KLUNGKUNG, Lensabali.id - Cuaca buruk yang melanda wilayah Bali dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah musibah di Kabupaten Klungkung. Di Kecamatan Dawan, beberapa rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon kelapa yang tumbang saat hujan dan angin kencang.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, turun langsung meninjau lokasi dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak, Rabu (21/1). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian dan respons cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang dialami masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Wabup Tjok Surya didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klungkung, I Putu Widiada, serta jajaran terkait untuk memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Bantuan logistik diserahkan kepada tiga warga yang rumahnya mengalami kerusakan, yakni I Wayan Repin di Banjar Metulis, Desa Dawan Kaler; I Nengah Sumiarta di Banjar Bandung, Desa Gunaksa; serta I Dewa Made Anom Edi Subali di Dusun Kanginan, Desa Paksebali.
Masing-masing warga menerima bantuan berupa paket sembako dan paket kebersihan dari BPBD Provinsi Bali, paket sembako dari BPBD Kabupaten Klungkung, serta matras dan selimut untuk memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah,” ujar Wabup Tjok Surya saat menyerahkan bantuan di lokasi.
Selain bantuan darurat, Wabup Tjok Surya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Klungkung telah mengusulkan ketiga rumah warga yang terdampak kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk mendapatkan penanganan dan perbaikan lebih lanjut.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi lintas sektor guna memastikan keselamatan dan kenyamanan warga, khususnya di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Tjok Surya mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana, terutama keberadaan pepohonan di sekitar rumah yang berisiko tumbang.
“Jika terdapat pohon yang membahayakan bangunan atau keselamatan warga, kami mohon agar segera dilakukan penebangan atau pemangkasan. Peran serta masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (*/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar