𝗢𝘂𝘁𝗹𝗲𝘁 𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗠𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗖𝗞 𝗱𝗶 𝗕𝘂𝗮𝗹𝘂 𝗗𝗶𝗹𝗮𝗹𝗮𝗽 𝗔𝗽𝗶, 𝗞𝗲𝗿𝘂𝗴𝗶𝗮𝗻 𝗖𝗮𝗽𝗮𝗶 𝗥𝗽 𝟱𝟬𝟬 𝗝𝘂𝘁𝗮 - LENSA BALI

Hot


Rabu, 21 Januari 2026

𝗢𝘂𝘁𝗹𝗲𝘁 𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗠𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗖𝗞 𝗱𝗶 𝗕𝘂𝗮𝗹𝘂 𝗗𝗶𝗹𝗮𝗹𝗮𝗽 𝗔𝗽𝗶, 𝗞𝗲𝗿𝘂𝗴𝗶𝗮𝗻 𝗖𝗮𝗽𝗮𝗶 𝗥𝗽 𝟱𝟬𝟬 𝗝𝘂𝘁𝗮

Outlet Rumah Makan ACK di Bualu Dilalap Api, Kerugian Capai Rp 500 Juta

BADUNG, Lensabali.id - Kebakaran hebat melanda sebuah outlet rumah makan ACK yang berlokasi di Jalan Kurusetra, Bualu, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Selasa (20/1/2026) siang sekitar pukul 13.15 WITA. Satu bangunan beserta seluruh isinya ludes terbakar dengan estimasi kerugian mencapai Rp 500 juta.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dugaan sementara mengarah pada kebocoran tabung gas LPG yang tersulut api dari kompor lain di area dapur. Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, peristiwa itu diketahui berdasarkan keterangan saksi, Meilani Ayu Andira (21), salah satu karyawan outlet tersebut.

Menurut keterangan saksi, kebakaran terjadi saat Andira tengah menyiapkan nasi di dekat kompor gas, sementara rekannya sedang mengecek tabung gas. “Tak berselang lama, api dari dry frier (penggorengan) menyembur keluar dan menyambar kompor lain di sekitar area outlet,” ujar Iptu Saputra Jaya saat dikonfirmasi, Selasa sore.

Melihat api cepat membesar, Andira bersama rekan-rekannya langsung menyelamatkan diri keluar bangunan dan menghubungi pemilik usaha, I Gede Agus Arimbawa (31). Upaya pemadaman sempat dilakukan oleh karyawan dibantu warga sekitar, namun kobaran api tidak dapat dikendalikan.

Petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Badung kemudian diterjunkan ke lokasi dengan lima unit mobil pemadam. Api berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam. Aparat Polsek Kuta Selatan turut mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta meminta keterangan para saksi.

“Dari hasil identifikasi sementara, kebakaran disebabkan kebocoran gas LPG. Api cepat membesar karena sebagian besar barang di dalam rumah makan mudah terbakar,” pungkas Iptu Saputra Jaya. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar