𝗜𝗯𝘂 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗶 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗕𝗲𝗿𝗶 𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗪𝗮𝗸𝗶𝗹 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗱𝗶 𝗔𝗷𝗮𝗻𝗴 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗮 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟲 - LENSA BALI

Hot


Sabtu, 21 Februari 2026

𝗜𝗯𝘂 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗶 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗕𝗲𝗿𝗶 𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗪𝗮𝗸𝗶𝗹 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗱𝗶 𝗔𝗷𝗮𝗻𝗴 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗮 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟲


Ibu Putri Koster Beri Dukungan untuk Wakil Bali di Ajang Putra Putri Pelajar Indonesia 2026

DENPASAR, Lensabali.id – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster, menyatakan dukungannya kepada Rasha Azzahra, siswi kelas XI SMAS Santo Yoseph Denpasar, yang akan mewakili Bali dalam ajang Pemilihan Putra Putri Pelajar Indonesia Tahun 2026. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima Rasha di Gedung Jayasabha, Sabtu (21/2/2026).

Didampingi dua guru pembina OSIS, Rasha menyampaikan bahwa ajang tingkat nasional tersebut akan berlangsung pada Juni mendatang di Jakarta. “Ajang ini cukup bergengsi karena bergerak di bidang pendidikan,” ujar siswi yang akrab disapa Acha itu.

Ia menjelaskan, para finalis dari berbagai daerah akan mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari masa karantina hingga malam budaya. Pada sesi tersebut, setiap peserta diwajibkan menampilkan busana khas daerah asalnya.

“Nah, pada malam budaya itu kami diwajibkan menampilkan busana khas dari daerah masing-masing,” ucapnya.

Ibu Putri Koster Beri Dukungan untuk Wakil Bali di Ajang Putra Putri Pelajar Indonesia 2026

Menyadari komitmen Ibu Putri Koster terhadap pelestarian kain dan tenun khas Bali, Acha memohon arahan terkait busana yang akan dikenakannya. “Karena saya membawa nama Bali, mohon rekomendasi dari Ibu,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Ibu Putri Koster menyampaikan apresiasi dan doa terbaik bagi Acha. Selain memberikan dukungan dana, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Bali tersebut merekomendasikan desainer untuk merancang busana yang akan dikenakan pada malam budaya.

Dalam pesannya, Ibu Putri Koster menekankan pentingnya penilaian yang berorientasi pada kapasitas dan bakat peserta. Ia berharap ajang tersebut benar-benar menjadi ruang pengembangan diri bagi pelajar.

“Jadi bukan hanya mengutamakan lenggak-lenggok. Ibu ingin anak-anak berkembang sesuai usia dan tidak dipaksa dewasa,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Acha didampingi Satya Ningsih dan Joshua selaku guru pembina OSIS SMAS Santo Yoseph Denpasar, sementara Ibu Putri Koster didampingi jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar