𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗜𝗻𝗳𝗿𝗮𝘀𝘁𝗿𝘂𝗸𝘁𝘂𝗿 𝗔𝗶𝗿 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗶𝗵, 𝗣𝗗𝗔𝗠 𝗝𝗲𝗺𝗯𝗿𝗮𝗻𝗮 𝗟𝗶𝗯𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗶𝘁𝗿𝗮 𝗦𝘄𝗮𝘀𝘁𝗮 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 03 Maret 2026

𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗜𝗻𝗳𝗿𝗮𝘀𝘁𝗿𝘂𝗸𝘁𝘂𝗿 𝗔𝗶𝗿 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗶𝗵, 𝗣𝗗𝗔𝗠 𝗝𝗲𝗺𝗯𝗿𝗮𝗻𝗮 𝗟𝗶𝗯𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗶𝘁𝗿𝗮 𝗦𝘄𝗮𝘀𝘁𝗮

Perkuat Infrastruktur Air Bersih, PDAM Jembrana Libatkan Mitra Swasta

JEMBRANA, Lensabali.id  – Perusahaan daerah air minum milik Pemkab Jembrana, PDAM Tirta Amertha Jati, menggandeng pihak swasta untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelabuhan ikan bertaraf internasional yang direncanakan dibangun di wilayah tersebut.

Direktur PDAM Tirta Amertha Jati, Gede Puriawan, menyebut kolaborasi ini menjadi pilihan rasional mengingat besarnya nilai investasi jika proyek dikerjakan sepenuhnya oleh perusahaan daerah. “Kalau kami tangani sendiri investasinya sangat besar. Makanya kami menggandeng pihak swasta,” ujarnya di Negara, Senin.

Saat ini, pembahasan kerja sama dengan salah satu perusahaan tengah dimatangkan. Skema awal yang disepakati, PDAM akan berinvestasi dalam pengadaan lahan, sedangkan mitra swasta bertanggung jawab atas pembangunan fasilitas, infrastruktur, serta sarana pendukung lainnya.

Fasilitas pengolahan air bersih tersebut direncanakan berlokasi di Dusun Kumbading, desa yang sama dengan area pengembangan pelabuhan ikan internasional. Lokasi dipilih dengan mempertimbangkan kedekatannya terhadap sumber bahan baku air.

Puriawan menjelaskan, pihaknya akan memanfaatkan aliran Sungai Ijogading sebagai sumber utama air baku. “Kami akan menggunakan air pada aliran sungai sebagai bahan baku. Aliran yang jauh dari hulu juga menjadi pertimbangan penting,” katanya.

Menurutnya, pengambilan air dari hulu sungai memiliki keterbatasan karena harus mengikuti aturan neraca air yang membatasi debit. Sementara di kawasan mendekati muara seperti Dusun Kumbading, fleksibilitas pengambilan air dinilai lebih memungkinkan.

Berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kebutuhan air untuk operasional pelabuhan diperkirakan mencapai 110 liter per detik.

Meski demikian, PDAM berencana meningkatkan kapasitas produksi hingga sekitar 150 liter per detik guna mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan di masa mendatang. “Tapi kami akan naikkan debitnya di kisaran 150 liter per detik untuk mengantisipasi perkembangan pelanggan sesuai arahan Pak Bupati,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan proyek, PDAM memastikan seluruh proses akan diawasi sesuai ketentuan hukum dengan melibatkan BPKP dan Kejaksaan agar tata kelola tetap transparan dan akuntabel. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar