𝗞𝘂𝗻𝗷𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗪𝗶𝘀𝗺𝗮𝗻 𝗸𝗲 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗖𝗲𝘁𝗮𝗸 𝗥𝗲𝗸𝗼𝗿 𝗧𝗲𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶, 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗣𝘂𝘀𝗮𝘁 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 - LENSA BALI

Hot


Jumat, 02 Januari 2026

𝗞𝘂𝗻𝗷𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗪𝗶𝘀𝗺𝗮𝗻 𝗸𝗲 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗖𝗲𝘁𝗮𝗸 𝗥𝗲𝗸𝗼𝗿 𝗧𝗲𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶, 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗣𝘂𝘀𝗮𝘁 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿

Kunjungan Wisman ke Bali Cetak Rekor Tertinggi, Pemerintah Pusat Apresiasi Gubernur Koster

Puri Agung Ubud Apresiasi Komitmen Gubernur Koster dalam Menjaga Pariwisata Berbasis Budaya

GIANYAR, Lensabali.id – Pemerintah Pusat melalui Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali Wayan Koster atas capaian kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Bali sepanjang 2025 yang menembus angka tertinggi sepanjang sejarah, yakni lebih dari 7,1 juta kunjungan.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Menteri Pariwisata RI bersama Gubernur Bali Wayan Koster berkunjung ke Puri Agung Ubud, Gianyar, didampingi Penglingsir Puri Agung Ubud Tjokorda Gde Putra Sukawati, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, dan Tjokorda Gde Raka Sukawati. Kunjungan itu sekaligus menjadi bukti langsung tingginya aktivitas wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, di kawasan Ubud, yang selama ini kerap disebut sepi di media sosial.

Berdasarkan data Angkasa Pura hingga 31 Desember 2025, Gubernur Wayan Koster memaparkan bahwa jumlah Wisman yang masuk ke Bali melalui jalur udara mencapai lebih dari 7.050.000 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 750 ribu kunjungan atau 11,3 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 6,3 juta Wisman.

“Ini rekor. Sebelum pandemi, tahun 2019 jumlah Wisman ke Bali hanya 6,27 juta. Artinya, Bali tetap menjadi daya tarik dunia. Apa pun isunya, Wisman tetap memilih Bali,” tegas Koster, Kamis (1/1/2026).

Selain melalui udara, kedatangan Wisman lewat jalur laut juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Pelabuhan Benoa, kunjungan wisatawan melalui kapal pesiar mencapai sekitar 71 ribu orang, meningkat dari 53 ribu orang pada tahun sebelumnya.

“Kalau digabungkan antara kedatangan lewat udara dan laut, jumlah Wisman ke Bali tahun 2025 mencapai lebih dari 7,1 juta. Itu belum termasuk yang masuk lewat jalur darat,” jelasnya.

Kunjungan Wisman ke Bali Cetak Rekor Tertinggi, Pemerintah Pusat Apresiasi Gubernur Koster

Sementara itu, jumlah Wisatawan Nusantara (Wisnus) pada 2025 tercatat mencapai 9,28 juta orang, menurun sekitar 700 ribu dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 10,1 juta kunjungan. Dengan demikian, total kunjungan wisatawan ke Bali sepanjang 2025 berada di angka sekitar 16,38 juta orang.

“Secara total memang turun tipis sekitar 121 ribu atau 0,7 persen dibanding tahun lalu, dan itu disebabkan oleh penurunan wisatawan domestik. Tapi isu Bali sepi jelas terbantahkan,” ungkap Koster, seraya menambahkan bahwa kondisi keamanan Bali tetap aman dan kondusif.

Menanggapi paparan tersebut, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa Bali merupakan prioritas utama Pemerintah Pusat. Ia menyebut, sesuai arahan Presiden RI, Kementerian Pariwisata menempatkan Bali sebagai destinasi yang terus mendapatkan dukungan, termasuk dalam pengembangan pariwisata berkualitas.

“Bali adalah destinasi yang sangat penting bagi Indonesia. World Bank juga telah melakukan kajian terkait isu-isu Bali dan pengembangan quality tourism yang sejalan dengan Perda Provinsi Bali tentang Pariwisata Bali yang berkualitas,” ujar Menpar, sembari menyampaikan terima kasih atas perhatian dan komitmen Gubernur Bali.

Sementara itu, Penglingsir Puri Agung Ubud Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyampaikan selamat datang kepada Menteri Pariwisata RI. Ia menjelaskan bahwa Puri Agung Ubud, yang berdiri sejak awal abad ke-18, memiliki peran historis dalam perjalanan pariwisata Bali.

Terkait arah pembangunan pariwisata, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati berharap Gubernur Wayan Koster tetap konsisten dengan ketegasan dan komitmennya menjaga Bali sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya.

“Beliau sangat konsen menjaga budaya Bali. Mudah-mudahan dengan ketegasannya, Bali bisa tetap bertahan sebagai pariwisata budaya hingga 100 tahun ke depan,” harapnya. (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar