𝗜𝗸𝘂𝘁𝗶 𝗕𝗮𝗸𝘁𝗶 𝗖𝗮𝗿𝘂 𝗥𝗲𝘀𝗶 𝗚𝗮𝗻𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗹𝗮𝘀𝗽𝗮𝘀 𝗕𝗮𝗹𝗲 𝗣𝗲𝗺𝗮𝗿𝘂𝗺𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗔𝗹𝗮𝘀 𝗔𝗿𝘂𝗺 𝗕𝗮𝘁𝘂𝗿, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗴𝘂𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗼𝗺𝗶𝘁𝗺𝗲𝗻 𝗟𝗲𝘀𝘁𝗮𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗿𝗶𝘀𝗮𝗻 𝗟𝗲𝗹𝘂𝗵𝘂𝗿 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 03 Maret 2026

𝗜𝗸𝘂𝘁𝗶 𝗕𝗮𝗸𝘁𝗶 𝗖𝗮𝗿𝘂 𝗥𝗲𝘀𝗶 𝗚𝗮𝗻𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗹𝗮𝘀𝗽𝗮𝘀 𝗕𝗮𝗹𝗲 𝗣𝗲𝗺𝗮𝗿𝘂𝗺𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗔𝗹𝗮𝘀 𝗔𝗿𝘂𝗺 𝗕𝗮𝘁𝘂𝗿, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗴𝘂𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗼𝗺𝗶𝘁𝗺𝗲𝗻 𝗟𝗲𝘀𝘁𝗮𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗿𝗶𝘀𝗮𝗻 𝗟𝗲𝗹𝘂𝗵𝘂𝗿

Ikuti Bakti Caru Resi Gana dan Pemelaspas Bale Pemaruman di Pura Alas Arum Batur, Gubernur Koster Teguhkan Komitmen Lestarikan Warisan Leluhur

BANGLI, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri prosesi Bakti Caru Resi Gana dan Pemelaspas Bale Pemaruman di Pura Alas Arum Batur, Desa Pakraman Batur, Kintamani, Selasa (3/3), bertepatan dengan Hari Purnama Kesanga.

Upacara yang dipuput Ida Pedanda Nabe Putra Ida Pandita Mpu Nabe Tri Dhaksa Natha berlangsung khidmat. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut bersembahyang bersama ratusan pengempon dan penyungsung pura, serta mengikuti prosesi mendem pedagingan sebagai bagian dari rangkaian pemelaspas.

Jero Penyarikan Alit Pura Alas Arum Batur menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap pembangunan dan renovasi pura. Ia mengungkapkan bahwa hibah sebesar Rp1 miliar telah disalurkan pada 2024 untuk mendukung pembangunan bale pemaruman.

“Bantuan ini menjadi bukti bakti dan gotong royong umat dalam menjaga kelestarian pura,” ujarnya.

Ikuti Bakti Caru Resi Gana dan Pemelaspas Bale Pemaruman di Pura Alas Arum Batur, Gubernur Koster Teguhkan Komitmen Lestarikan Warisan Leluhur

Kehadiran Gubernur dinilai sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam merawat dan memugar tempat suci sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya dan sejarah Bali. Koster menegaskan pentingnya menjaga kesucian serta keindahan pura sebagai pusat spiritual dan identitas adat masyarakat Bali.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, serta Danrem 163/Wira Satya Ida I Dewa Agung Hadi Saputra.

Pura Alas Arum Batur terletak di Desa Pakraman Batur, Kintamani, di sisi timur kawasan Pura Ulun Danu Batur dan berdampingan dengan Pura Pande Batur serta Pelinggih Ida Ratu Mbah Api. Piodalannya jatuh setiap Panglong Ping Kalih Purnama Kesanga atau dua hari setelah Purnama Kesanga.

Rangkaian karya telah dimulai sejak 21 Februari 2026 dan akan berakhir pada 10 Maret 2026 dengan prosesi Pengayar, Pertanian, dan Mesineb Karya, melibatkan partisipasi aktif krama desa setempat. (hms/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar