KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Klungkung terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan sarana pembelajaran digital kepada sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Klungkung.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Ketut Sujana serta Anggota DPRD Klungkung Dapil Banjarangkan I Wayan Widiana, Kamis (5/3).
Adapun bantuan yang diberikan berupa 18 unit laptop, satu unit konektor, satu unit proyektor, serta satu unit wireless router. Perangkat tersebut diharapkan mampu menunjang kegiatan pembelajaran sekaligus meningkatkan pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah.
Sejumlah sekolah yang menerima bantuan di antaranya SDN 3 Nyalian, SDN 1 Bakas, SMPN 2 Banjarangkan, dan SMPN 4 Banjarangkan. Bantuan ini difokuskan untuk mendukung kegiatan asesmen, pelaksanaan tes, serta proses pembelajaran berbasis digital.
Bupati Satria menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya melengkapi fasilitas pendidikan agar proses belajar mengajar semakin berkualitas dan mampu mengikuti perkembangan zaman.
“Teknologi sudah menjadi kebutuhan dalam dunia pendidikan saat ini. Saya berharap bantuan yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga generasi penerus kita tidak lagi buta teknologi,” ujar Bupati Satria.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan harus diiringi dengan sikap bijak dalam penggunaannya, terutama di tengah perkembangan digital yang sangat cepat.
“Perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat, bahkan tidak menunggu tahun, tetapi dalam hitungan bulan sudah berubah. Karena itu kita tidak boleh tertinggal,” tegasnya.
Lebih lanjut Bupati Satria menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai upaya mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Klungkung.
Ia juga mengajak para siswa untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan, baik selama di bangku sekolah maupun ketika sudah memasuki dunia kerja.
“Dengan teknologi, banyak hal yang sebelumnya tidak mungkin dapat menjadi mungkin. Mari kita manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baik dan sebijak-bijaknya agar benar-benar memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*/ap)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar