dua pria tak dikenal di depan vila tempatnya menginap di Banjar Anyar Kelod, Kelurahan Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali. Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Selasa (24/3/2026) malam.

Dalam kejadian itu, pacar korban berinisial PI bahkan sempat dikejar oleh salah satu pelaku hingga terpaksa bersembunyi di area gelap untuk menyelamatkan diri.

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina menjelaskan insiden bermula ketika korban dan PI baru saja kembali dari berjalan-jalan.

Saat tiba di depan vila, keduanya berpapasan dengan dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor dan menunjukkan gelagat mencurigakan.

"Mereka berpapasan dengan pelaku yang berboncengan. Begitu melihat gelagat mencurigakan, korban menyuruh pacarnya mengunci pintu vila, tapi pelaku langsung menyerang menggunakan pisau," ujar Agus Pasek Sudina, Selasa (24/3/2026).

Saat serangan terjadi, PI berusaha menyelamatkan diri. Ia berlari dan bersembunyi di area gelap setelah salah satu pelaku yang mengenakan jaket ojek online mengejarnya.

"Pacar korban ini sembunyi di tempat gelap, depan vila nomor empat karena sempat diincar pelaku yang berjaket ojol itu. Setelah merasa situasi aman dan melihat para pelaku kabur ke arah jalan raya, saksi baru berani keluar," sambung Agus Pasek.

Berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga berjumlah dua orang. Pengendara di bagian depan mengenakan jaket ojek online, masker biru, serta helm, sedangkan rekannya memakai kaus berwarna oranye.

Kedua pelaku bahkan sempat masuk ke area vila untuk mencari PI sebelum kembali menyerang korban yang sudah terluka.

PI kemudian meminta bantuan warga sekitar dan berusaha menolong korban. Namun luka yang dialami RP cukup parah, yakni luka robek terbuka di bagian pipi, leher, bahu, lengan hingga punggung.

Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit BIMC pada pukul 23.29 Wita akibat kehilangan banyak darah. (*/apn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar