BULELENG, Lensabali.id - Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Buleleng pada Selasa (3/3/2026) malam. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi dan sempat mengganggu akses jalan.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Gede Suyasa, menjelaskan kejadian pertama terjadi di Jalan Pulau Komodo, Kelurahan Banyuning, sekitar pukul 20.55 Wita. Pohon kayu santen berdiameter sekitar 60 sentimeter roboh dan menimpa kabel telekomunikasi.
"Saat ini pohon tumbang sudah selesai ditangani dengan lancar dan arus lalu lintas sudah bisa dilalui," ujar Suyasa, Rabu (4/3/2026).
Tak lama berselang, insiden serupa terjadi di Desa Sari Mekar, Kecamatan Buleleng. Pohon yang tumbang sempat menutup separuh badan jalan sebelum akhirnya ditangani aparat Polsek Singaraja bersama tim terkait.
Peristiwa berikutnya dilaporkan di Desa Kaliasem. Dua pohon jenis santen dan tanjung dengan diameter sekitar 50 sentimeter roboh dan menutup akses jalan. Pohon tersebut juga menimpa garasi warga serta kabel listrik di sekitar lokasi.
"TRC Regu 3 melaksanakan penanganan kurang lebih dua jam dan akses jalan sudah kembali normal. Kendala di lapangan masih ada sisa pohon yang menimpa garasi mobil milik warga karena kurangnya penerangan. Penanganan sisa pohon akan dilanjutkan hari ini setelah berkoordinasi dengan perbekel setempat," jelasnya.
Dampak paling signifikan terjadi di Dusun Bantes, Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan. Pohon sukun berdiameter sekitar 40 sentimeter tumbang dan menimpa atap rumah milik I Nyoman Sibang sekitar pukul 20.00 Wita.
Akibatnya, bagian atap rumah sepanjang delapan meter dan lebar tiga meter mengalami kerusakan sedang. Kerugian diperkirakan mencapai Rp6 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Laporan diterima BPBD pada Rabu pagi dan Tim Reaksi Cepat bersama aparat terkait langsung melakukan asesmen serta pembersihan lokasi. Selain itu, bantuan logistik juga disalurkan kepada warga terdampak.
"Selain melakukan pembersihan dan pendataan, BPBD juga menyalurkan bantuan berupa satu paket sembako, satu paket sandang, satu paket kebersihan, satu selimut, satu matras, dan satu terpal kepada korban," tambah Suyasa.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar pepohonan besar maupun bangunan dengan atap yang rentan. (*/apn)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar