KARANGASEM, Lensabali.id – Video pengeroyokan seorang pemuda di kawasan Pangitebel, Karangasem, Bali, viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut bermula dari aksi menggeber sepeda motor yang kemudian ditegur oleh pemuda setempat.
Kepala Dusun Pangitebel, I Gede Darma, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pengeroyokan berlangsung di sekitar SPBE Pangitebel dan melibatkan tiga orang yang diduga dalam kondisi mabuk.
"Benar, kejadiannya di samping SPBE, warga lokal dikeroyok tiga orang yang mabuk," kata Darma, Selasa (24/8/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima Darma, ketiga orang tersebut diduga berasal dari Sumba dan tinggal di wilayah Denpasar. Mereka disebut sedang berkunjung ke Pangitebel dan mengonsumsi minuman beralkohol di salah satu rumah warga.
Perselisihan kemudian terjadi setelah salah seorang dari mereka menggeber sepeda motor berulang kali. Aksi tersebut ditegur oleh pemuda setempat hingga berujung cekcok.
Situasi kemudian memanas dan berubah menjadi perkelahian. Awalnya, korban disebut berhadapan dengan dua orang, sebelum satu orang lainnya ikut bergabung sehingga pengeroyokan menjadi tiga lawan satu.
"Awalnya 2 lawan 1, tapi datang lagi 1 temannya sehingga jadinya 3 lawan satu orang," ujar Darma.
Warga yang mengetahui keributan tersebut kemudian berdatangan untuk melerai. Ketiga orang yang terlibat selanjutnya meninggalkan lokasi dan sempat dikejar oleh sejumlah warga.
Darma memastikan persoalan tersebut telah ditangani kepolisian. Kapolsek Manggis Kompol Made Suadnyana mengatakan tiga orang yang diduga terlibat dalam perkelahian telah diamankan setelah polisi menerima laporan masyarakat.
Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi serta pihak-pihak yang terlibat untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.
"Pelaku yang terlibat perkelahian sudah kami amankan, untuk kronologi lengkap kejadiannya nanti saya info lebih lanjut," ujar Suadnyana.
Saat ini, polisi masih mendalami perkara tersebut, termasuk rangkaian kejadian yang mendahului aksi pengeroyokan. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar