Pelatihan dibuka langsung Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya di Lapangan Candradimuka Rindam IX/Udayana. Pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan Komandan Rindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar.
Sanjaya mengatakan, pelatihan tersebut dirancang untuk membentuk ASN yang lebih disiplin sekaligus memperkuat kebersamaan dan kerja sama di antara pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurutnya, kedisiplinan, jiwa korsa, gotong royong, dan kolaborasi merupakan nilai penting yang harus diterapkan dalam birokrasi. Dengan karakter tersebut, ia berharap kualitas pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
"Melalui pelatihan ini ASN bisa menimba ilmu kedisiplinan, jiwa korsa, kerja sama dan gotong royong," ujar Bupati Sanjaya.
Ia menegaskan, pelatihan tidak akan mengganggu pelayanan publik. Keikutsertaan ASN telah diatur secara bertahap oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan sehingga roda pemerintahan tetap berjalan.
Sanjaya menyebut kegiatan tersebut merupakan angkatan perdana. Pembekalan serupa akan dilanjutkan melalui gelombang berikutnya hingga seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Tabanan memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan.
Komandan Rindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar menjelaskan, materi yang diberikan tidak semata-mata bersifat militer. Peserta mendapat pembekalan Peraturan Baris Berbaris (PBB), kedisiplinan, kepemimpinan, hingga materi pemerintahan.
"Ini bukan semi militer. PBB merupakan materi umum yang tujuannya memberikan kedisiplinan, loyalitas, kebersamaan dan jiwa korsa sesama ASN," jelasnya.
Kepala BKPSDM Tabanan I Nyoman Sastera Wibawa menambahkan, 100 peserta terdiri atas 10 pejabat pimpinan tinggi, 42 pejabat administrator, dan 48 pejabat pengawas. Komposisinya terdiri dari 64 laki-laki dan 36 perempuan. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki disiplin, integritas, tanggung jawab, loyalitas, ketangguhan mental, serta kemampuan bekerja dalam tim untuk mendukung tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar