KLUNGKUNG, Lensabali.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung pada Minggu (19/1) mengakibatkan bencana tanah longsor di Dusun Kawan, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan. Peristiwa tersebut berdampak pada kawasan suci Pura Manik Tirta, di mana sejumlah bangunan pelinggih dilaporkan mengalami kerusakan akibat tergerus material longsor.
Longsor terjadi setelah intensitas hujan tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam, menyebabkan struktur tanah di sekitar pura menjadi labil. Material tanah dan bebatuan bergerak ke area pelinggih sehingga mengancam keberadaan bangunan suci dan keselamatan lingkungan sekitar.
Merespons kejadian tersebut, Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klungkung, I Putu Widiada, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi lapangan serta memastikan langkah penanganan awal berjalan dengan cepat dan tepat.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Tjok Surya menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap kerusakan yang terjadi, mengingat Pura Manik Tirta memiliki nilai spiritual dan budaya yang penting bagi masyarakat setempat.
“Pemerintah daerah akan segera menurunkan tim teknis dari Dinas PUPR untuk melakukan pengecekan mendalam terhadap tingkat kerusakan fisik bangunan serta stabilitas tanah di sekitar lokasi,” ujar Wabup Tjok Surya di sela-sela peninjauan.
Ia menambahkan, pemeriksaan teknis tersebut diperlukan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, baik dalam upaya perbaikan pelinggih maupun penguatan struktur tanah guna mencegah terjadinya longsor susulan.
Selain penanganan teknis, Pemkab Klungkung juga akan berkoordinasi dengan desa adat dan pihak terkait agar aktivitas di sekitar lokasi tetap dibatasi demi menjaga keselamatan masyarakat selama proses penanganan berlangsung.
Wabup Tjok Surya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Pemerintah Kabupaten Klungkung berkomitmen untuk mempercepat proses penanganan pascabencana sekaligus menjaga keberlanjutan fungsi kawasan suci agar dapat kembali digunakan secara aman dan layak oleh masyarakat. (*/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar