
BADUNG, Lensabali.id – Pelaksanaan Badung Caka Fest 2026 yang menampilkan lomba ogoh-ogoh sebagai agenda utama telah berlangsung sukses. Pemerintah Kabupaten Badung selanjutnya menyiapkan penyerahan hadiah bagi para pemenang dan finalis lomba tersebut dalam bentuk uang tunai.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dijadwalkan menyerahkan hadiah kepada para pemenang melalui mekanisme APBD Perubahan 2026, yang diperkirakan berlangsung pada periode September hingga Desember.
Ketua Panitia Badung Caka Fest, Ida Bagus Agung Munika, menjelaskan bahwa hadiah bagi para pemenang maupun finalis tidak diberikan melalui skema hibah, melainkan dalam bentuk penghargaan berupa uang tunai.
“Memang uang tunai nanti. Jadi tidak diberikan hibah,” ujar Munika, Minggu (29/3).
Menurutnya, perubahan mekanisme tersebut dilakukan karena aturan tidak memungkinkan pemberian hibah secara berulang kepada Sekaa Teruna yang sama.
“Kalau seandainya hibah, terkendala di SKT. Kita kan tidak boleh memberikan hibah Sekaa Teruna dua kali. Kalau dijadikan hadiah kan penghargaan, karena memang untuk Sekaa Teruna yang menjadi finalis,” jelasnya.
Saat ini pemerintah daerah masih dalam tahap penganggaran hadiah bagi seluruh finalis yang berhasil masuk dalam 21 besar terbaik dari tujuh zona penilaian.
Munika yang juga menjabat Kabid Pengembangan Kebudayaan Disbud Badung menjelaskan bahwa proses penganggaran telah diajukan melalui beberapa tahapan koordinasi dengan BPKAD, Bappeda, serta TAPD.
“Anggaran perubahan akan diberikan. Karena dianggarkan dulu di perubahan dan saat ini prosesnya sudah berjalan ke BPKAD, Bappeda, dan TAPD,” ungkapnya.
Untuk nilai hadiah, juara pertama akan menerima Rp550 juta, juara kedua Rp495 juta, dan juara ketiga Rp440 juta.
Sementara itu, juara harapan I memperoleh Rp385 juta, harapan II Rp330 juta, serta harapan III sebesar Rp275 juta.
Selain para pemenang, finalis lainnya yang masuk dalam 21 besar juga akan menerima penghargaan masing-masing sebesar Rp200 juta sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas mereka dalam melestarikan tradisi ogoh-ogoh di Kabupaten Badung. (ap)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar