𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗥𝗲𝘁𝗿𝗶𝗯𝘂𝘀𝗶 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗘-𝗧𝗶𝗰𝗸𝗲𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗱𝗮𝗻 𝗘-𝗣𝗮𝘆𝗺𝗲𝗻𝘁, 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗝𝗮𝗹𝗶𝗻 𝗞𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗦𝗮𝗺𝗮 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗖𝘁𝗿𝗶𝗽 𝗱𝗮𝗻 𝗘𝗮𝘀𝘆𝗯𝗼𝗼𝗸 - LENSA BALI

Hot


Kamis, 12 Februari 2026

𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗥𝗲𝘁𝗿𝗶𝗯𝘂𝘀𝗶 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗘-𝗧𝗶𝗰𝗸𝗲𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗱𝗮𝗻 𝗘-𝗣𝗮𝘆𝗺𝗲𝗻𝘁, 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗝𝗮𝗹𝗶𝗻 𝗞𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗦𝗮𝗺𝗮 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗖𝘁𝗿𝗶𝗽 𝗱𝗮𝗻 𝗘𝗮𝘀𝘆𝗯𝗼𝗼𝗸

𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗥𝗲𝘁𝗿𝗶𝗯𝘂𝘀𝗶 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗘-𝗧𝗶𝗰𝗸𝗲𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗱𝗮𝗻 𝗘-𝗣𝗮𝘆𝗺𝗲𝗻𝘁, 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗝𝗮𝗹𝗶𝗻 𝗞𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗦𝗮𝗺𝗮 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗖𝘁𝗿𝗶𝗽 𝗱𝗮𝗻 𝗘𝗮𝘀𝘆𝗯𝗼𝗼𝗸

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui kerja sama penerapan sistem e-ticketing dan e-payment untuk pemungutan retribusi sektor pariwisata.

Kerja sama tersebut dijalin antara Pemkab Klungkung dengan PT Ctrip International Indonesia dan PT Easybook Teknologi Indonesia terkait pemungutan retribusi pelayanan tempat rekreasi, pariwisata, dan olahraga di Kabupaten Klungkung.

Selain itu, Pemkab Klungkung juga menjalin kerja sama dengan Desa Adat Sompang dan Desa Adat Sakti terkait pengelolaan tempat rekreasi, objek, dan daya tarik wisata di wilayah desa adat masing-masing.

Penandatanganan dokumen kerja sama dilaksanakan oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama para pihak terkait di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Kamis (12/2/2026).

Bupati I Made Satria menyampaikan bahwa digitalisasi sistem pemungutan retribusi merupakan langkah penting untuk mewujudkan sistem yang transparan, akuntabel, dan modern, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗥𝗲𝘁𝗿𝗶𝗯𝘂𝘀𝗶 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗘-𝗧𝗶𝗰𝗸𝗲𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗱𝗮𝗻 𝗘-𝗣𝗮𝘆𝗺𝗲𝗻𝘁, 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗝𝗮𝗹𝗶𝗻 𝗞𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗦𝗮𝗺𝗮 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗖𝘁𝗿𝗶𝗽 𝗱𝗮𝗻 𝗘𝗮𝘀𝘆𝗯𝗼𝗼𝗸

Menurutnya, peralihan dari sistem manual ke sistem berbasis digital akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dan wisatawan, sekaligus meningkatkan akurasi pencatatan penerimaan daerah.

“Langkah ini bertujuan meminimalisir potensi kebocoran penerimaan serta mengurangi risiko kesalahan pencatatan yang kerap terjadi pada sistem manual,” ujar Bupati Satria.

Ia menegaskan, tujuan utama penerapan e-ticketing dan e-payment meliputi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), efisiensi pelayanan, serta penguatan sistem pengawasan berbasis data.

“Dengan sistem digital, data kunjungan wisatawan dapat diketahui secara pasti. Pemerintah juga bisa memantau penerimaan secara real-time dan membangun database terintegrasi sebagai dasar perencanaan kebijakan ke depan,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, Pemkab Klungkung berharap pengelolaan retribusi pariwisata menjadi lebih profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan, seiring dengan perkembangan sektor pariwisata daerah. (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar